
"YOSHI!"
Mata Ky Minho Afleey terbelalak melihat lantai yang dipijak Yoshi Too Afleey terbuka dan membuat Yoshi Too Afleey terjatuh didalamnya. Baru saja Ky Minho Afleey ingin menyusulnya tapi lantai menutup seperti semula. Ky Minho Afleey segera menjongkok dan berusaha membukanya dan hanya sia-sia. Ky Minho Afleey mengacak rambutnya terlihat frustasi. Ia rasanya ingin sekali bunuh diri ditempat ini.
"A2!! Kamu dimana? Over."
"R1!"
"K1!!"
Ky Minho mengacak rambutnya. Telkie welki ini tidak berfungsi di sini ia tidak bisa menghubungi ank buahnya dan dihubungi.
"Mr. Afleey!"
Ky Minho Afleey memandang ke seluruh arah mendengarkan namanya di sebutkan. Ky Minho Afleey yakin itu suara pamannya.
"Skakmat."
"Kau tidak bisa lolos keponakanku."
"Dimana istriku?" Seru Ky minho Afleey tajam. Ia merasa seperti bicara dengan dinding saja.
"Oh, tenang baby. Istrimu disini bersama anakmu." Mr. Naga terkekeh.
"Jika kau ingin sekali bertemu dengan mereka, segeralah masuk ke dalam Lift dibelakangmu."
Ky Minho Afleey melihat dinding kaca terbelah menjadi dua dan nampaklah lift. Tanpa pikir panjang Ky Minho Afleey segera memasuki Lift tersebut.
Ky Minho Afleey dapat merasakan Lift turun kebawah. Perasaan Ky Minho Afleey sangat kacau ia khawatir istri dan anaknya.
Penantian Ky Minho Afleey tidak sia-sia. Lift terbuka Ky Minho Afleey segera keluar dari dalam sana. Ky Minho Afleey sedikit kagum dengan tempatnya saat ini. Ia tak menyangka pamannya mempunyai tempat selerti ini.
Sebuah lorong yang memanjang, dengan dinding kaca dan setiap langkah Ky Minho Afleey lewati berubah warna.
Ia yakin ini bukan sembarang tempat dan memerlukan banyak dana untuk membuatnya. Lalu kenapa paman masih mengincar perusahaan.
Ky Minho Afleey berjalan menyusuri lorong hingga sampailah dia di depan pintu kaca. Dengan sistem keamanan yang Ky Minho Afleey tahu sangat ketat.
__ADS_1
Ky Minho Afleey membelalakan matanya terkejut melihat Yoshi Too Afleey diikat kaki dan tangannya di sebuah kursi dan disebuah kursi lainya Reyzan Afleey berbaring dengan tenang. Didalam ruangan Yoshi Too Afleey dan Reyzan Afleey. Terdapat lagi Ruangan kaca. Disana lah tempat Mr Naga terduduk santai. Ky Minho Afleey dapat melihat bibir Mr. Naga berucap. "Buka" dan pintu dihadapan Ky Minho Afleey terbuka lebar.
Ky Minho Afleey berlari membuka ikatan Yoshi Too Afleey dan memeluk tubuhnya erat.
"Sebuah Film yang sangat mengharukan."
Serentak Ky Minho Afleey dan Yoshi Too Afleey menoleh ke sumber suara Mr.Naga sudah berdiri tepuk tangan.
"Hai, Apa kabar keponakanku? Kau tidak ingin memeluk paman kesayanganmu ini.
Ky Minho Afleey menggeram. Ia sebisa mungkin menahan amarahnya yang ingin meledak saat ini juga.
Cklik
pintu yang iya masuki terkunci lagi.
"Aku sudah mengatakan kali ini kau tidak bisa lolos sayang!!!"
Ky Minho Afleey mengempaskan napasnya dengan kasar. Ia mengeluarkan pistol yang selama ini berada di sakunya
Mr. Naga tertawa keras." Ini anti peluru, Oh tidak ini anti BOM!!!"
DOR..
Pistol yang berada di tangan Ky Minho Afleey terlepas dan segera memeluk Yoshi Too Afleet yang sudah menggendong Reyzan Afleey. Mr.Naga hanya menggertak saja anak buahnya menembak langit-langit ruangan.
"Tembak bayi itu." Perintah Mr. Naga singkat.
"TIDAK!" sahut Yoshi Too Afleey dan Ky Minho Afleey bersamaan.
Mr. Naga memberikan kode kepada anak buahnya. Untuk tidak jadi menembak Reyzan Afleey. Ia tersenyum licik
"Tembak saja keponakanmu ini," ucap Ky Minho Afleey. "Tapi tolong jangan sakiti istri dan anakku. biarkan dia bebas." Ky Minho Afleey sangat takut kalau istri dan anaknya terluka.
"Tidak!! Kau bisa membunuhku seperti kau membunuh ayah ku." Mata Ky Minho Afleey membelalak.
"Jadi yang membunuh ayah Yoshi adalah pamanku sendiri!!"
__ADS_1
Yoshi Too Afleey menarik napas. "Tapi selamatkan bayi dan suamiku... Aku mohon."
"Nggak Yoshi!" ucap Ky Minho Afleey keras.
Mr. Naga mendecak senang. "Kalau begitu memohonlah."
"Aku mohon... Jangan sakiti Minho dan Reyzan.. Aku mohon."
"Please..
"BERSUJUDLAH."
Mata Ky Minho Afleey membulat mendengar ucapan Mr.Naga. Mata Ky Minho Afleey makin melebar melihat Yoshi Too Afleey ingin bersujud.
"Yoshi!"
Yoshi Too Afleey menghempaskan tangan Ky Minho Afleey dari pundak Yoshi Too Afleey. Ia segera bersujud sesuai perinta Mr.Naga.
"Aku mohon." Yoshi Too Afleey terisak.
"Jangan sakiti mereka... bunuh saja aku.."
Yoshi Too Afleey takut orang yang disayanginya kembali tewas demi dirinya.
"Aku.. mohon.."
"Bangun.. " Yoshi Too Afleey segera bangun mengikuti perintahnya.
"Kau sudah melihat pengorbanan istrimu kan? Rupanya dia sangat menyayangimu dan anakmu. Jadi kau ku bebaskan tapi nyawa istrimu melayang.
"Tidak!!!" Seru Ky Minho Afleey. "Jangan sama sekali kau turuti permintaannya."
"BUNUH SAJA AKU!!" Triak Ky Minho Afleey Kalut.
"Aku tidak menginginkan nyawamu Minho." ucap Mr. Naga sinis.
"Kau tahu kan. Aku menginginkan perusahaan mu Adfleey Group.
__ADS_1
"Baiklah Adfleey Group akan aku serahkan untukmu."