Kutemukan Ayah Pada Suami Lumpuh Ku

Kutemukan Ayah Pada Suami Lumpuh Ku
Bertemu Ardan


__ADS_3

Ardan pria berusia 35 Tahun,seorang CEO perusahaan Batubara, tampan dan kaya raya,badan atletis, dengan tinggi badan 185 cm,hidung mancung,kulit putih,mata biru,blasteran Indonesia Amerika, mengendarai super car, membelah jalan ibukota dengan kelajuan yang cukup tinggi, Ardan ingin menjemput sang istri yang sudah menunggu sejak tadi disalon,namun ditengah perjalanan Ardan tanpa sengaja menyerempet sebuah motor.Ardan kaget dan keluar dari dalm mobil


" kamu bisa bawa motor tidak, kau tidak liat mobil sebesar ini! kesal Ardan


"eh om aku yang seharusnya bertanya, om bisa nyetir mobil tidak,masa aku dan motor ku sebesar ini om tidak lihat!!


"hey bocil kau bilang apa tadi om?? eh aku ini bukan om mu! kalau kau tidak bisa bawa motor,kau jangan sok-sokan bawa motor,kau bisa membuat orang lain celaka!


" om yang salah aku sudah menepi, tapi om yang jalanya kenceng,jadi om yang salah,titik.


"menepi mata mu,kau itu baru mau menepi pas didepan mobil ku bocil, beraninya kau dengan ku ya!


" tidak pokoknya om yang salah! tegas Anita


" terserah kau lah, aku sedang buru-buru,ini ambil! Ardan memberikan beberapa lembar uang seratus ribu dari dompetnya dan memberiknny kepada Anita, Lin kali kalo kau mau cari duit jangan seperti ini, kau bisa berhenti bernafas".


" maksud om apa, om menuduhku sengaja supaya diserempet mobil om, enak saja tidak!,aku tidak mau, om ambil ini uangnya aku tidak butuh uang dari orang kaya yang sombong seperti om!! Anita melemparkan uang pemberian Ardan ke arah Ardan.


" hey bocil kau ya, pura-pura tidak mau uang, ya sudah kalau kau tidak mau,aku ambil lagi saja. Ardan mengambil satu persatu uang yang berserakan di tanah.


Anita pun pergi dengan mengendarai motornya,


Ardan kembali kedalam mobil danelajukan mobilnya, " dasar bocil, sudah salah malah nyolot, bukannya minta maaf juga, isteriku pasti marah-marah nih aku telat jemput nya,gara-gara gadis gila itu". Ardan mengomel sendiri di mobil


setelah beberapa menit Ardan tiba di salon tempat isterinya menunggu, dari kejuhn Ardn sudah melihat kekesalan diwajah isteri kesayangannya.


" Sayang kamu kemana saja sih,koq lama banget! kesal Hani


" maaf sayang, aku telat tadi aku tidak sengaja bertemu gadis gila di jalan!

__ADS_1


"Apa gadis gila, kau tidak selingkuh kan???.tuduh Hani


" syang kamu apa-apaan sih,masa ku selingkuh sama gadis gila,mau aku kemanakan isteriku kesayangan ku ini ucap Ardan sambil memeluk dan mencium kening isterinya.


" masa kamu bandingin aku sama gadis gila".


" bukan begitu maksud ku sayang,sudah-sudah ayo kita pulang sekarang jangan ngambek lagi nanti cantiknya berkurang Lo"


" iya" jawab Hani singkat langsung masuk kedalam mobil


" sudah sayang,jgan ngambek lagi donk,ya sudah biar gak ngambek lagi gimana kalo sekarang kita ke mall kamu shopping sepuas kamu aku temenin.!!


" Benarkah sayang,aku mau, aaahh mkasih sayang! Hani memeluk lengan Ardan.


" iya sayang" Ardan mencium kepala Isterinya.


" Sayang aku mau ini, ini juga,boleh ya" rengek Hani sambil bergelayut manja di tangan Ardan


" iya sayang,kamu beli apa yang kamu mau,kalo perlu toko ini juga kalo kamu mau aku belikan."


" benarkah sayang, aku beruntung sekali memiliki suami sepertimu"


" Apapun akan ku berikan untuk mu, kamu pilih semua yang kamu suka, aku bekerja untuk mu"


" makasih sayang,"


Sesampainya dirumah, Hani lebih dulu masuk ke kamarnya.


" sayang aku duluan ke atas ya"

__ADS_1


" iya sayang"


"Ardan," panggil ibunya dari belakang


" Ibu. Ibu kapan datang kenapa tidak bilang aku kan bisa jemput.


" Tadi siang, apa isteri mu itu selesai belanja lgi??


" Iya buk, tadi sepulang dari kantor aku menemani Hani belanja, karena aku kan subuk jarang-jarang bisa menemani nya jalan-jalan.


" oh begitu, lalu kapan kalian punya anak, Ibu dan Ayah sudah ingin sekali menimang cucu.!


" maafkan aku Buk ,untuk saat ini aku dan Hani masih belum bisa memberikan cucu untuk Ibu dan Ayah.


" kamu ini bagaimna sih Ardan, kalian sudah


menikah 2 tahun lebih, kamu itu perlu keturunan Ardan!!


" tapi mah, Hani belum siap mah, Ardan gak mungkin memaksakan Hani jika dia belum siap memiliki anak.!


" memang ya isteri mu itu bisanya cuma ngabisin duit aja, masa sampe sekarang dia belum-belum siap juga punya anak, apa isteri mu itu sakit atau bagaimana, biar kita sama-sma cari solusinya.


" gak koq mah,Hani gak sakit, Hani belum siap melahirkan karena dia belum siap badannya berubah saja setelah melahirkan.!


" Apa!!! jadi hanya karena alasan itu,dan kamu diam saja.!


" maaf kan Ardan mah ,Nanti Ardan coba ngomong lagi sama Hani.!


" terserah kamu lah,.! Ibu Carroline pergi meninggalkan Ardan " mah, mah, mamah, mamah jangan marah,nanti Ardan coba ngomong lagi sama Hani,aaahh " Ardan pusing disisi lain dia juga kasian dengn kedu orangtunya karena ingi memiliki cucu darinya,dilubuk hatinya pun Ardan juga menginginkan seorang anak dirumah tangga nya dan Hani,tapi Ardan juga tidak bisa egois, dan menghargai Hani,yang belum siap memiliki anak.

__ADS_1


__ADS_2