Legenda Pedang Garuda

Legenda Pedang Garuda
1. Awal Mula


__ADS_3

Bumi yang memiliki lautan yang luas atau biasa disebut samudera juga memiliki daratan yang luas meskipun tidak seluas samudera. daratan yang luas ini biasanya disebut benua.


Terdapat empat benua di dunia saat ini, yaitu benua Alvacard, Artazard, Angeliword dan Aletral.


Jika dilihat dari ketinggian melangit, letak benua ini membentuk sebuah segitiga sama kaki, dimana bagian atas adalah Benua Alvacad, bagian kaki kanan Benua Artazard, bagian kaki kiri Benua Angeliword dan bagian tengah dari segitiga itu adalah Benua Aletral.


Sebenarnya, diantara Benua Alvacard dan Artazard terdapat samudera pemisah yang sulit dilalui oleh manusia karena begitu luasnya lautan pemisah antar Benua ini. Samudera ini dikenal dengan nama samudera Maroon oleh semua benua. Begitu pula dengan Benua Artazard dan Angeliword, ada samudera pemisah yang dikenal dengan nama samudera Ice Light. Sedangkan samudra pemisah antara Angeliword dan Alvacard ialah samudera Whirlpool.


Dizaman sekarang, dimana setiap benua memiliki teknologi yang super canggih, maka tak heran jika setiap manusia di dunia merasa nyaman dan bangga dengan hebatnya teknologi di benua mereka masing-masing.


Setiap benua memiliki perbedaan budaya, jadi teknologi yang mereka ciptakan pasti tidak memiliki persamaan persis. Baik dalam teknologi rumah tangga, pekerjaan, produksi maupun militer.


Alvacard terkenal dengan militer nya yang kuat. Militer terkuatnya biasa disebut dengan sebutan Alva. Setiap 1 orang Alva berbanding 20 orang biasa dalam pertempuran fisik. Maka tak heran jika Alvacard sangat disegani setiap benua. Selain dengan fisik yang kuat Alva juga mampu menerobos benteng musuh dengan bantuan teknologi jubah yang membuat penggunanya tidak terlihat. Jubah ini adalah jubah kebanggaan benua Alvacard. Jubah ini biasa disebut sebagai Jubah Sensor.


Benua Artazard, terkenal dengan peledak buatannya yang mampu menghanguskan 1 benua dalam 3 ledakan ditiga titik. Tapi berita ini belum ada buktinya karena benua Alvacard dan Angeliword belum pernah melihatnya secara langsung. Jadi benua Artazard tidak disegani seperti benua Alvacard.


Benua Angeliword dikenal dengan keahlian militernya dalam berpedang, tapi semakin berjalannya waktu, benua ini memiliki senjata berupa alat tembak. Alat tembak seperti pistol atau sebagainya yang memiliki daya rusak tinggi. Senjata ini bahkan ditiru secara baik oleh benua Alvacard untuk menyempurnakan pasukan terkuatnya, yaitu Alva.


Benua Aletral, satu-satunya benua yang tidak dihuni manusia. Bahkan jarang sekali binatang di tempat ini, walaupun hanya semut, sungguh, sungguh tak ada. Benua ini memiliki dataran yang tandus dan gersang, sehingga sulit untuk manusia mencari bahan makanan. Benua ini hanyalah hamparan pasir yang luas, seluas benua. Tapi tumbuh berbagai pohon di setiap ujung benua yang menjadi pembatas dengan tiga benua lainnya yang melingkari benua Aletral. Jika dilihat dari atas, seperti cincin hijau yang indah. Benua Aletral juga menjadi satu-satunya jalan untuk komunikasi antara tiga benua.


Ada sebuah kisah yang diketahui masyarakat dunia, bahwa dahulu ada orang yang ingin menguasai benua tersebut, tapi setelah berambisi seperti itu, dia menjadi keriput dan lumpuh seumur hidup. Seolah setiap energi fisik dan energi kehidupannya terserap entah kemana dan oleh siapa. Dan pada akhirnya, setiap manusia tidak ingin tinggal di benua itu, karena kisah tersebut benar adanya.


Persaingan teknologi antar benua dizaman sekarang sulit dihindari. Bahkan setiap benua menunjukan kebolehan dan taringnya.


Karena persaingan teknologi dan ingin menunjukkan bahwa benua mereka yang paling kuat, maka setiap pemimpin di masing-masing benua atau disebut kaisar terus menciptakan teknologi-teknologi untuk militer dengan daya rusak tinggi.

__ADS_1


Hingga suatu hari, keadaan ini mencapai puncak dan memanas. Terjadilah peperangan antara tiga benua dengan kekuatanya masing-masing.


Perang terjadi di Benua Aletral, benua dengan lapang luas beralaskan pasir tanpa penghuni.


Manusia didunia diambang kehancuran. Seluruh manusia berharap perang ini terhenti tapi apa daya? Kaisar mereka dibutakan dengan keserakahan.


Perangpun tak dapat dihindari. Ketiga benua terkena imbas saat perang terjadi, karena peledak yang diciptakan benua Artazard.


Seluruh manusia musnah dan mayat berserakan dengan jasad seperti terbakar. Mungkin hanya beberapa orang yang selamat. Ya, mungkin, hanya kemungkinan.


Seluruh dunia menjadi porak poranda akibat perang, mayat berserakan disetiap benua, bahkan di benua Aletral yang tak berpenghuni pun ada. Yaitu pasukan yang dibawa oleh kaisar-kaisar dari tiga benua.


Tumbuhan yang hidup hampir seluruhnya terbakar. Tapi tumbuhan yang melingkar seperti cincin dibenua Aletral masih utuh dan hijau sama seperti sebelum perang.


Di benua Alvacard, Artazard dan Angeliword hanya bagian pinggir yang sangat jauh dari medan perang yang tampak masih ada beberapa bangunan dan tumbuhan yang hijau.


Peperangan tiga benua tersebut memakan waktu satu hari lamanya dan berhasil memporak porandakan dunia.


Tentang kerugian? Ya tentu seluruh dunia mengalami kerugian. Mulai dari aset-aset berharga manusia, bahkan manusia pun punah, meski masih ada beberapa yang selamat, katakan saja punah. Teknologi-teknologi yang mereka banggakan musnah dengan penciptanya, sekarang tidak ada lagi jenius yang akan mampu meneruskan kemajuan teknologi sebelum perang. Para dokter, profesor, guru bahkan kaisarnya pun sudah mati. Sekarang dunia seperti tak berpenghuni saja.


Hanya hamparan mayat dan puing-puing bangunan sepanjang mata memandang. Tidak ada lagi burung yang akan menyanyi menyambut surya yang terbit dengan kegagahannya. Tidak ada lagi anak yang akan menuntut ilmu dengan mengenakan seragam sekolah, tidak ada lagi pedagang dan pembeli, dan tidak ada lagi ibu-ibu arisan yang suka gosipin tetangga, bahkan yang paling menyakitkan sekarang, perawan di dunia sudah punah. Hiks...hiks...hiks...


Disaat perang sudah mereda, tapi tumbuhan yang berbentuk seperti cincin hijau yang melingkari benua Aletral tampak masih kokoh dan utuh seperti semula. Mengapa bisa? Padahalkan tumbuhan ini paling dekat dengan area perang.


Sehari setelah perang terjadi, tumbuhan seperti cincin hijau yang melingkari benua Aletral tampak bercahaya putih. Sangat indah dilihat, tapi sayang manusia sudah tidak ada lagi yang hidup untuk melihat keindahan ini.

__ADS_1


Perlahan sinar ini memancarkan sinar yang terus menerus menerang. Sampai-sampai bisa membuat mata buta jika dilihat. Hal yang ajaib pun terjadi, setelah satu jam sinar yang menyilaukan pun mulai meredup. Kini tumbuhan hijau yang melingkari benua Aletral tampak seperti berputar. Berputar-putar dengan sangat kencang, bahkan menghasilkan pusaran angin yang mengerikan, karena sangat cepatnya putaran tumbuhan tersebut. Semakin lama putaran dari tumbuhan tersebut semakin mengecil membentuk lingkaran berdiameter 3m.


Saat putaran tumbuhan yang mengerikan itu terhenti, ternyata tumbuhan itu membentuk sebuah aksara kuno, seperti segel. Dan tak lama aksara tersebut menghasilkan cahaya keemasan. Lalu terjadilah getaran yang sungguh hebat dan menggetarkan benua Aletral. Bahkan masih terasa getarannya di ujung tiga benua yang lain.


Getaran baru terhenti setelah satu menit. Dan disaat terhenti tarjadi ledakan yang hebat. Membuat kepulan debu pasir dan mementalkan mayat sisa perang. Hasil ledakan tersebut membuat cekungan di bumi yang sangat dalam.


Lalu keanehan terjadi dari cekungan tersebut, dimana tiga sinar dengan aura pekat muncul dari satu titik di bagian tengah.


Ketiga sinar itu berwarna merah, biru dan putih. Dan perlahan sinar tersebut seperti terbang ke atas. Saat ketinggiannya sepuluh meter, sinar tersebut berpisah dan terpancarlah sinar yang menyilaukan berwarna perak. Beberapa saat sinar tersebut redup dan munculah dua sosok pria dan satu wanita.


Ketiganya seperti berusia 30 tahunan. Memancarkan aura yang membuat ketiganya disegani dan berwibawa. Melayang diudara saling berhadapan membentuk segitiga seperti letak tiga benua dan memejamkan mata.


Setelah beberapa saat, ketiganya membuka mata bersama sama.


"...Gyhahahahahaha..." Tawa menggema dari kedua pria tersebut, bahkan bisa membuat telinga sakit teramat sangat.


"...Kakak pertama, kakak kedua waktunya kita menguasai dunia..." Suara seorang wanita dan tampak berwibawa.


"...Benar adikku, sekarang ayo kita mulai hal pertama yang diamanatkan oleh guru kita..." Pria yang disebut sebagai kakak pertama berbicara dengan aura kewibawaan.


"...Baik" Jawab keduanya serentak.


Mereka memancarkan cahaya yang sama seperti saat selesainya ledakan segel. Pria yang disebut Kakak pertama memunculkan cahaya merah, pria yang disebut adik kedua memancarkan sinar putih dan wanita yang disebut adik oleh kakak pertama mengeluarkan cahaya biru.


Kini ketiganya saling berpegang tangan. Dan tak lama kemudian, sinar berwarna keemasan menjalar keseluruh dunia. Sinar ini sangat bersahabat dan menghangatkan bagi manusia.

__ADS_1


Hal yang mengejutkanpun terjadi......


__ADS_2