Kutemukan Ayah Pada Suami Lumpuh Ku

Kutemukan Ayah Pada Suami Lumpuh Ku
Episode 15


__ADS_3

" Anita dimana ya dari tadi gak keliatan ?? tanya Anita pada Pito.


" Kamu kenapa sih Min cari Anita terus kan disini ada aku!! kata Pito sambil cengengesan


" Ish malas dech gue " kata Nina dengan memelas segera melihat ke arah lain


" Ye begitu amat sih entar kamu jatuh cinta sama aku baru tau rasa kamu !! kata Pito dengan percaya diri.


" gak bakal aku jatuh cinta sama cowok macam kamu yang gak bisa setia !!


" Aku begini kan karena belum ketemu yang pas saja Nin !! kalo udah ketemu aku pasti setia koq !! Pito membela diri


" milih sih milih saja Pit tapi jangan kami pacarin barengan juga kali "


" hehehe iya juga ya !! nanti sebentar lagi aku tobat koq Nin !!! Kata Pito sambil cengar-cengir


" Anita kemana sih ??? katanya tadi mau pergi keluar makan siang bareng ini koq malah ngilang !!! Kata Nina sambil menghentakkan kakinya ke lantai


" OOO jadi kamu mau makan siang keluar sama Anita !!! tadi aku liat Anita dipanggil sama pak Hendra !!!


" Iya, ngapain ya apa Anita ada berbuat kesalahan sampe harus dipanggil pak Hendra segala??? tanya Nino bingung


" Gak dech kayanya mungkin pak Hendra sedang perlu bantuan Anita!! Aku temanin ya nunggu Anita nya !! kata Pito sambil tersenyum


" Iya semoga saja!! terserah kamu asal jangan dekat-dekat aku !! kata Nina dengan malas.


" Nin aku boleh gak ikut kamu sama Anita makan siang diluar ???


" Gak boleh " kata Nina singkat


" koq gak boleh !! aku kan juga mau sekali-kali pergi bareng kalian berdua makan siang diluar !! katanya kita sahabat masa aku mau ikut gak boleh sih ??? kata Pito memasang wajah kasian


" bukannya aku gak mau ngajak kamu pergi bareng aku dan Anita masalahnya kalo sampe pacar-pacar kami itu liat kamu pergi bareng aku sama Anita mereka pasti ngamuk-ngamuk!!!


" Kamu takut ya sama mereka??? ledek Pito


" Bukannya takut tapi malas.!!


Didalam ruangan Hendra, Anita dan Hendra tengah sibuk menata ulang buku-buku di rak.


" Yang ini diletakkan dimana pak ??? tanya Anita pada Hendra


" Letakkan disitu saja " Kata Hendra sambil menunjuk rak disebelah pojok kanan Anita.


Hendra sengaja memanggil Anita keruangannya agar bisa berkekatan dengan Anita. Hendra meminta bantuan Anita untuk membantu nya merapikan buku-buku dirak, dan menata ulang padahal buku-buku itu sudah rapi hanya saja Hendra meminta untuk menata sesuai dengan warna sampul sama dengan alasan agar enak dilihat mata.


" Wah kita sudah hampir selesai pak !! kata Anita dengan tersenyum pada Hendra.


" Iya Anita !! sebentar lagi kita selesai menata buku-buku ini!!


setelah beberapa menit akhirnya Anita dan Hendra berhasil menata kembali buku-buku tersebut di rak.


" akhirnya selesai juga Pak " Anita berdiri dan meregangkan otot-otot nya.


Hendra yang melihat tingkah Anita tersenyum


" kau cantik sekali Anita " Kata Hendra dalam hati.


" Iya Anita, sekarang sudah saat nya jam istirahat makan siang!! kata Hendra sambil merapikan mejanya.


" Kau mau kemana Anita??? "melihat Anita ingin keluar.


" tadikan kata bapak sudah saatnya istirahat makan siang Pak jadi saya mau keluar menemui Nina Pak!!!


" Iya cuma kamu koq gak sabaran banget mau cepat-cepat keluar dari ruangan saya!!!


" hehehe iya Pak , maaf ! Habisnya saya sudah lapar pak dan mungkin sekarang Nina sudah mencari-cari saya karena tadi sudah janji mau makan siang diluar pak !! kata Anita sambil cengengesan.


" OOO begitu jadi kamu mau pergi keluar makan siang bersama Nina??? jadi saya tgak di ajak nih saya juga sudah lapar !!!


" heheheh boleh jika bapak mau ikut!! tapi saya dan Nina makannya diwarung biasa saja Pak, takutnya bapak kaget nanti pas kita sampe sana. kata Anita sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


" tidak apa-apa saya senang malahan bisa makan di warung biasa !! saya ingin makan dengan suasana baru !! kata Hendra tersenyum.


" Baiklah kalo begitu"


Anita dan Hendra keluar dari ruangan Hendra.


Anita dan Hendra berjalan beriringan menuruni tangga satu persatu karyawannya yang lain yang melihatnya pun ada yang senang namun ada juga yang tidak suka mereka menganggap Anita ingin menggoda Hendra.


" Wah lihat Pak Hendra dan Anita jalannya barengan"


" Iya mereka berdua cocok ya ! Anita cantik dan pak Hendra tampan ."


" Iya sejak Anita bekerja disini pak Hendra jadi jarang marah-marah lagi."

__ADS_1


" Iya benar "


" Halah palingan juga si Anita cuma dijadiin mainan doank sama pak Hendra masa Pak Hendra mau sih sama Anita yang cuma karyawannya.!!


" Iya Anita baru kerja disini tapi sudah bisa sedekat itu sama Pak Hendra!!


" Itu karena pasti si Anita menggoda Pak Hendra duluan !! kucing kalo dikasih ikan ya mana mungkin nolak lah!! Hahahaha.


melihat Anita dan Hendra mulai dekat mereka cepat diam dan pergi, ada yang keluar atau pulang kerumah bagi yang dekat dengan rumahnya.


Anita dan Hendra lansgung menghampiri Nina dan Pito.


" Nin wah kamu sama Pito ngapain duduk berduaan ?? goda Anita


" Kamu apa-apaan sih Anita dia yang maksa buat duduk disini!! kata Nina sedikit cemberut.


" Udah- udah kalo kalian mau berduaan juga tidak apa-apa asal jangan dijam kerja saja!! kata Hendra juga ikut menggoda Nina


" Bapak juga apa-apaan sih!! orang dia aja yang maksa-maksa buat duduk disini juga!!


" Pak Hendra emang yang terbaik " Kata Pito mengacungkan kedua jempolnya


" Hahaha,, sudah ayo kita pergi makan siang sekarang nanti keburu habis waktunya,,ayo Pito kamu juga boleh ikut biar Nina ada temannya "..


" Bapak koq ngajak Pito juga sih Pak, nanti kalo tiba-tiba pacar-pacar nya datang terus ngelabrak aku sama Anita bagaimana kan bapak tau sendiri Pito ini sepert apa!!! kesal Nina pada Hendra.


" Sudah kamu tenang saja tidak akan terjadi apa-apa!! kata Hendra meyakinkan Nina.


Anita yang melihat kekesalan sahabatnya hanya tersenyum saja, sedangkan Pito dia sangat senang sekali karena sejak awal dirinya ingin sekali ikut pergi makan siang diluar.


Disaat mereka pergi makan siang diluar ditempat lain Hani sedang dalam perjalanan ke restoran, Hani berniat ingin mengajak Hendra makan siang bersama karena suaminya Ardan sedang sibuk.


" Hendra pasti senang melihat aku datang kerestoran" Hani tersenyum senang " Mas Ardan walaupun kamu gak bisa menemani aku kau tenang saja ada Hendra yang bisa menemani ku,, hahahah dasar pria bodoh!! Hani berbicara sendiri


Hani melajukan mobilnya menyusuri jalan dengan kesehatan tinggi.


sesampainya direstoran Hani langsung memarkirkan mobilnya di tempat parkir khusus dan segera keluar dan memasuki restoran.


Hani langsung naik ke lantai atas menuju keruangan Hendra tanpa mengetuk Hani langsung masuk karena pintu ruangan Hendra meski sedang terkunci bisa menggunakan sidik jari.


Hani masuk dan mencari Hendra


" Hai sayang!!! aku datang !! Hani celingak-celinguk mencari keberadaan Hendra namun tidak ada.


Hani melihat kesegala arah namun Hendra tidak ada juga


Karena tidak menemukan keberadaan Hendra Hani keluar dari ruangan Hendra dan turun ke lantai dasar ingin mencari keberadaan Hendra.


" Hendra dimana sih diruangan nya gak ada disini juga gak ada,, kemana dia !! Hani berbicara sendiri.


melihat salah satu karyawan restoran tersebut berjalan Hani kemudian memanggilnya


" kamu ada liat Hendra kenapa diruangannya tidak ada ?? tanya Hani pada salah satu karyawan wanita.


" Pak Hendra sedang keluar Buk "


" Keluar ?? apa kamu tau keluar kemana?? tanya Hani bingung karena tidak biasanya Hendra keluar meskipun jam makan siang seperti ini.


" Tadi sih saya dengar pergi keluar makan siang buk "


" pergi keluar makan siang!! sendiri??"


" Tidak buk berempat bersama Pito, Nina, dan Anita !!


" kau kalo ngomong yang benar saja masa Hendra pergi keluar makan siang bersama karyawan nya!! Hani tidak terima mendengar apayang dikatakan karyawan nya karena menurut Hani itu sangat tidak mungkin.


" Beneran koq Buk saya tidak bohong saya liat sendiri dan dengar sendiri tadi!!


" Ya sudah kamu boleh pergi sekarang!!


Hani memutuskan untuk naik keatas kembali menunggu Hendra diruangannya.


" Anita siapa Anita apa dia karyawan baru disini tapi kenapa Hendra tidak pernah cerita biasanya dia selalu cerita jika ada karyawan baru disini .!! Hani berbicara sendiri


Hani mencoba menghubungi Hendra namun Hendra tidak menjawab panggilannya.


selama hampir satu jam menunggu Hendra akhirnya datang.Hendra kaget melihat keberadaan Hani namun Hendra terlihat biasa-biasa saja.


" Dari mana saja kamu Hen aku menunggu mu sejak tadi ?? cecar Hani langsung berdiri menghampiri Hendra di dekat pintu.


" Aku sedang pergi keluar makan siang .. kata Hendra berjalan ke mejanya meninggalkan Hani ditempatnya .


merasa dicueki oleh Hendra Hani kesal dan menghampiri Hendra di mejanya.


"Kenapa kau tidak menjawab panggilan ku" kata Hani sambil menggebrak meja Hendra.

__ADS_1


mendengar Hani menggerakkan mejanya Hendra merasa kesal dan segera berdiri menatap Hani


" terus masalahnya untuk mu apa!! aku kan sudah bilang aku sedang makan siang diluar dan jika aku tidak menjawab panggilan mu itu tandanya aku sedang makan atau aku sedang di jalan menyetir kau paham tidak!!! Kata Hendra dengan penuh penekanan.


karena Hani memang sudah marah sejak tadi melihat reaksi Hendra membuat Hani semakin emosi.


" tentu saja masalah untuk ku karena kau pergi bersama karyawan mu, aku malu mendengar kau pergi keluar bersama mereka!! kau tidak pantas bergaul dengan karyawan mu apa kata orang jika ada yang melihat mu!!


" stop Hani stop berhenti menghina mereka kau tidak pantas menghina mereka !! terserah aku mau keluar dengan siapa karena itu bukan urusan mu dan jangan pernah ikut campur mau aku bergaul dengan siapapun kau tidak punya hak untuk mengatur hidup ku!! kata Hendra yang sudah tersulut emosinya.


" Kau berani bicara seperti itu pada ku Hen hanya karena karyawan mu itu Hah!!! kau lupa aku siapa Hen !! Kata Hani juga tak kalah emosinya.


" terserah kau aku tidak perduli!! sekarang lebih baik kau keluar dari ruangan ku!! keluar sekarang sebelum aku menyeret mu keluar !!! teriak Hendra pada Hani


melihat kemarahan Hendra Hani memutuskan untuk keluar dan meninggalkan Hendra sendiri diruangan nya.


" Kurang ajar kamu Hendra, berani kamu mengusir ku hanya karena karyawan-karyawan mu itu!!lihat saja nanti apa yang bisa aku lakukan! sepertinya aku harus mengawasi Hendra kenapa Hendra bisa berubah seperti itu!! aku rasa ada yang tidak beres !!


Hani menuruni anak tangga sambil mengomel pada Hendra. karena sambil mengomel Hani tidak fokus melihat jalan didepan hingga Hani menabrak seseorang yang sedang berjalan membawa makanan dari belakang.


prank piring-piring terjatuh dari tangan Anita dan pecah tak sengaja makanan yang jatuh yang masih panas terlempar ke kaki Hani


" awwww " Hani meringis karena merasakan panas mengenai kakinya. karena masih kesal dengan Hendra Hani melampiskan kekesalannya pada Anita.


" Apa kau tidak punya mata kenapa kau menabrak ku!!! kau lihat ini kaki ku bagaimna kalo kaki ku melepuh terkena makanan yang panas ini!! Ucap Hani mengambil dan melemparkannya ke arah Anita.


Anita hanya diam saja dan menerima perlakuan


Hani kepadanya.


" Hey gadis bodoh kenapa kau diam saja!! lihat aku!! Hani mengangkat dagu Anita agar melihat ke arah Hani


" Maaf Nyonya saya tidak sengaja tadi saya terjatuh karena nyonya menabrak saya dari belakang saya hilang keseimbangan " mendengar perkataan Anita Membuat Hani semakin emosi.


" Apa kau bilang kau menyalahkan aku !! kau tau tidak aku siapa??? hah aku ini isteri pemilik restoran ini!! kalo aku mau aku bisa pecat kau Sekarang juga !!! kata Hani dengan gaya angkuhnya.


" Maaf nyonya maafkan saya, saya tidak bermaksud menyalahkan nyonya apalagi ingin melukai nyonya!! saya yang salah tolong jangan pecat saya nyonya.!!


melihat Anita menusuk sambil menangis Hani tak sengaja melihat papan nama Anita.


" Anita !! OOO jadi ini yang namanya Anita !! kalo dilihat-lihat cantik juga walaupun orang kampung!! Masa aku kalah bersaing dengan wanita kampungan seperti ini.!! kata Hani sambil menatap Anita dengan tatapan merendahkan.


mendengar kerasnya suara Hani memancing perhatian karyawan-karyawan yang lain ,tak terkecuali Hendra yang kebetulan sedang ingin keluar.


Hendra turun denagn cepat menuruni anak tangga mendengar suara Hani marah-marah.


Hendra sudah hafal dengan tabiat Hani, Hani pasti mencari kambing hitam untuk menumbalkan kekesalannya pada Hendra.


" Ada apa lagi perempuan ular itu" kata Hendra sambil turun dengan tergesa-gesa


melihat Anita dan Hani, melihat Anita menangis Hendra lansgung menghampiri mereka berdua.


" Ada apa ini??? Tanya Hendra " Kau tidak apa-apa Anita ?? tanya Hendra memegangi pundak Anita.


" saya tidak apa-apa pak." kata Anita sambil menghapus air matanya.


Melihat Anita menangis begitu Hendra emosi pada Hani


" Apa yang kau lakukan Hani ?? Kenapa dia sampai menangis!!???


" Aku hanya memberikan sedikit pelajaran untuknya karena dia menjatuhkan makanan yang panas dan mengenai kaki ku"


" kenapa bisa kena kaki mu hah !! coba kau jelaskan kenapa bisa kena kakimu??? kata Hendra dengan suara keras kepada Hani


" Dia sengaja menghalangi jalan ku Hen makanya aku tidak sengaja menabraknya dan dia sengaja menjatuhkan makanan itu kelantai dan mengenai kakiku ,untung kaki ku tidak melepuh " kata Hani memasang wajah kasian berharap Hendra kasian padanya.


" sudah Hani, mendengar dari penjelasan mu saja aku sudah bisa tau jika kau yang salah bukan dia!!


mendengar Hendra menyalahkan dirinya Hani tidak terima.


" Kamu kenapa sih Hen kenapa kamu lebih membela Karyawan rendahan ini dari pada aku, apa dia sudah menyerahkan dirinya padamu sampai kau begitu membelanya.!! kata Hani smbil menunjuk ke arah Anita


Anita yang mendengarkan perkataan Hani semakin menangis.


" Stop Han!! berhenti bicara " kata Hendra mengangkat tangannya ingin menampar Hani namun ditahan oleh Anita


" Apa kau bahkan mau menampar ku demi wanita ja...Ng ini Hen!! awas kau Ja....Ng kau tunggu pembalasn ku kata Hani kepada Anita.


mendengar perkataan Hani kepada Anita membuat Hendra sangat marah, kemarahan Hendra tidak terkendali lagi. Hendra menyeret dan membawa Hani keluar dari dalam restoran tersebut.


" Pergi kau sekarang jangan pernah muncul dihadapan ku lagi!!! kau bilang apa tadi kau bilang dia ja...Ng ?? kau salah Hani dia tidak sepertimu !! seharusnya kau berkaca dulu sebelum kau menghina Anita! dimata ku Anita jauh lebih lebih baik dari mu!!!!


kata Hendra mencengkram tangan Hani sampai Hani meringis kesakitan dan kebiruan baru Hendra melepaskan tangannya.


setelah mengusir Paksa Hani Hendra masuk kedalam kembali melihat para karyawan nya masih berkumpul Hendra segera menghampiri mereka.

__ADS_1


" Apa yang kalian lihat hah!!! apa yang masih kalian tunggu pergi sana!! Apa kalian juga mau aku usir keluar seperti Hani ??!!!!! kesal Hendra pada karyawan-karyawannya


mendengar perkataan Hendra dan melihat Hendra sedang marah besar mereka semua bergegas pergi melakukan kerjaan masing-masing.


__ADS_2