Kisah Penguasa Tertinggi

Kisah Penguasa Tertinggi
Chapter 16 : Min Shi dan Sedikit Masalah


__ADS_3


Kota Monster.


Sementara itu, Luo Zheng dan Lu Yui tidak diam saja di depan gubuk. Mereka berjalan-jalan di Kota Monster


Saat ini mereka berdua sedang berjalan-jalan santai, melihat para pedagang yang sedang berjualan.


Luo Zheng melihat pakaian Lu Yue yang kotor, berinisiatif untuk membelikannya baju baru di toko baju.


“Yue, bagaimana kalau aku membelikan baju untukmu ?” Luo Zheng bertanya


Mendengar pertanyaan Luo Zheng, membuat Lu Yue melihat pakaiannya yang kotor. Dia merasa malu karena Luo Zheng melihatnya, tapi dia hanya menganggukan kepalanya.


Luo Zheng mencari toko baju di Kota Monster, dan kadang bertanya pada pedagang. Pada akhirnya mereka berhasil menemukan toko baju, toko itu lumayan besar dan menurut perkataan pedagang.


Toko baju disini lumayan terkenal, hingga bangsawan mengunjunginya untuk membeli baju yang keren dan anggun.


Di depan toko baju terdapat dua orang penjaga, yang sedang menjaga pintu masuk toko tersebut.


Luo Zheng berjalan bersama dengan Lu Yue yang dipegangnya, dia mendekati pintu masuk toko.


Tapi saat ingin memasukinya, mereka dihentikan oleh seorang penjaga di pintu masuk.


Luo Zheng menoleh kearah penjaga yang menghalanginya, dan menatapnya dengan tatapan tajam.


“Apa yang kau lakukan ?!” Luo Zheng bertanya tentang maksud tindakan dari penjaga yang menghentikannya


“Orang miskin !!, tidak boleh memasuki toko ini” Penjaga membalas perkataan Luo Zheng, dengan senyumnya yang seakan merendahkan Luo Zheng dan Lu Yue.


Luo Zheng yang merasakan tatapan Penjaga menuju arah Lu Yue akhirnya mengerti, dia mengambil sebuah kantong dari Penyimpanan Sistem dan melemparnya pada penjaga tersebut.


Penjaga tidak mengambil kantong tersebut, dia semakin ingin mengejek Luo Zheng.


“Hah.., apa yang kau lempar pasti penuh dengan koin perunggu kan !!. Orang miskin dari daerah kumuh seperti kalian tidak boleh memasuki toko ini, karena hanya menggangu pelanggan yang lain” Penjaga itu masih mengejek Luo Zheng dan Lu Yue lagi.


“Orang miskin sepertimu !!, bertingkah seperti Tuan Muda dari seorang bangsawan !!. Sungguh sangat menjijikan~” Penjaga itu semakin menjadi-jadi dan sangat sombong


Luo Zheng hanya mengehela nafas melihat perilaku dari Penjaga, dia merasakan sebuah adegan klise yang biasanya terjadi pada sebuah novel.


Dan dia pernah berfikir apakah dia adalah sebuah karakter utama dari Novel, atau tidak.


Sedangkan saati ini penjaga yang bersamanya, mengambil kantong yang dilemparkan oleh Luo Zheng.


“I-ini !!”


Dia membuka kantong tersebut dan terkejut dengan isinya, yang berisi 1.000 Koin Emas di dalamnya.


Karena terkejut penjaga itu tidak sengaja menjatuhkan Kantong tersebut, Kantong yang berisi emas itu terjatuh.


Emas yang berada di dalamnya berhamburan keluar membuat depan toko sedikit berisik, karena suara Koin Emas yang terjatuh.


Penjaga yang mengejek Luo Zheng terdiam saat melihat rekannya menjatuhkan Kantong berisi Koin Emas, dia menoleh ke arah Luo Zheng dan sangat menyesal tentang perilakunya.


“Tu-Tuan Muda tolong ampuni saya yang bodoh ini, karena tidak bisa melihat ketinggian anda” Penjaga tersebut berlutut dan memohon ampun dari Luo Zheng, dia merasa takut kalau Luo Zheng membalaskan dendamnya.


Luo Zheng mendekati penjaga itu dan berkata pelan, “Baiklah..., untuk saat ini kau akan kuampuni” Luo Zheng tersenyum melihat Penjaga itu senang karena dia dibebaskan, tapi tidak lama kemudian penjaga itu merasakan keringat dingin disekujur tubuhnya karena perkataan Luo Zheng.


“Tapi..., kalau kau melakukan hal seperti ini lagi !. Kau akan kubunuh~” Luo Zheng berkata pelan di telinga Penjaga itu


“Ba-baik, saya berjanji tidak akan melakukan hal bodoh seperti ini lagi !!” Penjaga itu berkata dengan cepat, agar tidak membuat Luo Zheng berubah pikiran.


Luo Zheng yang tidak ingin memperpanjang masalah, membawa Lu Yue masuk kedalam toko untuk membelikannya baju.


“Selamat datang Tuan Muda dan Nona Muda”


Saat mereka berdua memasuki toko, mereka disambut oleh seorang pekerja dari toko baju.


“Tuan !, jika ada yang bisa saya bantu. Tuan hanya perlu menghubungi saya” Pekerja toko menawarkan bantuan


Luo Zheng yang ditawarkan bantuan, meras sangat senang. Karena dia tidak pernah membeli baju untuk wanita


“Kalau begitu nona !, bisakah anda membatu adik saya ini mencarikan baju?. Harganya tidak masalah selama memiliki kualitas yang bagus” Luo Zheng mengangkat tubuh Lu Yue.


Karyawan toko itu melihat penampilan dari Lu Yue, dia meneliti Lu Yue dari atas hingga bawah untuk menyesuaikan pakaian yang menurutnya cocok.


Matanya berbinar seperti bintang saat melihat Lu Yue, dia merasa bahwa Lu Yue akan menjadi sangat cantik bila di dandani.


“Baiklah, Tuan muda hanya perlu menunggu di sini. Tidak usah perdulikan kami” Pekerja Toko itu dengan semangat menggenggam tangan dari Lu Yue dan membawanya untuk mencarikan pakaian yang cocok.

__ADS_1


Luo Zheng hanya melambaikan tangannya, saat melihat Lu Yue yang kebingungan.


Bruk!!


Luo Zheng terdorong oleh seseorang dari belakang, dia menoleh dan melihat seorang wanita yang dia kenal yaitu


Seorang wanita dengan rambut pirang, mata ungu dan cadarnya juga berwarna ungu. Dia adalah wanita yang pernah ditemuinya pada saat di Penginapan


“Ah!, aku minta maaf Tuan”


Wanita itu meminta maaf kepada Luo Zheng, tapi saat dia melihat wajah Luo Zheng dengan jelas dia teringat dengan kenangan saat di penginapan.


“Bukankah kau adalah pria mesum itu?” Wanita itu berkata dengan nada bertanya


Kata-kata dari wanita itu membuat Luo Zheng mengerutkan dahinya, hingga terlihat uratnya di kening.


“Siapa yang kau panggil Pria Mesum?, dasar gadis kikuk !” Luo Zheng memiliki wajah yang sangat kesal saat teringat kenangan itu.


Tapi.. setelah dia pikirkan lagi, wajahnya menjadi sedikit memerah teringat saat melihat Gadis itu tertidur.


“Huwa !!, apa yang kau pikirkan Pria Mesum !!”


Plakk!!


Wajah Luo Zheng di tampar oleh gadis itu, hingga terlihat cetakan tangan berwarna merah di pipinya.


“Argh!!”


“Sialan !, apa yang kau lakukan hah?. aku tidak melakukan apa-apa, tapi kenapa kau menamparku dasar gadis kikuk !!” Luo Zheng berteriak ke gadis itu


Gadis itu sedikit takut, dengan bentakan dari Luo Zheng karena pertama kalinya di bentak oleh seseorang.


Tapi... setelah Luo Zheng bisa berpikir jernih kembali, dia akhirnya menyadari kesalahannya dan memutuskan untuk meminta maaf


“Maafkan Aku”


Luo Zheng membungkukan badannya di depan gadis itu dan meminta maaf.


“Kenapa kau melakukan ini?”


Gadis itu bertanya tentang apa yang dilakukan Luo Zheng.


Gadis itu tersenyum misterius, dia meneliti bahwa Luo Zheng adalah orang yang baik di Dunia Kultivasi yang kejam.


Tapi itu adalah sebuah kesalahan !!. Manusia akan selalu berubah tergantung situasi yang akan terjadi, Luo Zheng selalu menetapkan pemikiran seperti itu.


“Maafkan aku, membuatmu bersedih karena mengingat ibumu..” Gadis itu meminta maaf kepada Luo Zheng, dengan sedikit membungkukkan badannya.


“Tidak apa-apa !” Luo Zheng memutuskan memaafkan gadis itu.


“Oh iya !!, aku lupa memperkenalkan diri”


“Namaku adalah Min Shi”


Gadis itu memperkenalkan dirinya, dia memiliki nama yang bernama Min Shi.


“Aku juga lupa memperkenalkan diri !!”


“Namaku adalah Luo Zheng !!”


Luo Zheng juga memperkenalkan dirinya.


Luo Zheng ingin berjabat tangan dengan Min Shi, tetapi saat melakukan hal itu. Ada sebuah kejadian yang menggangu mereka


Whoom~


Shing!!


Niat Membunuh yang sangat dahsyat dan kejam, keluar dari daerah kumuh yang berasal di dalam gubuk Lu Yui dan Lu Yue.


"!!"


Para penduduk Kota Monster, yang merasakan Niat Membunuh itu merasa ketakutan. Orang-orang biasa akan pingsan, sedangkan para Praktisi masih menjaga kesadaran mereka.


Tapi walaupun Praktisi, masih menjaga kesadaran mereka. Mereka pasti akan merasakan trauma, karena Niat Membunuh yang sangat kuat untuk ditahan.


Sementara Luo Zheng, yang merasakan Niat Membunuh tersebut merasa tidak asing dengannya.


Setelah dipikirkan, dia memiliki tebakan yaitu Mo Feng yang merupakan Dewa Jahat.

__ADS_1


Dewa Jahat pastinya membunuh banyak musuhnya, dan membuat Niat Membunuhnya terkumpul dan menjadi sebuah kekuatan Dewa Jahat itu sendiri.


'Apa yang dipikirkan Kakek Tua itu ?!'


Batin Luo Zheng dalam benaknya, bingung tentang apa yang terjadi pada Mo Feng.


“Niat membunuh yang sangat kuat !!, bahkan Raja Iblis tidak memiliki Niat Membunuh sepadat dan sekuat ini”


Min Shi membandingkan Mo Feng yang seorang Dewa Jahat dengan Iblis yang memiliki gelar Raja Iblis.


Luo Zheng yang tidak ingin mengabaikan informasi, mendengarkan perkataan Min Shi walaupun dia sedikit kesusahan karena Niat Membunuh.


Walaupun dia tahu apa itu iblis, tapi dia tidak mengetahui siapa Raja dari para iblis itu.


Yang pasti dia adalah iblis yang sangat menakutkan, karena bisa memerintah para iblis kejam !.


[Ding]


[Tuan mendapatkan Misi !!]


[Misi : Carilah Identitas sebenarnya dari Min Shi


Syarat Penyelesaian : Informasi Identitas Kultivator Dao, Min Shi.


Hadiah : Teknik Rahasia ; Fusion Qi


Hukuman : Pemutus Keturunan


Batas Waktu : 6 Bulan


Terima : Ya/Tidak]


Seketika Luo Zheng tersenyum karena mendapatkan tugas dari sistem.


Saat melihat Hadiah yang ditawarkan oleh Sistem, Luo Zheng terkejut dan menjadi semangat untuk menyelesaikan Misi tersebut.


Tapi.. entah kenapa Luo Zheng merasa merinding di bagian bawah, saat melihat Hukuman dari Misi tersebut.


"Ya"


[Ding]


[Tuan telah menerima Misi !!]


Luo Zheng tanpa basa-basi menerima misi tersebut, karena hadiah yang ditawarkan sangat berguna.


Whiss~


Niat Membunuh yang tadinya sangat kuat, menjadi lemah dan menghilang tanpa jejak. Seperti tidak pernah terjadi apapun


Luo Zheng merasa lega, karena Niat Membunuh yang sudah menghilang.


Tapi dia sekarang mengkhawatirkan keadaan dari Lu Yue, karena dia merupakan seorang manusia biasa.


"!!"


Luo Zheng baru menyadari, bahwa toko baju ini dilindungi oleh energi spiritual. Sehingga memperkecil dampak dari Niat Membunuh tersebut


Dia menoleh ke arah Min Shi, yang sedang berpikir keras memikirkan tentang Niat Membunuh tersebut.


Luo Zheng berjalan mendekati Min Shi, sedangkan Min Shi yang merasa ada yang mendekatinya menjadi waspada.


Min Shi yang melihat Luo Zheng mendekatinya bingung, tapi tetap mempertahankan waspadanya.


Luo Zheng menangkupkan kedua tangannya, dan membungkukkan badannya ke Min Shi.


“Terima Kasih, Min Shi !!”


Luo Zheng berterimakasih, karena Min Shi yang sudah membuat Penghalang untuk memperkecil dampak dari Niat Membunuh.


“Tidak perlu seperti itu, aku hanya membantu orang biasa yang tidak bisa apa-apa di hadapan kekuatan Praktisi”


Min Shi tetap rendah hati.


Luo Zheng yang mendengarnya, akan mengingat kejadian ini baik-baik. Untuk membalas kebaikan dari Min Shi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...(Bersambung)...

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2