
Senyum sinis di wajah Luo Zheng seketika menghilang dan digantikan dengan senyum naifnya, kemudian dia berkata "Wah! Aku sangat beruntung sekali mendapatkan tumpangan kereta kuda dan juga biaya nya juga lumayan murah satu orang sama dengan 25 Ribu Koin Emas, jadi aku dengan adikku maka menjadi 50 Ribu Koin Emas sampai Kekaisaran Qing Long".
Luo Zheng mengambil kantong yang berisi penuh Koin emas dari penyimpanan sistem kemudian memberinya pada kusir kuda tersebut, kusir kuda mengambil dengan senyumnya yang terlihat sangat senang karena mendapatkan seorang penumpang.
"Yue'er!! Kemarilah Kakakmu ini sudah mendapatkan kereta kuda" Teriak Luo Zheng memperingati Lu Yue yang sedang termenung saja.
Lu Yue yang dipanggil segera berjalan menghampiri Luo Zheng, kemudian berdiri di sampingnya seperti saudara yang tidak dapat dipisahkan.
"Oh iya aku lupa memberitahukan satu hal padamu Tuan! Bahwa jika di dalam kereta kuda ada empat orang lagi yang merupakan seorang penumpang sama jalurnya sepertimu" Ucap Kusir Kuda itu memberitahukan Luo Zheng.
Luo Zheng mendengarnya dengan sangat cermat, kemudian dia berjalan menuju pintu kereta kuda dan membuka pintunya lalu memasuki kereta kuda tersebut.
Sementara itu Kusir Kuda yang melihat bahwa Luo Zheng sudah masuk ke dalam jebakannya menjadi tersenyum licik, begitu pula dengan Luo Zheng yang saat ini juga sama-sama tersenyum licik dan dia berpikiran bahwa akan tidak ragu menggunakan mereka sebagai pengorbanan untuk menetaskan telurnya (penyimpanan sistem) lagi pula mereka adalah seorang kultivator iblis kenapa perlu dikasihani.
Begitulah yang dipikirkan oleh Luo Zheng kenapa dia mengasihani seorang penjahat yang tidak akan pernah jera dengan tindakan mereka yang merusak, bukankah lebih baik membunuh mereka dan memutus rantai penderitaan orang lain di masa depan agar korban menjadi lebih sedikit.
Setelah memasuki kereta kuda Luo Zheng dan Lu Yue melihat sekelompok empat orang yang menggunakan jubah berwarna putih kebiru-biruan, salah satu dari mereka merupakan seorang wanita yang anggun dan juga salah satu dari tiga pria ada seorang yang paling mencolok yaitu pria dengan rambut hitam dan mata birunya membuat seseorang yang melihatnya merasakan perasaan yang tenang.
Sedangkan kedua pria yang terlihat lebih tua dari mereka berdua merupakan seorang yang memegang pedang besar di punggungnya seperti seorang Kultivator jalan pedang, dan tidak ada lagi yang menarik dari mereka berdua.
Tetapi Luo Zheng membuat kesimpulan bahwa kedua orang yang tidak menarik perhatiannya merupakan seorang pengawal, alasannya adalah karena Tahapan mereka lebih tinggi dari kedua pria dan wanita tersebut.
Karena tidak ingin berlama-lama berdiri, Luo Zheng pun duduk sambil membawa Lu Yue untuk duduk di sampingnya melanjutkan aktingnya.
Luo Zheng melihat mereka kembali dengan cermat apakah mereka salah satu komplotan dari Kultivator Iblis atau bukan, akan tetapi setelah beberapa saat tidak ada sama sekali gerakan yang mencurigakan apa lagi dengan kedua pengawal tersebut Tahapannya jauh lebih rendah dari si kusir kuda tersebut.
Jadi Luo Zheng menganggap mereka sebagai seseorang yang berada di perahu yang sama atau bisa dibilang sebagai mangsa yang dijebak oleh predator pintar.
Salah satu dari pengawal tersebut tidak senang dengan Luo Zheng kemudian berkata, "Dasar Mortal rendahan! Berani-beraninya kau tidak tunduk pada Tuan Meng dan Nona Cai, Mortal rendahan sepertimu harus di berikan pelajaran terlebih dahulu agar menjadi orang yang sopan santun ke depannya".
__ADS_1
"Diamlah Guo!" Ucap orang yang dimaksud sebagai Tuan Meng.
Mendengar perkataan Tuannya, seketika dia terdiam saja agar tidak membuatnya marah dan teringat dengan masa lalunya yang menyedihkan.
"Dengarlah Guo! Sudah kubilang berkali-kali bahwa kau tidak boleh merendahkan orang lain jika aku melihatnya sekali lagi maka aku akan memenggal kepalamu dengan pedangku sendiri saat ini" Ucap Tuan Meng menasehati Pengawalnya.
'Cek status mereka berdua'
[๏︿๏]
[Menampilkan status target]
[Nama : Meng Yan
Usia : 35
[Nama : Cai Yue
Usia : 31
Ranah : Foundation Establishment Awal]
Tuan Meng atau yang disebut Meng Yan dengan segera menyuruh Pengawal yang merendahkan Luo Zheng tadi untuk meminta maaf pada Luo Zheng, Pengawalnya hanya menurut dan berkata "Aku minta maaf karena telah mengejekmu ... ".
"Tidak apa-apa, anda seharusnya jangan terlalu tegang dan lagipula aku tidak terlalu marah" Ucap Luo Zheng.
"Apa! tidak terlalu marah! Aku seharusnya yang berkata begitu jika saja kalau bukan karena Tuan Meng maka kau sudah mati ditanganku dengan mudah" Bantah Pengawal tersebut dengan keras sambil menunjuk Luo Zheng dengan jarinya.
"Guo! Diamlah!" Teriak Meng Yan sangat marah dengab perilaku yang tidak sopan dari Pengawalnya.
__ADS_1
Akan tetapi Pengawal tersebut membantah perkataan dari Meng Yan dan berkata, "Tuan Meng kita hidup di dunia dimana hukumnya adalah hukum rimba, dunia dimana orang-orang kuat akan berkuasa dan orang lemah tidak akan memiliki kekuasaan lalu hanya tertindas seperti budak".
"Sudah kubilang berapa kali, Tutup Mulutmu dan Diamlah!" Teriak Meng Yan lagi dudah dangat kesal dengan perilaku tidak sopan Pengawalnya.
Meng Yan kemudian menoleh ke arah Luo Zheng dan menundukkan kepalanya lalu berkata, "Saya Meng Yan sebagai tuannya meminta maaf karena perilaku tidak sopannya, dan saya adalah Tuan Muda dari keluarga bangsawan di Kekaisaran Qing Long dan juga wanita di sebelah saya adalah tunangan saya namanya Cai Yue".
Cai Yue menundukkan kepalanya dan tersenyum sopan pada Luo Zheng.
'Pengawal modelan kaya begini sudah pasti akan menjadi seorang penghianat saat bertemu Kultivator Iblis dan juga salah satu Pengawal itu hanya diam saja dia adalah yang paling misterius disini' Batin Luo Zheng.
"Hahaha, kau tenang saja saudara Meng! Aku tidak akan menganggap hal itu dan juga aku ingin bertanya padamu apakah kau tidak takut dengan Kultivator Iblis yang berada di sekitaran kawasan area Kekaisaran Qing Long" Ucap Luo Zheng.
Meng Yan tersentak dengan pertanyaan Luo Zheng dia berpikir dan kemudian berkata "Kau tenang saja saudaraku, di perbatasan antara Kerajaan Ling dan Kekaisaran Qing Long ada orang-orang dari keluarga bangsawan kami".
"Oh begitukah?, kalau begitu aku menjadi tenang karena di sana ada Keluarga Bangsawan saudara Meng" Balas Luo Zheng dengan senyum naifnya merasa lega.
"!!"
Luo Zheng yang merasakan ada sedikit getaran aneh mencurigakan, dengan segera dia memegang Lu Yue yang hanya diam dari tadi melihat percakapan Luo Zheng dan Meng Yan. Lu Yue yang dipegang hanya diam dengan pikirannya yang kebingungan, tapi dia tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.
Krit!~
Kereta kuda yang tadinya berjalan dengan sangat cepat tiba-tiba saja menjadi terhenti mendadak hingga membuat ketiga orang yang tidak siap dengan hal tersebut menjadi terseret dan terjatuh.
Pengawal yang merasa marah berdiri kemudian berteriak keras, "Dasar kusir kuda sialan! Kenapa dia tiba-tiba berhenti secara mendadak jika tidak bisa mengendarai kuda lebih baik jangan menjadi seorang Kusir!"
***
(Bersambung)
__ADS_1