Kita Itu Apasih?

Kita Itu Apasih?
Eps 4- Aneh


__ADS_3

Jujur hari itu adalah hal menegangkan buat aku, pertama kali di ajak makan bareng, dan juga mau ngomong sesuatu bersama wanita. Aku langsung keringat dingin ga karuan,


“Kenapa? Gugup? Baru pertama kali makan sama wanita?” kata Mila secara terang terangan.


“Ah… En…gak kok… kalau makan sama wanita kan pernah sama mama”


“Pfftt, maksudku sama orang lain. Aku juga baru pertama kali berbicara sama lelaki” Jawab Mila, dengan logat yang berbeda.


“ohh.. oh iya tadi mau ngomong apa Mil?” dengan detak jantung yang terus berdetak aku berusaha untuk santai.


“ohh itu, nanti mau masuk mana? SMA atau SMK?”


YAKKKK, saya kira apaan! Dasar Mila! Udah jantung mau lepas, ehhh malah gituan pertanyaannya, lagi pula kenapa pikiran ku kesana ya? Kan aku ga boleh yang namanya berhubungan.


“Ohh itu, ya SMA lah, kan aku mau fokus ke kuliah, kenapa?” jawab ku,


“Ngga si, cuma nanya aja”


“Kenapa, takut kehilangan yaa?” sahut ku sambil bercanda.


Maksudku mengatakan hal seperti itu hanyalah bercanda sama Mila, tapi kok mukanya merah ya? AHH PERASAAN GW DOANG KALI. Dan selang beberapa detik aku sangat kaget apa yang telah dikatakan oleh Mila, karena dia bilang,


“Kalau iya kenapa?”


“……” aku hanya terdiam, dan kaget mendengarnya.


“pfftt HAHAHAHAHA YAKALI, NGGA LAHHH KUTU NAGA!! HAHAHA EKSPRESI MU ITULOH!” Mila tertawa terbahak bahak hingga dia tidak sadar bahwa dia sampai menjadi sorotan pandangan orang lain.


Karena aku tidak mau kalah sama Mila, maka aku balas dengan gaya yang cukup “cool”.


“Ohh, yahh baru juga mau nembak elu” jawab ku sambil mempersiapkan pembalasan.


“HAH gimana? Gimana?” Tanya Mila dengan muka yang cukup serius.


“BWAHAHAHAHAHA, SATU SAMA!! HAHAHAHA” Dengan mulut yang terbuka lebar, aku limpahkan pembalasan yang tak sia sia ini.

__ADS_1


“Udah ah, kita malah jadi sorotan orang lain nih” sahut Mila, sambil berbisik bisik.


Setelah makan akhirnya kami memutuskan untuk pulang kerumah masing masing, dan juga untuk mengerjakan “deadline” tugas yang disetor besok tentunya. Untung aku anak paling rajin, jadi ku kerjakan sampai tengah malam, pasti sudah menjadi mata panda nih. Pagi hari pun tiba, hari itu aku sedikit terlambat untuk bangun dari tempat hibernasi ku (masih tidur) alhasil aku sedikit terlambat untuk masuk ke sekolah. Tapi untung nya guru yang mengajar pada jam pelajaran pertama terlambat juga datangnya, jadinya ini keberuntungan banget.


“Ya ampun, ngapain aja dirumah?” tanya Ago, sambil menggelengkan kepalanya.


“hehehe, biasa lah, kasurnya gamau lepas sama aku” jawab ku dengan cengengesan.


Selang beberapa menit kemudian, guru pun tiba untuk mengajar, tapi hari itu guru ku terlihat cukup letih dan lesu, seisi kelas juga sempat bingung saat melihatnya. Akhirnya kuputuskan untuk mencari jawabannya bersama Ago. Akhirnya jam istirahat pun tiba, aku bergegas Bersama Ago dan bertanya kepada guru tersebut.


“Permisi pak, maaf kalau saya lancang, bapak kenapa yak kok kelihatannya, lemes banget pak? Ada apa ya?” tanya ku, dengan penuh kekawatiran yang melanda.


“tidak apa nak” lagi lagi bapak guru tersebut menjawab dengan lemas.


Guru tersebut lalu berjalan sangat pelan saat hendak menghampiri ruang guru. Firasat ku sudah mulai tidak enak, melihatnya. Pasalnya dia adalah guru favoritku, dan dia juga cukup kenal denganku dan Ago, jadi sebagai gantinya kami mau menghibur dia. Buntu sudah pikiran kita, kita tidak tau apa yang harus kita lakukan untuk menghiburnya. Seketika aku memanggil pasukan ku, dan akhirnya kami sepakat untuk…. Menanyakan guru lain. He he he. Aku memutuskan untuk bertanya kepada guru guru yang cukup dekat dengan ku, dan hingga padaakhirnya guru tersebut berkata.


“Tunggu nak ini tanggal berapa ya nak?” tanya guru Bahasa Inggris ku.


“ini tanggal Sembilan juni buk” jawab Mila


“Ada apa buk? Apa ada yang salah dengan tanggal ini?” Bima bertanya dengan penuh khawatir.


“Ini adalah hari ulang tahunnya Pak Sopa nak”


Yapp, kita bahkan hanya bisa mengatakan “O” pada waktu itu, tetapi kita tidak hanya diam saja, kita bergegas membeli beberapa roti di kantin sekolah, dan membawa kompor, ehh maksudnya membawa korek api sebagai gantinya lilin. Lalu kita sudah siap memberikan kejutan dan….


“~Happy birthday, Happy birthday, Happy Birthday tooooo you~” suara merdu membahana dari Mila, yang membuat pak Guru tercengang.


“SELAMAT ULANG TAHUN PAK SOPA” kata kita dan guru guru yang ada di ruangan tersebut.


“Astagaa, trima kasihh banyaaaaak, saya tak bisa berkata apa apa, terima kasih yaaa” jawab Pak Sopa yang sangat terharu.


“Yasudah kali ini, pak Sopa jangan sedih lagi yaa, kan kita sudah kasih surprise nihh” jawab salah satu guru yang ada diruangan tersebut.


“loh? Siapa yang sedih?” tanya Pak Sopa dengan heran.

__ADS_1


“Iya tadi bapak terlihat lesu saat datang ke kelas, bahkan saat proses belajar mengajar pun bapak terlihat murung” kata ku pada hari itu.


“Ohhh, hal itu bukan karena saya tidak diberi ucapan ulang tahun”


“Jadi? Masalah apa Pak?” Ago berkata sambil menaikan alisnya seolah olah dia bingung akan perkataan pak Sopa.


“Jadi begini, tadi sebelum saya memasuki kelas kalian, sol sepatu saya terlepas. Akibat dari hal itu saya malah tidak sengaja menginjak kotoran yang mengenai kaos kaki saya. Jadi saya malu, kalau kalian semua mencium bau aneh didekat saya. He he maaf yaa semuanya, jadi khawatir deh” jawab Pak Sapo.


Kita semua kaget dan tertawa mendengar kata pak Sapo pada hari itu, candaan itu terlepas begitu saja hingga membuat guru guru disana pun menggelengkan kepalanya. Karena kita telah cukup lama di dalam ruangan guru, alhasil kita terlambat untuk memasuki ruangan kelas. Sebelum kita keluar dari ruangan itu, guru musik segera mengatakan sesuatu pada Mila.


“Ehh, nak Mila nanti temui saya ya di ruangan ini” Kata salah satu guru musik yang ada disitu.


“Ada apa ya pak?” Mila sangat bingung kenapa dirinya dipanggil.


“Yasudah ikuti saja” kata guru tersebut.


Kita langsung bergegas ke ruangan kelas, tetapi kerja keras tersebut tidak membuahkan hasil, kita terpaksa untuk berdiri di depan ruangan kelas, sambil menari dan bernyanyi seolah kita sebagai anak anak TK yang salah masuk sekolah.


Jam akhir pun tiba, Mila mengajak “teman kelompok” untuk menemaninya pada saat itu, tetapi hanya aku dan Ago yang bisa. Bima dan Siska sibuk pada hari itu, mungkin ada halangan yang harus mereka selesaikan. Sesampai nya diruangan guru, Mila masuk dan mulai bercakap cakap sesuatu yang cukup serius. Selesainya bercakap, Mila keluar dan membawa sebuah brosur dari guru musik tersebut.


“Wil Ndhra….” Kata Mila dengan berdiam beberapa detik setelah itu.


“Kenapa Mil?” Itulah yang kukatakan hari itu.


“AKU IKUT KONTES NYANYIIII!!!!!” Seru diri Mila, dengan melompat lompat seolah olah dia senang mendapatkannya.


“Wahhhh, selamat yaaaaa Mil” ucapan selamat yang di berikan oleh Ago pada saat itu.


Mila langsung bergegas pulang karena sangat senang pada hari itu. Ago dan aku pun juga bergegas pulang, bukan karena ajakan dari Mila, tetapi karena aku dan Ago ingin bermain GAME ONLINE. Sesampainya di rumah, aku juga merasa bahagia, karena aku mendapat kabar bahwa ibuku dapat pulang setelah beberapa minggu dirawat inap di rumah sakit.  Aku bergegas menyiapkan makanan untuk menyambut kedatangan ibuku, tetapi kabar yang kudapat tidak kulihat dengan jelas. Ibuku datang pada malam hari, karena ada beberapa hal lagi yang perlu diselesaikan, jadi…. Makanan ini kuhabiskan sendiri. He he he he. Malam hari pun tiba, ibuku datang dengan penuh senyuman, aku Bahagia karena sekarang rumah ini telah terisi kebahagian lagi oleh ibuku. Aku menyiapkan makanannya dan makan malam bersama, beberapa jam kemudian aku memustuskan untuk hibernasi dikamar, sambil “ngobrol online” bersama teman kelompok.


Satu per satu aku hubungi teman temanku, tetapi tidak ada satu pun yang membalas. Mulai dari Ago, Siska, dan Bima. Sudah ku telfon mereka tetapi tidak diangkat. Jadi kuputuskan untuk menelfon Mila. Aku sangat kaget mendengar suaranya, karena dia…


“Mil, kenapa nih?”


“Ndhra….. Gua udah ga dianggep lagi Ndhra” tangisannya yang tersedu sedu.

__ADS_1


“Maksudnya???!!”


__ADS_2