LEGENDA SANG DEWA PEDANG

LEGENDA SANG DEWA PEDANG
Kematian Yun Xue


__ADS_3

Di penginapan bangau putih tepatnya di atap penginapan tersebut, terdapat sesosok berjubah hitam dengan ***** membunuh yang ditujukan di kamar Lin Fan.


"Hey apakah itu kamarnya?, kenapa pria yang dimaksud boss tidak ada disana?, apakah mungkin dia sedang keluar?" tanya pria berjubah tersebut kepada temannya.


Mereka terlihat berjumlah 10 orang di tingkat pendekar grand master bintang 1 - 3.


"Hahaha ini adalah keuntungan, kita bisa menikmati gadis itu bergiliran lalu kita membunuhnya, masalah pemuda itu kita akan menjelaskannya nanti kepada boss kalau pemuda tersebut sedang keluar entah kemana" ucap teman pria misterius tersebut.


Mereka pun masuk melalui jendela kamar tersebut, yang kemudian tiba tiba membangunkan Yun Xue.


"Ehmm kakak Fan apakah kamu dari keluar?" ucap Yun Xue yang baru setengah sadar dan tidak melihat jelas pria berjubah tersebut.


"Hahaha kakak Fan?, ternyata namanya Fan?, sayangnya kakak Fanmu tidak ada disini, dan oleh karena itu kami datang dan akan menikmati tubuhmu yang begitu menggoda itu" ucap pria misterius tersebut lalu disertai tawa para anggotanya.


Yun Xue yang menyadari suara tersebut bukan dari Lin Fan pun kaget dan terkejut, kemudian membuka matanya dan melihat banyak pria berjubah di dalam kamar itu.


"Kalian... Kalian siapa?!!!" teriak Yun Xue yang kemudian mulutnya di tutup oleh pria tersebut agar tidak berteriak.


"Kakak Fan tolong.. tolong aku kakak Fan.. aku tidak mau merelakan tubuhku untuk orang jahat.. kakak Fan" bathin Yun Xue yang kini menangis mengeluarkan air mata kesedihan yang begitu mendalam.


Para pria berjubah tersebut kemudian melepas satu per satu pakaian Yun Xue. Tampak tubuhnya yang menggoda dan membuat pria tersebut tidak tahan dan langsung menyerbunya.


"Tidak.. tidak.. kakak Fan tolong" bathin Yun Xue yang kini tidak tau lagi harus berbuat apa.


Mereka pun mulai memperkosa Yun Xue satu persatu, Yun Xue pun kini histeris dan tidak bisa berteriak karena tubuhnya tidak bisa digerakkan.


"Kakak Fan... maafkan aku... mungkin kita ditakdirkan untuk berpisah, tetapi aku sangat bahagia atas kehadiranmu di sisiku kakak Fan, tidak ada penyesalan bagiku walaupun kita bersama tidak lama, tapi aku sangat menyayangimu kakak Fan, terima kasih selalu menjaga Xue'er" kini Yun Xue pun tersenyum dan mengeluarkan air mata kebahagiaan membayangkan wajah Lin Fan dan senyumannya.


Setelah cukup lama mereka menikmati tubuh Yun Xue, akhirnya mereka pun membunuhnya dengan menusukkan pisau tepat di jantungnya.

__ADS_1


"Kakak Fan selamat tinggal..... semoga di kehidupan selanjutnya kita dapat bertemu dan menjadi sepasang kekasih" bathin Yun Xue yang kini tersenyum sambil mengembuskan nafas terakhirnya.


Setelah membunuh Yun Xue mereka semua pun akhirnya bergegas pergi dan melaporkan hasil pekerjaannya.


*


Di sisi lain kini Lin Fan sekarang berada di hutan bersama Ling Mei, mereka tampak bercerita satu sama lain sambil memakan daging ayam hutan. Tetapi tiba tiba Lin Fan merasa detak jantungnya tiba tiba berdetak kencang, dan membuat Lin Fan merasa sangat gelisah. Ling Mei yang melihat itu mengerutkan keningnya.


"Guru, guru kenapa?, apakah guru baik baik saja?" tanya Lin Mei kepada Lin Fan. "Perasaan guru tidak enak, lebih baik kita ke penginapan tempat kenalan guru berada, aku khawatir meninggalkan dia sendirian" ucap Lin Fan yang kemudian beranjak pergi bersama Ling Mei ke penginapan tersebut.


Di atas langit Lin Fan melesat ke arah penginapan tersebut, setelah cukup dekat Lin Fan kemudian mengerutkan keningnya dan mencium bau darah dan bau beberapa aura yang baru baru ini datang ke kamarnya.


Lin Fan pun kini masuk melalui jendela bersama Ling Mei, tetapi tiba tiba..


Dug...


Lin Fan kini melihat Yun Xue tanpa sehelai benang pun dan tidak bernyawa lagi kini sangat marah dan melepaskan hawa membunuh yang sangat dahsyat.


Ling Mei yang merasakan kesedihan Lin Fan, kini terlihat kesulitan bernafas karena hawa membunuh yang dilepaskan begitu dahsyat.


"Gu...guru tolong tarik ke.. kembali hawa membunuh guru..." Ling Mei berusaha berbicara di dekat Lin Fan yang kino kesulitan bernafas. Lin Fan yang melihat Lin Mei kesulitan bernafas pun menarik kembali aura membunuhnya.


"Tidak... maafkan aku Xue'er, percuma aku kuat, percuma aku menjadi seorang dewa, tetapi aku tidak bisa menjaga orang yang aku sayangi" teriak Lin Fan yang kini menangis dan tidam rela kepergian Yun Xue.


Lin Mei kemudian mendekat dan memeluk Lin Fan dan berkata. "Guru.. itu bukan salahmu, guru tidak boleh terus menangis seperti ini, kalau memang guru adalah yang terkuat pastinya guru masih bisa mendeteksi orang yang membunuh kakak itu" ucap Ling Mei yang memberikan solusi kepada Lin Fan.


"Terima kasih Mei'er, siapapun yang melakukan ini aku akan menghancurkannya" ucap Lin Fan dengan perkataan penuh kebencian.


Lin Fan yang kini menyadari aura yang masih samar samar keluar melalui jendela pun keluar dan mengikutinya bersama Ling Mei dengan cepat terbang menggunakan pedangnya.

__ADS_1


*


Di luar kota tidak jauh dari gerbang kota kini 10 pria misterius itu tertawa senang karena keberhasilannya membunuh salah satu orang yang disuruh oleh boss nya tersebut.


"Hahahaha boss pasti bangga karena kita telah membunuh kekasih pemuda itu" ucap pria tersebut yang tertawa, tetapi tawanya tiba tiba berhenti setelah mendengar perkataan Lin Fan.


"Kalian!, ternyata kalian yang menbunuh Xue'er" teriak Lin Fan dari atas yang terlihat terbang menggunakaan pedang. Mereka yang melihat sosok yang terbang tersebut kini bergidik ketakutan.


Mereka semua yang ketakutan kemudian bergegas pergi tetapi seluruh badannya tidak bisa bergerak seperti di timpah sebuah beban yang begitu berat. Lin Fan mengeluarkan aura membunuhnya kepada mereka semua kecuali Ling Mei.


"Katakan kepadaku, siapa yang menyuruh kalian membunuh Xue'er!!!, cepat katakan!, kalau tidak aku akan membunuh kalian semua" ucap Lin Fan yang terlihat sangat marah.


Mereka semua pun terdiam seribu bahasa dan tidak mau membocorkan apapun kepada Lin Fan. Lin Fan yang melihat mereka ahli dalam menjaga rahasia pun kemudian turun kebawah.


"Ternyata kalian semua tidak takut akaan kematian, baiklah kalau begitu aku akan membunuh kalian semua, kecuali orang pertama yang jujur akan aku lepaskan!" ucap Lin Fan yang kemudian melesat membunuh satu per satu orang tersebut.


Swish....


Swihss...


Argkkk.....


Argkk....


"Kini kalian tersisa 5 orang, siapapun diantara kalian yang tidak jujur, aku akan membunuhnya" ucap Lin Fan mengancam dan tiba tiba salah satu pria berani dan mengatakan kejujuran kepada Lin Fan.


"Tu..tuan, kami adalah pembunuh bayaran yang telah disewa oleh tuan muda Liu Chen" ucap pria tersebut yang kini membuat Lin Fan semakin marah. "Tunjukkan kemana markasmu dan Liu Chen bajingan itu berada" teriak Lin Fan yang kini semakin kesal.


"Tuan, 500 meter tidak jauh dari sini terdapat sebuah bangunan yang tertutupi kabut, itu adalah markas kami dan disana juga tempat tuan muda Liu Chen berada" ucap pria tersebut menunjukkan arah markasnya.

__ADS_1


"Oke baiklah, aku akan melepaskanmu, tetapi aku tidak berjanji akan melepaskan nyawamu" kini Lin Fan melesat membunuh 5 orang tersebut.


__ADS_2