Ku Sebut Nama-Mu

Ku Sebut Nama-Mu
Pembatalan Pernikahan.


__ADS_3

Seorang Gadis sedang tersedu menangis untuk kesekian kalinya di dalam kamar yang di kunci dari luar. Besok dia akan menikah menikah karena di jodohkan oleh sang Kyai. Tapi tidak ada kebahagiaan di wajahnya hanya ada rasa sesak dan sakit yang menghujani dada. Sedari kemarin dia mengunci diri di kamar dan menumpahkan air mata untuk kesekian kalinya . Dia tidak ingin menikah karena sudah ada pria lain di hatinya. 2 tahun sudah masa perkenalan mereka tapi tidak bisa membuat Husna mencintai calon suaminya Iya gadis itu adalah Husna calon istri Bizar. Sebelum Taaruf dengan Bizar Husna sudah cinta pada seorang senior di pesantren. Tapi sang Gus yang tertarik padanya meminta sang kakek untuk menghitbah Husna sebelum dua je Irak untuk kuliah. Orang tua Husna yang senang dengan suka cita menerima tanpa tahu sang putri sudah punya pria pilihan sendiri. Setelah 2 tahun Bizar kembali dan acara pernikahan akan di gelar. Tapi di saat terakhir Husna baru bicara pada sang Ayah mengenai isi hatinya.


Kini hanya ada Penyesalan. Tapi Husna tetap tidak bisa meneruskan pernikahan karena hati dan jiwanya tidak ada pada tempatnya.


Sedang di luar rumah Seorang pria paruh baya sedang duduk degan penuh kemarahan. Dia marah dengan apa yang di sampaikan oleh sang putri barusan. Dia bingung harus berbuat apa. Di lain sisi dia malu dengan apa yang di utara sang putri. Sedang di sisi lain dia tidak bisa membiarkan sang putri menderita batik karena menikah dengan orang yang tidak dia cinta sedikitpun. Sedari tadi sang istri juga menangis melihat kondisi sang putri yang mengenaskan. Kemarahan sudah di tumpahkan pada sang putri.


''Bagaimana pak?"


"Bapak bingung bu... Kalau demi menutupi malu dan memaksa Husna tetap menikah ... kuta sudah Dholim ... tapi bapak juga tidak enak sama Gus dan Kyai besar"


"Tetangga juga akan menghujat kita"

__ADS_1


"Lalu.. Bagaimana pak?"


"Bapak akan ke Jepara malam ini. .. ibu bawa Husna pergi ke luar kota,"


"Kemana?"


"Jakarta. .. bawa Dia ke jakarta. . bapak tidak enak kalau harus bicara lewat telepon"


"Lalu para tetangga"


"Bsik pak... ibu akan minta Husna utuk Siap - siap"

__ADS_1


Hemm..."


Mereka sudah memutuskan untuk melakukan pembatalan dan sementara sang putri satu-satu nya itu akan di ungsikan di Jakarta tempat asal Pak Bakri dan Bu Juleha. Meraka bukan asli warga Kendal. Mereka merantau di kota itu jadi tidak banyak punya kerabat di Jawa.


Malam itu juga Bu Juleha degan Husna berangkat ke Jakarta dengan Bus malam. Sedang Pak Bakri berangkat ke Jepara dengan motor di temani seorang tetangga.


Selama Perjalanan Husna masih pucat tapi sedikit merasa tenang karena sang ayah mau mendukung pilihannya. Walau harus menanggung malu dan rasa bersalah karena sudah menyakiti Bizar yang baik dan sangat tulus mencintainya Tapi Husna tidak bisa membalas rasa cinta itu degan baik. Semua karena sudah ada yang lebih dulu mencuri hatinya. Walau rasa bersalah kini menyelimuti tapi rasa cinta tidak bisa di paksaan mau bagaimanapun. Kini rasa bersalah semakin menyakitkan yang Husna berikan untuk ke dua orang tuanya. Utung sang ayah mau menerima degan keputusan sang putri .


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2