LEGENDA SANG DEWA PEDANG

LEGENDA SANG DEWA PEDANG
Kota Weifan


__ADS_3

"Baiklah, Xue'er sekarang kamu terima teknik ini" ucap Lin Fan menunjuk kening Yun Xue dan muncul sebuah cahaya berwarna putih keemasan masuk ke kening Yun Xue.


"Itu adalah teknik khusus untuk pemilik tubuh phoenix es, sekarang kamu berada di tingkat pendekar kaisar awal, jika kamu bisa berkultivasi menggunakan pill dewa ini, kamu pasti bisa menerobos ke tingkat tinggi" ucap Lin Fan menjelaskan kepada Yun Xue.


"Baiklah aku akan memulai teknik kultivasi ini" ucap Yun Xue memulai kultivasinya tersebut sambil memurnikan pill kultivasi tingkat dewa dari Lin Fan.


Tampak tubuh Yun Xue mengeluarkan aura berwarna biru dan begitu dingin, dan tubuhnya tidak bisa menahan hawa dingin tersebut.


"Fan gege, aku..aku tidak bisa menahan hawa dingin ini, tolong aku" ucap Yun Xue kesulitan karena tubuhnya begitu dingin.


Lin Fan yang membantu Yun Xue dari belakang pun tidak mempan kecuali Lin Fan harus berkultivasi ganda supaya energi Yin dan Yang bisa bersatu dan Yun Xue bisa menahan aura dinginnya.


"Baiklah, kita akan melakukan itu disini, dan tenang saja aku sudah memasang array pelindung" ucap Lin Fan kemudian bibirnya mendekat ke bibir manis Yun Xue.


"Emss.. hah..." suara ******* Yun Xue terdengar, kini Yun Xue tampak begitu agresif melahap Lin Fan.


"Fan gege aku tidak tahan lagi, cepat masukkan itu" ucap Yun Xue tidak tahan lagi. "Lin Fan kini mengerti dan memulai ritualnya bersama Yun Xue.


Tampak mereka melakukan kultivasi ganda tanpa henti, dan akhirnya mereka bisa istirahat sampai malam pun tiba..


"Ha... Xue'er kamu begitu ganas haha" ucap Lin Fan tidak menyangka istrinya begitu menikmati dan memulai sendiri bahkan mengontrol sendiri kultivasi ganda tersebut.


Wajah Yun Xue begitu malu, merah dan tampak tubuhnya mengeluarkan cairan kental yang hitam dan bau.


"Fan gege, tubuhku!, cepat dimana ada air aku mau membersihkan diri" ucap Yun Xue menutup matanya begitu malu dihadapan suaminya.


"Xue'er, kita akan ke danau disana" ucap Lin Fan menunjuk sebuah arah yang terdapat sebuah danau.


"Temani aku, aku takut ada beast" ucap Yun Xue takut dan malu. "Hahaha ayo kita kesanaa" ucap Lin Fan menggendong tubuh seksi tanpa sehelai benang pun mereka menuju ke danau tersebut.


Tampak Tubuh Yun Xue yang dipenuhi cairan hitm begitu malu karena digendong oleh Lin Fan. "Fan gege aku malu" ucap Yun Xue menutup matanya.

__ADS_1


Mereka berdua pun masuk kedalam danau tersebut, tampak Lin Fan membersihkan tubuh putih yang sehalus salju dari kotoran.


"Suamiku, kamu nakal" ucap Yun Xue melihat suaminya membersihkan tubuhnya sambil memegang area sensitif Yun Xue.


"Emss.." Suara itu keluar dari mulut yun Xue, tanpa disadari mereka berdua pun memulai ritual di dalam kolam tersebut.


Berhari hari telah berlalu, Yun Xue kini berada di tingkat pendekar dewa awal, Lin Fan masih berada di tingkat pendekar dewa puncak, Lin Fan juga bingung kenapa kultivasinya tidak naik ke tingkat selanjutnya tetapi Lin Fan tidak memperdulikannya, dia hanya memperhatikan istrinya yang sedang berlatih tersebut.


"Xue'er berlatihlah menggunakan jurus yang aku berikan kepadamu, setelah kamu menguasainya kita akan melanjutkan perjalanan kita" ucap Lin Fan melihat Yun Xue melatih teknik dan jurus beladiri yang Lin Fan berikan kepadanya.


Berhari hari telah berlalu tampak mereka sudah berada disana selama 2 bulan berlatih, Yuj Xue kini menguasai teknik yang Lin Fan berikan kepadanya.


"Besok kita akan berangkat, kamu sudah menguasai teknik tersebut, aku bangga kepadamu istriku" ucap Lin Fan mengecup lembut kening istrinya.


"Em ini semua berkatmu suamiku" ucap Yun Xue mengambil inisiatif mencium bibir Lin Fan, Lin Fan pun juga membalas ciuman tersebut.


Keesokan harinya mereka berdua pun melanjutkan perjalanannya, kini mereka terbang menggunakan pedangnya masing masing.


Berhari hari mereka terbang, tak lupa Lin Fan membangun sebuah gerbang teleportasi antar benua supaya memudahkannya pergi ke benua bagian lainnya.


"Sayang mereka semua kelihatannya begitu damai, apakah ini karena tidak adanya sekte aliran hitam?" ucap Yun Xue. "Yah itu berkat sekte Dewa Pedang yang aku ceritakan kepadamu" ucal Lin Fan menjelaskan seandainya bukan karena menepati janjinya kepada Wang Yun pasti Lin Fan tidak menemukan Yun Xue.


"Yah ini semua adalah takdir, mungkin di kehidupan yang lalu, Fan gege tidak ditakdirkan untukku, tetapi di kehidupan kedua ini, kita ditakdirkan untuk bersama" ucap Yun Xue begitu bahagia bisa bertemu lagi dengan Lin Fan, bahkan bersama sama bereinkarnasi.


Lin Fan melihat Yun Xue tampak terlihat ingin beristirahat, jadi Lin Fan memutuskan untuk singgah di kota terbesar di benua barat yaitu kota Weifan.


Mereka berdua turun tidak jauh dari gerbang kota agar tidak menarik perhatian banyak orang.


"Xue'er, kita singgah menginap di kota ini dulu, kamu pasti kelelahan dan butuh hiburan kan?" ucap Lin Fan mengelus lembut wajah Yun Xue.


"Em baiklah" ucap Yun Xue lembut karena suaminya begitu perhatian kepadanya.

__ADS_1


Mereka berdua memasuki kota tersebut, Lin Fan memakai topeng dan Yun Xue memakai Cadar karena kecantikannya tak kalah dari Wang Yun.


Mereka berdua menjadi pusat perhatian karena pakaian yang mereka gunakan terlihat begitu bangsawan dan mahal, bahkan banyak yang mengatakan mereka berdua berasal dari sekte besar.


Lin Fan tidak memperdulikan itu semua, Yun Xue dan Lin Fan kini memasuki sebuah restoran yang begitu mewah di kota Weifan.


"Tuan anda mau makan di lantai mana" tanya pelayan tersebut. "Bawa aku ke lantai temewah di restoran ini" ucap Lin Fan kemudian mereka berdua diajak ke lantai 4 restoran tersebut.


Tampak setiap lantai berbeda, lantai 1 sampai 4 kelasnya berbeda dan memasuki setiap lantai harus membayar.


"Tuan biaya memasuki lantai 4 sebesar 50 koin per orang" ucap pelayan tersebut, "Baiklah ini" ucap Lin Fan memberikan 1000 koin emas ke pelayan tersebut.


"Tuan ini..", "Tidak apa apa, bawakan makanan dan minuman terbaik restoran anda, dan berikan kami pertunjukan seni" ucap Lin Fan membuat pelayan tersebut mengerti dan tergesa gesa melakukan tugasnya.


Beberapa saat kemudian datanglah beberapa pelayan membawa makanan yang mewah kepada Lin Fan, serta para penari, penyanyi, dan pemain musik pun datang kesana hanya untuk menghibur Lin Fan dan istrinya.


"Tuan silahkan dinikmati" ucap pelayan tersebut kemudian pergi dan tidak mengganggu kesenangan waktu makan Lin Fan dan istrinya.


"Sayang aku suka pertunjukannya terima kasih" ucap Yun Xue lembut kepada Lin Fan. Lin Fan hanya tersenyum hangat kepada istrinya.


"Apapun itu, jika istriku bahagia pasti aku melakukannya" ucap Lin Fan menggoda istrinya. Tampak wajah Yun Xue memerah malu karena ucapan Lin Fan.


Para penari, penyanyi, dan pemain musik yang melihat kemesraan Lin Fan bersemangat karena baru kali ini melihat pasangan yang begitu harmonis.


Lin Fan yang melihat mereka kagum kepadanya pun melemparkan sekantong uang yang berisi 10 ribu koin emas. Tampak wajah pemain tersebut begitu takjub melihat uang yang diberikan oleh Lin Fan.


"Terima kasih tuan" ucap mereka serentak memberi hormat kepada Lin Fan. "Aku yang harusnya berterima kasih kepada kalian, dan itu sudah sepantasnya untuk kalian ambillah dan bagi uang tersebut, dan juga didalam sana terdapat surat rekomendasi yang sesuai dengan jumlah kalian, jika kalian mau surat itu adalah surat rekomendasi untuk masuk ke sekte Dewa Pedang" ucap Lin Fan membuat mereka semua terkejut.


"Sekte Dewa Pedang?!" ucap mereka terkejut mendengar sekte tersebut karena sekte tersebutlah yang menyelamatkan benua barat dari sekte aliran hitam.


"Terima kasih tuan, kami begitu senang direkomendasikan menjadi murid sekte Dewa Pedang yang kami impikan bisa memasukinya" ucap pemain tersebut begitu senang, walaupun mereka kelihatan bekerja menjadi penghibur di sebuah restoran tetapi mereka juga seorang pendekar walau tingkatannya masih rendah, tetapi Lin Fan tidak memperdulikannya, karena Lin Fan tau mereka bukan orang jahat, oleh karena itu Lin Fan memberikan uang dan surat rekomendasi menjadi murid.

__ADS_1


"Tu..tuan kalau boleh kami tau anda siapa?" ucap salah seorang wanita penari tersebut. "Kalian akan tau nanti, datanglah kesana, tempatnya juga terletak disurat tersebut, mereka pasti tau itu surat berasal dariku, dan tanyakanlah kepada mereka bahwa aku akan segera kesana" ucap Lin Fan memberitahu mereka.


"Baiklah tuan, kami akan melaksanakannya, sekali lagi terima kasih" ucap mereka serentak.


__ADS_2