LEGENDA SANG DEWA PEDANG

LEGENDA SANG DEWA PEDANG
Ingatan Masa Lalu Kembali ( Arc 1 End )


__ADS_3

Beberapa hari kemudian, acara pernikahan Lin Fan dan Ling Mei telah berjalan dengan lancar di desa daun, tampak semua orang hadir dalam pernikahan tersebut.


Mereka begitu terkejut karena ketampanan LIN Fan dan kecantikan para istrinya.


Malam pun tiba keluarga kecil kini berkumpul dan sedang makan malam bersama.


"Fan'er apakah kamu akan pergi ke benua tengah?" ucap Feng Ying yang masih tidak mau berpisah dengan anaknya.


"Ibu ayah, tenang saja aku tidak akan meninggalkan kalian lagi, setelah urusanku di benua tengah selesai, kita akan pergi ke benua Tianyun bersama sama" ucap Lin Fan agar ibunya tidak merasa khawatir.


"Tapi nak.." ucap Feng Ying diselip oleh Feng Cu, "Istriku tidak perlu seperti itu, kita ikuti saja apa keinginan anak kita, jika menurutnya baik pastinya itu demi kita juga" ucap Feng Cu membenarkan perkataan Lin Fan.


"Ayah benar, ibu kita semua akan berkumpul di sekte dewa pedang, disana ada orang tua kandungku dan aku akan memperkenalkan kalian disana, kita semua adalah keluarga" ucap Lin Fan lembut kepada orang tuanya.


"Benar yang dikatakan Lin Fan ibu ayah, kita semua adalah keluarga benar kan? saudari?" ucap Wang Yun setuju dengan Lin Fan, dan mereka berdua pun mengangguk setuju.


"Baiklah nak, ibu dan ayahmu akan melakukan yang terbaik untukmu" ucap Feng Ying hangat kepada anaknya dan menantunya.


Keesokan harinya Lin Fan dan ketiga istrinya serta Lin Bai dan Lin Long yang diutus untuk mencari keberadaan makam tersebut yang telah kembali.


"Bai putih bagaimana?, apakah kamu sudah ingat tempatnya?" tanya Lin Fan. "Iya tuan, makamnya masih sama seperti dulu dan kuncinya adalah energi tuan dan ketiga energi istri tuan" ucap Lin Bai menjelaskan.


"Baiklah, ibu ayah, aku akan pergi tetapi tidak lama, aku hanya mau pergi ke makam pemilik tubuh ini" ucap Lin Fan memberi salam kepada orang tuanya.


"Baiklah nak, hati hati, kalian bertiga jaga suami kalian dengan baik" ucap Feng Ying penuh perhatian kepada menantu nya.


"Iya ibu kami akan menjaga suami kita dengan baik baik" ucap mereka serentak.


Mereka semua pun terbang menggunakan pedangnya menuju ke arah benua tengah.


Di benua tengah kini berkerumunan beast tingkat langit dan raja bahkan tingkat suci ada disana, tampak mereka semua mengelilingi sebuah area yang merupakan sebuah tempat makam kuno.


Kini Lin Fan dan istrinya serta pengikutnya telah sampai ke benua tengah tepat di makam milik dewa pedang.


"Tuan itu adalah makamnya" ucap Lin Long menunjuk sebuah makam yang besar dan terlihat sebuah array kuno yang merupakan kunci untuk membukanya.


"Apakah ini yang kamu maksud?" tanya Lin Fan yang baru pertama kali melihat susunan array yang begitu rumit.

__ADS_1


"Tuan masing masing array disini ada 3 rune kecil dan 1 rune besar, ketiga rune itu untuk istri tuan, dan yang rune besar itu untuk tuan, anda harus secara bersamaan mengalirkannya menggunakan energi tuan dan istri tuan" ucap Lin Long menjelaskan.


"Baiklah kalau begitu ayo kita mulai" ucap Lin Fan, dan ketiga istrinya berdiri dan menempelkan tangannya di atas rune kecil tersebut, begitu pula dengan Lin Fan yang menempelkan tangannya di rune tersebut.


"Mulai!" ucap Lin Fan dan kemudian mereka berempat mengalirkan energinya kedalam rune tersebut.


Booomm....


Ledakan keras keluar dari makan tersebut, tiba tiba terbuka sebuah lorong untuk menuju ke bawah tanah.


"Tuan selamat anda anda istri anda berhasil membuka makam tersebut" ucap Lin Bai dan Lin Long.


Mereka semua pun masuk kedalam lorong tersebut, tidak disangka sangka di dalamnya terdapat sebuah ruangan yang begitu luas dan terdapat 4 peti mayat disana.


Peti yang posisinya lebih tinggi adalah milik dewa pedang, dan sisanya berada di bawah ik ketiga istrinya.


Lin Fan begitu terkejut melihat peti yang begitu mewah tersebut. Lin Fan mendekat kearah peti dewa pedang, dan ketiga istrinya pergi ke petinya masing masing.


Setiap peti memiliki sebuah simbol, angin, es dan api, jadi ketiga istrinya tidak terlalu sulit untuk mencarinya.


Lin Fan kemudian membuka peti tersebut, tiba tiba...


Saat petinya tersebut, cahaya emas memasuki tubuh Lin Fan.


"Kenapa begitu gelap?" ucap Lin Fan yang tiba tiba merasakan dirinya berada di sebuah tempat yang begitu gelap.


Tiba tiba didalam kegelapan muncul sebuah sosok yang begitu tampan menghampiri Lin Fan dengan aura yang terang berwarna emas.


"Hei anak muda, ternyata kamu yang memiliki tubuh reinkarnasiku" ucap sosok tersebut yang mendekat ke arah Lin Fan.


Lin Fan begitu terkejut dan takjub melihat penampilan sosok tampan tersebut layaknya sebuah dewa perang dengan zirah emasnya dan tanda di dahinya adalah giok yang menyala.


"Jangan jangan anda adalah dewa pedang itu!" ucap Lin Fan menyadari bahwa didepannya adalah dewa pedang yang asli. "Anak muda, memang benar yang kamu katakan, tapi ini hanya sisa jiwaku yang kusimpan disini, awalnya aku tidak menyangka aku tidak bisa berinkarnasi tetapi aku bersyukur mendapatkan pengganti yang layak sepertimu" ucap sosok tersebut.


"Aku minta maaf senior, aku juga tidak tau kenapa jiwaku bisa berpindah ke tubuh yang seharusnya milik anda" ucap Lin Fan meminta maaf dan merasa bersalah karena tidak tau harus berbuat apa.


"Hahaha, anak muda ini semua adalah takdir, walaupun aku tidak bisa bereinkarnasi lagi, yang penting aku sudah mendapatkan pewaris yang layak seperti kamu" ucap sosok tersebut.

__ADS_1


"Maksud senior?" ucap Lin Fan yang tidam mengerti perkataannya. "Yah kamu sekarang adalah pewarisku, semua yang kumiliki akan kuberikan semuanya kepadamu, dan ingat jaga istrimu itu, walaupun mereka reinkarnasi istriku di kehidupan yang dulu, tetapi mereka tetap istrimu di kehidupan yang sekarang" ucap sosok tersebut.


"Kalau boleh tau nama senior siapa?" tanya Lin Fan penasaran. "Mungkin ini adalah takdir, namaku juga sama persis denganmu Lin Fan" ucap sosok tersebut. Lin Fan begitu terkejut mendengar namanya yang mirip.


"Waktuku tidak banyak, jiwaku akan menyatu dengan jiwamu, tetapi saat penyatuan terjadi, aku akan menghilang tetapi semua ingatanku mengenai kekuatan dan lain sebagainya tetap kamu dapatkan. Di dalam peti itu ada sebuah cincin yang dimana isinya banyak sumber daya 100 juta tahun yang lalu, bahlan senjata, jurus dan lain sebagainya ada di cincin tersebut" ucap Dewa pedang menjelaskan.


"Ada satu lagi, bahkan kepintaranku dan kejeniusanku akan tertanam didalam dirimu, mungkin nanti kamu bisa menciptakan sebuah jurus, dan ingat jangan sekali kali menggunakan teknik ruang dan waktu antar galaxy." ucap dewa pedang membuat Lin Fan begitu terkejut.


"Baik murid ini mengerti" ucap Lin Fan memberi hormat kepada gurunya, karena walaupun dia menerima banyak hal, dia telah menanggapnya seseorang yang membuatnya dapat memulai hidup kedua kalinya.


"Hahaha ternyata kamu cukup cekatan yah, baiklah permintaan terakhirku, aku belum sempat memecahkan dunia asing ini, aku hanya bisa menemukan 2 benua saja, dan untuk tugasmu, kamu harus menjadi pemilik dunia yang begitu besar ini, kamu harus memecahkan misterinya, apa kamu mengerti?" ucap dewa pedang kepada Lin Fan sebagai permintaan terakhirnya.


"Baiklah, murid ini akan melaksanakan tugas ya ng diberikan dengan sebaik mungkin" ucap Lin Fan yang begitu hormat kepada dewa pedang tersebut.


"Melihat penampilanku pasti kamu begitu tertarik, tenang saja, aku bilang semua yang kumiliki pasti kamu miliki, dan mungkin waktuku sudah mencapai batasnya, ingat pesan terakhirku" ucap dewa pedang kemudian berubah menjadi sebuah cahaya memasuki dan menyatuh dalam tubuh Lin Fan.


Di keadaan luar, Lin Fan tiba tiba membuka matanya yang terdiam kemudian bersujud di makam tersebut sambil memberikan pernghormatan yang layak bagi gurunya.


"Guru murid ini akan melakukan yang terbaik dan tidak akan mengecewakan guru" ucap Lin Fan yang begitu menghormati gurunya.


Di dalam tubuh Lin Fan, terdapat begitu banyak macam pengetahuan yang tidak pernah dia dapatkan sebelumnya, bahkan kejeniusannya kini meningkat drastis. Lin Fan tidak menyangka saat melihat ingatan ingatan masa lalu dari dewa pedang.


Dia melihat bahwa dewa pedang begitu brutal dan ditakuti oleh para dewa tetapi dia bersikap seperti itu karena untuk melindungi sosok yang dia sayangi.


Lin Fan kemudian melihat ketiga istrinya tersebut juga merasakan hal yang sama, mereka juga melihat masa lalu dari kehidupan sebelumnya. Mereka juga sudah tahu mengenai rahasia tubuh mereka, dan pengetahuan dari masa lalu.


Walaupun mereka bertiga reinkarnasi dari kehidupan sebelumnya, tetapi mereka akan menjadi seperti diri mereka sekarang ini.


"Suamiku walaupun kami sudah ingat tentang masa lalu, kami tetap akan menjadi seperti yang sekarang ini. Istri yang dikehidupan sebelumnya berbeda dari istri yang sekarang, jadi jangan khawatir kami tetap berada disisimu" ucap Wang Yun dan mereka bertiga memeluk suaminya tersebut.


"Benar yang dikatakan saudari Yun, kami tetap mencintaimu" ucap Ling Mei dan Yun Xue memeluk erat Lin Fan.


Mereka bertiga tampak begitu bahagia dan harmonis, kini Lin Long dan Lin Bai tersenyum hangat melihat mereka yang ingatannya telah kembali sepenuhnya tetapi mereka tidak mau menjadi seperi yang dulu, mereka mau memulai hidup baru dan melupakan kejadian dimasa lalu.


 


Hay teman teman, Arc 1 sudah selesai, jika kalian suka dengan karyaku, dukung terus author yah.

__ADS_1


Terima kasih😊


__ADS_2