
Selama ini, Menara Eiffel dikenal sebagai salah satu landmark yang menjadi ikon Kota Paris, Prancis. Rasanya, kurang afdal jika berpelesir ke Paris kalau tidak berkunjung ke Eiffel. Tak heran, kalau Eiffel jadi salah satu spot favorit wisatawan untuk berfoto ataupun menghabiskan waktu untuk menikmati indahnya Kota Paris. Menara Eiffel juga memiliki arsitektur yang terbilang unik dan megah. Menara ini diselimuti oleh 20 ribu bola lampu yang menyala saat malam hari.
Lampu-lampu tersebut akan menyala selama lima menit setiap satu jam sekali. Bahkan, kamu juga bisa menyaksikan pertunjukan cahaya Menara Eiffel yang digelar pada waktu-waktu tertentu.
Ini sekedar menambahkan pengetahuan aja ya.
Disaat malam hari menara Eiffel sangatlah indah jika terus di pandangi walaupun dari jauh. Karna ia mempunyai tinggi mencapai 300 meter dan pasti akan terlihat dari manapun juga.
Kyla dan Ed berjalan memandangi indah nya menara tersebut, ia berjalan menelusuri taman dan banyak juga wisatawan yang mengunjungi menara itu.
"Papih dulu aku pernah kesini di saat aku masih kecil. Tapi aku hanya sekali saja kesini karna Mamah dan Papah selalu sibuk dengan pekerjaan nya."
"Berarti ini kedua kali nya?" tanya Ed antusias.
"Iya ini kedua kali nya, makanya aku sangat senang saat tau kita berada di kota ini." ucap nya semangat.
"Tapi sayang nya, Papih tidak terlalu menyukai jika kita ke kota ini hanya karna mantan." ucap Kyla dengan sendu.
"Sayang jangan bahas tentang dia, aku tidak mau kau terlalu memikirkan nya." ucap Ed sambil membelai rambut sang istri.
"Papih aku mencintaimu." Cup. Kyla mencium pipi Ed sekilas.
"Aku juga mencintaimu sayang." ucap Ed sambil mencium punggung tangan sang istri.
"Papih aku sudah bahagia bersama mu, tolong jangan tinggalkan aku." ucap nya dengan lirih.
Ed berjalan menggandeng tangan Kyla dengan mesra, ia mendudukan Kyla di salah satu bangku taman dan Ed pun berjongkok sambil menggenggam tangan Kyla dan menatapnya lekat.
"Sayang aku janji, aku tidak akan pernah meninggalkan mu, aku juga sangat mencintaimu, aku tidak mungkin meninggalkan mu sendirian. Sayang tatap mata aku, aku sudah sangat mencintai kamu, jadi stop berfikir buruk tentangku oke." Ed memandang Kyla dengan penuh cinta, begitupun Kyla ia sudah sangat nyaman dan bahagia saat bersama suami nya ya walaupun memang ia sesekali memikirkan Delvin tapi ia sekarang benar benar tidak mau memikirkan nya, ia hanya memikirkan masa depan dan terus mencintai suami nya.
Mungkin ini bisa di bilang aneh, baru saja beberapa hari menikah sudah saling mencintai. Apalagi Kyla, dia baru saja kehilangan orang yang di cintainya, tapi nyata nya Kyla sangat mudah untuk berpaling dengan mantan nya.
Sebenar nya ada beberapa yang harus di jelas kan.
Pertama, Ed selalu ada di samping Kyla dan selalu menjaganya dan selalu menghiburnya di saat ia merasakan kesedihan.
Kedua, Ed adalah tipe orang yang humoris dan jujur. Ia selalu melakukan apapun yang membuat istrinya bahagia dan ia pun sangat jujur jika istrinya bertanya tentang apapun. Kyla pun tidak pernah melihat kebohongan dari mata Ed, ia hanya melihat kejujuran dan cinta untuk dirinya.
Ketiga, Orang tua mereka saling merestui, dan Kyla pun berpikur untuk apa ia mengingat masa lalu, untuk apa ia menangisi masa lalu jika masa depan nya adalah suami nya, berarti dia harus mencintai suami nya juga dong agar bisa bahagia lebih dari sebelum nya.
__ADS_1
Ya begitulah yang ada di fikiran Kyla, dia sebenar nya belum sepenuh nya mencintai Ed. Dan dia juga belum bisa melupakan bayangan Delvin tapi ia selalu berusaha untuk mencintai Ed dan menghapus semua bayang bayang Delvin.
Kembali ke Ed dan Kyla.
"Terimakasih Papih." lirih Kyla pelan.
"Sayang ayo kita pulang sekarang, ini sudah malam."
"Baiklah Papih."
Mereka langsung bergegas untuk pulang karna tak terasa waktu sudah malam.
Saat di perjalanan pulang tidak ada yang berbicara sama sekali, hanya terdengar suara mesin mobil yang sedang melaju.
"Papih!" ucap Kyla memecah keheningan.
"Iya sayang." ucap Ed yang langsung menengok ke arah Kyla.
"Bolehkah aku minta sesuatu?" tanya Kyla.
"Kau mau minta apa? jika aku bisa aku akan melakukan semua nya untukmu." ucap Ed sambil memainkan jemari istrinya lembut.
"Nanti saja kalau sudah sampai."
"Ya sudah."
"Haii Ed," ucapnya sambil melambaikan tangan.
Ed hanya diam, ia menggenggam tangan sang istri, dia sangat takut jika Kyla terhasut oleh semua perkataan Della.
"Oh ini istrimu?" tanya Della sembari menunjuk Kyla dengan telunjuknya.
"Iya" jawab Ed singkat.
"Permisi kita harus masuk" ucap Ed lagi sambil menarik tangan Kyla.
"Tunggu! aku hanya ingin berkenalan dengan istrimu apakah salah."
"Ya sangat salah, istri saya butuh istirahat sekarang jadi jangan pernah mengganggu kami!" ucap Ed dengan dingin.
"Papih biarkan saja dulu." ucap Kyla pelan.
"Haii, aku Kyla" ucapnya lagi sambil tersenyum manis.
__ADS_1
Sial dia cantik sekali. pekik Della dalam hati.
"Haii, aku Della"
"Oh jadi kamu yang bernama Della." ucap Kyla dengan sedikit sinis.
"Iya," jawab nya singkat. Della sudah merasa tidak enak hati, ia berniat pergi tapi di tahan oleh Kyla.
"Mau kemana bukan kah kamu ingin berkenalan dengan ku?" tanya Kyla dengan seringai jahat nya.
"A,aku ingin istirahat." ucapnya gugup.
"Sebentar, jadi kau Della yang sering Ed ceritakan?." tanya nya lagi.
"Iya aku Della kekasih Ed dulu," seperti ada angin segar yang membuat kepercayaan Della naik lagi saat mendengar kata Ed sering menceritakan nya.
"Dulu ya?" ucap Kyla dengan seringai jahat nya.
Della hanya diam, dia sedang mencari kata yang mungkin bisa menyakiti hati Kyla.
"Memang apa yang Ed ceritakan padamu?" tanya Della dengan angkuh nya.
"Ohh, Ed bercerita, kau adalah mantan nya, mantan yang pernah sangat di cintai oleh Ed. Tapi semua cinta dan kasih sayang yang di berikan Ed di balas dengan penghianatan. Dan satu lagi, kau itu sangat baik tapi dulu, sekarang kau baik hanya di lihat dari luar saja. Dari dalam kau busuk!" ucap Kyla dengan lantang yang membuat Ed tersenyum setelah mendengar ucapan Kyla.
Seperti tamparan keras yang menenai pipi Della saat mendengar semua perkataan Kyla. Kemudian ia pergi meninggalkan Ed dan Kyla tanpa permisi ataupun menoleh sedikit pun.
Sedangkan Ed hanya terkekeh geli melihat tingkah istrinya saat Della sudah pergi.
"Papih! kenapa menertawakan ku!"
"Haha, sayang kau sangat lucu, Kau adalah mantan nya, mantan yang pernah sangat di cintai oleh Ed, tapi cinta dan kasing sayang Ed di balas dengan penghianatan!" ucap Ed yang meniru gaya bicara Kyla tadi.
"Ihh Papih! aku senagaja berbicara seperti itu biar dia kesal, aku sudah sangat kesal saat dia tersenyum padamu." ucap Kyla yang langsung duduk di tempat tidur.
"Tapi itu bagus sayang, kau belajar dari mana?" tanya Ed yang masih tersisa gelak tawa nya.
"Aku pernah melihat di televisi. Jika ingin membuat pelakor kesal ya bersikap seperti itu." ucap Kyla dengan polos.
"Haha, kau sangat lucu sayang." ucap Ed sambil membawa Kyla kedalam pelukan nya.
"Terimakasih tidak terpancing oleh nya." lirih Ed pelan.
"Aku mencintaimu Papih" ucap Kyla pelan sambil mendongak melihat wajah suami nya.
__ADS_1
Cup, Ed mencium bibir Kyla sekilas.
"Aku juga sangat mencintaimu sayang." ucap Ed yang semakin memeluk erat istrinya.