
Kota Monster.
Saat ini Luo Zheng sedang merancanakan masa depannya, dia merencanakan bahwa akan menyempurnakan setiap ranah kultivasi.
Untuk menyempurnakan setiap ranah kultivasi, dia membutuhkan Teknik Budidaya yang sempurna di setiap tahapan ranah tersebut.
Seperti untuk Ranah Body Tempered, dia membutuhkan sebuah teknik budidaya untuk memperkuat tubuhnya dengan energi spiritual.
“Hahhh”
Luo Zheng menghela nafas berat, karena harus memikirkan bagaimana dia berkultivasi tanpa hambatan.
Seketika dia teringat dengan hal yang dia abaikan, yaitu sebuah pelelangan di Paviliun Harta.
Luo Zheng berdiri dan melihat Lu Yue, yang masih berdoa demi keselamatan Luo Zheng.
Dia berjalan mendekati Lu Yue, Luo Zheng berjalan tanpa disadari oleh Lu Yue.
Saat berada di belakang Lu Yue, dia mengangkat tangan kanannya dan mengelus rambut dari Lu Yue dengan lembut.
Lu Yue terkejut saat kepalanya dielus oleh seseorang dari belakang, dia menileh dan melihat Luo Zheng dengan senyum lembutnya.
“Ka-kak..”
Lu Yue langsung memeluk Luo Zheng, dia menangis karena Luo Zheng yang dia anggap sebagai kakaknya merasakan rasa sakit.
Lu Yue takut dia akan kehilangan Luo Zheng, hidup dalam keheningan dan kesepian adalah hal yang membuat Lu Yue sangat ketakutan.
Luo Zheng membalas pelukan Lu Yue, dia teringat dengan masa kecilnya saat masa-masa indahnya bersama ibunya.
Tapi semua sirna karena satu orang penghianat, Luo Zheng semakin marah saat memikirkan wajah orang itu yang membuatnya ingin membunuhnya.
“Yue !, apa kau ingin bertemu dengan adikmu lagi ?” Tanya Luo Zheng, kepada Lu Yue yang masih memeluk Luo Zheng.
“Umm”
Lu Yue menganggukan kepalanya, bertanda dia ingin bertemu kembali dengan adiknya.
“Kalau kau ingin bertemu dengan adikmu, kau harus menjadi lebih kuat dan menemuinya dengan seluruh kerja kerasmu!” Ucap Luo Zheng, memberi sebuah saran agar Lu Yue ingin menjadi seorang Kultivator.
“Baik !!”
Lu Yue bertekad untuk menjadi Kultivator berkat saran dari Luo Zheng, dan menemui adiknya yang menghilang.
“Karena kau sudah bertekad, maka aku akan membantumu untuk menjadi Kultivator yang kuat” Luo Zheng berkata ingin membantu Lu Yue menjadi Kultivator yang kuat.
“Terima kasih, Kak..”
“Tidak usah, berterima kasih”
...<<<<<----->>>>>...
...Paviliun Harta...
Paviliun Harta merupakan kekuatan yang mengakar di Kota Monster, mereka adalah organisasi perdagangan yang misterius, karena setelah mereka memasuki Kota Monster.
Kekuatan mereka lumayan stabil, dikarenakan seorang Kultivator ranah Soul Core Fase Awal yang menjaga Paviliun Harta dari para kultivator yang memiliki niat jahat.
__ADS_1
Untuk Manajer mereka sangat misterius, karena dia tidak pernah menunjukkan wajahnya sama sekali, bahkan ciri-cirinya pun tidak diketahui.
Kediaman Walikota sangat menghormati mereka, Paviliun Harta bersama kediaman walikota dan Keluarga Xie, mereka beraliansi dan membuat kontrak bisnis.
Sedangkan Keluarga Yan yang diasingkan, merasa terancam karena kehadiran dari Paviliun Harta, mereka beberapa kali memiliki konflik dengan Paviliun Harta seperti pembunuhan dan penjarahan.
Tapi karena Paviliun Harta tidak memiliki bukti sama sekali, mereka hanya memendam rasa dendam mereka, karena terbunuhnya satu rekannya.
...«END»...
Sekarang Luo Zheng bersama dengan Lu Yue, berada di halaman depan dari Paviliun Harta, mereka ingin mengikuti acara pelelangan yang diadakan oleh Paviliun Harta.
Dan berharap untuk mendapatkan Harta yang berguna, untuk Lu Yue dan Luo Zheng sendiri.
'Semoga di acara ini ada Giok dan Daging yang sangat berguna untuk kemajuan dari Teknik Budidayaku' Batin Luo Zheng, dia berharap mendapati kedua barang tersebut, untuk terobosan Teknik Budidaya.
Luo Zheng berjalan menuju pintu dari halaman depan Paviliun Harta, Lu Yue juga mengikuti Luo Zheng dari belakang dia memiliki raut wajah yang cukup tegang, karena baru pertama kali memasuki tempat seperti Paviliun Harta.
Paviliun Harta, hanya dari namanya diketahui mereka memiliki harta yang tak terhitung, sebagai pedagang mereka memiliki uang yang banyak, tentu saja untuk menarik perhatian pelanggan mereka membuat bangunan Paviliun Harta menjadi megah dan mewah demi kenyamanan pelanggan.
Saat sampai di depan pintu dari Paviliun Harta, dia disambut oleh seorang penjaga.
“Tuan Muda !, apakah kau memiliki sebuah Token undangan” Penjaga itu meminta sebuah token dari Luo Zheng.
Luo Zheng mengambil Token Perak yang diberikan oleh Xiao Long, dan dia menyerahkannya kepada penjaga tersebut untuk diperiksa.
Penjaga terkejut dengan token perak yang diberikan Luo Zheng, dia mengambilnya dengan tangan gemetaran dan memastikan apakah token itu asli atau palsu.
Penjaga itu melakukan beberapa hal, untuk mengecek apakah token itu asli atau palsu, setelah beberapa saat penjaga itu mengembalikan token tersebut ke Luo Zheng dengan senyumnya.
“Tuan Muda !, biarkan saya saja yang mengantar anda ke ruangan anda” Ucap Penjaga tersenyum lembut ke Luo Zheng.
Penjaga itu membuka pintu, dan berjalan di depan Luo Zheng untuk mengantarnya, Luo Zheng dan Lu Yue mengekori penjaga itu dari belakang.
Setelah memasuki pintu tersebut, Luo Zheng dan Lu Yue kagum dengan interior dari ruangan yang sangat mewah dan indah.
'Pantas disebut sebagai salah satu dari 4 kekuatan besar dari Kota Monster' Batin Luo Zheng, kagum dan memuji Paviliun Harta.
Setelah beberapa saat, Luo Zheng dan Lu Yue tiba di depan ruangan yang bertanda Vip no-3, Penjaga itu berbalik menghadap Luo Zheng dengan raut wajah yang senang.
“Tuan Muda !!, kita sudah sampai di ruangan anda, jika ada yang ingin tuan muda inginkan dari barang pelelangan hanya perlu membuat suara dari lonceng yang sudah tersedia” Penjaga itu menjelaskan cara untuk membeli barang dari pelelangan.
Luo Zheng mengambil kantong dari sakunya, dan melemparkannya pada Penjaga yang mengantar Luo Zheng, penjaga itu mengambilnya dan pergi dengan wajah yang bahagia.
Luo Zheng membuka pintu, dan melihat interior dari ruangan vip yang sangat mewah dan membuat nyaman.
Luo Zheng dan Lu Yue memasukinya dan duduk di kursi yang tersedia, dari kursi tersebut dia bisa melihat tempat panggung pelelangan atau pusat lelang.
Luo Zheng melihat orang-orang yang hadir di ruangan umum dari ruangannya.
Ruangan lelang terbagi menjadi dua, yaitu ruangan umum dan ruangan vip, Ruangan umum digunakan untuk orang yang tidak memiliki token vip perak, dan Ruangan Vip digunakan untuk orang yang memiliki token Vip perak.
“Yue, bagaimana? apakah disini nyaman atau tidak?, kalau tidak aku akan meminta untuk digantikan ke ruangan lain” Ucap Luo Zheng, meminta pendapat dari Lu Yue tentang kenyamanan dari ruangan ini.
Lu Yue hanya menganggukan kepalanya dan berkata, “Disini nyaman, Kak!!” Lu Yue membalas pertanyaan dari Luo Zheng.
“Baguslah kalau begitu” Luo Zheng tersenyum lembut.
...<>...
__ADS_1
“Paman bilang ada yang ingin melelang sebuah peta dimensi rahasia di Paviliun Harta ini ?” ucap Min Shi bertanya kepada seseorang di dalam ruangan tersebut.
“Benar nona muda, di pelelangan kali ini aku mendapatkan sebuah informasi bahwa ada sebuah peta yang tak lengkap di lelang. Peta itu memiliki sebuah energi misterius sehingga di lelang pada pelelangan hari ini, semoga saja peta itu merupakan lembaran terpisah dari yang dimiliki nona muda.” ucap Hao Tian kepada Min Shi
“Hahh, semoga saja lembaran itu merupakan peta dari dimensi rahasia. Kalau tidak, kita akan menjelajahi seluruh bintang ini dan kalau tidak ada juga. Terpaksa kita harus melakukan perjalanan antar bintang, Hah~.” Min Shi menghela nafas berat memikirkan perjalanan yang akan dia lalui.
“Oh iya paman !!, apa kita sekarang memiliki koin emas yang cukup untuk membeli peta tersebut ?. Kita harus mendapatkannya bagaimanapun caranya, karena dimensi rahasia itu merupakan warisan dari Leluhur Klan Hao kita.” Min Shi menanyakan tentang koin emas yang dimilikinya, apakah cukup atau tidak untuk membeli barang tersebut.
“Tentu saja lebih dari cukup nona muda, kemarin aku menemui seorang pemuda yang sangat kaya. Dia membeli barang-barang yang paling berharga dari daganganku, sepertinya dia mengetahui apa fungsi dari barang yang dibelinya !!.” Hao Tian tersenyum senang mengingat dagangan dia yang laku, dan merasa bangga.
“Apa !!, bagaimana mungkin dagangan dari paman terbeli ?. Bahkan orang terkaya di bintang ini akan memikirkan puluhan kali untuk membeli barang-barang tersebut, apalagi dengan tampilan barang yang dijual sangat kotor dan pastinya tidak akan ada yang minat.” Min Shi cukup terkejut dengan barang dagangan dari pamannya, yang terjual oleh seorang pemuda kaya.
“Ugh..., perkataan dari nona muda membuatku sakit hati. Bagaimanapun barang-barang yang kujual itu terbilang sangat murah, bahkan di tempat itu pastinya akan ada banyak orang yang membelinya !!. ” Hao Tian merasa sakit hati, karena perkataan dari Min Shi yang sangat menyinggungnya.
“Itu karena Lorong Ruang yang tiba-tiba retak, dan membawa kita ke bintang tingkat 3 ini. Karena Lorong Ruang juga barang-barang seperti koin emas kita hilang, dan hanya tersisa barang yang paman miliki !!.” ucap Min Shi dengan kesal, saat mengingat kejadian yang pernah dialaminya.
“Tapi sepertinya kemarin adalah hari keberuntungan kita, karena ada seorang pemuda yang membelinya.” Min Shi cukup tertarik dengan pemuda, yang membeli barang-barang dari pamannya.
“Pemuda yang sangat menarik, kuharap kita bisa bertemu~” kata Min Shi sambil tersenyum lembut.
...«END»...
“Hiiiiikkkk”
“Kau kenapa?, Kak !!” Tanya Lu Yue
“Entahlah Yue, secara tiba-tiba tubuhku menjadi merinding. Sepertinya ada yang sedang membicarakanku !, pasti para wanita dari penginapan yang sedang membicarakan ketampananku !!” ucap Luo Zheng dengan sangat percaya diri.
Dong~ Dong~
“Sepertinya sudah dimulai !” Kata Luo Zheng sambil melihat ke arah panggung, yang sudah di isi oleh seorang wanita berpakaian ketat di atas panggung.
“Selamat datang di acara lelang Paviliun Harta para hadirin yang terhormat. Aku Lin Mi akan membawakan acara dari pelelangan hari ini.” ucap Lin Mi sembari menepuk tangan dua kali, memberi isyarat kepada anggota lain.
“Barang pertama yang akan di lelang adalah sebuah Teknik Bela Diri tingkat merah tahap tinggi, kami memberikan nama teknik ini adalah Tinju Api Panas. Sesuai namanya, teknik ini sangat cocok dengan praktisi ber-elemen api.” Lin Mi menjelaskan secara rinci barang tersebut.
“Harga dari teknik ini 500 koin emas, setiap kenaikan tidak boleh rendah dari 50 koin emas !” kata Lin Mi membuka harga barang.
"550 koin emas"
"650 koin emas"
"800 koin emas"
Setelah beberapa saat, sesi tawar menawar selesai. Harga akhir dari teknik tingkat merah tahap tinggi, terjual seharga 1.200 koin emas.
“Bawakan barang selanjutnya” Lin Mi memberi isyarat, untuk membawakan barang-barang yang akan di lelang secara berangsur-angsur.
Selanjutnya pelelangan hanya di isi dengan suara tawar menawar, para pelanggan dari Paviliun Harta.
Luo Zheng yang melihat barang-barang yang di lelang, merasa tidak tertarik sama sekali. Menurutnya barang yang di lelang bisa di beli dengan mudah, caranya membeli dari shop sistem.
Sebagai mengisi kebosanannya, dia memakan cemilan yang ada diruangan Vip itu dan juga mengajak Lu Yue mengobrol santai agar tidak terlalu tegang.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...(Bersambung)...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1