
Saat penerbangan pun tiba, mereka sudah merasa puas berada di kota Paris dan memutuskan untuk pulang.
Mereka belajar banyak hal, tentang perdebatan suami istri, tentang menikmati indah nya dunia berdua bersama pasangan, mereka pun mengerti apa itu pertengkaran tanpa ada orang yang membantu memberskan nya.
Semua hal yang terjadi di kota Paris mereka lupakan yang sakit sakit nya, mereka hanya megingat yang indah indah nya saja. Tentang semua pertengkaran di Paris semoga saja tidak akan terjadi di indonesi, tapi bumbu pelengkap rumah tangga ya itu pertengkaran, jika tidak ada pertengkaran di dalam rumah tangga, mana bisa kita menikmati keromantisan pasangan setiap hari.
Beberapa jam kemudian, setelah menempuh perjalanan cukup lama, mereka sampai dengan selamat.
"Papih, aku sangat rindu dengan negara ini." ucap Kyla sambil menghirup udara khas indosesia.
"Ya sayang, aku juga sangat rindu."
Mereka langsung melanjutkan perjalanan nya, Ed sempat menghubungi orang tua nya agar mertua nya datang ke rumah dengan alasan ingin Video Call bersama, padahal mereka hanya ingin memberi kejutan kepada orang tua nya.
Setelah sampai di rumah nya, Ed langsung membuka pintu itu dengan lebar, dan sangat terlihat wajah terkejut para orang tua itu mendapatkan datang nya putra putri nya.
"Aaaa, kenapa kalian tidak menghubungi mamah jika akan pulang." ucap Wine sambil memeluk Ed dan Kyla secara bergantian.
"Jika meminta kalian menjemput kami, itu bukan kejutan dong." ucap Ed sambil tertawa.
Kyla pun sangat rindu dengan suasana rumah nya dan rumah ini. Kyla langsung memeluk Mamah dan Papah nya dengan penuh kerinduan, Kyla menangis terharu saat memeluk orang tua nya, laki laki dan perempuan pertama yang mencintainya lebih dari apapun dan sekarang mereka harus berpisah karna seperti itulah jalan kehidupan.
"Mah, Pah, aku merindukan kalian." ucapnya dengan lirih.
"Sayang, jangan menangis, ini sudah jalan kehidupan, jika kau dewasa kau pasti akan menikah. Jadi sekrang lebih fokus lah terhadap suami mu. Kita masih bisa berkomunikasi walaupun hanya lewat ponsel saja." ucap Santi yang juga ikut sedih.
Ed tersenyum bahagia melihat istrinya yang sangat manja ketika berhubungan dengan orang tua nya. Setelah pertemuan dang anak dan orang tua, Ed memutuskan untuk langsung beristirahat dan pulang ke Apart nya.
Setelah sampai mereka langsung menjatuhkan dirinya di tempat tidur. Setelah merasa lebih lega Kyla beranjak ke kamar mandi untuk memebersihkan dirinya, sedangkan Ed sudah terlelap dari tadi, mungkin mimpi nya sangat indah sampai sampai ia tersenyum sebegitu senang nya.
Setelah selesai, Kyla langsung memakai baju tidur nya. Sore pun tiba, senja yang sering Kyla lihat di kota Paris tak kalah indah dengan yang ada di Indonesia. Kyla memandangi sunset itu dengan senyum manis nya. Entah memikirkan kebahagiaan atau memikirkan kenagan nya bersama suami nya saat di kota Paris.
Setelah merasa puas tidur, Ed bangun dan mencari istrinya yang tadi ada di sebelah nya, tapi saat ia melihat istrinya berada di balkon kamar nya, Ed sangat ingin memeluk sang istri, tapi ia memutuskan untuk mandi terlebih dahulu. Tubuh nya sudah sangat lengket, ia bergegas untuk ke kamar mandi dan membersihkan badan nya.
Setelah selesai, Ed keluar dengan bertelanjang dada, terlihat otot otot nya yang begitu mengiurkan mata perempuan yang melihat nya. Ed langsung memeluk Kyla dari belakang, ia meletakkan kepala nya di pundak Kyla, sesekali ia menciumi pipi Kyla.
__ADS_1
"Sayang, kau sedang apa?." tanya Ed lembut.
"Papih apa kau tidak melihat ku sedang apa?." bukan nya menjawab malah balik bertanya dengan nada ketus.
Ed langsung membalikkan badan Kyla dan menangkup kedua pipi Kyla.
"Sayang, ada apa?." bingung Ed.
"Ada apa, aku tidak apa apa."
"Heii heii heii, kau kenapa? kenapa seperti ini?." Ed sangat bingung dengan semua sikap Kyla kepada nya.
"Papih aku tidak apa apa." ucap Kyla.
Kyla merasa mual, ia pun langsung berlari menuju kamar mandi sambil menutup mulut nya, sampai lah di walk ini closet Kyla langsung memuntahkan cairan bening.
Uwek Uwekk...
Ed yang melihat itu langsung berlari ke kamar mandi dengan panik.
Setelah merasa baikkan Kyla mendongakkan kepala nya. "Papih, kenapa kau sangat bau." ucap nya polos dan langsung meninggalkan Ed di dalam kamar mandi.
"Sayang, aku sudah mandi tadi." teriak Ed tidak terima. Jelas jelas ia baru saja mandi, bahkan ia belum memakai baju nya.
Kyla berjalan menuju tempat tidur dan merebahka dirinya. Dengan santai nya ia memainkan ponsel nya sambil tersenyam senyum sendiri. Ed langsung ke lemari pakaian dan mengambil baju yang senada dengan baju yang di pakai oleh istrinya.
Setelah itu ia langsung menghampiri istrinya dan ikut merebahkan dirinya di samping Kyla.
Dalam beberapa jam, mereka berdiam diri di tempat tidur. Saat sudah akan menjelang malam. Tepat nya pukul 20.00 Kyla merasakan mual lagi, ia kembali berlari ke kamar mandi dan memuntahkan cairan bening seperti tadi lagi. Ed pun panik, ia langsung mengikuti istrinya.
"Sayang, sebenar nya kau kenapa?." tanya Ed panik.
"Aku tidak tahu, aku hanya merasa mual saja. Mungkin masuk angin." jawab nya lemas.
"Apa kita kedokter saja."
__ADS_1
"Tidak usah papih, ini hanya masuk angin biasa." ucap Kyla yang menangkup kedua pipi Ed dan mencium bibir Ed pelan.
Kyla langsung berjalan, ia kembali meninggalkan Ed di kamar mandi, dan dia langsung kembali merebahkan dirinya di tempat tidur.
Ed punengikuti gerakan istrinya.
"Aaaaa, ini artis yang aku sukai." gumam gumam tidak jelas di pendengaran Ed.
Saat Ed melihat apa yang sedang di lihat oleh istrinya, Ed menaikkan sedikit alis nya.
Sejak kapan Kyla menyukai bintang K-Pop. Ed.
"Papih Papih lihat, ini tampan sekali." ucap Kyla sambil tersenyum melihat sososk bintang K-Pop korea yang imut dan tampan.
Kyla tidak sadar bahwa dirinya sedang di tatap tajam oleh suami nya, ia terus melanjutkan aktivitas nya tanpa melihat suami nya.
Setelah bosan memainkan ponsel nya, Kyla melihat ke arah suami nya yang sedang memainkan ponsel dengan serius.
Kyla langsung menyambar ponsel milik Ed, dan langsung melihat lihat apa yang suami nya lihat. Ternyata Whatsapp dari bawahan nya.
"Ada apa sayang?." tanya Ed yang melingkarkan tangan nya di leher sang istri.
Kyla membalas pelukan Ed dengan senyum manja nya.
"Papih, kenapa sibuk sekali." ucap Kyla yang mengelus pipi Ed pelan.
"Bukankah kau yang sibuk dari tadi?."
"Kapan?." menjawab tanpa merasa bersalah bahwa dirinya duluan lah yang mengacuhkan suami nya.
"Papih, kenapa kau terlihat sangat tampan?." Kyla mengelus kembali pipi Ed dengan lembut. "Ah Papih, aku jadi sangat mencintaimu." tambahnya.
"Kau juga sangat cantik sayang. Bahkan cintaku setiap hari tumbuh dan semakin besar." balas Ed dengan kecupan manis di bibir istrinya.
Kyla hanya tersenyum, ia mengeratkan pelukan nya dan mereka pun sama sama terlelap dalam mimpi malam yang sangat indah.
__ADS_1
Maaf semua readers setia KDI aku mau ngerubah semua alur cerita jadi kalau bisa kalian baca dari awal aja yah terimakasih telah mendukungku:)