
"Baiklah aku akan menyerahkan perusahaan Adfleey Group kepadamu."
Mr. Naga menaikkan alisnya rupanya Ky Minho Afleey serius dengan ucapannya.
"Tapi izinkan keponakanmu ini bertanya satu hal, Paman?" Ucap Ky Minho Afleey lantang sekali.Mr. Naga menepuk tangannya sekali lalu pria berbaju hitam masuk kedalam dinding kaca kembali.
"Kau mau bertanya apa keponakanku tersayang."
"Bukankah perusahaanmu lebih besar dari pada Adfleey Group? dan kenapa kamu masih mengincar perusahaan yang telah dirintis orang tuaku sejak lama?"
Mr. Naga tersenyum. "Aku akan memberitahumu. Tapi sebelumnya kau harus menandatangani surat yang ada diatas meja"
Ky Minho Afleey menolehkan dan berjalan menuju meja diujung ruangan. Ky Minho Afleey sedikit menggeram, ketika membaca surat yang isinya ia sepenuhnya menyerahkan Adfleey group kepada Mr. Naga. Memikirkan Yoshi Too Afleey dan Reyzan Afleey. Ia segera menandatangani surat dan membuat Mr. Naga tertawa bahagia.
"Baiklah aku akan menjawab pertanyaanmu karena Adfleey Group telah menjadi milikku."
Mr. Naga mulai berbicara." Bukankah kau sudah melihat ruangan ini? Menakjubkan bukan? Kau lihat Microfone ini? Bukan sembarang microfone."
"Aku hanya tinggal mengeluarkan suara tanpa bersusah payah membuang tenaga dan apa yang aku ucapkan akan segera terlaksana.
"Bukankah kau sudah melihatnya? Contohnya? Aku tinggal bilang 'Buka' otomatis pintu, lantai, dinding bahkan meja yang aku inginkan akan terbuka. Ruangan ini tak bisa disadap ataupun dimasuki sembarangan orang. Dan kau tahu disini lah aku mengumpulkan semua rahasia didunia. Dan tempat dimana aku memproses semua data besar di web. Oleh karena itu aku menyebutnya 'SS' Secret Source Project.
Ky Minho Afleey mendesis sebal. "Aku tidak butuh semua penjelasan itu, berikan saja aku penjelasan langsung kenapa kau menginginkan perusahaanku."
Mr. Naga tertawa keras. "Itu bukan perusahaanmu lagi.. itu perusahaan Naga Arnando."
"Baiklah aku akan memberimu jawabannya."
"Dengan semua kelebihan yang sudah aku jelaskan. Bukankah semua orang di dunia ingin memiliki SS? Begitu pula aku." Jeda Mr.Naga." Dan sesuai wasiat kedua orang tuamu siapapun yang memiliki Adfleey Group akan sepenuhnya memiliki SS ."
Nah itu dia jawaban yang Ky Minho Afleey nanti-nanti.
Ky Minho Afleey melirik ruangan kaca yang ditempati Mr.Naga, diujung sana Ky Minho Afleey dapat melihat tulisan AD yang menandakan ruangan ini milik Adfleey Group atau dengan kata lain milik orang tuanya. Ucapan Mr. Naga benar. Sekelebat memori Ky Minho Afleey kecil menguat kepermukaan.
Ky Minho kecil tak sengaja mendengar orang tuanya sedang berbincang-bincang di ruang keluarga. ky Minho Afleey yang penasaran bertanya kepada Mama dan Papanya.
AI? Apa itu Papa?
(Artificial Intelligence)
"AI adalah sebuah alat yang bekerja dengan perintah suara."jawab Papanya. Dahi Ky Minho Afleey mengerut bahwa ia kurang mengerti.
"Mereka ada Banyak di ponsel masyarakat saat ini. tambah Mamanya."
"Apakah kalian juga mempunyainya?" tanya Ky Minho Afleey.
"Tentu saja, tapi milik Papa lebih cerdas dari milik mereka. Dia mempunyai jawaban yang akurat untuk setiap pertanyaan."
"Apakah aku juga bisa bertanya kepadanya?Apakah aku bisa memerintahnya?" tanya Ky Minho Afleey lagi.
Mama Ky Minho Afleey mencubit pelan pipi gembil Ky Minho Afleey. "Tentu saja, karena dia sudah di konfigurasi (Atur) pertama kali untuk mematuhi permintaan perintah suara putra tesayangku."
Ky Minho Afleey tersenyum sepertinya ini dapat menyelamatkan Yoshi Too Afleey dan Reyzan Afleey.
Ky Minho Afleey dapat menyimpulkan. Mr.Naga tidak mengetahui microfone itu dapat mematuhi perintah suara Ky Minho Afleey juga.
"SS, Apakah kau mendengarku?" ucap Ky Minho Afleey lantang.
Mr.Naga membulatkan matanya. Terlebih lagi saat SS yang bersuara seperti wanita mulai mengeluarkan suaranya.
"Mr. Afleey. Suara terdeteksi. Ya. Aku mendengarmu.
Ky Minho Afleey tersenyum penuh kemenangan melihat wajah Mr.Naga yang sudah pucat.
__ADS_1
"Apakah aku bisa mengajukan pertanyaan atau memerintakan sesuatu hal?" Tanya Ky Minho Afleey lagi.
"Ya silahkan bertanya atau mengajukan sebuah perintah."
"Buka pintu kaca dihadapanku."
Pintu ruangan kaca yang ditempati Mr.Naga terbuka. Sontak saja mata Mr. Naga terbuka lebar. Ky Minho Afleey tersenyum puas. Ia mengambil pistol dilantai.
Mr.Naga bertepuk tangannya dan dinding pun terbuka dan menampilkan kembali pria berbaju hitam.
"Cepat bunuh mereka semua!!" perinta Mr.Naga.
"Tunggu." Triak Ky Minho Afleey.
"Siapa yang pertama kali membunuh pria tua itu kalian akan aku berikan 100 juta rupiah!" ucap Ky Minho Afleey.
"Oh tidak, Aku akan memberikan masing-masing 100 juta, jika berhasil membunuh pria tua itu."
Seluruh pistol yang diarahkan ke Ky Minho Afleey berbalik arah ke Mr. Naga.
"Oh! kalian tidak bisa seperti ini! " ucap Mr.Naga kaku." Minho.. Bukankah aku ini pamanmu?"
Ky Minho Afleey menaikan sebelah tangannya mengisyaratkan agar tidak menembak Mr. Naga. ia tersenyum sinis." Paman, Hmmm."
"Kau keponakan tersayangku. bagaimana kau bisa melakukan hal seperti ini kepada pamanmu?" ucap Mr. Naga suaranya sedikit lunak.
Ky Minho Afleey tertawa keras, Ia bahkan menyeka air matanya yang entah darimana keluar dari ujung matanya. Yoshi Too Afleey sendiri bergidik ngeri melihat Ky Minho Afleey saat ini.
"Aku yang sudah membesarkanmu disaat orangtua mu sudah meninggalkan dunia ini." lanjut Mr.Naga.
"Bukankah kau yang membunuh mereka?" Ky Minho Afleey memandang meremehkan Mr. Naga.
Mr. Naga nampak gelagapan. "Bagaimana kau tahu?"
" Kau yang membunuh Ayah istriku dan kau juga yang membunuh kedua orangtuaku."
Ky Minho Afleey menarik pelatuk pistolnya mengarahkan kepada Mr.Naga. Ia menyeka lagi air mata dipipinya.
"Dan saatnya aku yang akan membunuhmu paman."
"TUNGGU!!"
DOOR
Mr. Naga memegang jatungnya yang berdegup kencang. Hampir saja ia terkena tembakan kalau saja Ky Minho Afleey tidak mengarahkan ke langit-langit.
"Kau tahu sendiri !! Kau bukan lagi pemilik Adfleey Group Ky Minho!!! Adfleey Group sudah menjadi milikku!!"
"Aku yang akan menyerahkan Adfleey Group jika kau mau membebaskanku." Ucap Mr.Naga cepat.
Ky Minho Afleey mengangkat alisnya. "Adfleey Group milikmu?" Ky Minho Afleey tertawa kencang. "Itu tidak mungkin sama sekali."
"Kau sudah menandatangani surat ini!!" ucap Mr.Naga sembari mengacungkan kertas yang ada ditangannya.
Ketawa Ky Minho Afleey semakin keras. "Kau benar-benar lebih payah dari yang aku bayangkan. Apa kau tidak bisa membedakan mana tandatangan asli dan mana tandatangan palsu?" Ucap Ky Minho Afleey meremehkan.
"Sialan."
DOOR
AAHH
"YOSHI"
__ADS_1
"TEMBAK PRIA TUA ITU SEGERA!!!"
Triak Ky Minho Afleey.
DOORR
DOORRRR
DOORRR..
Hampir saja Reyzan Afleey jatuh dilantai jika Ky Minho Afleey tidak segera menangkapnya. Jantung Ky Minho Afleey berdegup sangat keras melihat Yoshi Too Afleey tergeletak di lantai.
Ky Minho Afleey menoleh segera ke arah Mr. Naga. yang sudah tergeletak berumuran darah disana. Demi apapun Ky Minho Afleey sangat menyesal berlama-lama menembak pria itu. Sehingga pria itu berhasil menembak istrinya.
Ky Minho tidak mengetahui. Ternyata Mr.Naga juga menyimpan pistol disakunya.
"SS, TELEPONE AMBULANCE SEGERA!!"
Ky Minho Afleey meletakkan Reyzan disamping Yoshi Too Afleey. Air mata Ky Minho seketika jatuh melihat Yoshi Too Afleey tak berdaya.
"Yoshi.."
"Yoshi... bertahanlah.."
Yoshi Too Afleey yang hampir kehilangan kesadarannya. Membelai lembut pipi Ky Minho Afleey.
"Obati segera lukamu Minho."
"Yoshi" ucap Ky Minho Afleey pelan. Ia tidak tahu harus berucap apa. Ky Minho Afleey sangat takut Yoshi Too akan berakhir seperti Kendi dan Renny.
"Yoshi.. bertahan sayang...!"
"Minho.." Jeda Yoshi" Jaga si kembar baik-baik."
Minho menggelengkan kepalanya.
"Kita berdua yang akan menjaganya.. Bertahanlah."
"Yoshi..."
"Yoshi... Bertahan!!"
Yoshi Too Afleey sebisa mungkin menjaga kesadarannya. Ia menggenggam erat tangan Ky Minho Afleey. " Setidaknya..."
"Reyzan Afleey dan Reyzo Afleey, Akan merasakan kasih sayang seorang Ayah."
"Sejarah tidak akan terulang."
Dan mata Yoshi Too Afleey terpejam seketika.
"Yoshi"
"Yoshi"
"YOSHI TOO AFLEEY"
"YOSHI BANGUN!!!
"SAYANG!!
"YOSHI"
"AKU MOHON !!!
__ADS_1
"ISTRIKU BANGUN!!!