
Kota Monster
Wilayah Pasar.
Saat ini Kota Monster terjadi keributan, karena Niat Membunuh yang sangat kuat tersebut.
Para Praktisi membicarakan tentang Niat Membunuh itu, di setiap jalan di Kota Monster.
Sedangkan saat ini, Luo Zheng sudah tidak mengkhawatirkan Lu Yue, karena tempatnya yang sudah dilindungi oleh Penghalang Energi Spiritual.
Selagi dia bosan menunggu Lu Yue, dia mencoba menjalankan misinya yaitu mencari identitas dari Min Shi
Dia mendekati Min Shi dan berbicara beberapa hal agar tidak dicurigai, dia melakukannya dengan halus.
Tapi percuma saja, perasaan wanita dan raut wajahnya memang susah ditebak, mungkin karena Luo Zheng belum terlalu berpengalaman karena di kehidupan sebelumnya dia selalu menghindari wanita.
'Kenapa Luo Zheng, menjadi berbaik hati padaku ?'
Batin Min Shi dalam benaknya, dia sedikit mencurigai Luo Zheng yang tiba-tiba berbicara dengannya.
Itulah yang ada dipikiran Min Shi, sedangkan Luo Zheng tidak pernah memikirkan hal itu.
"!"
Luo Zheng tersadar, bahwa raut wajah dari Min Shi saat ini datar.
'Sepertinya aku terlalu mendekatinya, hingga dia menjadi curiga' Batin Luo Zheng merasa dia sudah melakukan kesalahan yang fatal
“Kakak”
Suara gadis lembut, memanggil Luo Zheng dengan sebutan Kakak.
Luo Zheng menoleh untuk melihat kondisi dari Lu Yue, dia memandang Lu Yue yang menggunakan pakaian bagian atas berwarna putih bergaris emas dan bagian bawah warna yang sama.
Luo Zheng mengelus dagunya, dia menilai kecocokan dari pakaian yang Lu Yue kenakan. Luo Zheng memiliki penilaian bahwa Lu Yue sangat cocok dengan pakaiannya, karena warna rambut dan matanya yang sama dengan warna bajunya memberikan kesan yang anggun dan elegan.
Luo Zheng melihat wajah Lu Yue yang memerah dan tubuhnya yang pikirannya yang gelisah, Luo Zheng tahu apa yang dimaksud oleh Lu Yue dan dia berkata, “Yue.., tidak kusangka bahwa kau sangat cocok memakai pakaian tersebut, kau terlihat sangat cantik~”
Luo Zheng berbicara lembut dan jujur tentang pendapatnya, dan sedikit menggodanya di bagian akhir.
Lu Yue memiliki perasaan yang sangat gembira, saat dipuji oleh Luo Zheng, “Baguslah.., kalau Kakak menyukai ini” Kata Lu Yue memiliki pipi yang merah merona.
Luo Zheng menganggukan kepalanya setuju, tiba-tiba dia merasakan sebuah ancaman yang membuatnya berkeringat dingin.
Dia menoleh ke belakang dan melihat Min Shi yang menatapnya dengan jijik, seolah Luo Zheng merupakan bukan manusia.
“Tidak kusangka kau menyukai anak kecil, walaupun kultivator tidak memperdulikan umur tapi tetap saja...” Gumam Min Shi pelan agar tidak terdengar oleh Luo Zheng.
Tapi Luo Zheng yang memiliki pendengaran bagus, mendengar perkataan dari Min Shi dan dia mengerti apa yang dimaksudkan oleh Min Shi.
“Tidak-tidak !!, kau salah paham Min Shi.. aku bukan seorang lolicon !!” Luo Zheng menyangkal pemikiran liar dari Min Shi.
“Lolicon ?!”
Secara bersamaan Lu Yue dan Min Shi memikirkan "lolicon", yang dimaksud oleh Luo Zheng.
“Ehem !!, kalau kalian berdua tidak tahu, baiklah akan kuberitahu !!” Luo Zheng terbatuk untuk mendapatkan perhatian dari kedua gadis tersebut.
“Lolicon sebenarnya adalah sebutan dari desa tetanggaku, yang berarti sesorang yang mempunyai obsesi pada anak-anak di bawah umur atau sebelum masa pubertas, seperti itu lah !!” Luo Zheng menjelaskan tentang maksud dari kata lolicon, dan memplesetkan negara tetangga menjadi desa tetangga.
"Oh.."
__ADS_1
Akhirnya kedua gadis itu paham dengan apa yang dimaksud oleh lolicon, tapi tetap saja Min Shi memandang Luo Zheng jijik.
“Dasar Lolicon..”
Gumam Min Shi dengan nada yang rendah.
“Keuk !”
Kata-kata yang dilontarkan Min Shi, membuat Luo Zheng merasa terhina karena dipanggil dengan sebutan lolicon.
Setelah beberapa saat, Luo Zheng menjadi lebih tenang dan pemikirannya berevolusi menjadi seperti seorang biksu yang tenang.
“Amitabha..” Ucap Luo Zheng dengan satu tangan di depan dadanya.
“...”
Seketika suasana menjadi sangat sunyi dan terasa hampa, karena melihat perilaku Luo Zheng yang seperti biksu.
“Oh, ayolah...”
Luo Zheng menghela nafas berat, karena suasana yang tiba-tiba menjadi sunyi.
Tap!
Suara langkah kaki terdengar, Luo Zheng menoleh dan melihat Pekerja yang tadi melayani Lu Yue sedang membawa beberapa kain.
Pekerja itu berjalan menuju Luo Zheng, dan berkata, “Tuan Muda, ini adalah beberapa kain yang menurut saya cocok untuk dikenakan oleh Nona Muda, bagaimana menurut anda ?”.
Pekerja itu membawa beberapa kain yang menurutnya cocok untuk dikenakan oleh Lu Yue, dan dia juga menanyakan pendapat dari Luo Zheng jika tidak suka dia akan menggantikannya.
“Baiklah.., itu semua kain yang bagus aku akan membelinya !!, berapa harga total dari semua ini ?” Luo Zheng setuju ingin membelinya dan menanyakan harga dari semua kain yang ada.
“Untuk harga dari semua ini adalah 200 Koin Perak, Tuan Muda !!” Balas Pekerja itu.
Kantong yang berisi 200 Koin Perak, Luo Zheng serahkan kepada Pekerja itu. Pekerja itu mengambil Kantong tersebut, lalu memastikan uang yang tidak kurang.
“Baiklah !!, uang yang diberikan oleh Tuan Muda sudah pas !” Pekerja itu sudah memastikan jumlah dari Koin Perak yang sudah tepat.
Lalu Pekerja itu menyerahkan beberapa kain itu kepada Luo Zheng, Luo Zheng mengambilnya dan menyimpannya di dalam tas yang dibelinya pada saat berjalan-jalan di Kota Monster.
“Huff...”
'Akhirnya sudah selesai..'
Luo Zheng menghela nafas lega, merasa akhirnya kebosanan yang melelahkan sudah selesai.
“Lebih baik sekarang kita kembali, aku khawatir Kakek Tua dan Yui mencari kita !!” Ucap Luo Zheng
Lu Yue menganggukan kepalanya, setuju dengan pendapat Luo Zheng, “Baiklah Kakak, mari cepat kembali atau kita akan membuat Kakek Mo dan Yui khawatir !”. Ucap Lu Yue, ingin cepat bergegas kembali.
“Dah !, Min Shi...”
Luo Zheng melambaikan tangannya, memberi ucapan selamat tinggal.
“Dah~”
Min Shi juga membalas Luo Zheng, dengan lambaian tangannya.
Luo Zheng dan Min Shi menjalankan kegiatan mereka masing-masing, Luo Zheng dan Lu Yue menuju gubuk yang ditinggali oleh Lu Yui dan Mo Feng, sedangkan Min Shi tidak diketahui apa yang dia lakukan, karena ini rahasia untuk chapter selanjutnya !.
* * * * *
5 Menit kemudian
__ADS_1
Luo Zheng dan Lu Yue sudah sampai di depan gubuk, tapi ada suatu hal yang membuat mereka merasa terkejut, yaitu gubuk yang tadinya masih ada sudah hancur lebur tersisa kayu-kayu.
“A-apa apaan ini ?!”
Luo Zheng terkejut dengan situasi yang dia lihat sekarang di depannya, gubuk yang sudah hancur ini membuat kesan aneh karena tidak mungkin Mo Feng membiarkan gubuk itu hancur.
Luo Zheng berfikir Mo Feng pasti membuat rencana lain, yang lebih baik untuk dirinya sendiri.
Luo Zheng berjalan mendekati sisa-sisa kayu, untuk mencari sebuah petunjuk yang mungkin ingin disampaikan oleh Mo Feng.
Luo Zheng mengangkat beberapa kayu yang menghalangi pencariannya, dia terus menerus melakukan itu.
Tanpa sadar Luo Zheng sudah melakukan pencarian selama 20 menit, Luo Zheng tetap bertekad untuk mencari petunjuk dari Mo Feng.
Saat sedang ingin mengangkat kayu, Luo Zheng melihat sebuah kain yang berwarna hitam dengan beberapa garis berwarna merah di kainnya.
Luo Zheng mengambilnya dan melihat sebuah tulisan dari darah seseorang, Luo Zheng membacanya dan terkejut dengang isi dari tulisan itu.
“Ini merupakan pesan dari Mo Feng !!”
Luo Zheng berkata bahwa ternyata kain yang berada di tumpukkan kayu itu adalah sebuah pesan dari Mo Feng.
Isi pesannya adalah : Hei Bocah, kau pasti terkejut saat melihat gubuk yang tadinya ada sudah tidak ada kan ?.
Hahahaha, aku ingin sekali melihat wajah bodohmu itu.
Tapi ada sebuah pesan yang ingin kusampaikan yaitu bahwa aku dan Lu Yui memutuskan untuk bertualang dan mencari tempat yang cocok untuk melatihnya, pastinya Lu Yue akan khawatir kalau saudaranya secara tiba-tiba menghilang kan ?!.
Nah, kau harus meyakinkannya dan melatihnya untuk menjadi seorang Kultivator Dao dan Cahaya.
Aku merasakan ada sesuatu yang aneh darimu bocah !!, sepertinya kau sudah mengetahui identitas mereka bersaudara.
Tapi karena itulah aku mempercayakan Saudaraku bersamamu, ini merupakan pesan dari Lu Yui untuk disampaikan.
Kalau kalian ingin bertemu dengan kami berdua, kalian harus menjadi kuat dan menemui kami di Bintang utama dari Great Galaxy yang bernama Great Siluman Galaxy.
Itu saja pesan dari kami, semoga kau tidak mati saat perjalanan bocah~.
Dari Mo Feng.
Luo Zheng merasa ada yang janggal dari sebuah kata-kata di kain yang dipegangnya, saat membaca lagi ternyata benar dia merasa aneh dengan sebuah kata yaitu "mempercayakan Saudaraku bersamamu", ini merupakan pesan yang disampaikan oleh Lu Yui.
Dari sebuah kata itu Luo Zheng membuat sebuah tebakan, yaitu Lu Yui yang sudah mengembalikan ingatannya sewaktu dia masih menjadi seorang dewi kegelapan, walaupun Luo Zheng tidak memiliki bukti tapi teori inilah yang paling dia percayai saat ini.
“Aku Luo Zheng adalah seseorang yang akan menjadi penguasa segalanya dan melindungi apa yang pantas kulindungi, aku tidak akan mati hanya karena terbunuh aku akan hidup kembali dan terus menerus membuat sebuah dunia yang kuinginkan”.
Luo Zheng bertekad penuh dan memiliki mata yang sangat tajam membuat siapapun akan terintimidasi saat melihat mata Luo Zheng, Luo Zheng tersenyum kaeena dirinya sudah memantapkan tujuan yang tidak akan pernah dia ubah bahkan walaupun harus mati, dia tidak akan pernah mengubahnya.
Seketika di atas kepala Luo Zheng muncul sebuah lingkaran putih, Luo Zheng terkejut saat merasakan ada sesuatu di atas kepalanya.
Luo Zheng memegang lingkaran itu dan melepasnya, tapi percuma saja bukan hanya tidak bisa dilepas, lingkaran putih itu semakin mengecil dan membuat kepala Luo Zheng sakit karena ukurannya yang kecil.
Lingkaran putih itu semaki kecil dan memasuki kepala Luo Zheng, sementara itu Luo Zheng merasakan sakit yang sangat gila terasa seperti kepalanya ingin dihancurkan.
"Keuk !! Tahanlah !!"
Luo Zheng berjuang untuk tidak berteriak meski merasakan rasa sakit yang sangat gila, Luo Zheng tidak pernah menyerah dia terus seperti itu selama 5 menit.
Setelah beberapa menit, rasa sakit itu menghilang membuat Luo Zheng pingsan karena rasa sakit yang sangat berlebihan untuk dirinya yang sekarang.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...(Bersambung)...
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...