KISS

KISS
Ep 16


__ADS_3

"KEPONAKANKUUUU."


Serentak, Yoshi Too Afleey dan Ky Minho Afleey menutup telinga bayi kembarnya mendengar suara Dyon Ry Iskandar. Yoshi Too Afleey pun memutar bola matanya malas. Saat Dyon Ry Iskandar mengambil Reyzan Afleey dan mencubit-cubit pipinya.


"Ky Minho, tadi malam gimana?" tanya Dyon Ry Iskandar menggerakkan alisnya.


Dahi Ky Minho Afleey mengkerut. "Gimana,apanya kak?"


"Yoshi, Hot nggak?"


BRUUUKK


Awwww..


"Yoshi, sakit. Untung Reyzan nggak jatuh." Seru Dyon Ry Iskandar mengusap kepalanya yang baru saja dicium tas Yoshi Too Afleey.


"Kak Dyon nanyanya nggak bener." Sebal Yoshi Too Afleey sambil berjalan menuju kak Hee Ryu Iskandar yang baru saja keluar. Ky Minho Afleey pun mengikuti dan ikut menyalami kakak iparnya itu.


"Mama mana?" tanya Yoshi Too Afleey.


"Udah balik." balas Hee Ryu Iskandar, Yoshi Too Afleey mengangguk maklum, Mamanya orang yang sangat sibuk.


"Ya udah kak. Yoshi sama Minho mau ke kampus dulu." Pamit Yoshi Too Afleey. " Jaga Reyzan dan Reyzo baik-baik. Awas aja jangan sampai kenapa-kenapa."


"Dot, susu, baju ganti, itu ada dibawah keretanya kak."ucap Ky Minho. "Kalau ada apa-apa, telpon Minho segera Afleey."


"Ciiieee kompakan." Goda Hee Ryu Iskandar. "Tahu sih yang udah nikah."


Ky Minho Afleey terkekeh sedangkan Yoshi Too Afleey menunduk malu. Mereka pun berjalan menuju mobil. Namun gerakan Yoshi Too Afleey terhenti saat akan memasuki mobil Ky Minho Afleey. Dahi Yoshi Too Afleey mengeryit memandangi Dyon Ry Iskandar yang menatapnya lekat.


"Kakak?" ucap Yoshi Too Afleeykepada Dyon Ry Iskandar.


"Ngeliat apaan?"


Dyon Ry Iskandar melihat berkali-kali." Kakak perhatikan kok nggak ada warna merah ya di leher Yoshi?" tanya Dyon Ry Iskandar polos.


Mata Yoshi Too Afleey membulat hampir saja ia melempar tasnya kembali kepada Dyon Ry Iskandar jika tak ingat Reyzo ada digendongan tersebut.


☆☆☆


Dyon Ry Iskandar dengan gemas mencubit-cubit pipi tembem keponakannya tersebut. Disebelahnya kak Hee Ryu Iskandar dengan khusuk menepuk-nepuk pantat mungil Reyzan Afleey agar tertidur.


"Ini Reyzan atau Reyzo sih?" ucap Dyon Ry Iskandar sambil menggaruk-garuk pantat nya yang gatal.


"Najis ihh!" seru Hee Ryu Iskandar bergidik ngeri melihat aksi adiknya." Itu Reyzan yang nggak ada tahi lalatnya di pelipis mata."

__ADS_1


"Dipipisnya?"


"Pelipis bego!!"


Ia mengangguk-angguk kepalanya, ia berdiri dan baru saja mengangkat badan Reyzan Afleey. Tiba-tiba saja....


DOOOORRRR...


Tubuh Reyzan Afleey terhempas begitu saja dikasur. serentak bayi kembar pun menangis membuat suasana makin panik. Hee Ryu Iskandar berdiri menggendong Reyzo Afleey disebelahnya Dyon Ry Iskandar merosot sangkin terkejutnya.


"Kakak? Itu siapa?" tanya Dyon Ry Iskandar panik.


"Cepat sembunyikan si kembar." seru Hee Ryu Iskandar.


"DIMANA KAK?"


Dyon Ry Iskandar sangat panik dan Hee Ryu Iskandar juga begitu. Mereka berdua menyusuri kamar mencari letak yang pas untuk menyembunyikan bayi kembar.


"Kakak!! sebentar lagi si penembak bakalan kesini!!


"Kakak, ini gimana?" tanya Dyon Ry Iskandar panik.


"Itu disana!!" seru Hee Ryu Iskandar menunjuk kotak di atas lemari.


"Hah!!"


Hee Ryu Iskandar segera menyumpal Reyzan Afleey dan Reyzo Afleey dengan dot sedangkan Dyon Ry Iskandar menarik kursi mendekat kearah lemari.Setelah memasangkan Headseat ke telinga Reyzo Afleey segera memberikan ke Dyon Ry Iskandar yang sudah berdiri diatas kursi. Dengan tangan bergetar Dyon Ry Iskandar menerima Reyzo Afleey memasukan bayi tersebut kedalam kotak.


BRRAAAAK.


Dyon Ry Iskandar kehilangan keseimbangan. Ia jatuh menungging dengan tidak elitnya diatas lantai. Beruntung Reyzo Afleey sudah masuk kedalam kotak.


Dua orang berbaju hitam yang baru saja mendobrak pintu, Menatap tajam ke arah Dyon Ry Iskandar dan Hee Ryu Iskandar.


"Serahin bayi itu." ucap salah satu pria berbaju hitam sembari menunjuk Reyzan Afleey yang tergeletak manis diatas kasur.


"YEE.. ENAK SAJA!" seru Dyon Ry Iskandar ketakutannya sudah hilang begitu saja.


"KALAU KAMU MAU PUNYA BAYI, BUAT DONG! JANGAN ASAL AMBIL ANAK ORANG!! NGGAK TAHU CARA BUATNYA ?? SINI AKU AJARI!!!" Triak Dyon Ry Iskandar nggak tahu suasana.


Mata Dyon Ry Iskandar membulat melihat salah satu diantaranya mengeluarkan pistol.


"Slow, bro." ucap Dyon Ry Iskandar menyengir kaku.


"Cepat serahin bayi itu." seru pria itu menatap Hee Ryu Iskandar yang sedang merentangkan kedua tangan bukan pemanasan olahraga tapi mencoba melindungi Reyzan Afleey.

__ADS_1


"Langkahi dulu mayat, Gue!!! Tegas Hee Ryu Iskandar.


"Wiihh kak Hee Ryu keren." Ucap Dyon Ry Iskandar menunjukan kedua ibu jarinya.


"Dyon."


BRAAAAKKK.


Pria itu menendang berisi pakaian kotor membuat isinya tergeletak begitu saja.


" CELANA DALAM KUUUHHH !!!" Histeris Dyon Ry Iskandar memungut celana dalamnya yang terlempar." INI MERK CALVIN KLEIN BEGO!!! LIMITED EDISION!!!"


Kedua pria itu mengabaikan Dyon Ry Iskandar. Mereka maju dan tanpa aba-aba langsung menghajar Hee Ryu Iskandar. Hee Ryu Iskandar dengan ahlinya menangkis pukulan dan balik menyerang kedua pria itu. Hee Ryu Iskandar kewalahan ia sendiri melawan dua pria besar berbadan Sumo. Dyon Ry Iskandar histeris melihat kakaknya yang sedang bertarung tanpa sadar Dyon Ry Iskandar menggigit celana dalamnya.


OOOEEEEKKKK..


Reyzan Afleey menangis. Refleks Hee Ryu Iskandar berbalik badan menghadap Reyzan Afleey dan saat itu pria berbaju hitam mendapatkan celah.


BRAAAAKK.


"Kakak."


Tubuh Hee Ryu Iskandar tersungkur ke lantai. Hee Ryu Iskandar meringis kesakitan punggungnya ditendang dan Perutnya nyeri bergesekan cepat dengan lantai. Salah satu pria itu mengangkat tubuh Reyzan membuat Dyon Ry Iskandar berdiri Ia sudah tidak memperdulikan celana dalamnya.


Dyon Ry Iskandar panik. Ia menendang kaki pria yang menggendong Reyzan Afleey membuat Reyzan Afleey terlempar dan...


HAP..


Lalu ditangkap...


Tubuh Reyzan Afleey tepat ditangkap oleh teman pria yang tadi kakinya ditendang Dyon Ry Iskandar. Pria itu pun berlari keluar kamar bersama Reyzan Afleey yang digendongnya.


Dyon Ry Iskandar semakin panik, ia bingung harus mengejar Reyzan Afleey atau menolong Hee Ryu Iskandar yang sudah berdiri menghajar pria yang tadi ditendang Dyon Ry Iskandar.


Sebodo amat dengan kakaknya. Dyon Ry Iskandar berlari mengejar pria yang tadi membawa Reyzan Afleey. Mata Dyon Ry Iskandar membulat begitu ia sudah sampai halaman depan, Pria itu sudah tidak ada.


Beberapa detik kemudian, Hee Ryu Iskandar datang terengah-engah.


"Reyzan Afleey mana?"


"Nggak tahu!! Pria itu pasti kabur!!" seru Dyon Ry Iskandar." Terus yang tadi lawan kakak mana?"


"Kabur juga lewat pintu belakang!!" jawab Hee Ryu Iskandar kesal.


"Sial."

__ADS_1


Hee Ryu Iskandar mengusap kasar wajahnya. Tiba-tiba saja ia teringat sesuatu.


"REYZO AFLEEY!!!"


__ADS_2