
Keesokan harinya Lin Fan memanggil Lin Long dan Lin Bai. Mereka tampak berkumpul di aula istana milik Lin Fan.
"Long biru, aku memberikan kamu tugas untuk menjaga dan mengawasi istriku di kota bintang, dia bernama Wang Yun" ucap Lin Fan. "Baik tuan, aku akan melaksanakan tugas ini dengan baik" ucap Lin Long dengan semangat.
"Tuan kalau aku gimana?, apakah aku juga mempunyai tugas?" tanya Lin Bai yang diejek oleh Lin Long. "Kamu temani aku pergi ke sekte aliran hitam bersama beberapa tetua" ucap Lin Fan. "Baiklah tuan, aku akan memanggil beberapa tetua inti" ucap Lin Bai melesat pergi memanggil beberapa tetua.
"Long biru, sekrang berangkatlah, dan jangan sampai ketahuan oleh istriku" ucap Lin Fan. "Baiklah tuan, kalau begitu aku akan berangkat sekarang" ucap Lin Long kemudian melesat pergi.
Beberapa saat kemudian datanglah beberapa tetua inti dan memberi hormat kepada Lin Fan. "Hormat kepada yang mulia" ucap mereka serentak. "Sekarang aku memberikan tugas kepada kalian, kita akan menyerang semua sekte aliran hitam dan membebaskan para gadis yang diculik, serta menjarah harta sekte mereka, apa kalian mengerti?" ucap Lin Fan tegas. "Kami mengerti pemimpin" ucap mereka serentak. "Baiklah kalau begitu ayo kita berangkat!" ucap Lin Fan kemudian mereka semua pun berangkat terbang menggunakan pedang masing masing.
Beberapa jam kemudian Lin Fan sampai ke sebuah sekte aliran hitam, dan turun. Tampak para anggota dan petinggi sekte keluar dan menyaksikan sekelompok kultivator yang terbang menggunakan pedangnya.
Mereka semua berkeringat dingin melihat hal tersebut, seakan akan nyawanya akan dicabut hari itu juga. Dan ternyata memang benar, Lin Fan memberikan aba aba kepada para tetua untuk menjalankan tugasnya.
"Serang mereka, jangan sisakan satupun yang hidup!" ucap Lin Fan tanpa belas kasihan. "Hehehe ternyata sifat kejam tuan masih ada walaupun tidam sekejam dulu, tapi gambaran ini mencerminkan tuan adalah sosok yang paling disegani" bathin Lin Bai tersenyum dan melesat menghancurkan sekte tersebut.
Beberapa jam kemudian, sekte tersebut menjadi rata, dan beberapa tahanan gadis diselamatkan dan harta benda milik sekte tersebut dijarah.
__ADS_1
Semua gadis itu tampak bahagia mereka diselamatkan oleh sekelompok kultivator hebat. "Te..terima kasih tuan telah menyelamatkan kami" ucap gadis tersebut serentak.
"Berterima kasihlah kepada yang mulia yang telah memberikan tugas untuk memberantas sekte aliran hitam ini" ucap salah satu tetua tersebut.
Semua gadis tersebut tampak melihat ke satu arah, yaitu ke arah Lin Fan. Mereka semua berkerumunan berlari dan berlutut di hadapan Lin Fan. "Terima kasih yang mulia telah menyelamatkan hidup kami" ucap mereka lalu bersujud kepada Lin Fan.
"Sudah, tidak perlu berterima kasih, memang sewajarnya aku melakukan hal tersebut, perkenalkan aku adalah pemimpin sekte Dewa Pedang, apakah kalian mau menjadi murid sekte dewa pedang?, aku tidak memaksa, kalian jugaa boleh kembali ke keluarga kalian masing masing" ucap Lin Fan.
"Kami mau menjadi murid sekte dewa pedang!" ucap mereka serentak, karena memiliki harapan di depan mata mereka. "Bagus, pilihan kalian sangat tepat" ucap Lin Fan dan menyuruh salah satu tetua untuk mengantar mereka menuju ke sekte dewa pedang.
Tetua itu pun melaksanakan perintah Lin Fan dan membawa anak anak itu berjalan menuju ke sekte Dewa Pedang.
Berhari hari Lin Fan mengelilingi sekte aliran hitam kecil, menengah, di hancurkan berita mengenai kehancuran sekte aliran hitam menjadi perbincangan hangat penduduk seluruh kota dan sekte aliran putih dan netral.
Semua sekte aliran putih melakukan rapat darurat mengenai kehancuran sekte aliran hitam kecil dan menengah tersebut. Di sekte Pedang Cahaya tampak semua ketua sekte serta para tetuanya berkumpul sedang membicarakan sesuatu yang penting.
"Baiklah para ketua sekte dan tetua sekte yang terhormat, kami mengadakan rapat ini karena ada hal yang dapat mengancam keberlangsungan sekte aliran putih, aku tidak yakin apakah yang menghancurkan sekte aliran hitam itu adalah sekutu atau bukan, tetapi yang jelas kita harus tetap bersiaga dan waspada terhadap serangan kelompok yang tidak kita kenal tersebut, mereka mungkin sekte yang telah bersembunyi selama ini dari dunia luar, dan meningkatkan kekuatannya secara diam diam" ucap ketua sekte tersebut.
__ADS_1
Semua ketua sekte disana pun setuju dengan perkataannya, dan tak lama mereka semua pun bubar dan mempersiapkan semuanya di masing masing sekte mereka.
Beberapa sekte aliran netral juga khawatir dan takut jika sekte mereka menjadi sasaran, mereka pun juga meningkatkan pertahanan dan keamanan sekte mereka.
2 bulan telah berlalu, semua sekte aliran hitam pun dihancurkan dan dibantai, Sekte Mawar Hitam yang paling besar pun juga terbantai oleh Sekte Dewa Pedang dan tidak ada satupun dibiarkan lolos hingga ke akar akarnya.
Ratusan gadis diselamatkan dan milyaran harta dan benda hasil jarahan mereka terkumpul.
Setelah mereka selesai, mereka semua pun akhinya kembali ke sekte dewa pedang. Lin Fan memerintahkan kepada semua tetua membawa semua gadia tersebut, baik gadis tahanan dari sekte aliran hitam kecil,menengah dan besar. Semuanya dimumpulkan.
Mereka pun sampai di sekte dewa pedang, Lin Fan melihat ratusan para gadis berkumpul di sebuah lapangan. Mereka tampa begitu senang bisa menjadi murid sekte yang paling kuat.
"Semuanya, perkenalkan namaku Lin Fan, aku adalah pemimpin dari sekte ini, aku berharap kalian semua nyaman berada disini serta belajar yang giat agar menjadi kuat, dan semua hal yang menimpa kalian itu adalah masa lalu, dan kalian harus mengingat bahwa di dunia ini, yang kuat akan menindas yang lemah, jadi kekuatan di nomor satukan, apa kalian mengerti?" ucap Lin Fan. "Kami mengerti yang mulia!" ucap mereka serentak.
"Baiklah, semuanya telah resmi menjadi murid luar, para tetua akan mengurus kalian, dan kediaman kalian ada di sebuah desa di dekat sekte ini, disana kalian bisa membuka toko dan lain lain untuk menambah penghasilan kalian agar dapat membeli sumber daya dan senjata di sekte, dan kalian juga bisa menjalankan sebuah misi dan mendapatkan uang dari hasil misi tersebut. Apakah kalian mengerti?" ucap Lin Fan. "Kami mengerti pemimpin" ucap mereka serentak.
"Dan ingat, dilarang saling membunuh baik didalam ataupun diluar, aku tidak mau memiliki murid yang tidak loyal dan membeda bedakan sesama murid, apa kalian mengerti?" ucap Lin Fan. "Kami mengerti yang mulia!" ucap gadis tersebut.
__ADS_1
"Oke kalian adalah murid perempuan yang mendominasi sekte ini, aku akan merencanakan menambah murid laki laki tapi belum saat ini" ucap Lin Fan. "Baiklah kalian semua boleh ke kediaman kalian masing masing, para tetua akan mengurus kalian dengan baik". "Baik yang mulia" ucap mereka serentak.