
Beberapa hari telah berlalu Lin Fan mengetahui bahwa dirinya sedang berada di benua Tianyun, tepatnya berada di benua bagian barat yang hanya memiliki kota kota besar dan didominasi oleh sekte sekte besar aliran hitam putih dan netral.
Lin Fan sekarang berada di kota besar bernama kota bintang, kota ini memiliki 4 klan besar yaitu klan Lin, Wang, Zhan, dan klan Chou yang saat ini menjadi pemimpin kota karena kekuatannya sedikit lebih tinggi dari klan Lin.
Urutan klan terkuat mulai dari klan Chou, klan Lin, klan Zhan, dan terakhir klan Wang. Klan Wang sendiri memiliki hubungan dengan klan Lin karena patriak kedua klan tersebut merupakan teman seperjuangan dari kecil. Berbeda dengan klan Zhan, klan Zhan sendiri selalu berambisi untuk menjadi yang terkuat diantara 3 klan tersebut, bahkan hubungan antara klan Zhan dan 3 klan tersebut tidak terlalu dibilang erat. Sedangkan Klan Chou adalah klan yang memang bermartabat, tidak membedakan sesama klan, maka dari itu klan Chou menjadi pemimpin kota walaupun kekuatannya berada sedikit di atas klan Lin.
Di halaman rumah, Lin Fan kini duduk bersama istrinya sambil bercerita satu sama lain, hubungan antara kedua pasangan tersebut semakin erat, bahkan para pelayan dan orang dari klan Lin banyak yang bergosip mengenai kemesraan mereka.
"Yun'er pertandingan pemuda berbakat klan Lin mengalami perubahan, yaitu juara pertama dapat mewakili klan Lin untuk mengikuti pertandingan antara 4 klan besar di kota perak, tetapi ada jalur independen dan wajib untuk membayar" ucap Lin Fan kepada Wang Yun. "Kalau menurut aku, lebih baik kamu masuk jalur independen karena otomatis kan yang mewakili klan Lin itu si Lin Zhao, sekalian saja tunjukkan kemampuan di pertandingan besar besaran tersebut" ucap Wang Yun kepada suaminya.
"Menurutku itu bagus, dan pertandingan antara 4 klan besar itu dilaksanakan 1 minggu setelah pertandingan di klan Lin kita" ucap Lin Fan. "Aku akan masuk ke jalur independen, bagaimana denganmu?, apakah kamu mau mewakili klan Wang untuk berpartisipasi?" tanya Lin Fan.
Syarat pertandingan pemuda berbakat di klan Lin harus di tingkat pemurnian Qi bintang 7, begitu pula di turnamen klan besar, semakin tinggi tingkat kultivasi di usia kurang 20 tahun, berarti semakin jenius orang tersebut.
__ADS_1
"Sebenarnya aku mau ikut untuk membanggakan klan Wang, tetapi aku takut saat mereka melihat kemampuanku yang berada di tingkat pendekar bumi bintang 1 pasti akan dimasukkan ke salah satu sekte besar, karena syarat memasuki sekte besar harus berada di tingkat bumi bintang 1" ucap Wang Yun takut berpisah kepada Lin Fan.
"Kenapa kamu takut?, masuk ke klan besar itu kan bisa mengangkat derajat klan Wang, apa yang harus di takutkan?" tanya Lin Fan bingung dengan pemikiran Wang Yun.
"Bukan itu.. maksudku aku takut berpisah denganmu" ucap Wang Yun memeluk tangan Lin Fan yang gelisah.
"Kalau aku membuatkan kamu sebuah sekte bagaimana?" tanya Lin Fan kepada istrinya. " Benarkah?, tapi pasti membutuhkan biaya yang sangat banyak" ucap Wang Yun. "Aku tidak bertanya soal biaya, aku bertanya kalau aku membuatkan kamu sekte apakah kamu mau?" tanya Lin Fan. "Tentu saja aku mau". "Nanti sektenya namanya apa?" tanya Lin Fan. "Nama... hmm Sekte.. karena aku suka pedang, namanya Sekte Pedang... karena suamiku sangat tampan bagaikan dewa yang begitu kuat, aku akan memberi nama Sekte Dewa Pedang " ucap Wang Yun yang membuat Lin Fan kaget bukan main.
"Uhuk, Sekte Dewa Pedang?" ucap Lin Fan kemudian mengingat kehidupan yang lalulanya "Haaa sudah lama aku tidak mendengar dewa pedang, julukan itu menjadi sebuah legenda di alam dewa, tetapi sekarang! aku akan membuat diriku menjadi legenda di dunia ini dan di kehidupan yang baru ini" bathin Lin Fan yang senyun sendiri, tetapi Wang Yun mengertukan keningnya.
"Bagaimana kabar orang tua angkat ku dan Ling Mei di benua Zhanshi?, aku menghawatirkan mereka, setelah urusanku selesai, aku akan pergi menjelajah dan mencari tahu dunia itu" bathin Lin Fan.
"Jadi bagaimana dengan turnamen klan besar itu?, apakah kamu akan ikut dalam kompetisi tersebut?" tanya Wang Yun kepada Lin Fan."Tentu saja aku akan ikut, dan istriku juga ikut, kita berdua akan masuk ke jalur independen, dan jika ada sekte aliran besar yang mencoba mengajak kita memasuki sektenya, kita akan menolaknya bagaimana?" ucap Lin Fan kepada Istrinya.
__ADS_1
"Masalahnya mereka pasti tidak melepaskan kita begitu saja jika kita menolaknya" ucap Wang Yun khawatir. "Sebelum itu aku mau bertanya tingkat kultivasi pemimpin sekte besar itu berada di tingkat apa?" tanya Lin Fan kepada istrinya.
"Yang aku dengar dari cerita orang orang, kalau pemimpin sekte besar itu berada di tingkat pendekar surga awal dan leluhurnya mungkin di pendekar surga puncak" ucap Wang Yun menjelaskan bahwa setiap sekte besar sangat bersaing, dan tingkat tertinggi hanya di tingkat surga atau surgawi.
Di dunia yang Lin Fan sekarang tempati ini tidak ada namanya hukum petir kesengsaraan dan tidak ada namanya tingkat surgawi melainkan hanya tingkat surga.
Wang Yun juga menjelaskan bahwa Sekte aliran putih selalu mencintai kedamaian maka dari itu setiap sekte aliran hitam membuat kekacauan disitu juga ada sekte aliran putih yang memberantasnya, sekte aliran hitam dan putih seimbang dan saling bermusuhan, sedangkan sekte aliran netral jarang yang ikut terlibat masalah duniawi.
Di benua yang lainnya juga seperti itu, timur barat selatan utara hanya memiliki sekte dan kota besar. Kecuali di benua bagian tengah yang berdiri satu kekaisaran bernama kekasiaran Tianyun.
Lin Fan mendengar penjelasan istrinya tersebut pun sudah mendapatkan informasi yang cukup mengenai dunia yang dia tinggali sekarang ini baik itu dari segi kekuatan, yang tidak jauh berbeda dengan dunia rendah di kehidupan Lin Fan dulu, tetapi di dunia ini sangat jarang yang mencapai tingkat Pendekar dewa, bahkan saat mencapai tingkat pendekar surgawi pun tidak mendapatkan petir kesengsaraan, dunia yang aneh dan tidak jauh berbeda dengan benua Zhanshi.
"Apakah benua Zhanshi ada hubungannya dengan benua Tianyun ini?, kalau memang ada hubungannya aku pasti akan mencari tahu sendiri" bathin Lin Fan.
__ADS_1
"Besok aku akan menunjukkan sesuatu tempat yang indah untukmu, dan di tempat itu kita akan berlatih bersama meningkatkan kekuatan agar sekte aliran besar tidak berani mengancam kita" ucap Lin Fan kepada istrinnya.
"Baiklah, apapun itu aku selalu mengikuti dan mempercayaimu" ucap istrinya yang memeluk erat tangan Lin Fan, bahkan setiap saat istrinya selalu menempel kepada Lin Fan, karena begitu nyamannya berada di dekat suaminya tersebut.