
Lin Jihai yang berlatih di alam bawah sadarnya merasakan sakit yang luar biasa.
"... Arrrghhhhh ada apa ini? Apa aku diserang " Gumamnya sambil meringis menahan sakit yang teramat sangat.
Lin jihai mengaktifkan telepati kepada garudanya.
" Yiran, ada apa ini? "
Beruntung Lin Yiran masih memiliki kesadaran dan langsung menjawab tuannya dengan nada yang serius. Dia berkata bahwa, Chao Ji dan muridnya telah menyerangnya hingga sekarat dan menghancurkan tubuh tuannya.
Lin Jihai tidak menyangka teman seperjuangannya sekejam itu, tapi dia tidak punya banyak waktu untuk menyesali keadaan. Dia akan segera lenyap dari dunia ini.
" Yiran aku sudah menyalin semua kemampuanku pada kitab. Sekarang kau harus menjaganya sampai seseorang terpilih oleh kitab itu. Jangan banyak bertanya waktuku tidak banyak! "
Tubuh Lin Yiran mengeluarkan cahaya emas beberapa detik yang membuat Chao Ji heran. Tapi Chao Ji menganggap bahwa burung itu telah mati.
*****
" Dimana ini tuan? ", Lin Yiran dan tuannya berada di atas awan yang keras seluas karpet.
" Ini adalah dimensi yang aku buat. Tugas terakhirmu adalah menjaga kitab yang ku simpan dalam batu itu. Mungkin akan banyak orang yang ingin memilikinya karena berita kitab ini diketahui bangsa lain selain manusia. Sekarang aku sudah sampai pada batas. Yiran......! " Belum sempat Lin Jihai menyelesaikan ucapannya, dia sudah menghilang bak ditelan bumi.
" Tuan? " Lin Yiran berduka, mungkin tuannya sudah mati dan takan kembali lagi. Lin Yiran bertengger di atas batu itu dan menundukan kepalanya.
"Sriiiingggg............" sebuah cahaya berwarna emas turun dari langit dan menyentuh kepala garuda Lin Jihai.
Lin Yiran merasakan hangat dan darah dikepalanya mengalir dengan deras. Dia merasakan hal yang berbeda yaitu wawasannya seperti luas.
'Ada apa ini? ' Lin Yiran bergumam bingung. 'Mungkinkah ini wawasan tuanku?, kalau itu benar aku akan menjaganya'
Dia pun menjaga kitab tersebut hingga akhirnya di temukan oleh Isuke.
Setelah guru lin bercerita panjang lebar, dia tidak mendengar suara Isuke lagi. Ternyata Isuke sudah tertidur pulas. Guru Lin merasa kecewa dan menghela nafas kesal. Tapi ia pun akhirnya memilih tidur di ruang kesunyian Isuke dan memaklumi keadaan karena ini sudah malam jadi pantas saja menurutnya.
__ADS_1
*****
Mentari bersinar dengan gagahnya disambut dengan nyanyian burung yang merdu. Hari sudah pagi dan Isuke sudah terjaga karena sinar mentari yang mengenai wajahnya.
'Sudah pagi ya?' Gumamnya.
Dia akhirnya mencari makanan untuk pagi ini. Dia sempat memanggil gurunya, tapi tidak ada jawaban. Mungkin masih tidur.
Setelah beberapa jam, dia sudah selesai mengumpulkan makanan. Kali ini dia sangat cepat dalam mengumpulkan makanan karena di siang hari.
Dia pun selesai dengan sarapannya. Ternyata makanan itu masih banyak, mungkin untuk persediaan Isuke beberapa hari.
Dia pun berniat membaca kitab yang dia dapatkan. Tapi dia dibuat bingung dengan tulisan-tulisan yang tertera pada kitab itu. 'Tulisan apa ini? Rumit sekali' fikirnya.
' Apa kau faham dengan tulisan itu?' tiba-tiba terdengar suara wanita dewasa mengiang di kepala Isuke. Ya, suara itu milik guru Lin.
Isuke pun menggelengkan kepalanya tanda ia tidak faham. Akhirnya guru Lin mengajarkan huruf-huruf aksara dalam kitab itu.
Tak butuh waktu berhari-hari, sekitar lima jam Isuke sudah faham dengan aksara yang terlihat kuno di dalam kitab itu.
Akhirnya ia sedikit faham setelah membaca beberapa lembar kitab itu. Ia mendapatkan kesimpulan dari daftar isinya bahwa kitab itu berisi tiga ilmu beladiri. Yaitu pertama teknik tangan kosong, kedua teknik berpedang dan terakhir teknik mengendalikan elemen dan cara membuatnya dengan tenaga dalam.
Ia membaca bagian pertama tentang teknik tangan kosong. Teknik ini diberi nama teknik Sayap Garuda. Terdapat lima teknik dalam kitab itu.
Isuke melihat cara-cara mempelajari teknik Sayap Garuda tapi dia sangat terganggu dengan syaratnya. Yaitu dia harus memiliki tenaga dalam dan memiliki fisik kuat.
" Guru bagaimana caranya agar aku bisa memiliki tenaga dalam? " Isuke bertanya kepada Guru Lin karena dia yakin Guru Lin pasti mengetahuinya.
' Itu mudah, kau hanya perlu berlatih saja! ' Jawab Guru Lin seperti menganggap enteng.
Akhirnya Guru dan murid itu sepakat mulai hari besok mereka akan berlatih agar Isuke mendapat tenaga dalam.
***
__ADS_1
Keesokan harinya, Isuke bangun pagi sekali. Dia tidak sabar ingin menjadi pendekar hebat, semangatnya yang membara itu membuat Guru Lin terkekeh. 'Betapa kekanak-kanakannya Isuke' Fikir Guru Lin.
" Guru apa yang harus kulakukan sekarang? " Isuke bertanya seperti tak sabar ingin melatih dirinya.
' Kau carilah batu sebesar badanmu dan larilah mengelilingi hutan ini 100 keliling dengan mengangkat batu itu. Jika kau berhenti maka ada konsekuensinya. Selesaikan latihan ini dalam sehari, jika tidak selesai hari ini lakukan lagi dari awal di hari esok. Dan satu lagi jangan membantah! ' Jawab Guru Lin tegas.
Isuke hampir tersedak ludahnya sendiri. Dia berfikir ini adalah siksaan bukan latihan. Tapi mendengar ketegasan dan perintah gurunya, ia tak mungkin membantah.
Isuke menelusuri hutan dengan mengangkat batu yang tak lama dia temukan. Ia baru berjalan beberapa meter tapi sudah merasa kelelahan. Tapi semangatnya membara karena ingin menjadi pendekar hebat.
Isuke menjalani hari-harinya dengan latihan di siang hari. Begitu pula saat malam tiba, Isuke diperintahkan untuk bermeditasi oleh Guru Lin.
Meditasi adalah sebuah tindakan duduk bersila dengan tangan di atas lutut dan mengosongkan fikiran serta merasakan aliran energi tenaga dalam di tubuh. Dengan meditasi seseorang dapat mengembalikan tenaga dalam yang hilang dan mengistirahatkan fisik dari lelah. Tapi roh mereka akan terganggu sehingga memungkinkan jika terlalu lama akan melemahkan roh. Roh juga mengalami lelah, tapi roh dapat pulih dengan sendirinya saat seseorang tidak bermeditasi.
Beberapa kali Isuke gagal dalam latihannya. Tapi dia terus mencoba dan mencoba hingga di hari ke-30 dia menjalani latihan dia berhasil mengelilingi hutan sebanyak 100 kali dengan membawa batu besar yang sudah ditentukan sebelumnya. Ia juga berhasil mengumpulkan tenaga dalam sebanyak satu bagian.
Guru Lin menjelaskan bahwa di dalam dunia pendekar terdapat tujuh tingkatkan yang membandingkan kekuatan setiap pendekar. Setiap tingkatan memiliki tenaga dalam yang berbeda-beda. Lebih tinggi tingkatan pendekar, maka pendekar tersebut lebih kuat.
Pertama adalah pendekar pemula, sama seperti Isuke. Pendekar pemula memiliki tenaga dalam yang terdapat di bagian perut di bawah pusar. Tenaga dalam ini bisa di alirkan keseluruh tubuh pemiliknya untuk melindungi diri dan menguatkan beberapa teknik.
Kedua adalah pendekar kuasa. Tingkat ini memiliki dua tabung tenaga dalam yang letaknya di bagian perut di bawah pusar dan di bagian lengan kanan.
Ketiga adalah pendekar bumi. Pendekar ini memiliki tiga tabung tenaga dalam. Letaknya dibagian perut di bawah pusar, lengan kanan dan lengan kiri.
Keempat, pendekar Langit. Pendekar yang memiliki empat tabung tenaga dalam, yaitu dibagian perut di bawah pusar, lengan kanan, lengan kiri dan kaki kanan.
Kelima, ialah pendekar dewa. Pendekar yang memiliki lima tabung tenaga dalam. Letaknya sama seperti pendekar tingkat langit, tapi di tambah dengan satu tabung di kaki kiri. Pendekar tingkat dewa mampu bertahan selama satu bulan tanpa makanan dan minuman. Dengan kata lain, pendekar ini bisa makan dalam sebulan sekali tanpa merasa lapar di hari-hari dalam waktu sebulan tersebut.
Keenam, pendekar tingkat dunia. Pendekar dengan tingkat ini sulit di raih manusia. Mungkin di dunia yang baru ini hanya ada beberapa orang saja dan bisa dihitung dengan jari. Termasuk tiga kaisar juga pendekar tingkat bumi. Pendekar ini memiliki enam tabung yang terdapat di perut di bawah pusar, lengan kiri dan kanan, kaki kiri dan kanan, dan di bagian tengah dada. Pendekar ini mampu hidup tanpa makanan dan minuman selama bertahun-tahun.
Dan terakhir pendekar Surga. Pendekar ini sudah jarang di dunia ini di jaman sekarang. Dulu ada pendekar tingkat ini, yaitu Lin Jihai dan Chao Ji. Tapi keduanya sudah mati. Murid Chao Ji tidak ada yang mencapai tingkatan ini sementara Lin Jihai tidak memiliki murid. Begitu pula dengan teman-teman Lin Jihai yang lain, mereka hanya mampu menggapai pendekar tingkat dunia. Jadi sekarang mungkin pendekar tingkat ini akan terlupakan di dunia ini. Pendekar ini memiliki tujuh tabung tenaga dalam, letaknya sama dengan pendekar tingkat dunia, tapi pendekar tingkat ini di tambah satu tabung tenaga dalam dibagian kepala.
Tenaga dalam yang terdapat di tubuh manusia berupa lingkaran-lingkaran kecil di dalam tabung sebesar jari kelingking dengan tinggi sekitar tujuh sentimeter. Setiap tabung terdapat 100 lingkaran yang bertumpuk. Semakin banyak letak tenaga dalam di tubuh manusia, maka semakin mudah manusia itu untuk mengendalikannya.
__ADS_1
Kini Isuke sudah memahami tingkatan kependekaran. Lalu bagaimana selanjutnya?
Maaf jika besok gak ada up. Insya Allah lusa up lebih dari 2 chapter jika memang besok gak sempet.