Kutemukan Ayah Pada Suami Lumpuh Ku

Kutemukan Ayah Pada Suami Lumpuh Ku
Hari Pertama


__ADS_3

Pagi-pagi sekali Anita sudah bangun dan mempersiapkan sarapan pagi untuk Ibunya,Doni,dan Nina.


Setelah selesai menyiapkan semuanya Anita menyiapkan segala keperluan Sang Ibu selama Anita pergi bekerja,mulai dari Air mandi ibunya,makan siang ibunya,obat yang harus diminum Ibunya.Anita menghampiri sang Ibu dikamar, " Buk, air nya sudah siap,Ibu boleh mandi sekarang".


" Iya Anita,kamu tidk perlu repot-repot Nak,Ibu masih bisa melakukannya sendiri"


"tidak apa-apa buk,Ibu tidak merepotkan Anita koq,Anita senang melakukan nya".


"iya nak,tapi lebih baik kamu menyiapkan keperluan mu saja,takutnya kamu terlambat Karena harus mengurus Ibu dulu,bukankah hari ini hari pertama mu bekerja Anita"


"iya buk,hari ini hari pertama Anita kerja,Ibu tidak perlu takut Anita sudah mandi koq,masak juga sudah jadi nanti Anita tinggal siap-siap saja"


" OOO begitu,ya sudah Ibu mau mandi sekarang"


"iya Buk,Anita tunggu diluar ya,nanti kita sarapan sama-sama"


"Iya Nak"


keluar dari kamar Ibunya,Anita menghampiri Nina dan Doni yang ternyata sudah bangun dan bersiap diruang tamu, Nina tengah menyiapkan keperluan Sang adik Doni pergi ke sekolah.


"Pagi Nin,Don, wah Doni pagi-pagi sudah rapi,mau kesekolah ya"


"selamat pagi juga" jawab Nina dan Doni bersama "Iya donk kak,Kata Kak Nina,Doni harus bangun pagi biar gak telat kesekolah"


"Anak pintar,sekolah yang rajin ya dan belajar yang giat"


" Iya kak Anita,pasti kak"


"Anita kamu pagi sekali bangunnya" ucap Nina karena melihat Anita bahkan sudah memasak ketik Nina ingin menyiapkan bekal untuk Doni

__ADS_1


"Iya Nin aku sengaja bangun pagi karena ingin memasak untuk sarapan kita"


"Wah aku kangen banget sama masakan kamu Anita,aku ingat aku dulu sering minta bekal mu"


"Hahaha,iya - iya ,ayo kita sekrang kedapur, sepertinya Ibu sudah selesai mandiny,jadi kit bisa sarapan sama-sama"


selesai sarapan bersama,Nina terlebih dahulu mengantarkan Doni ke kesekolah,Karen sekolah Doni cukup jauh untuk berjalan kaki,dan tidak searah dengan tempat kerja Nina dan Anita.


" Anita,aku mengantarkan Doni kesekolah dulunya ,setelah itu baru kita berangkat kerja"


" Iya Nin,hati-hati ya"


"Iya,Doni ayo pamita dulu sama Ibu dan kak Anita"


"Buk ,kak Anita Doni berangakt kesekolah dulu ya"


"" Iya Buk,pasti Doni akan jadi anak rajin dan pintar" jawab Doni dengan semangat smbil melepas tangan Ibu Ambar.


"Ya udah Buk,Anita, Nina berangkat dulu ya"


sambil menunggu Nina mengantarkan Dini,Anita bersiap-siap, dan mengantarkan Ibunya kekamar untuk beristirahat.


Tak lama kemudin Nina datang "Anita,apa kau sudah siap,ayo kit berangakat" panggil Nina tanpa masuk kedalam.


"Iya Nin,bentar,aku pamit sama Ibu dulu ya". Anita berpamitan dengan Ibunya ,tak lupa Anita mencium tangan Ibunya. selesai berpamitan Anita keluar menghampiri Nina yang sudah menunggu nya.


"sudah Anita"."


"Sudah Nin"

__ADS_1


" Apa sudah tidk ada yang tertinggal,coba kamu cek dulu"


"enggak koq Nin,aku sudah cek tadi,ponsel dan dompet ku sudah ada ditas semua"


"oke kalo gitu,ayo kita berangkat sekarang,"


setelah beberapa menit perjalanan Anita dan Nina tiba,tak berapa lama disusul oleh Pak Hendra yang juga baru tiba.


" selamat pagi pak Hendra" Ucap Anita dan Nina bersamaan.


" Iya ,Pagi" jawab Hendra singakat dengan gaya sok coolnya ,padahal Hendra berusaha menutupi


rasa groginya,karena hari ini Anita terlihat sangat cantik seperti pertama kali Herdra melihatnya. " Dia cantik sekali,kenapa aku jadi grogi ya, ini salah ini tidak benar,masa aku grogi sih,gak boleh aku gak boleh terlihat grogi di depan Anita" ucap Hendra dalam hati, smbil membenarkan posisi dasinya,padahal dasinya sudah terpasang rapi.


"karena kalian sudah, sekarang cepat keposisi masinh-masing, kerja yang benar, jangan mengobrol diwaktu kerja, dan jangan buat kesalahan".


" baik pak"


" hmm " jawab Hendra singkat


Anita dan Nina langsung mengbil posisi masing-masing. Hendra langsung masuk ke ruangan nya. sudah hampir setengah jam Hendra berada diruangan nya, mondar- mandor di meja kerja nya." sudah setengah jam, aku diruangan kenapa Anita tidak nongol-nongol juga ya,kenap Anita gak coba cari perhatian aku kek,masuk gitu,pura-pura ngapain gitu, aku tunggu saja pasti sebentar lagi dia juga akan masuk"


selama hampir 1 jam, bahkan Hendra sudah menyelesaikan membaca laporan- laporan di meja kerjanya." koq belum ada tanda-tanda juga sih, apa pintu ku rusak, tidak bisa dibuka jadi dia tidak bisa masuk,aku coba cek dulu."


Hendra berdiri kearah Pintu,membuka dan menutup pintunya beberapa kali,hingga memancing perhatian yang


melihat tingkahnya.


"tidak apa-apa koq, membuka dan menutup bisa, atau coba aku goyang ya,kalo aja bisa ceket, juga tidak apa-apa,mungkin sebentar lagi dia pasti akan keruangan ku,seperti karyawan-karyawan yang lainnya,kecuali si Nina yang menyebalkan itu"karena keasyikan sambil berbicara sendiri dia tidak sadar sedang diperhatikan.

__ADS_1


__ADS_2