
Lin Fan kini sudah mengetahui bahwa dunia yang dia tinggali sekarang adalah dunia dewa tapi versi berbeda, tingkatan paling tinggi hanya di tingkat pendekar dewa awal. Lin Fan kali ini mau tidak mau harus mencari istrinya yang bereinkarnasi tersebut. Lin Fan sebenarnya belum bisa menerima kenyataan, karena selalu banyak hal aneh yang menimpanya, dari Dao Surgawi yang melemparkannya di benua Zhanshi kemudian Dao Surgawi membunuhnya dan mereinkarnasi nya di dalam tubuh dewa giok, padahal tubuh itu adalah reinkarnasi dari dewa pedang yang diceritakan Lin Long dan Lin Bai, naga itu juga sudah diberi nama oleh Lin Fan.
Lin Fan kini bersama Lin Bai dan Lin Long mereka membicarakan sebuah masalah yang Lin Fan tidak sukai.
"Bai putih, aku berencana membuatkan istriku sebuah sekte Dewa Pedang, aku berjanji kepadanya akan membuatkannya sebuah sekte, apakah istana ini bagus dijadikan sebuah sekte?" ucap Lin Fan. "Tuanku, dulu juga anda berencana membuat sebuah sekte, jadi aku membuatkan sebuah bangunan yang tidak jauh dari istana tuan. Bangunan itu cuma sebesar sekte kecil karena dulu menurut tuan hanya mau memilih murid yang berkompeten dan memiliki jiwa yang baik" ucap Lin Long menjelaskan.
"Benarkah?, aku dulu mengatakan itu, kalau memang itu yang aku rencanakan dulu, berartu yang kurencanakan sekarang sama persis dengan rencanaku, baiklah bawa aku menuju kesana" ucap Lin Fan. "Baiklah tuan, 1 kilometer dari istana terdapat sebuah desa kecil tempat murid tinggal nanti, dan di dekat desa itu ada sebuah sekte kecil. Tuan dulu yang merencakan semua ini" ucap Lin Long menjelaskan.
Mereka pun terbang, Lin Fan melihat sebuah desa kecil tetapi ukurannya seperti kota kecil indah dan teratur, dan di dekat desa itu terdapat sebuah sekte kecil tetapi ukurannya menyerupai sekte menengah.
"Whoaa apakah ini namanya kecil?, ini seperti kota kecil dan sekte menengah" ucap Lin Fan. "Tuan sebenarnya dulu anda tidak suka sesuatu yang sedikit jadi aku tambahkan rumah dan bangunan untuk sekte hehehe" ucap Lin Bai menjelaskan. "Apakah dulu aku seperti itu?, haa sudahlah yang penting aku sudah menepati janjiku kepada istriku" bathin Lin Fan.
"Tuan kita telah sampai di sekte tuan" ucap Lin Long. "Whoaa sekte ini begitu indah walau ukurannya seperti sektee menengah tetapi indi sungguh indah" ucap Lin Fan. "Syukurlah kalau tuan menyukainya hehehe" ucap Lin Bai dan Lin Long.
"Tuan, di dalam sekte ini semuanya telah lengkap, perpustakaan, alkimia, arena pertandingan, dan masih banyak lagi" ucap Lin Bai menjelaskan.
"Wah benarkah, kalau begitu aku akan pergi melihat lihat dulu" ucap Lin Fan dan diikuti oleh mereka berdua. Setiap ruangan yang Lin Fan masuki dijelaskan kegunaannya oleh mereka, baik paviliun senjata, tempat para murid membeli senjata, perpustakaan tempat para murid memilih teknik dan jurus ilmu bela diri yang mereka sukai, dan buku pengetahuan yang banyak, bahkan paviliun alkimia, dan lainnya. Semua yang ada di sekte itu sangat lengkap sesuai dengan rencana Lin Fan.
__ADS_1
"Ini.. apakah aku dulu menyuruh kalian membuat seperti ini, ini sama persis dengan yang aku rencanakan" ucap Lin Fan. "Iya tuan kami membuat ini semua sesuai dengan perkataan anda dulu" ucap mereka.
Lin Fan hanya menghela nafas, dan mulai menerima kenyataan bahwa betapa hebatnya dia di masa lalu.
"Baiklah kita tinggal mencari tetua luar, dalam, dan inti" ucap Lin Fan. "Tuan sebenarnya tetuanya sudah ada" ucap Lin Bai. "Apa?, kapan kau mendapatkan tetua untuk sekte ini tanpa sepengetahuan tuan?" ucap Lin Long. "Terus kemana mereka?, kenapa aku tidak melihatnya?" tanya Lin Fan.
"Tuan waktu tuan dan lainnya meninggalkanku sendiri, hamba memutuskan berkelana mencari seseorang yang pantas untuk dijadikan tetua, dan mereka semua ada di dunia jiwaku tuan" ucap Lin Bai menjelaskan.
"Apaa?? Harimau putih, kenapa kau ceroboh, bagaimana jika mereka berperilaku buruk di depan yang mulia?!" ucap Lin Long. "Tenang saja, mereka tidak akan berani berbuat macam macam, aku menemukan mereka dengan hidup yang sengsara disiksa, dijadikan budak, dilecehkan dan lain sebagainya, dan aku yang menyelamatkannya melatihnya dan dijadikan sebagai tetua di sekte tuan, aku juga mengatakan suatu saat tuan pasti akan kembali" ucap Lin Bai.
"Jadi sejak kapan kamu menemukaan mereka?" tanya Lin Long. "Sudah 300 tahun yang lalu, karena aku sangat kesepian tanpa tuan dan kamu jadi aku meluangkan waktu mencari pengurus agar saat tuan kembali, tuan tidak perlu repot repot lagi mencarinya" ucap Lin Bai. "Kau!!, dasar harimau, kemana mereka?" tanya Lin Long.
Ratusan pria dan wanita keluar dan muncul keluar dari dunia jiwa Lin Bai. Mereka ada yang pria paruh baya, pria dewasa, wanita paruh baya, wanita dewasa berkmpul dan berlutut di depan Lin Fan.
"Tuan, maafkan kami" ucap mereka serentak. Lin Fan melihat begitu banyak orang di depannya belutut pun hanya bisa berkata "Apakah kalian benar benar yakin setia kepadaku?" tanya Lin Fan. "Tuan kami bersumpah, atas langit dan bumi, dan disaksikan oleh Dao Surgawi bahwa jika kami berkhianat kepada tuan, maka kami akan disambar oleh petir surgawi hingga mati dan menghancurkan jiwa kami tanpa bereinkarnasi" ucap mereka membuat Lin Fan begitu terkejut.
"Huff kenapa kalian harus bersumpah seperti itu, apakah kalian tidak takut?" ucap Lin Fan. "Tuan kami selamanya melayani tuan, dan kami telah berumpah setia kepada tuan, dan tidak akan pernah berani menghianati tuan, biarkanlah sumpah kami yang melaksanakan semuanya jika kami ada yang berkhianat" ucap mereka. "Baiklah semuanya berdiri, kita sekarang pergi menuju ke aula sekte mengadakan sebuah rapat" ucap Lin Fan. "Baik tuan" ucap mereka serentak.
__ADS_1
"Tunggu! kalian harus memanggil tuan dengan sebutan yang mulia, apa kalian mengerti?!" ucap Lin Long. "Kami mengerti senior" ucap mereka serentak. Lin Fan yang mendengarnya hanya menggelengkan kepalanya.
Mereka pun menuju ke aula sekte tersebut, kini mereka berkumpul baik tetua luar, tetua dalam, tetua inti duduk di kursi masing masing.
"Tuan apakah tuan selalu memakai topeng?, apakah tuan tidak mau menunjukkan wajah tuan kepada mereka semua agar mereka mengenali siapa tuannya" ucap Lin Bai. "Benar juga katamu" ucap Lin Fan.
"Baiklah ini adalah pertemuan pertama kita, kalian pasti penasaran bagaimana aku sebenarnya" ucap Lin kemudian..
Swosh....
Topeng gioknya dilepaskan, aura ketampanan yang begitu luar biasa terpancar daru wajahnya, semua wanita dewasa begitu terpana, banyak yang tidak berkedip, dan pria dewasa begitu kagum dengan pemimpin mereka.
"Ehem.. " suara batuk Lin Fan memecah keheningan di dalan ruangan. Para wanita yang terlena hanya bisa menghela nafasnya, karena kekagumannya dan ketampanan dari pempimpinnya, tetapi mereka sadar bahwa Lin Fan sudah memiliki istri yang begitu cantik jadi mereka hanya bisa memandang tetapi tidak bisa memiliki.
"Perkenalkan namaku adalah Lin Fan, jadi masa lalu biarlah itu masa lalu, sekarang aku hidup bereinkarnasi di kehidupan baru ini, jadi aku juga mau berbeda dari yang dulu" ucap Lin Fan.
"Aku berharap kalian semua dapat bekerja dengan baik, dan membuat sekte ini menjadi sekte terkuat, apa kalian mengerti?" ucap Lin Fan. "Kami mengerti yang mulia" ucap merek serentak.
__ADS_1
"Baiklah rapat ini telah selesai, silahkan kalian kembali ke tempat masing masing, masalah penncarian murid aku akan memikirkannya dengan baik" ucap Lin Fan kepada mereka. "Kami mengerti yang mulia, kalau begitu kami mohon undur diri" ucap mereka serentak.