
setelah keluar dari toko kue tersebut Ardan langsung masuk ke mobil dan melakukan mobilnya, tanpa berniayencari tau bagaimana keadaan Anita saat ini.
" Pasti gadis gila itu sekarang tengah menikmati mendorong motor nya itu!!! hahahah, aku puas sekali bisa mengerjai mu gadis gila" kata Ardan berbicara sendiri di dalam mobil.
"semoga aku tidak bertemu lagi dengan nya, bisa habis aku! gadis gila itu pasti tau jika aku yang mengerjainya!.
Ardan mengendarai mobilnya dengan kecepatan lumayan tinggi karena di cukup lama mengantri di toko kue tadi.
setelah beberapa menit akhirnya Ardan tiba dirumah.
" Ardan, kau sudah pulang sayang," Nyonya Carolline menunggu Ardan didepan pintu.
" iya mah, Ardan agak sedikit telat karena tadi mampir dulu ke toko kue, ini Ardan belikan kue kesukaan mamah" Ardan memberikan satu untuk Ibunya.
" makasih sayang, ya sudah kamu cepat mandi sekarang mamah sudah masak-masakan kesukaan kamu, setelah makan malam papah dan mamah ingin bicara sama kamu dan Hani!.
" baik mah, Ardan naik keatas dulu."
sambil membawa kue kesukaan Hani Ardan berjalan menaiki tangga satu persatu dan di dalam kamar Ardan melihat istrinya itu sudah cantik rapi dan wangi.
Ardan masuk dan mendekati Hani
" sayang" panggil Ardan sambil memeluk Hani dari belakang dan mencium rambut isteri nya.
" sayang kamu sudah pulang tumben kamu gak lembut??? Hani berbalik menatap Ardan.
" Iya sayang, aku sengaja pulang cepat biar bis makan malam bersama, kata mamah, papah dan mamah ingin membicakan sesuatu dengan kita berdua!.
" Iya sayang, apa itu berhubungan dengan anak lagi, Sayang aku belum siap, aku masih pengen kita berdua saja dulu, aku takut badan ku jadi jelek nanti sayang!! rengek Hani sambil memeluk Ardan.
" aku juga gak tau sayang, kamu tenang saja, dan kalo memang nanti papah dan mamah membicarakan tentang anak lagi, aku akan berusaha menjelaskan dan memberikan pengertian untuk mamah dan papah" kata Ardan
" dan kamu jangan khawatir, kamu jangan berfikir keras, apa lagi sampai harus bersedih kamu harus selalu happy!! Fikirkan sja kebahagian mu, mamah dan papah biar aku yang jelaskan!! Kata Ardan memeluk sambil mengelus punggung istrinya.
" Iya sayang, makasih, kamu sudah ngertiin aku ,kamu memang suami terbaik!!aku beruntung jadi isteri mu!!
" Iya sayang, aku hampir saja lupa! sayang ini aku belikan kue kesukaan kamu!! Ardan melepaskan pelukannya dan memberikan Kue yang dia belikan tadi untuk Hani.
" Benarkah, makasih sayang "
" Iya , sekarang aku mau mandi dulu, malu donk dekat-dekat sama istri ku yang cantik ini masa aku nya kusut begini bau asem lagi.!! kata Ardan.
" hehehe bisa aja kamu, ya sudah kamu mandi sana sekarang!
Di saat Ardan tengah berasa di kamar mandi untuk mandi ponsel Hani berbunyi "Drrt Drrtt Drrt" panggilan masuk dari seseorang.
sadar Ardan berada dirumah dan bisa kapan saja keluar dari kamar mandi Hani memilih jalan aman dengan menerima telpon dari seseorang di luar balkon kamar mereka.
Selesai mandi Ardan membuka lemari mencari baju dan celana santai yang akan dia gunakan, Ardan mencari sendiri baju dan pakaian nya karena Ardan sudah terbiasa mengurus segala keperluanny sendiri walaupun Hani ada Ardan tetap melakukannya sendiri karena Ardan tidak mau merepotkan Hani.
Karena tak melihat Hani dan Ardan sudah selesai dan ingin turun kebawah menemui ayah dan Ibunya untuk makan malam bersama
__ADS_1
Ardan melihat kesegala arah sampi Ardan melihat Hani tengah asik berbicara di telpon.
tetapi Ardan tidak tau siapa lawan bicara Hani
Ardan berjalan ingin menghampiri Hani namun Ardan membatlkan niatny.
" itu dia " Ardan berjalan pelan kearah Luar balkon kamar " sepertinya tengah asik sekali, Hani terima telpon dari siapa sih??? ayah paling temannya, koq jadi seperti ini sekarang Hani tidak mungkin macam-macam!! lebih baik aku turun duluan saja! Kata Ardan sambil berbalik.
tetapi sebelum itu Ardan memberikan tahu Hani agar tak mengurangi Ardan belum selesai mandi dan malah menunggunya.
" Sayang kamu sedang terima telpon ya, aku dulu turun ya!! Kata Ardan namun masih bisa didengar oleh Hani
"Iya sayang, nanti aku nyusul kamu turun dulu saja!!
Ardan keluar kamar dan meninggalkan Hani tangah asik ngobrol di telpon entah dengn siapa Ardan tidak tau juga,.
sesampai nya dibawah Ardan langsung menghampiri Ibu dan Ayahnya nyonya Carolline dan tuan David.
" Mah PAh" sapa Ardan
" Hai sayang" Kata Ny Carroline dan Tn David bersamaan.
" kenapa kau turun sendiri dimana Hani kenapa tidak barengan dengan mu" Tanya By Carroline
" Hani sedang terima telpon mah, karena masih asik jadi Ardan memutuskan turun dualuan, tapi tadi Hani bilang dia segera turun".
" terima telpon siapa,kenapa tidak dibawa saja toh juga tidak apa-apa kan!!
" Tidak tau mah, mungkin temannya"
" Pasti temannya lah mah, kan tidak mungkin juga Hani telponan sama selingkuhan nya, Hani tidak mungkin selingkuh dari Ardan mah,mamah jangan khwatir Ardan tau kekahwatirannnya mamah.!!
" mamah tidak bilang Hani selingkuh kenapa kamu jadi nuduh mamah sih Ardan!! kesal My Carroline
" Bukan begitu maksud Ardan mah" tau sang Ibu merajuk Ardan langsung duduk didekat Ny Carroline sambil memeluk Mu Carroline.
" sepertinya papah harus ngalah dengan bergeser sedikit" Kata Tn David yang tau jika Ardan tengah berusaha merayu sang ibu yang tengah meraju salah paham dengn perkataan Ardan barusan.
bergeser sedikit dengan posisi Ardan berada diantara Ayah dan Ibunya.
" mamah tau gak, Ardan senang sekali"
" Senang kenapa kamu" kata Ny Carroline tapi masih cemberut.
"tadi Ardan sudah berhasil mengerjai gadis gila itu mah, pasti sekarang gadis gila itu sedang marah-marah sendiri mah!!! kata Ardan sambil cengengesan
" Gadis gila, siapa gadis gila" tanya Tn David penasaran
" itu PAh, gadis yang tadi siang membuat Ardan harus pulang dengan basah- basah dan penuh pasir di rambut dan badan pah., karena disiram air sewaktu Ardan kerestoran miliknya,dan Ardan sempat dikira kesurupan Olen Hendra karena marah-marah sendiri sampai-sampai mereka berdua harus gulat ditanah".
" Astaga, koq bisa sih Ardan!! Ada perempuan yang berani mengerjaimu!! Hahahah!!! ledek Tn David.
__ADS_1
" Iss Papah!!! tapi aku sudah ku kasih pelajaran dia Pah, belum tau dia Ardan siapa!
Tn David hanya manggut-manggut mendengar kan perkataan Ardan.
" kau apakan dia sayang!! kau tidak berbuat macam-macam kan Ardan??? tanya My Carroline khwatir karena dia tau Ardan orang yang seperti apa.
" Iya Ardan, kau tidak berbuat yang aneh- aneh kan??? sambung Tn David
" Mamah dan Papah tenang saja, aku hanya melonggarkan pent...l angin ban motornya sedikit koq mah pah, tidak terlalu bahaya!! palingan dia sedang sibuk mendorong nya sekarang kan disana bengkel motor lumayan jauh!! Kata Ardan dengan entengnya
" Apa " Kata Ny Carroline dan Tn David bersamaan karena kaget mendengar perkataan Ardan.
" Tidak bahaya kau bilang!! terus kalo terjadi apa-apa padanya bagaimna Ardan, terus kalo ada yang liat kamu saat melakukan nya tadi bagaimana Ardan!!! kesal Ny Carroline
" mamah mu benar Ardan" sambung Tn David.
" Papah dan mmah tenang saja Ardan sudah mengirim orang untuk memantaunya jadi tidak akan terjadi apa-apa dengannya, paling dia hanya capek mendorong saja!!
sebenarnya Ardan sudah menyuruh orang mengikuti Anita takut terjadi apa-apa dengan Anita.
" Syukurlah kalau begitu!! itu Hani sudah turun.
Merekapun berjalan menuju meja makan
untuk makan malam bersama selama makan malam berlangsung tak satupun yang berbicara
hanya terdengar suara sendok dan garpu saja yang terdengar.
setelah makan makan malam selesai mereka berkumpul di ruang keluarga.
tempat mereka berkumpul jika ada sesuatu yang ingin dibicarakan.
" ada yang ingin papah dan mamah bicarakan dengan kalian berdua! begini Ardan Hani, papah dan mamah ini kan sudah tua dan papah juga sebentar lagi mau pensiun dan kamu pun perlu seorang penerus, jadi ppah dan mamah mau bertanya kapan kalian akan memikirkan soal anak?? papah dan mamah ingin sekali seperti orang tua yang lainya masa tuanya dihabiskan dengan bermain dengan cucu mereka, papah dan mamah juga ingin sekali!!! Kata Tn David
" Iya Pah, Ardan mengerti dan Ardan sangat tau papah dan mamah sangat ingin sekali memiliki cucu, tapi Ardan dan Hani minta maaf untuk saat ini kami berdua belum bisa memberikan cucu untuk papah dan mamah, Ardan dan Hani belum siap Pah mah.!!
" Kamu belum siap atau isteri mu saja yang belum siap!! jawab mamah Ardan!! kesal Ny Carroline.
Ardan terdiam karena sebenarnya Ardan juga sangat ingin memiliki keturunan tapi Ardan tidak mau memaksakan keinginan nya pada Hani yang belum siap memiliki anak.
Hani pun diam tidak berani menatap ibu dan ayah mertuanya, Hani tau ibu dan ayaj mertuanya sangat ingin sekali memiliki seorang cucu tapi ketakutan Hani pada badannya yang jadi jelek membuat Hani masih belum berani memutuskan memiliki seorang anak.
" Baiklah karena kau diam saja Ardan kau juga diam saja Hani! melihat dari diamnya kalian berdua, mamah mengerti sekarang kalau kalian berdua memang tidak mau memberikan cucu untuk mamah dan papah!!".
" bukan tidak mau mah tapi belum waktu nya tunggu Hani siap dulu mah"
" sudah Ardan mamah bosan dengar kamu ngomong begitu terus!! sekarang mamah berikan kamu dua pilihan, pertama kamu menikah lagi dan berikan mamah dan papah cucu atau kamu kedua kamu ceraikan Hani sekarang juga!!
" Tidak mah, Ardan tidak mau menikah lagi dan Ardan juga tidak mau menceraikan Hani!!
" Oooo begitu!! Baiklah kalau begitu kau yang mamah pecat jadi anak mamah dan papah!! biar mamah dan papah cari anak yang lain saja yang mau memberikan cucu untuk mamah dan papah!!
__ADS_1
gertakan Ny Carroline pada Ardan padahal Ny Carroline juga tak sampai hati jika harus menggantikan Ardan dengan yang lain, My Carroline selain ingin memiliki cucu juga ingin Ardan memiliki keturunan.
" jangan donk mah, masa mamah sama papah mau cari anak baru buat gantiin Ardan!! susah Lo mah cari yang tampan seperti Ardan mah, udah gak ada lagi mah!! mamah sama papah sabar sebentar lagi!! Ardan akan pikirkan jalan terbaik biar papah dan mamah bisa cepat punya cucu!!