Ku Sebut Nama-Mu

Ku Sebut Nama-Mu
Pernikahan. ...


__ADS_3

Kini Bizar duduk di hadapan Ayah Alex. Siap untuk melakukan ijab Qobul. Dia sudah yahkin dengan apa yang akan dia lakukan. Walau hatinya terluka dengan apa yang baru dia alami tapi Bizar sudah yahkin dengan yang dia lakukan. Para tamu tidak tahu menahu tentang pengantin wanita yang di tukar tetap konsen dengan acara yang berlangsung sangat hikmah. Hanya keluarga saja yang tahu jika pengantin wanita sudah kabur dan di ganti dengan gadis lain. Gadis yang lebih baik dan lebih istimewa karena nasabnya.


Mereka yang tenang dan konsen dengan acara pernikahan .Rasa bahagia juga mereka haturkan. Tapi saat ijab nama pengantin wanita yang di sebut bukan Hasna tidak urung membuat mereka bertanya tanya dan kaget. Pertanyaan muncul mengenai siapa Insani Maulidina Yasmin Alexandria ini. Sosok yang belum mereka ketahui seperti apa orangnya dan seperti apa wajahnya tapi namanya di sebut sebagai pengantin Aldin Abizar Abidillah Yaqin. Para santri yang tahu tentang Hasna tentu bertanya tanya. Tapi apa sebab pengantin di ganti tidak ada yang tahu. Rasa penasaran kini memenuhi.


Di ruang tamu dhalem Kyai Yaqin.Kini Sani duduk di hadapan sang bunda dengan air mata yang berderai. Para kerabat wanita semua juga ada di sana. Rasa haru bahagia dan tidak percaya menyelimuti dirinya. Sani tidak menyangka sama sekali kini dirinya sudah menjadi seorang istri. Istri dari seorang pria yang sudah membuat nya merasakan cinta. Seorang pria yang namanya selalu di sebut dalam setiap untaian doa malamnya. Tidak ada yang tahu sejak kapan perasan itu ada. Tapi Sani memang mengharapkan Bizar sebagai suaminya. Baru saja di masjid pesantren terdengar kata syah. Bizar baru selesai mengucap Janji yang mengguncang Langit. Janji untuk menjadi pembimbing Sani hingga ke jannah-Nya. Airmata itu kini mencerminkan segalanya.


"Bunda Kanapa?"


"Kini putriku sudah bukan milikku lagi.... ada seseorang yang lebih nerhak atas dirimu... untuk menjadi seseorang yang pantas sebagai pelindung sekaligus sandaranmu Yas...//"


"Kenapa bunda bicara begitu?"

__ADS_1


"Kamu sudah memutuskan untuk menikah .... sudah dewasa. .. sudah punya seseorang untuk pulang .... tidak boleh kekanak kanakan lagi"


"Bunda aku tetap putrimu kan"


"Kau tetap putri kecil Bunda yang penuh semangat"


"Bunda. ..."


Bunda Zora bahagia hanya perasan seorang ibu yang selalu merasa khawatir dan tidak bisa melepas anak begitu saja.


Setelah akan pengantin pria di apit 2 kakak ipar dan yang lain menuju ndlem. Untuk menemui pengantin wanita dan menandatangani surat surat.

__ADS_1


Abizar tidak tersenyum sama sekali. Dia malah merasa bersalah . Merasa menzholimi Sani dengan pernikahan ini. Pernikahan yang sedari awal hanya di lakukan karena nama baik keluarga.


Para tetua bahagia dengan pernikahan ini. tapi tidak untuk pengantin berdua. Bizar merasa terbebani sedang Sani harap harap cemas dengan penerimaan Bizar terhadapnya. Karena Sani tahu niat dari pernikahan ini demi menjaga nama baik keluarga.


Sani sudah berdiri cantik dengan gaun putih dengan potongan islami. Selembar cadar menutupi wajahnya yang cantik hingga membuat semua merasa penasaran. Begitu juga Bizar saat melihat sang istri yang berdiri cantik di hadapannya.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2