
Lin Bai dan Lin Long kemudian pergi melaksanakan perintah dari Lin Fan. Kini para istri Lin Fan masih stay menemaninya.
"Suamiku, kami sudah sepakat bahwa saudari Ling Mei akan memulai giliran pertama" ucap Wang Yun dan Yun Xue membuat wajah Ling Mei memerah merona.
Mendengar perkataan tersebut membuat Lin Fan menggelengkang kepalanya dan mengiyakan keinginan istrinya.
"Baiklah aku mempunyai teknik khusus untuk membuat anak, apakah kalian semua siap?" tanya Lin Fan membuat mereka semua malu malu.
"Suamiku baiklah kalau begitu, kami juga sangat ingin mempunyai anak, lakukanlah apa yang kamu mau" ucap mereka malu malu.
"Baiklah, kalian sudah sepakat bergiliran kan?, tetapi teknik ini membutuhkan waktu 3 tahun untuk memakainya sekali" ucap Lin Fan kepada istrinya.
"Jadi maksudmu, dalam 3 tahun ini hanya saudari Ling Mei yang hamil duluan?, dan 3 tahun selanjutnya giliran saudari Wang Yun, dan 3 tahun berikutnya aku?" ucap Yun Xue memahami maksud perkataan Lin Fan.
"Yah benar, seperti itulah yang aku maksud, apakah tidak keberatan?" ucap Lin Fan. "Masalahnya apakah boleh tidak menggunakan teknik itu?" ucap Wang Yun tidak mau lama lama lagi.
"Istriku, teknik tersebut sengaja mau aku gunakan agar anak kita dapat menjadi pendekar yang hebat, pastinya mewarisi kekuatanku dan begitu pula kekuatanmu, tetapi itu hanya berlaku untuk anak laki laki, jika perempuan hanya kekuatan ibunya yang dia warisi" ucap Lin Fan menjelaskan kepada mereka semua.
"Apa?, jika anak perempuan, dia tidak mewarisi kekuatan ayahnya?, tetapi anak laki laki bisa mewarisi keduanya?". "Tetapi aku tidak keberatan, yang penting aku hanya ingin memiliki anak" ucap Yun Xue dan disetujui oleh yang lainnya.
"Yah kami tidak peduli mau laki laki atau perempuan, intinya kami hanya menginginkan seorang anak!" ucap merek serentak membuat Lin Fan terdiam.
"Tetapi apakah kalian sudah setuju aku menggunakan teknik tersebut?" tanya Lin Fan. "Baiklah kami setuju!" ucap mereka tidak keberatan.
__ADS_1
"Baiklah mulai malam ini, giliran pertama Mei'er dan kalian harus bersabar, oke?" ucap Lin Fan yang hanya diberi anggukan tanda setuju oleh istrinya.
Wajah Ling Mei daritadi memerah merona malu, dia tidak peduli mau menggunakan teknik apapun, yang dia cuma pikirkan apakah sakit?, apakah tidak apa apa saat pertama?, itu terus yang ada dipikirannya sekarang.
Malam pun tiba, kini Lin Fan dan Ling Mei berdua didalam kamar, Wang Yun dan Yun Xue berada di kamar lain agar tidak mengganggu proses yang akan dilakukan suaminya dan Ling Mei.
"Sayang apakah tidak apa apa?" ucap Ling Mei yang memikirkan saat pertama kalinya. "Tidak apa apa kok, memang pertama kali agak sakit tetapi lama kelamaan akan tidak sakit lagi" ucap Lin Fan memeluk Ling Mei agar tidak perlu khawatir.
"Baiklah aku akan menggunakan teknik khusus itu" ucap Lin Fan kemudian membuka semua helai pakaiannya membuat wajah Ling Mei memerah merona melihat sesuatu yang dipunyai oleh Lin Fan.
Lin Fan tidak tinggal diam, dia kemudian membuka semua helai pakaian istrinya, Ling Mei tidak menahannya malahan mempersilahkan Lin Fan membukanya, dia begitu malu dan wajahnya memerah karena melakukan hal tersebut.
"Berbaringlah" Ling Mei kemudian berbaring di atas kasur tersebut, kemudian Lin Fan membuka ************ kakinya dan memulai menggunakan teknik tersebut.
"Didalam teknik ini, kita harus melakulan pemanasan dulu agar bisa menghangatkan rahim istri" ucap Lin Fan kemudian memulai ritualnya bersama istrinya.
"Apa ini? kenapa rasanya aneh" ucap Ling Mei yang merasakan sensasi aneh. "Baiklah pemanasannya sudah selesai" ucap Lin Fan kemudian melakukan langkah selanjutnya.
"Aku akan masuk yah, awalnya sakit tapi aku akan melakukannya secara perlahan" ucap Lin Fan kemudian membuat Ling Mei kesakitan.
"Ahh itu sakit" ucap Ling Mei tetapi lama kelamaan sakitnya tersebut hilang. "Sekarang sudah tidak sakit kan?, baiklah ayo kita mulai bergerak" ucap Lin Fan, kemudian malam itu mereka terlihat sedang menikmati waktu satu sama lain, bahkan suara ******* dan erangan dari Ling Mei terdengar oleh Wang Yun dan Yun Xue.
"Saudari Xue, apakah senikmat itu?, saat aku melakukannya aku tidak pernah nendapatkan sensasi seperti itu" ucap Wang Yun yang tidak pernah mengalami sesuatu yang dahsyat seperti Ling Mei.
__ADS_1
Wajah Yun Xue memerah karena juga dia tidak pernah mengalami keganasan tersebut walaupun sudah melakukannya dengan Lin Fan.
"Itu.. aku juga tidak pernah merasakan keganasan seperti itu, apakah mungkin karena teknik tersebut?" ucap Yun Xue yang penasaran. "Sayangnya teknik itu hanya bisa digunakan 1 kali dalam 3 tahun" ucap Wang Yun yang hanya bisa pasrah menunggu selama 6 tahun agar mendapatkan gilirannya menggunakan teknik tersebut.
"Sebenarnya kita bisa saja melakukan itu bersama suami kita, tetapi mungkin tidak senikmat yang dirasakan saudari Mei" ucap Yun Xue yang juga ingin merasakan keganasan tersebut.
"Yah mau gimana lagi, intinya setelah mereka selesai ayo kita bertiga bersama sama melakukannya walaupun tidak menggunakan teknik tersebut" ucap Wang Yun yang sudah lama merasakan sensasi gatal mendengar suara teriakan dan ******* Ling Mei dari kamar.
Keesokan harinya Lin Fan dan Ling Mei bangun dari tidurnya, tampak wajah Ling Mei berubah begitu cantik dan di keningnya terdapat sebuah simbol giok berwarna merah tanda mereka sudah saling menyatu antara Lin Fan daning Mei.
Wajah Ling Mei begitu cantik dan tubuhnya dilumuri cairan kental berwarna hitam, itu semua diakibatkan teknik khusus yang dilakukan oleh Lin Fan.
Ling Mei pun bangun dan terkejut melihat tubuhnya kotor, kemudia dia langsung bergegas memasuki kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Setelah dia keluar dari kamar mandi, betapa terkejutnya Lin Fan melihat kecantiknya Ling Mei, wajahnya yang begitu cantik elegan ditambah permata giok berwarna merah di keningnya menambah ke elegan nya.
"Mei'er kamu begitu cantik dari sebelumnya. bahkan kamu terlihat lebih sempurna dari sebelumnya" ucap Lin Fan memuji Ling Mei dan memeluknya sambil mengecup lembut keningnya.
Wajah Ling Mei begitu bahagia karena dipuji oleh Lin Fan, dia mengingat kejadian semalaman bahwa dirinya begitu ganas dan tidak terkendali bahkan bertieriak karena begitu nikmatnya melakukan itu bersama Lin Fan.
"Sayang.. te..teknik itu begitu hebat, aku.. aku bahkan tidak bisa berpikir jernih tadi malam, aku tidak menyangka bahwa aku begitu ganas tadi malam" ucap Ling Mei malu mengingat kejadian semalaman.
"Sayang, sekarang di dalam dirimu sudah tertanaman benihku, dalam beberapa bulan anak kita akan lahir" ucap Lin Fan melihat bahwa istrinya sudah hamil berkat menggunakan teknik tersebut.
__ADS_1
"Em aku sangat ingib mempunyai seorang anak, aku begith bahagia" ucap Ling Mei memeluk Lin Fan.
"Baiklah kalau begitu ayo kita keluar dan menemui Yun'er dan Xue'er, mereka pasti sudah menunggu kita" ucap Lin Fan kemudian mereka berdua pun keluar dari kamar setelah membersihkan diri menuju ke tempat kedua istrinya berada.