Kisah Penguasa Tertinggi

Kisah Penguasa Tertinggi
Chapter 6 : Perampok yang Tertipu


__ADS_3


Luar Hutan Monster.


Luo Zheng (Pov)


Luo Zheng yang hanya diam menunggu di balik pohon, akhirnya mengerti apa yang terjadi


'Hoo jadi seperti itu, apakah aku akan membantunya atau tidak?' Batin Luo Zheng bingung memilih


'Tadi pemimpin Kelompok mereka berbicara kalau mereka adalah anggota dari Paviliun Harta, sepertinya mereka adalah kekuatan yang lumayan besar di Kota, tapi apakah mereka dari Kota lain? atau Kota Monster?' Batin Luo Zheng bingung apakah mereka dari Kota Monster


Tapi setelah dipikir lagi, Kota Monster adalah Kota terdekat dari Hutan Monster


dan tidak mungkin Kota lain ingin jauh- jauh kemari hanya ingin mencari sesuatu yang tidak pasti


'Aku harus melakukannya dengan cepat, atau aku akan kalah dari Taruhanku dengan Sistem. Hmm!, apa Sistem sebenarnya mengetahui keberadaan mereka, sehingga aku terhambat dalam perjalananku!' Batin Luo Zheng


Luo Zheng tidak berlama lama lagi, dia berjalan pelan mendekati para Perampok agar tidak diketahui dua Kelompok itu


Saat sudah mencapai jarak bisa membunuh mereka, Luo Zheng langsung menggunakan Teknik Bela Dirinya


Teknik Bela Diri, Dragon Cloud Step


Muncul sebuah awan dikaki Luo Zheng membentuk Shenlong dan melesat pergi menuju perampok terdekat


Tidak ada yang menyadari Luo Zheng, karena Teknik Bela Diri, Langkah Awan Naga sangat cepat dan tidak bersuara atau sunyi


Saat sudah mendekati 4 bawahan Perampok, Luo Zheng langsung menggunakan Teknik Bela Dirinya lagi


Teknik Bela Diri, Dragon King Claw


Muncul Tangan Naga dengan 4 Cakar ditangan kanannya, Luo Zheng langsung mengayunkannya menuju 4 Perampok


Slassh!


Slassh!


Slassh!


Slassh!


[Ding]


[Selamat! Tuan telah membunuh 4 Kultivator Ranah Body Tempered, mendapatkan 4.000 Poin]


Tubuh ke 4 Perampok itu terbelah dua oleh Luo Zheng, Luo Zheng tidak menyianyiakan momen ini dia langsung menggunakan Teknik Bela Dirinya


Teknik Bela Diri, Dragon King Roar


"ROOAARRR"


Terdengar suara Naga yang menyeramkan dari belakang para Perampok, hingga membuat 2 Kelompok itu membeku Ketakutan dan hampir tuli karena suara yang sangat kencang


Luo Zheng menggunakan Teknik Bela Dirinya lagi untuk membunuh para Perampok itu


Teknik Bela Diri, Dragon Cloud Step


Muncul awan berbentuk Shenlong menuju 6 Perampok dengan cepat, lalu Luo Zheng menggunakan teknik bela dirinya


Teknik Bela Diri, Dragon King Fist


Luo Zheng mengayunkan dua Tinjunya kehadapan 6 perampok itu dengan kekuatan penuh, dan menghasilkan 6 siluet Naga dari angin yang tercipta dari Tinju


BOOM!


BOOM!


BOOM!


BOOM!


BOOM!


BOOM!


[Ding]


[Selamat! Tuan telah membunuh 3 Kultivator Ranah Qi Gathering, mendapatkan 6.000 Poin]


[Selamat! Tuan telah membunuh 3 Kultivator Ranah Body Tempered, mendapatkan 3.000 Poin]


Tubuh keenam Perampok itu hancur tak bersisa, karena termakan oleh siluet Naga dari angin tersebut


"W-Wakil Bos!!" Teriakan para Perampok secara bersamaan saat melihat ke tiga Perampok mati, yang merupakan wakil bos mereka orang terkuat setelah Bos mereka


Tidak hanya itu, Naga Angin tersebut masih ada dan melesat kearah Perampok yang lain dan memakannya


[Ding]


[Selamat! Tuan telah membunuh 12 Kultivator Ranah Body Tempered, mendapatkan 12.000 Poin]


Pemimpin Perampok yang melihat bawahannya mati olrh seorang pemuda merasa sangat marah, “BAJINGAN!!, Siapa Kau beraninya menganggu kami!”


Luo Zheng mengabaikan perkataan Pemimpin Perampok itu dan melesat kearah para Perampok dan membunuhnya lagi dan lagi


Pemimpin Perampok itu semakin marah dan tenggelam dalam amarahnya karena perkataannya diabaikan oleh seorang pemuda tanpa Kultivasi


'!!'


Pemimpin Perampok merasa aneh dengan Pemuda tanpa Kultivasi yang bisa menggunakan Teknik Bela Diri, dan berpikir pemuda itu memiliki harta Qi Spiritual yang membebani tubuhnya karena tanpa Kultivasi


Pemimpin Perampok itu melesat kearah Luo Zheng dan mengabaikan Paviliun Harta karena keserakahannya


“Hahahaha, jangan salahkan aku Bocah karena kau menggangu urusan kami maka kau harus menyerahkan nyawa dan hartamu itu” Ucap Pemimpin Perampok dengan lantang


'?' Batin Luo Zheng bingung tentang perkataan Pemimpin Perampok, tapi ia mengabaikannya lagi dan melesat kearah Pemimpin Perampok untuk membunuhnya


Tap! Tap!


Tap! Tap!


Suara Langkah kaki Luo Zheng dan Pemimpin Perampok yang kencang hingga membuat lubang seukuran kaki mereka saat berlari

__ADS_1


Saat mereka berdua hampir mendekat satu sama lain, mereka menggunakan Teknik Bela Dirinya


"BURNING FLAME SWORD!!"


"DRAGON KING FIST!!"


Mereka meneriakkan Nama Teknik Bela Diri mereka, untuk menguatkan Teknik Bela Diri mereka bisa disebut juga sebagai Mantra dalam Teknik Bela Diri


Cling!


Boom!


Tinju dan Pedang mereka bertabrakan dengan sangat keras, hingga menghasilkan suara yang cukup kencang


Krakk!


Suara Pedang yang patah karena adu Kekuatan dengan Dragon King Fist


'?' Batin Pemimpin Perampok bingung dengan wajah merasa heran karena Pedangnya yang Patah


Saat Pemimpin Perampok sedang kebingungan, Luo Zheng menyerangnya dengan Teknik Bela Dirinya lagi


Teknik Bela Diri, Dragon King Claw


Luo Zheng menyerang Pemimpin Perampok dengan Dragon King Claw ditangan kanannya, dan mengayunkannya dengan cepat menuju leher Pemimpin Perampok


Slassh!


Suara Tebasan menuju leher Pemimpin Perampok, dan terlihat sebuah garis berwarna merah dilehernya


Tup!


Suara kepala Pemimpin Perampok terjatuh dari Lehernya


[Ding]


[Selamat! Tuan telah membunuh Kultivator Ranah Qi Gathering, mendapatkan 2.000 Poin]


Semua orang yang berada di tempat kejadian menghirup nafas dingin dan pelan karena takut menggangu Sang Pembunuh, membuat tempat itu menjadi sangat hening


Tapi ada salah satu anggota Perampok yang memecah Keheningan tersebut, “Ahhhhh!, Tu-tuan tolong ampuni saya, Saya berjanji tidak akan melakukan perampokan seperti ini lagi” Ucap Anggota Perampok dengan posisi berlutut menghadap Luo Zheng meminta pengampunan


“T-tuan tolong ampuni saya!” Ucap anggota Perampok serentak bersamaan dengan berlutut


Luo Zheng yang mendengar permintaan ampunan, menoleh kearah para Perampok itu yang sedang berlutut


'Tersisa 8 orang!' Batin Luo Zheng menghitung Anggota Perampok


“Baiklah!, tapi sebelum itu kalian harus berbaris 4 orang didepan dan 4 orang dibelakang” Luo Zheng berkata pada Perampok


Anggota Perampok yang tersisa senang mendengar perkataan pemuda yang naif ,dan berniat balas dendam saat sudah dibebaskan


Para Anggota Perampok dengan cepat langsung berbaris menurut perkataan Luo Zheng


Luo Zheng yang melihat mereka berbaris hanya tersenyum baik


Saat mereka sudah berbaris, “Oke!, Kalian akan kubebaskan tapi aku memiliki syarat yaitu kalian tidak boleh melakukan kejahatan” Luo Zheng berkata akan membebaskan mereka


Luo Zheng yang mendengar ini hanya menganggukkan kepalanya keatas dan bawah, “Baiklah Kalian akan Kubebaskan” Ucap Luo Zheng membebaskan mereka


Para Anggota Perampok tersisa berdiri dan menghadap belakang untuk lari


Slassh!


Slassh!


Slassh!


Slassh!


Tubuh Para Perampok terbelah secara Horizontal


Tup! Tup!


Tup! Tup!


Tup! Tup!


Tup! Tup!


Suara Tubuh mereka berjatuhan


Perampok yang masih setengah hidup tak percaya saat melihat Sang Pembunuh, yaitu Luo Zheng sendiri anak pemuda yang naif menurut mereka


“K-kenapa kau melakukan ini, bukankah kau sudah berjanji membebaskan kami” Ucap Anggota Perampok dengan wajah pucat


Luo Zheng yang mendengar perkataan Perampok tertawa, “Hahahaha, Aku memang berjanji membebaskan kalian tapi...” Luo Zheng berkata setengah setengah


“AKU TIDAK PERNAH BERJANJI UNTUK TIDAK MEMBUNUH KALIAN!!” Luo Zheng berkata dengan tegas dan wajah tersenyum menyeramkan


Perampok yang mendengar perkataan Luo Zheng mengutuknya tujuh turunan


Tak lama kemudian Para Perampok mati


[Ding]


[Selamat! Tuan telah membunuh 8 Kultivator Ranah Body Tempered, mendapatkan 8.000 Poin]


Luo Zheng lalu melihat Kelompok yang melihatnya dengan wajah ketakutan dan panik seperti melihat Dewa Kematian


Pemimpin Kelompok yang melihat ini mendatangi Luo Zheng lalu berkata “Terima Kasih, Tuan Muda karena telah menyelamatkan kami dari Perampok itu” Kata Pemimpin Kelompok dengan Sopan dan menangkupkan tangannya


“Tidak perlu berterimakasih aku hanya membantu Kalian sesama Manusia yang membutuhkan bantuan” Kata Luo Zheng dengan wajah tersenyum


“Tetapi, tetap saja tuan muda telah membunuh mereka. Kalau boleh tau orang tua ini ingin menanyakan nama Tuan Muda” Kata Pemimpin Kelompok dengan sopan sambil menangkupkan kedua tangan


“Bukankah sebelum menanyakan nama seseorang, seharusnya kau memberi tahu namamu terlebih dahulu” Kata Luo Zheng sambil tersenyum melihat Pemimpin Kelompok tersebut


“Ah!, maafkan aku Tuan Muda saya lupa memperkenalkan diri. Nama Saya Xiao Long dari Kota Monster dan saya berada diorganisasi Paviliun Harta” Kata Xiao Long yang lupa memperkenalkan diri


"Sistem cek status dia"


[Status Target»

__ADS_1


Nama : Xiao Long


Umur : 39


Gender : ♂️


Ras : Manusia


Ranah : Qi Gathering (Menengah)]


“Begitu yah.., Namaku Luo Zheng orang yang akan menjadi Penguasa” Luo Zheng memperkenalkan diri dengan tegas dan tatapan tajam


Xiao Long yang mendengar perkataan sombong Luo Zheng, berpikir keluarga Luo adalah keluarga tersembunyi dan memiliki kekuatan yang hebat


“Jadi Pak Xiao, apakah kau tahu siapa Perampok itu?” Tanya Luo Zheng kepada Xiao Long


“Saya tidak tahu Tuan Muda tapi Kemungkinan mereka suruhan dari Keluarga Yan di Kota Monster” Kata Xiao Long dengan wajah kesal mengingat Keluarga Yan


'Ah!, ternyata tebakanku benar mereka dari Kota Monster' Batin Luo Zheng dalam hati tersenyum tapi biasa saja diluar


'Aku harus cepat pergi untuk menyelesaikan taruhanku dengan Sistem' Batin Luo Zheng


“Kalau tidak ada apa-apa lagi, aku akan pergi menuju Kota Monster Pak Xiao” Kata Luo Zheng berbalik dan ingin cepat pergi


“Tunggu Tuan Muda!” Kata Xiao Long terhadap Luo Zheng


Luo Zheng yang mendengar perkataan Xiao Long berbalik dan melihatnya yang memegang sebuah Token perak dengan bertuliskan Paviliun Harta


“Ini adalah Token Vip Perak dari Paviliun Harta untuk Tuan Muda” Ucap Xiao Long menyerahkan Token tersebut


Luo Zheng mengambilnya dari Xiao Long dan berkata, “Terima kasih” Ucap Luo Zheng lalu berlari pergi menuju Kota Monster


*****


1 Jam Kemudian


Di suatu tempat dengan Gerbang Pintu Kota yang besar dan Tembok yang melindungi Kota dari serangan luar


Luo Zheng yang baru sampai saat ini di Kota Monster sedang mengantri untuk masuk ke Kota Monster


Luo Zheng memiliki wajah yang ceria, saat berhasil menyelesaikan Taruhannya dan Sistem


[Ding]


[Selamat! Tuan telah memenangkan taruhan dari Sistem, mendapatkan Fate Eye. Fate Eye disimpan di Penyimpanan]


'Sistem jelaskan fungsi dari Fate Eye'


[Ding]


[Fate Eye : Kegunaan bisa meningkatkan bakat pengguna akan Dao Takdir


Syarat Pemakaian : Alam Dao Lord]


'Da-Dao Takdir!!' Batin Luo Zheng terkejut dengan fungsi Mata Takdir


Tapi setelah melihat Syarat Pemakaiannya Luo Zheng terbuat bingung karena Ranah Dao Lord


'Sistem apa itu Alam Dao Lord?' Tanya Luo Zheng dalam hati


[Ding]


[Alam Dao Lord adalah Alam yang Lebih Tinggi dari Realm Qi Refining dan Nascent Soul]


[Untuk mengetahui lebih jelas Alam Qi Refinement terdiri dari (Body Tempered, Qi Gathering, Foundation Estabilishment) dan Alam Nascent Soul terdiri atas (Divine Sea, Soul Core, Divine Soul Core)]


'Ja-jadi seperti itu, ternyata 1 Alam terbagi menjadi 3 Ranah dan 3 Tahap' Luo Zheng terkejut akan informasi yang baru diketahuinya


Saat Luo Zheng sedang terkejut dengan informasi yang diterimanya, Sebuah Kereta dengan Kuda besar melesat menuju Gerbang Kota Monster


Membuat para orang yang mengantri memberi Jalan, karena melihat Simbol yang berada di Kereta Kuda tersebut


Luo Zheng yang sedang terkejut, langsung tersadar akan masalah yang terjadi disekitarnya


Dia melihat sebuah Kereta Kuda dengan kusir yang menaikinya, menerobos Antrian Kota Monster, tapi orang yang sedang mengantri hanya memberi jalan


Tuk! Tuk!


Tuk! Tuk!


Kuda itu terus menerobos antrian dengan ganas


Kuda terus berlari dan sekarang mendekati Luo Zheng yang sedang berdiri tegak tanpa bergerak


Orang-orang yang memberi Jalan melihat apa yang Luo Zheng lakukan merasa Kasihan dengannya


"Hahh.. sepertinya akan ada orang yang Tubuhnya lumpuh lagi seperti kejadian pada waktu itu"


"Benar, pada saat itu ada orang yang tidak memberi hormat pada Keluarga Yan, dan orang itu dilumpuhkan"


"Sepertinya orang itu hanya Manusia Biasa tanpa Kultivasi"


"Pasti dia orang yang baru datang dari Kota lain, karena penasaran dia datang"


Bisik-bisik orang yang sedang memberi jalan, membicarakan Luo Zheng yang berdiri tegak


Kuda yang terus berlari tiba-tiba terhenti saat melihat wajah Luo Zheng yang menyeramkan, adegan itu membhat orang yang memberi jalan kebingungan dengan tingkah laku kuda tersebut


"SIALAN!!, Siapa kau berani menghalangi jalan dari Tuan Muda ke-2 Keluarga Yan" Teriak Kusir yang mengendarai Kuda kepada Luo Zheng


Luo Zheng langsung menjawab perkataan Kusir tersebut, “Diamlah!, Kau hanya seorang Kusir Rendahan berani teriak didepanku!” Luo Zheng berkata dengan tatapan tajam kearah Kusir


Kusir yang ditatap Luo Zheng merasa Ketakutan tapi hanya sementara, karena masih ada sebuah suara di dalam kereta kuda tersebut


"KUSIR!!, apa yang kau lakukan, kenapa tiba tiba berhenti apa kau ingin dibunuh!" Suara Laki-laki di dalam kereta kuda berteriak


Sedangkan Kusir yang mendengarnya panik dan segera berbicara, "T-Tuan Muda Yan Feng, ada seseorang yang menghalangi kuda ini, dan membuatnya takut hingga berhenti" Kata Kusir tersebut dengan nada panik


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...(Bersambung)...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2