
setelah Ardan masuk kdedalam toko kue tersebut Anita melakukan motornya dan meninggalkan toko kue tersebut dengan kecepatan sedang Anita menyusuri jalan raya
setelah selang beberapa menit Anita merasa ada yang aneh dia motor nya entah apa Anita juga tidak tau.
" ich koq liar begini jalannya!! perasaan tadi gak gini deh, baik-baik saja! semakin lama semakin liar " Aduh ini kepada sih!! mana masih jauh lagi!!
Anita akhirnya mencoba pelan-pelan menepi dan berhenti didekat Apotik.
Anita turun tanpa melepaskan Helmnya lalu Anita mencoba memeriksa motor nya.
" Astaga, koq ban nya bisa kempes sih, tadi kan sebelum berangkat tidak apa-apa! Apa mungkin terkena paku atau apa ya??? Anita berbicara sendiri.
Lalu Anita menstandarkan motornya agar Anita mudah mencari penyebab ban motornya yang kempes, kemudian Anita memutar pelan-pelan ban motornya sambil melihat dan meraba-raba ban motornya.
" Tidak ada apa-apa!! tapi koq bisa kempes begini sih!! setelah melakukanya berulang kali Anita menyadari jika ada yang tidak beres dengan ban motornya.
" Sebentar ini koq! tutupnya hilang,pergi kemana!! tidak mungkin ada orang yang mengambilnya untuk apa juga??
atau kalo lepas sendiri juga tidak mungkin!! Anita berbicara sendiri.
karena hari semakin sore tidak mungkin Anita terus berada disitu saja akhirnya Anita memutuskan untuk mendorong motornya.
namun karena sudah tidak kuat lagi Anita kelelahan dan penuh keringat Anita akhirnya berhenti di dekat warung makan yang biasa Anita dan Nina kunjungi.
" aku capek sekali!! aku sudah tidak kuat lagi!! aaaahhh rasanya kaki ku mau keriting!! motor sialan!!
Anita duduk sejenak beristirahat sambil mengatur nafasnya karena ngos-ngosan hampir satu kilometer lebih mendorong motornya, berharap menemukan bengkel motor namun Anita tidak menemukannya, Anita bertanya pada warga sekitar katanya didaerah ini memang bengkel motor ada tetapi masih jauh.
" Aku telpon Nina saja siapa tau dia bisa membantu ku!! Drrrtt Drrtt drrrtt!
" Halo Anita, kamu dimana koq kamu belum sampai juga??? tanya Nina karena sejak tadi menunggu Anita yang katanya membeli kue tapi tak kunjung datang " aku baru saja mau menghubungi mu kau baik-baik saja kan???
"Aku baik-baik saja Nin hanya motor mu ini saja yang membuat ku tidak baik-baik saja!!!
" Apa??? maksudnya kamu ngomong yang jelas donk Nit ? suara kamu kenapa seperti orang selesai berlari saja!!!
" aku tidak berlari tapi aku mendorong motormu!!! Ban nya lemper penutup pent..l nya hilang!!!
" Koq bisa sih hilang!! ya sudah kamu tenang saja aku akan mencari bantuan! sekarang kau dimana katakan posisi mu!!
__ADS_1
" baik lah!! aku di jalan S didekat warung makan tempat biasa kau dan kunjungi!! sudah dulu pulsa ku mau habis!!! kalau sudah kau kirim pesan pada ku!! jika aku tidak membalasnya itu berarti pulsa ku habis!!!
"Iya-iya masa sih kau seboke itu Nit!! Nina langsung mengakhiri panggilan dan segera mencari bantuan untuk menyusul dan membantu Anita.
" Aku minta bantuan siapa sekarang!! Pito tidak mungkin tempat Pito kan sangat jauh!! ahha Pak Hendra!! aku minta tolong Pak Hendra saja!
drrrtt Drrtt drrrtt Nina langsung menghubungi Hendra setelah beberapa kali berdering terdengar jawaban dari seberang sana
" halo, Ada apa Nina??? tanya Hendra tanpa basa-basi
" Bapak dimana Sekarang repot tidak pak???
" langsung saja aku tidak punya banyak waktu!!
ada-apa kalo tidak aku matikan!!
" udh sih bapak galak amat! bapak bisa tidak membantu Anita!! Anita tidak bisa pulang karena ban motornya kempes, saya tidak bisa menyusul nya!!
mendengar nama Anita " Dimana dia sekarang kirimkan alamat saya akan segera kesana!!
setelah Nina memberikan alamat dimana Anita menunggu Hendra bergegas langsung mengambil kunci mobilnya dan melajukan mobilnya menuju ke alamat yang dikatakan Nina.
" Anita kau tidak apa-apa kan?? tanya Hendra Khwatir
" Pak Hendra saya baik-baik saja pak!!
" Syukur lah! tadi Nina menghubungi ku dan mengatakan kau tengah perlu bantuan makanya aku segera kesini!!!
" Iya pak, ini ban motornya kempes! saya sudah mencoba mendorong nya untuk mencari bengkel terdekat tapi kata orang-orang bengkelnya masih jauh dari sini!!
" Iya Anita, sekarang ayo masuk biar aku antarkan kau pulang motor mu aku sudah menghubungi seseorang untuk mengurnya disini jadi kau tenang saja!! setelah selesai dia juga yang akan mengantarkan ke tempat mu!!
" Iya pak" mendengar perkataan Hendra Anita menurut saja dan mengikuti Hendra yang membukan pintu mobil didekat kemudi mempersilahkan Anita untuk masuk.
"terima kasih Pak"
kemudian Hendra juga masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi pengemudi karena saking senang dan campur grogi karena berdekatan dengan Anita, ketika ingin menjalankan mobilnya Hendra dibuat malu
" kita jalan Sekarang " kata Hendra pada Anita dibalas anggukan oleh Anita
__ADS_1
Hendra mulai ingin menjalankan mobilnya
" koq gak bisa sih!! Hendra mencoba sekali lagi tetap tidak bisa " koq tidak bisa, kenapa ini mobil bukanya tadi baik-baik saja!! Hendra berbicara sendiri di dalam Hatinya tetapi tersenyum melihat kearah Anita.
" coba sekali lagi" masih belum bisa juga
" wah kurang ajar ini mobil!! sengaja malu-maluin aku di depan Anita!! Awas saja nanti kau sampai rumah aku bakar kau!!!
Hendra mengomel merutuk mobilnya dalam hati
Anita yang merasa bingung karena Hendra yang tak kunjung menjalankan mobilnya dan Anita mulai takut melihat raut wajah Hendra
yang tidak bisa dia tebak sedang memikirkan apa membuat Anita menjadi was-was dan memutuskan bertanya kepada Hendra.
" Pak koq gak jalan-jalan juga??? bapak baik-baik saja kan??? tanya Anita menatap wajah Hendra dengan tatapan sulit diartikan
melihat Anita menatapnya membuat Hendra semakin grogi dan mendengar pertanya Anita membuat Hendra semakin bingung mau berkata jujur tapi Hendra malu
" bener-bener ini mobil!!! masa harus didorong dulu baru mau jalan! bisa hilang harga diriku didepan Anita!! Hendra kembali mengomel di dalam hati.
Karena tidak tau harus bagaimana lagi Hendra jujur kepada Anita
" Aku juga tidak tau Anita, koq gak mau jalan ya padahalkan tadi baik-baik saja!!! dan baru aku beli sebulan yang lalu!! Kata Hendra sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal sambil melihat ke arah Anita.
mendengar perkataan Hendra membuat Anita bingung Hendra bercanda atau bagaimana
" Bagaimana mau jalan pak!! kan bapak belum menyalakan mesinya " kata Anita sambil tersenyum menatap Hendra
membuat Hendra tersadar jadi salah tingkah dan malu sendiri.
" Apa !??" Hendra segera memeriksa nya dan benar saja Hendra belum menyalakan mesinnya, karena seingat Hendra saat Hendra turun menghampiri Anita tadi Hendra tidak mematikan mesinnya
" Hehehe Aku lupa Anita!!! aku pikir tadi sudah menyalakan mesinnya!! kata Hendra sambil cengar-cengir
Anita tersenyum menatap Hendra,,kemudian Hendra menyalakan mesinya dan mulai melajukan mobilnya
" sepertinya mobil ini membawa keberuntungan
aku jadi bisa berlama-lama bersama Anita!! kalo begini aku tidak jadi membakarmu Sampai rumah nanti" Hendra berbicara dalam hati.
__ADS_1
sambil fokus menyetir dan melihat jalan raya Hendra sesekali melirik ke arah Anita dan tersenyum, Anita yang tak sengaja melihat Hendra melirik ke arahnya hanya tersenyum menatap Hendra membuat hati Hendra semakin berbunga-bunga.