Kisah Penguasa Tertinggi

Kisah Penguasa Tertinggi
Chapter 7 : Masalah di Kota Monster


__ADS_3


Kota Monster


"KUSIR!!, apa yang kau lakukan, kenapa tiba tiba berhenti apa kau ingin dibunuh!" Suara Laki-laki di dalam kereta kuda berteriak


Sedangkan Kusir yang mendengarnya panik dan segera berbicara, "T-Tuan Muda Yan Feng, ada seseorang yang menghalangi kuda ini, dan membuatnya takut hingga berhenti" Kata Kusir tersebut dengan nada panik


"Sighh, banyak sekali orang-orang bodoh yang selalu menentang Tuan Muda ini" Ucap orang didalam kereta bernama Yan Feng


"Kalau begitu lumpuhkan saja orang itu, kita sekarang berada diluar Kota Monster" Yan Feng berkata pada Kusir


"Baik Tuan Muda" Kusir menangkupkan kedua tangannya dan menunduk kearah dalam kereta


Kusir itu berjalan mendekati Luo Zheng, "Aku tidak tahu siapa kau, tapi kau berani menghalangi jalan Tuan Muda ke-2 maka hukumanmu adalah lumpuh seumur hidupmu" Kusir berkata dengan nada tinggi


“Hahh.., Kau banyak Bicara sekali, padahal tidak memiliki kemampuan" Luo Zheng berkata dengan wajah datarnya


Kusir yang mendengar perkataan Luo Zheng tersulut emosi, dan sangat marah dihina tidak memiliki kemampuan


Kusir berlari kearah Luo Zheng dan menyerangnya menggunakan Tinjunya


Tak!


Tinju yang diayunkan Kusir terhenti, karena Luo Zheng menangkapnya dengan mudah menggunakan tangan kirinya


"Ti-tidak mungkin, aku adalah Kultivator Ranah Qi Gathering Tahap Awal, manusia biasa sepertimu tidak mungkin menahan seranganku" Ucap Kusir dengan wajah Syok karena Tinjunya berhasil ditangkap dengan mudah oleh Luo Zheng


"Hmph!, jangan sombong diatas langit masih ada aku Luo Zheng!!” Ucap Luo Zheng dengan nada Tinggi


Luo Zheng memukul dada dari si Kusir dengan Tinjunya menggunakan tangan yang lainnya


Bak!!


Krakk!!


"Aghhh"


Suara Tulang dada Kusir retak karena pukulan Luo Zheng, Kusir berteriak kesakitan dan putus asa


Luo Zheng melepaskan tangan kirinya yang memegang tangan Kusir


“Hanya sampah berani sombong didepanku” Ucap Luo Zheng dengan wajah sinis menatap tubuh Kusir


Luo Zheng menoleh kearah Kereta Kuda dan berteriak, “KELUARLAH KAU SAMPAH!!”


Yan Feng yang berada didalam terprovokasi karena hinaan dari Luo Zheng, dia keluar dari kereta kudanya


Dia melihat Luo Zheng yang menatapnya dengan tatapan menghina


"Beraninya Kau Sampah! tanpa Kultivasi menghinaku" Hina Yan Feng terhadap Luo Zheng


“Sampah?, hahahahaha.. KAU HANYALAH SEORANG PENGECUT YANG BERLINDUNG PADA KUSIR, DAN KAU BERANI MENGHINAKU SEORANG SAMPAH!!” Teriak Luo Zheng terdengar sampai dalam Kota Monster


Yan Feng yang mendengar hinaan Luo Zheng langsung berlari menuju Luo Zheng untuk membunuhnya


"Beraninya kau menghinaku Pengecut!" Teriak Yan Feng


"Aku Akan Membunuhmu" Yan Feng mengeluarkan Niat membunuhnya


"Poison Demon Strikes"


Yan Feng mengeluarkan Tekniknya yang merupakan sebuah Racun gas menuju Luo Zheng


'Racun?, sepertinya aku akan mencobanya!' Batin Luo Zheng


Luo Zheng hanya diam berdiri tegak menatap Yan Feng yang mengeluarkan Tekniknya

__ADS_1


Woossh!~


Gas beracun itu mengelilingi tubuh Luo Zheng dan memasuki tubuh Luo Zheng melalui pori porinya


"Hahahaha!, inilah yang akan kau dapatkan jika menghinaku" Yan Feng tertawa melihat Luo Zheng yang diam saja


“Hahhh, apakah hanya seperti ini racunmu, hanya terasa gatal gatal” Ucap sebuah suara dari Gas beracun tersebut


"!!, bagaimana mungkin kau masih hidup kau hanyalah manusia tanpa Kultivasi, Ranah Body Tempered Tahap Akhir saja akan mati bila terkena ini" Ucap Yan Feng


Gas beracun yang mengelilingi Luo Zheng perlahan menghilang, dan memperlihatkan wajah Luo Zheng yang datar seperti tidak mengalami apa apa


Yan Feng sangat panik karena serangannya terhadap Luo Zheng hanya sia sia, tapi dengan cepat dia kembali dengan wajah sombongnya saat mengingat teknik rahasia keluarganya


"Hahaha!!, Sampah!! terhormatlah kau karena akan melihat dan merasakan teknik rahasia keluargaku" Yan Feng berkata dengan wajah yang penuh niat ingin membunuh Luo Zheng


Yan Feng melakukan simbol tangan didepan dadanya, lalu dia mengarahkan kedua tangannya menghadap langit dan mengucapkan mantranya


"Poison Rain"


Yan Feng meneriakkan mantranya, kemudian muncul sebuah beberapa tetes air berwarna ungu gelap, perlahan semakin banyak hingga berjumlah ratusan tetes air


Tetes air tersebut merupakan racun dari teknik rahasia keluarga Yan, berupa teknik serangan area sehingga makhluk hidup yang berada di areanya akan terkena air racun tersebut


Yan Feng yang kesusahan mengendalikan tekniknya, merasa senang karena berhasil menggunakan teknik rahasia keluarganya


Yan Feng melihat Luo Zheng yang terdiam saja di tempatnya, "Hahaha, bagaimana Sampah? apakah kau ketakutan hingga terdiam putus asa di tempat, sayangnya aku tidak membuka lowongan bersujud meminta ampun lagi" Teriak Yan Feng dengan wajah yang sombong dan senang saat melihat Luo Zheng hanya diam saja


Luo Zheng mendengar perkataan Yan Feng, hanya mengangkat dagunya menatap langit dan mata melihat Yan Feng dengan wajah sombongnya


Yan Feng melihat perilaku Luo Zheng semakin marah dan ingin membunuhnya, walaupun dirinya akan dihukum Keluarganya dan Pasukan Penegak Hukum Kota Monster


Yan Feng semakin marah karena perilaku sombong Luo Zheng, dia ingin mengerahkan serangannya kepada Luo Zheng dengan cepat dan mengatakan


"TURUNLAH!!"


Tik! Tik! Tik! Tik! Tik!


Tik! Tik! Tik! Tik! Tik!


Tik! Tik! Tik! Tik! Tik!


Tik! Tik! Tik! Tik! Tik!


Suara hujan racun turun dari langit yang berjumlah ratusan untuk membunuh Luo Zheng dengan racun yang mematikan


Tanah yang terkena hujan racun meleleh karena racun yang sangat mematikan tersebut


"Hahahahahaha"


Terdengar suara tertawa dari area yang terkena hujan racun tersebut, yang merupakan hanya Luo Zheng berdiri diam di sana mencoba ketahanan pakaiannya yang baru dibeli


Yan Feng tersentak terkejut mendengar suara tertawa tersebut, wajahnya yang memiliki senyum sombong menghilang karena suara tertawa tersebut


Dia berkeringat dingin karena Luo Zheng yang masih hidup di dalam serangan hujan racun tersebut, tubuhnya terjatuh pikirannya saat ini sangat pusing dan ketakutan takut dibunuh oleh Luo Zheng


Luo Zheng yang merasa sudah cukup untuk mencoba daya tahan dari pakaiannya, berjalan dengan cepat menuju Yan Feng yang tubuhnya terjatuh karena ketakutan


Tap!


Tap!


Luo Zheng berdiri didepan Yan Feng yang tubuhnya terjatuh dengan wajah dingin tidak peduli akan nasib Yan Feng, Luo Zheng menendang kepala Yan Feng keatas dan terlihat wajah ketakutannya


Yan Feng yang ditendang bisa melihat wajah Luo Zheng yang dingin dan menatapnya dengan pandangan sinis, dia semakin takut dibunuh oleh Luo Zheng


Yan Feng yang merasa hidupnya tidak akan lama lagi mengingat tempat dia sekarang yaitu Kota Monster, keluarganya merupakan salah satu kekuatan besar di Kota tersebut

__ADS_1


"Sampah!, kalau kau membunuhku keluargaku akan mengejarmu hingga ujung dunia sekalipun" Ucap Yan Feng dengan wajah sombongnya kembali


Luo Zheng mendengar perkataan sombong dari Yan Feng hanya mengehla nafas, 'bahkan walaupun dalam kematian dia masih tetap sombong, tapi benar juga kalau aku membunuhnya pasti akan terjadi masalah di Kota Monster, sepertinya aku hanya perlu menghancurkan Dantian Kultivasinya' Batin Luo Zheng


“Baiklah aku tidak akan membunuhmu, tapi aku akan mengambil sesuatu darimu sebagai gantinya” Luo Zheng berkata dengan wajah dinginnya


Luo Zheng mengangkat kaki kanannya dan menyerang Dantian Kultivasi Yan Feng yang berada di bawah pusarnya


Krakk!!


Wooshh~


Yan Feng yang dihancurkan Dantian Kultivasinya merasakan sesuatu yang lebih menyakitkan daripada Kematian, karena Kultivasinya yang dibangun selama 22 tahun hancur karena keslahannya menyinggung seseorang yang kuat


'Sial.. Kultivasiku yang berada di Ranah Qi Gathering tahap awal, hancur begitu saja karena kesalahanku memprovokasinya' Batin Yan Feng memiliki wajah putus asa dan mata tidak memiliki keinginan hidup


Mata dari Yan Feng perlahan lahan menutup rapat karena pingsan, penyebabnya yaitu kehancuran Dantian Kultivasinya


Para orang yang sedang mengantri atau penduduk Kota Monster yang melihat kejadian ini senang, karena orang yang selalu mengacau di Kota Monster dihancurkan kehidupannya/Kultivasinya


Luo Zheng meninggalkan Yan Feng yang sedang pingsan, dia menuju gerbang Kota Monster untuk memasukinya dan melihat penjaga yang sedang menatapnya penuh menyelidiki


Luo Zheng berjalan perlahan menuju penjaga tersebut, "Pak, apakah aku dibolehkan masuk ke Kota Monster?, apakah ada Syaratnya?" Luo Zheng bertanya kepada Penjaga gerbang Kota


Penjaga yang tersadar dari pikirannya karena perkataan Luo Zheng, "Untuk memasuki Kota Monster, harus mengalami pengecekan Tulang, Sejarah Kriminal, dan Biaya Masuk" Jawab Penjaga karena pertanyaan Luo Zheng


Luo Zheng menuruti perkataan Penjaga itu dan menaruh tangan kanannya di depannya, Penjaga itu memegang tangan Luo Zheng untuk mengeceknya


"Oke, sudah dipastikan kau bukan Kultivator Dao atau Kultivator Iblis" Ucap Penjaga sudah memastikan Tulang Luo Zheng, "dan kau hanya perlu menaruh tanganmu diatas Bola Kriminal" Ucap Penjaga memberitahu Luo Zheng


Luo Zheng menaruh tangannya pada Bola Kriminal di samping Penjaga itu dan mengeluarkan cahaya berwarna putih yang berarti tidak memiliki sejarah kriminal


"Baiklah, pengecekan sejarah kriminal tidak ada dan untuk biaya masuknya butuh 1.000 Koin Perak" Ucap Penjaga memberitahukan nominal biaya masuk Kota Monster


'Sistem, bisakah aku menukar Poin dengan Batu Roh?' Batin Luo Zheng


[Ding]


[Bisa Tuan, untuk harga tukarnya yaitu]


[1 Poin : 10.000 Emas]


[1 Poin : 1.000.000 Perak]


[1 Poin : 100.000.000 Perunggu]


'Kalau Begitu Tukar 1.000 Poin tiap Mata Uang' Batin Luo Zheng


[Ding]


[Selamat! Tuan, telah menukar 1.000 Poin untuk 10.000.000 Koin Emas]


[Selamat! Tuan, telah menukar 1.000 Poin untuk 1 Miliar Koin Perak]


[Selamat! Tuan, telah menukar 1.000 Poin untuk 100 Miliar Koin Perunggu]


'Kalau begitu keluarkan 10 Koin Emas di saku pakaianku' Perintah Luo Zheng kepada Sistem dalam hatinya


Luo Zheng mengambil Koin Emas didalam saku bajunya, dan memberikannya kepada Penjaga, "Apakah bisa menggunakan Koin Emas ini?" Tanya Luo Zheng kepada Penjaga


Penjaga mengambil Koin Emastersebut dan menjawab pertanyaan Luo Zheng, bahwa diperbolehkan untuk menggunakan 10 Koin Emas karena memiliki nilai yang sama dengan 1.000 Koin Perak


Luo Zheng yang sudah mengalami pengecekan Tulang, Sejarah Kriminal, dan biaya masuk, Memasuki Gerbang Kota Monster dan melihat Jalanan Kota Monster yang dipenuhi manusia


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...(Bersambung)...

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2