
Luo Zheng saat ini sedang dalam suasana hati yang sangat senang karena berhasil membuat terobosan yang cukup besar, karena seorang jenius yang berumuran sekitar Luo Zheng akan mencapai Tahap yang sama dengannya.
Luo Zheng berputar-putar sambil bersiul karena mood nya yang sedang bagus hari ini, tapi setelah beberapa putaran dia akhirnya sadar bahwa ada dua orang lain yang berada di sekitarnya yaitu Min Shi dan Hao Tian yang sedang menatap Luo Zheng dengan wajah datar.
"Ahahaha ... " Luo Zheng tertawa malu sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
'Sial !, itu sangat memalukan!!' Ucap Luo Zheng dalam benaknya.
Karena merasa urusannya sudah cukup Hao Tian pun berdiri dan berkata "Baiklah karena tidak ada urusan lagi yang kita butuhkan, lebih baik kita kembali ke Kota Monster Beast mungkin adikmu itu sedang kesepian di penginapan"
"Benar Juga!" Balas Luo Zheng teringat dengan Lu Yue yang saat ini masih berada di penginapan sendirian.
Akhirnya karena sudah tidak ada yang diperlukan Hao Tian pun bergerak dengan cepat memegang erat bahu dari Luo Zheng dan Min Shi.
Whoossh!
Brak!
Whoossh!
Hao Tian terbang melayang dengan kecepatan tinggi beberapa meter di atas permukaan tanah, sambil membawa Luo Zheng dan Min Shi.
Selang beberapa detik terlihat bayangan Kota Monster Beast yang sangat luas, mungkin luasnya mencapai kota besar dengan luas tertinggi di seluruh Kerajaan Tingkat 2.
Siuu!
Tap!
Terdengar suara kaki yang telah menapak ke permukaan tanah.
Asal suara tersebut dari Luo Zheng dan juga Min Shi yang ikut dibawa oleh Hao Tian, setelah beberapa saat akhirnya mereka berdua bertatapan.
Luo Zheng mengangkat tangannya kemudian diarahkan kedepannya, seketika muncul lubang hitam di depan Luo Zheng.
Hong!
Tangannya memasuki lubang hitam tersebut dan mencari sesuatu yang menurut teksturnya seperti kulit Monster Beast yang dikeringkan.
Grab!
Setelah merasa bahwa dia mendapat apa yang diinginkannya dengan segera dia menarik tangannya perlahan-lahan santai saja seperti biasa.
Hong!
Setelah seluruh bagian tangan Luo Zheng keluar dari lubang hitam, lubang hitam yang terlihat di depan Luo Zheng selang beberapa saat kemudian menjadi transparan dan kemudian tak terlihat.
"Ini ambilah!" Ucap Luo Zheng sambil melemparkan barang tersebut yang merupakan peta yang dibelinya saat di pelelangan Paviliun Harta.
Min Shi mengambilnya dengan santai kemudian melihat bahwa setengah dari petanya sudah tidak ada seperti terpecah-pecah menjadi dua bagian, Min Shi mengamati peta tersebut dengan cermat setelah beberapa saat mengecek dengan cermat dia merasa bahwa peta yang ada di tangannya sekarang ini merupakan barang yang diinginkan olehnya dan juga Klan-nya.
Kenapa Min Shi bisa mengetahui apa itu peta yang diinginkannya atau bukan, itu adalah karena Aura yang dikeluarkan peta tersebut sama dengan pecahan peta yang dimiliki oleh Min Shi.
Setelah selesai mengecek Min Shi memasukkannya ke dalam cincin ruangnya kemudian menoleh ke arah Luo Zheng kemudian berkata "Terima kasih Luo Gege!" Ucapnya dengan senyum yang tulus.
__ADS_1
"Baiklah! Karena tidak ada yang diperlukan lagi maka kita akan berpisah sekarang juga..." Ucap Luo Zheng sambil membalikkan badannya menghadap penginapan.
Min Shi terdiam saat mendengarnya, dia merasa ada yang kurang saat Luo Zheng berkata seperti itu dan dia juga merasakan rasa kesepian yang telah dia hilangkan muncul kembali.
Saat ingin berjalan menghampiri Luo Zheng tiba-tiba tubuhnya berhenti bergerak, karena dihentikan oleh Hao Tian dengan Spiritual Qi-nya membuat otot dan jaringan tubuh Min Shi dilumpuhkan sementara.
"Biarkan saja dia Nona ... Dia mempunyai jalannya sendiri dan kita pun sama, jika kalian berjodoh pasti akan bertemu kembali" Ucap Hao Tian sedikit sedih dengan sebuah perpisahan. Akan tetapi dia dengan kuat mencoba menasehati Min Shi untuk tidak khawatir.
Min Shi tersadar dengan perkataan Hao Tian, dia merasa bahwa dia masih memiliki tugas yang sama sekali belum diselesaikan dan juga harus diselesaikan karena ini menyangkut dengan kejayaan Klan mereka.
Min Shi menghirup udara segar lalu menghembuskannya, dan berkata " Benar apa yang kau katakan paman, sebaiknya kita pergi sekarang!"
"Baiklah karena Nona suah berkata begitu maka mari kita pergi" Balas Hao Tian.
Kemudian mereka berdua menghilang seperti tidak pernah ada, angin berhembus kencang melewati tempat mereka berdua berada tadi.
***
Kembali ke Luo Zheng.
Saat ini Luo Zheng berada di depan pintu kamar penginapan, dia membuka pintunya dan melihat Lu Yue yang sedang menatap makanan yang berada di depannya dengan pandangan kosong.
"Ada apa Yue'er, kenapa kau tidak memakannya?" Tanya Luo Zheng di depan pintu kamarnya.
Lu Yue tersentak karena mendengar suara Luo Zheng dan menoleh ke arahnya dengan mata berkaca-kaca, Lu Yue berlari kemudian memeluk Luo Zheng dengan erat.
"Kau pasti takut ya! Tapi bukankah aku sudah memberitahukan pada pelayan untuk memberitahukan padamu bahwa aku sedang ada urusan sebentar" Ucap Luo Zheng sambil mengelus rambut emas Lu Yue dengan lembut untuk menenangkannya.
"Iya! Tapi tetap saja aku takut Kakak akan meninggalkanku" Balas Lu Yue.
Kruyuk~
Kruyuk~
"Yue'er kau pasti lapar, jangan lupa sekarang untuk makan karena makananmu masih hangat jika sudah dingin nanti jadi tidak enak" Ucap Luo Zheng menyuruh Lu Yue untuk memakan makanan yang telah dia pesan sebelum pergi.
Lu Yue pun melepaskan pelukannya, lalu berjalan menuju tempat duduk dan meja yang telah disediakan kemudian memakan makanan yang ada di meja dengan lahap dan cepat.
"Hahaha, ayolah! Jangan terburu-buru jika sedang makan tidak akan ada yang mengambilnya darimu lho~" Luo Zheng tertawa saat melihat Min Shi makan dengan lahap.
Lu Yue tertunduk malu dengan cara makannya, kemudian dia mencoba makan kembali dengan perlahan-lahan.
'Hahh sepertinya jika memulai perjalanan dengan hanya kita berdua akan terlalu sepi, bagaimana jika aku mencari rekan perjalanan? Yang pasti bisa dipercaya ... ' Ucap Luo Zheng dalam benaknya memikirkan sebuah rekan untuk menambah jumlah kelompok.
"Oh iya bukankah di penyimpanan sistem aku memiliki sebuah telur, bagaimana jika aku tetaskan. Huyan?" Tanya Luo Zheng pada Huyan.
[(。ŏ_ŏ)]
[Telur itu yah ... Untuk menetaskannya Tuan memerlukan pengorbanan dalam jumlah yang sangat besar sekitar 1 Juta nyawa yang perlu dikorbankan]
"Hah!?, memangnya telur di penyimpanan sistem ini spesies nya apa hingga membutuhkan pengorbanan yang sangat besar, bukankah seharusnya aku hanya perlu memberikan darahku untuk menetaskannya dan membuat kontrak?" Tanya Luo Zheng lgi pada Huyan karena tidak tahu dan penasaran dengan spesies dari yang ada di dalam telur tersebut.
[-_-||]
__ADS_1
[Hadeh ... Sepertinya Tuan terlalu banyak membaca komik dan novel yang karakter utamanya langsung kuat di awal sehingga hanya dengan darahnya dapat membuatnya menetas dan membuat kontrak]
"Aha! Hahaha ... Benar apa yang kau kuatakan Huyan! Sepertinya aku terlalu banyak membaca komik dan novel" Luo Zheng menggaruk wajahnya.
"Kakak! Aku sudah selesai makannya!" Ucap Lu Yue memberitahu Luo Zheng bahwa Lu Yue sudah selesai makan.
'Cepat Sekali!'
"Benar! Karena Yue'er sudah selesai makannya, maka kita akan melakukan perjalanan ke Ibukota dari Kekaisaran Qing Long yaitu Ibukota Qing" Ucap Luo Zheng berpikir untuk menuju Ibukota dari Kekaisaran Qing Long.
"Apa kita akan berangkat sekarang!?" Tanya Lu Yue pada Luo Zheng.
"Tidak!, karena Yue'er baru saja makan maka kita harus menunggu terlebih dahulu selama 5-10 menit untuk mencerna makananmu" Jawab Luo Zheng.
***
Setelah 10 menit berlalu, Luo Zheng dan Lu Yue sudah bersiap-siap ingin pergi. Saat ini mereka berdua berada di tempat yang banyak kereta kuda berguna untuk mengantarkan seseorang dengan cepat antar kota bahkan antar Kerajaan dan Kekaisaran.
Luo Zheng dengan segera menghampiri salah satu kereta kuda yang berisi kusir kuda di bagian depan untuk mengendarainya kemudian berkata "Apakah kau bisa membawa kami ke Ibukota Qing di Kekaisaran Qing Long?"
Kusir Kuda itu menggelengkan kepalanya menolak tegas dan berkata "Carilah kusir kuda yang lain saja nak!"
Kusir Kuda itu dengan cepat menampar kudanya lalu pergi dengan sangat cepat dengan ekspresi yang ketakutan, Luo Zheng menjadi kebingungan dengan tingkah dari kusir kuda dan merasakan firasat yang buruk tentang perjalanan kali ini. "Apa yang sebenarnya terjadi di wilayah Kekaisaran Qing Long sekarang ini, hingga membuat kusir kuda ketakutan. Sepertinya aku harus menanyakan tentang ini pada orang lain"
Luo Zheng segera pergi ke arah kusir lain dan menawarkan mereka untuk mengantarnya tapi tetap saja di tolak dengan tegas dan juga Luo Zheng mendapatkan sebuah informasi kenapa kusir kuda tidak ada yang ingin pergi ke wilayah Kekaisaran Qing Long.
Ada sebuah insiden yang sangat besar terjadi di Kekaisaran Qing Long saat ini yaitu adalah seluruh Sekte aliran Demon di wilayah Kekaisaran menjadi sangat agresif, mereka menculik hampir jutaan penduduk di Kekaisaran Qing Long.
Seorang Kaisar yang menjabat saat ini bernama Kaisar Qing Feng sudah membuat titah atau perintah Kaisar pada seluruh Wilayah Timur untuk membasmi anggota Sekte Aliran Demon yang terlibat bahkan walau tidak ikut terlibat dengan insiden yang terjadi saat ini.
Sekte terbagi menjadi dua kubu yaitu Sekte Aliran Dao yang berstatus sebagai sekte yang terpandang di berbagai tempat dan juga Sekte Aliran Demon yang saat ini lalu di masa lampau masih berstatus sebagai pengacau dan pemberontak.
Luo Zheng saat ini sedang terduduk dan berpikir mengapa hal seperti itu terjadi saat dia berada dalam perjalanannya jika dia tidak menggunakan kereta kuda maka dengan kecepatannya saat ini untuk masuk di wilayah Kekaisaran Qing Long membutuhkan 2-3 bulan jika tanpa istirahat, akan tetapi saat ini dia membawa Lu Yue yang merupakan manusia biasa tanpa Spiritual Qi jadi akan Memakan waktu hingga 5-7 bulan.
Tiba-tiba ada seorang kusir kuda yang menghampiri Luo Zheng yang saat ini sedang merenungkan masalahnya, kusir kuda itu kemudian berkata "Tuan, kudengar dari kusir kuda yang lain kalau kau sedang mencari kereta kuda untuk bepergian ke Kekaisaran Qing Long. Para kusir kuda yang lain ketakutan karena Kultivator Iblis yang ada di kawasan sana rata-rata berada di Tahap Soul Core sampai Divine Soul Core, dan jumlah anggota mereka ada sekitar ribuan Kultivator".
"Bagaimana jika Tuan naik kereta kudaku, Tuan hanya perlu membayar seharga 25 Ribu Koin Emas bagaimana Tuan?" Ucap Kusir Kuda menawarkan Luo Zheng untuk berangkat dengan kereta kudanya.
'Cek status tentang dia'
[(~_^)]
[Menampilkan status target!]
[Nama : Ao Tian
Umur : 71
Ranah : Divine Sea menengah]
Luo Zheng menatap kusir kuda dengan cermat dan seketika dia tersenyum sinis, Luo Zheng berpikir kenapa seorang Kultivator Tahap Divine Sea menjadi seorang kusir kuda apakah karena dia trauma atau hal lain.
***
__ADS_1
(Bersambung)