Kutemukan Ayah Pada Suami Lumpuh Ku

Kutemukan Ayah Pada Suami Lumpuh Ku
Membujuk Nina


__ADS_3

Anita dan Nina makan siang disebuah warung makan,setelah menghabisi makan siang Anita tidak lupa memesan 2 bungkus untuk sang Ibu dan Doni dirumah.


"Apa kau setelah ini kau kembali ke restoran lagi Nin"


"iya Anita,aku harus kembali lagi,tapi setelah aku mengantarkan mu pulang dulu"


"tidak perlu Nin,aku bisa naik angkot saja"


" tidak apa-apa Anita ,aku khwatir kalo kau pulang sendiri,apa lagi kan kau perempuan"


"baiklah,kalau begitu, ayoo kita pergi sekarang,takut kau telat nanti"


"ok, pesanan mu sudah kan"


"sudah koq ini, ayo cepetan"


"iya iya,nanti dulu aku hidupkan motornya dulu, baru kita jalan ya hahaha"


"hahaha kau ini,iya iya"


"aku naik ,kita jalan sekarang"


sepanjang perjalanan mengantarkan Anita pulang,Anita dan Nina mengobrol sambil bercanda,sehingga tak terasa sampai dikost an.


"Nah kita sampai,hari ini jarak restoran ke kost koq jadi dekat ya"


"itu karena kau kita habiskan ngobrol dan bercanda sejak tadi"ucap Anita


"bisa jadi" Nina cengengesan,"yasudah Anita aku balik ke restoran sekarang ya,"


"kau tidak mau masuk dulu atau istirahat sebentar"


"tidak aku tidak capek koq,nanti juga aku pulang,tidak perlu masuk dulu"


"kau ini bercanda terus,ya sudah,hati-hati ya,jangan ngebut ya jalanya"

__ADS_1


"iya tenang saya,aku berangkat dulu".


Nina pun pergi,dan Anita kembali masuk ke dalam rumah.


"Bu,ini Anita bawakan untuk ibu,apa ibu sudah mandi kalo belum biar Anita siap kan dlu"


"sudah Anita,ibu sudah mandi,lihat ibu sudah rapikan sekarang"


"iya buk,ibu tidak hanya sudah rapi tapi sudah cantik dan selalu terlihat cantik,sekarang ibu makan dulu ya Anita mau memberikn satunya lagi untuk Doni"


"kau ini Anita bisa saja,kalo begitu biar ibu tidak mandi juga tidak apa-apa ya,,iya cepat kau kasih Doni takutnya dia sudah lapar".


"tidak juga buk,Ibu harus tetap mandi biar cantiknya makin bertambah,baiklah buk,Anita cari dulu Doni dulu ya"


"Iya,jangan lupa kau suruh dia mandi juga ya"


"iya Bu"Anita bergegas kekamar Doni memberikan Nasi yang tadi sudah dibelikannya kepada Doni.


"Hay Doni,ini kak Anita belikan untuk mu,sekarang kau mandi lah dulu setelah itu kau makan ya".


"iya kak, terima kasih,maaf jadi merepotkan kakak"


* Setelah mengantarkan Anita pulang ke kost Nina kembali lagi ke restorn,setibanya di restoran Nina berpapasan dengan Pito.


"Eh Nin, udah balik kamu,Anita mana"


"Iya udah, Anita sudah aku antarkan pulang kekost, kenapa emangnya" Nina penasaran


"gapapa,"Pito sambil cengar-cengir " kamu kenpa gak mint tolong aku saja mengantar Anita pulang tadi,jadikan kamu tidak harus bolak balik"


"Dasar kamu ya,mau modus kamu ya,awas saja kalau kamu berani PHP in Anita juga,kamu berurusan sama aku ya" ancam Nina sambil memperlihatkan otot tangannya yang kecil😂


"iya gak koq, tenang saja,mana berani aku sama kamu,,Nin tadi kamu dicariin pak Hendra tuh".


"masa sih,tumben pak Hendra nyari aku,ada apa ya,perasaan aku tidak ada berbuat salah,"

__ADS_1


"gak tau juga sih,coba kamu tanyain langsung aja"


"iya,,ya sudah aku masuk dulu ya" ,Nina meninggal Pito dan pergi menuju keruangan Pak Hendra.sebelum mengetok pintu ruangan pak Hendra,Nina sempat diam sejenak,was-was takut dia ada melakukan keslahan.Nina mengetuk pintu " Permisi Pak,Saya Nina"


"masuk,ada apa" jawab Hendra singkat


"maaf pak,tadi Pito bilang bapak ada mencari saya,ada apa ya pak"


"oh itu,gak kamu tidak ada salah,saya tadi hanya mau tanya saja,teman kamu Anita sudah pulang atau belum,saya takut saja kalo dia tidak ada yang antar pulang" ucap Hendra dengan sedikit bingung mencari kata-kata yang tepat agar tidak terlalu telihat dia perhatian kepada Anita didepan karyawan lainnya.


"OOO iya pak,syukurlah tadinya saya pikir saya ada berbuat kesalahan pak"Nina bernapas lega sambil cengengesan,"bapak tenang saja tadi Anita saya yang antar pulang".


" ya ya baguslah,kalau begitu,saya hanya takut saja habis tanda-tangan kontrak, dia pulangnya nyasar, dan besok tidak bisa bekerja"


"tidak koq pak,itu tidak akan terjadi bapak tenang saja,saya yang jamin" ucap Nina dengan penuh percaya diri.


"Gaya mu Nin,mau menjamin orang segala, hmm Nin kau ada tidak no ponsel Anita,kalau ada berikan pada ku,biar aku mudah menghubunginya kalo ada masalah pekerjaan"


"ada sih pak,tapi maaf saya tidak berani pak,bapak bisa tanya langsung pada Anita saja"


" kau ini bagaimana sih aku ini kan bos mu, dan kau temannya Anita mana mungkin dia marah kau berikan nomor nya pada ku"


"bapak ini juga bagaimana sih,kenapa bapak tidak tanyakan langsung saja padanya,walaupun dia teman ku aku juga tidak berani kalau tidak izin dulu padanya"


"Astaga,kamu ini,tinggal kasih saja koq repot,ribet amat sih"


"Itu namanya Etika dalam pertemanan pak," ucap Nina dengan gaya cool"ya sudah kalau ribet,bapak minta sendiri saja langsung"


"sudah-sudah kau jangan ngomong lagi, nanti aku minta sendiri saja,kamu boleh keluar sekarang,lama-lama kau memancing emosi ku saja"


" baik pak,saya keluar sekarang"


"hmm" jawab Hendra singkat,"menyebalkan sekali si Nina ini,tinggal kasih saja koq repot,pake acara Etika Pertemanan lagi,"


Hendra mengomel sendiri.

__ADS_1


"bagaiman caranya ya,aku dapat nomor Anita,tidak mungkin aku langsung meminta dengannya, gengsi donk,masa aku yang minta nomor perempuan duluan,biasanya kan mereka yang ngejar-ngejar minta nomor ku"berrbicara sambil mondar-mandir mengelilingi meja kerja nya.


"apa aku tunggu saja ya dia yang meminta no ku duluan,palingan juga nanti dia juga yang cari-cari alasab untuk dapat nomor ku seperti yang lainnya,ya ya ya kita lihat saja besok" ucap Hendra dengan percaya dirinya.


__ADS_2