KISS

KISS
Ep 19


__ADS_3

Yoshi Too Afleey mengangguk, Ky Minho Afleey pun mengacak-acak rambut Yoshi Too Afleey yang sudah diikat rapi.


"J4 disini, semuanya sudah siap bos.Over." Ucapan seseorang dari seberang sana. Lantas Yoshi Too Afleey dan Ky Minho Afleey berpandangan, kemudian mengangguk bersamaan.


"Jalan." perinta Ky Minho Afleey kepada pria yang mengemudi mobilnya.


Memang mobil Ky Minho Afleey berhenti beberapa meter dari tempat target berada. Karena anak buahnya perlu kesana terlebih dahulu untuk menyiapkan jebakkan. Mobil pun melaju bersama Ky Minho Afleey dan Yoshi Too Afleey berada didalamnya.


Ky Minho Afleey pun mencium kening Yoshi Too Afleey sebelum mereka berdua turun dari mobil. Yoshi Too Afleey berdiri melihat rumah yang tampak angker yang ada didepannya. Yoshi Too Afleey pun mengalihkan pandangannya ke anak buah yang sangat banyak.


Yoshi Too Afleey menghembuskan napas kasar sekelebat ingatan tentang Papanya muncul kepermukaan membuat Yoshi Too Afleey sedikit gelisah. Yoshi Too Afleey pun mencoba tenang, Agar Ky Minho Afleey tidak khawatir.


Tiga orang pria berhelm berjalan mendekati Ky Minho Afleey. Mereka serentak menunduk patuh kepada Ky Minho Afleey.


Ahh.. mereka adalah anak buah Ky Minho Afleey yang menyamar sebagai anak buah Mr. Naga.


Ky Minho Afleey, Yoshi Too Afleey beserta anak-anak buahnya berjalan memasuki rumah tersebut. Luas, Gelap dan sepi. Ruangan tersebut persis seperti halaman depannya. Angker dan banyak ditumbuhi sarang laba-laba. Yoshi Too Afleey sempat bergidik ngeri, ia menggenggam erat pistol yang berada di sakunya.


Ky Minho Afleey pun berjalan menuju pojok ruangan tersebut Yoshi Too Afleey dan anak buah Ky Minho Afleey pun mengikuti dibelakang. Ky Minho Afleey tersenyum saat melihat papan lebar yang berada diantara lantai tanah ruangan tersebut.


Pintu menuju ruang bawah tanah.


Ky Minho Afleey pun memberikan kode terhadap anak buahnya agar membuka pintu tersebut, Anak buahnya pun segera melaksanakan perintah. Mereka menarik seutas tali yang memang sudah ada ditengah papan hingga papan tersebut terangkat.


Ky Minho Afleey segera menuruni anak tangga. Yoshi Too Afleey dan anak buahnya pun mengikuti. Yoshi Too Afleey berada di anak tangga terakhir ia hanya terdiam melihat anak buah Ky Minho Afleey membuka pintu didepannya dan berhasil sangat mudah. Yoshi Too Afleey menjadi curiga. Mereka segera memasuki ruangan luas yang temaram. Ky Minho Afleey berada di paling depan memimpin.


AAAAAAAAA


Sontak semuanya menoleh ke sumber suara. Yoshi Too Afleey yang terlalu dekat dengan sumber melihat semuanya dengan jelas. Anak buah Ky Minho Afleey yang terjelembab ke dalam lubang perangkap yang sudah disiapkan Mr. Naga.


Yoshi Too Afleey pun melongokkan kepalanya melihat ke dalam lubang sesuai perintah Ky Minho Afleey. Mata Yoshi Too Afleey membulat begitu melihat banyak benda tajam didalam lubang tersebut. Dan salah satu benda tajam itu menembus mata anak buah Ky Minho Afleey. Anak buah Ky Minho Afleey tewas berlumuran darah.


DOOOORRRRR


DOOOOORRR


Yoshi Too Afleey menoleh. "MINHO AWAS!!!"


DOOORRR


Ky Minho Afleey dengan cepat menghindar tembakannya meleset mengenai salah satu tiang penyanggah.


DOOORRR


Terjadilah baku tembak antara Ky Minho Afleey dan anak buahnya melawan anak buah Mr.Naga yang tiba-tiba saja mereka sudah ada disana.


DOORRR.

__ADS_1


Salah satu anak buah Ky Minho Afleey yang memakai helm yang menyambut Ky Minho Afleey tadi malah mencoba menembak Ky Minho Afleey beruntung, Ky Minho Afleey bisa menghindar. Ky Minho berkesiap melihat pria didepannya yang sedang berkelahi. Sebagian mereka adalah anak buah Ky Minho Afleey yang Ky Minho Afleey perintahkan memasang jebakkan. Mereka tersenyum sinis kepada Ky Minho Afleey.


SIAL. Mereka semua berkhianat.


Ky Minho Afleey menoleh kebelakan begitu mendengar suara rintihan. Mata Ky Minho Afleey kembali melebar ketika melihat kapten anak buahnya sekaligus orang yang sangat dipercaya tengah diikat oleh salah satu tiang. Ky Minho Afleey mengambil kesempatan selagi orang-orang sibuk berperang ia segera berlari menuju sang kapten dan melepaskan ikatanya.


Dalam cahaya Temaram. Ky Minho Afleey dapat melihat wajah orang didepannya memar disana sini. Ujung bibirnya sobek dan bahkan dahinya terluka.


"K2!"


"K2!"


Mata K2 hampir terpejam ia masih sedikit sadar.


"Minho!"


Air mata Ky Minho Afleey jatuh seketika. Setelah insiden beberapa tahun lalu, Ini kali pertama K2 memanggilnya bersahabat, tanpa memandang status dan jabatan.


K2 tersenyum manis." Aku... minta maaf."


"Aku.. bahagia..." K2 menghembuskan napas pelan."menjadi sahabatmu."


Mata K2 terpejam. Air mata Ky Minho Afleey semakin deras. Ia menggoyang-goyangkan badan K2 sangat keras.


"K2!"


"KENDI BANGUN!!"


"KENDI!!! GUE BILANG BANGUN!!"


Mata Kendi a.k.a K2 tetap terpejam. Ky Minho Afleey menatap tak percaya melihat sosok didepannya sudah meninggal. Dengan perlahan ia meletakan kepala Kendi diatas tanah, Ia menyeka air matanya.


DOORR.


Ky Minho Afleey refleks berdiri. Ia melupakan sesuatu yang sangat penting.


YOSHI.


Ky Minho Afleey mengedarkan kesegala arah. Matanya membulat melihat Yoshi Too Afleey mengendap-endap memasuki salah satu pintu diruangan tersebut.


"YOSHI !!"


BRUUK..


AWHH..


Ky Minho Afleey dapat merasakan dengan jelas pipinya yang nyeri akibat bogeman keras yang baru saja diterimanya.

__ADS_1


" Hai Mr. Afleey!"


Mata Ky Minho Afleey mendelik ia menatap sinis wanita didepannya. Dan Renny atau biasa dipanggil R4 menatap Ky Minho Afleey tak kalah sinis. Dia anak buah Ky Minho Afleey, Asisten pribadi K2. Ah.. mantan anak buah ia telah mengkhianati Ky Minho Afleey.


"Berkhianat, Hih!" Ky Minho Afleey terkekeh horror.


"Aku sebenarnya tidak berniat melakukan ini Minho." Renny tertawa."Tapi sekarang keputusanku benar."


Dahi Ky Minho Afleey berkerut.


"AKU MENCINTAIMU MINHO!"


"Kamu sudah tahu itu kan dan berpura-pura tak mengetahuinya."


"AKU JUGA WANITA, AKU MANUSIA!! AKU JUGA PUNYA HATI!!"


"Kamu sama sekali tidak pernah melirikku, bahkan menyebut namaku sangat jarang! R4!R4!R4! aku sangat muak dengan sebutan itu Minho. Bisakah kamu memanggil dengan sebutan Renny? Namaku Renny!!


"Renny!!" balas Ky Minho Afleey singkat.


Renny menatap tak percaya Ky Minho Afleey, ia sudah berteriak marah-marah dan Ky Minho Afleey menanggapinya sebuah lelucon saja.


"Aku tahu kau menganggapku tak berharaga di matamu" Renny tertawa." Bahkan dulu saat aku rela berkorban demi dirimu, Aku tetap tak berarti apa-apa di mata Minho."


"Berbeda sekali kan dengan istri dan kedua bayimu."


"Aku sudah mengetahui semuanya. Si kembar bukanlah anak kandungmu. Ia adalah bayi yang dititipkan seorang ibu kepada kalian berdua! Tapi kenapa kamu sangat perduli kepada mereka?"


"Dan. Ya Yoshi, istrimu! kalian menikah hanya karena si kembar kan?" Renny mengukir senyum mengejek." BUKAN KARENA CINTA MINHO!!"


"Kamu salah, R4!


Ky Minho Afleey tertawa." Aku mencintainya, Aku mencintai Yoshi istriku ibu dari anak-anakku."


"Sejak dulu, Sekarang dan untuk selamanya."


Mata Renny membulat ia tidak percaya mendengar ucapan Ky Minho Afleey.


"Boho.."


Ky Minho Afleey menggeleng." Itu sama sekali tidak bohong."


"Begitu ya. Bagus lah?"


Tawa Ranny semakin keras." Kalau begitu.."


"Sampai bertemu diatas sana, Honey!

__ADS_1


DOORR..


__ADS_2