Kulepas Dengan Ikhlas

Kulepas Dengan Ikhlas
EPISODE 11 ~ Bulan Madu Part 2


__ADS_3

Ed terdiam sejenak, ia sedang memikirkan kata kata apa yang harus ia keluarkan agar tak menyakiti istrinya.


"Sayang, soal itu aku minta maaf, dia mantan ku tapi itu sudah lama sayang. Aku sudah tidak ada rasa lagi dengan nya. Aku hanya mencintai kamu. Percayalah."


"Lalu kenapa dia memelukmu dan kamu diam saja!" teriak Kyla.


Dia memang sumber masalah, ahh sial kenapa juga harus bertemu dengan nya di saat aku bahagia. Ed.


"Sayang, mungkin kamu hanya melihat di situ saja, aku langsung melepaskan dia, aku juga tidak pernah menyangka aku bertemu dengan ny..." ucap Ed terpotong karna Kyla sudah berbicara duluan.


"Jadi ini arti dari pertanyaan mu di pesawat, dan jadi ini perasaan bimbang mu ketika tau tempat apa yang akan kita kunjungi!"


Ah rasanya Kyla baru merasakan lagi kebahagiaan, kenapa harus tersakiti seperti ini.


"Sayang sayang, aku bisa jelaskan." ucap Ed sambil memegang tangan Kyla.


"Silahkan." jawab Kyla dingin.


"Aku bimbang karna aku takut kamu bertemu dengan nya dan terjadi kejadian seperti ini dan aku tidak mau kau terluka karna ku. Aku berbicara seperti itu karna aku takut kamu tidak percaya dengan ku dan dia berbicara yang aneh aneh untuk memanasimu. Aku tau sifat dia jadi aku hanya takut kamu tersakiti oleh ku." jelas nya panjang lebar.


Hati Kyla sedikit lega, tidak tahu kenapa rasanya ia sudah takut kehilangan pria yang di cintainya untuk kedua kalinya.


Kyla hanya diam, ia seperti kehabisan energi, ia baru saja sampai di tempat tujuan, istirahat pun hanya sebentar dan dia sudah harus merasakan sakit yang berada di hatinya.


"Maafkan aku Maafkan ku..." lirih Ed dan langsung memeluk Kyla.


Kyla tidak menolak, ia hanya takut kehilangan Ed karna itulah ia sangat emosi saat tau bahwa suami nya di peluk oleh wanita lain.


"Sayang tolong maafkan aku..." lagi lagi Ed meminta maaf dengan wajah yang menyedihkan yang membuat Kyla merasa keterlaluan sudah membentak suami nya.


"Maafkan aku telah membentak mu." ucap Kyla pelan.


"Aku tidak peduli kau mau membentakku atau apa, aku hanya minta tolong, jangan diam kan aku, aku sangat tersiksa jika kau mendiamkan ku." lirih Ed lagi, rasa nya ia sudah menjadi suami yang gagal.


"Iya iya sudah, aku sangat lelah." ucap Kyla yang berusaha melepaskan diri dari Ed.


"Ya sudah, kau istirahat duluan, nanti aku akan menyusulmu setelah mandi." Cup. Ed mengecup bibir Kyla sekilas.

__ADS_1


Kyla hanya diam, ia sangat terlena atas perlakuan manis Ed.


"Bersihkan badan mu dengan bersih, buang baju itu, aku tidak mau Parfum wanita itu ada di badan mu." teriak Kyla saat Ed sudah masuk kedalam kamar mandi.


Ed yang mendengar itu langsung tersenyum bahagia, ternyata istrinya sangat cemburuan dan itu sangat membuat Ed merasa kalau ia memang di cintai oleh wanita yang di cintainya.


Kyla sudah merasa lelah dari semenjak ia sampai, tak lama ia kembali terlelap dalam mimpinya sampai sampai tidak merasa kalau ia sedang di beri ribuan ciuman oleh suami nya. Ed hanya tergelak melihat nya, Kyla sama sekali tidak bangun ia hanya sesekali menggeliat saja.


Ed pun yang merasa lelah pun tidur di samping istrinya sambil memeluk Kyla dari samping, menghirup aroma tubuh istrinya membuat ia langsung terlelap dalam mimpinya.


*****


Di kamar no 137 di hottel yang sama dengan Ed, seorang gadis sedang melamun seperti menyesal dengan apa yang telah ia perbuat di masa lalu. Ia telah melijat semua perubahan Ed. Sikap, penampilan, maupun dari cara bicara Ed sudah berubah drastis. Penampilan Ed sangat sempurna dari pada sebelum nya, sikap yang biasa nya manis menjadi acub saat ia meninggalkan Ed tanpa ada alasan yang pasti.


"Ah sial, kenapa dia benar benar berbeda sekarang." pekik Della.


Fredella kenapa kau begitu bodoh, kenapa kau meninggalkan laki laki sebaik dan setampan Ed. teriak Della dalam hatinya.


Dia baru merasakan sakit hati karna wanita yang bernama Kyla Varischa sudah merebut Ed dari nya.


Apa merebut, bukan kah dia yang akan jadi perebut.


Aku harus mendapatkan Ed kembali bagaimana pun cara nya, dia hanya milikku!. ucapnya dalam hati seperti sumpah serapah.


Della mengepalkan tangan nya keras seperti ingin menghabisi seseorang dengan tangan nya sendiri tanpa bantuan siapapun.


*****


Keesokan harinya...


Kyla bangun dari tidur nya karna sudah merasa ada panas matahari yang menyentuh tubuh nya, saat ia akan bangkit, Kyla merasakan tangan Ed yang memeluknya erat.


"Papih bangun, ini sudah siang," ucap Kyla sambil membalikkan badan nya menghadap Ed.


Ed hanya menggeliat kecil lalu ia menelusupkan wajah nya ke dalam dada Kyla. Ia masih ingin merasakan hangat nya dekapan sang istri. Walaupun matahari sudah menerangi bumi tetap saja udara di sana sangatlah dingin yang membuat Ed enggan untuk melepas istrinya.


"Sayang sebentar lagi aku masih nyaman." ucap Ed pelan sambil mempererat pelukan nya.

__ADS_1


"Papih, ayo aku ingin keluar!" rengek Kyla.


Kyla memutuskan untuk percaya dengan ucapan Ed, dia tidak mau hubungan nya hancur gara gara wanita itu.


"Nanti saja sayang, ini sangat dingin." ucap Ed dengan suara serak nya.


"Ya sudahlah."


Kyla pun memejamkan mata nya, ia berusaha sabar menanggapi suami nya.


Ed membuka mata nya perlahan, terlihat gurat kecewa dari wajah istri nya, Ed memandangi Kyla dengan penuh cinta, Kyla membuka mata nya perlahan, ia sedikit terkejut saat melihat suami nya memandang nya dengan sbegitu romantis nya.


"Papih kenapa memandangku seperti itu."


"Kau begitu cantik sayang." Cup. Ed mengecup bibir Kyla sekilas, Ed semakin memper erat pelukan nya. Jarak di antar mereka hanya beberapa centi saja bahkan Kyla bisa merasakan hembusan nafas lembut suaminya.


Cup. Ed kembali mencium bibir istrinya dan menahan tengkuk nya agar bisa memperdalam ciuman nya. Tangan Ed sudah kemana mana, junior yang di bawah sana pun sudah menegang.


"Papih, tangan mu papih." ucap Kyla dengan malu.


"Sayang, hari ini sangat dingin aku menginginkan mu." ucapnya lirih.


"Haha Papih, bisakah nanti saja."


Ed menuntun tangan Kyla menuju junior nya, Kyla hanya diam tidak memberontak ia hanya malu dan menelusupkan wajah nya ke dada bidang suami nya.


Ed di buat melayang dengan pergerakan tangan istrinya yang semakin membuatny bergairah.


"Sayang aku menginginkan mu sekarang, apakah boleh?" tanya Kyla lembut.


"Baiklah Papih." lirih Kyla malu.


Ed yang mendapat pesetujuan dari istrinya langsung membekap bibir istrinya dengan bibir nya sendiri. Ed ******* bibir istrinya dengan lembut, tangan nya sudah berada di area favorit nya ia menciumi setiap inci tubuh istrinya dengan lembut, Kyla di buat melayang oleh perbuatan suaminya. Beberapa desahan keluar dari bibir manis Kyla itu semakin membuat Ed bergairah.


"Sayang aku mencintaimu." ucap Ed sebelum menuntun juniornya ke dalam sangkar.


Setelah beberapa menit, mereka mencapai puncak nya bersamaan.

__ADS_1


Kyla...


__ADS_2