LEGENDA SANG DEWA PEDANG

LEGENDA SANG DEWA PEDANG
Kembali Ke Kota Bintang


__ADS_3

Di sebuah istana yang mewah, Lin Fan sedang berada di kediamannya, dia sedang berencana untuk menjemput istrinya dan membawanya ke istana tersebut.


"Sudah 1 tahun aku meninggalkan istriku, keadaannya bagaimana yah?, kalau begitu aku akan pergi menjemputnya" ucap Lin Fan kemudian bergegas memanggil Lin Bai.


"Bai putih, suruh para tetua membuat 2 kediaman khusus 2 klan kecil di dekat sekte, aku mau membawa istriku, serta klan Lin dan klan Wang" ucap Lin Fan. "Baiklah tuan aku akan segera pergi melaksanakan tugas dari tuan" ucap Lin Bai.


"Oke kalau begitu dalam waktu beberapa bulan aku akan kembali kesini, intinya sebelum aku kembali semuanya harus selesai" ucap Lin Fan. "Baiklah tuan" ucap Lin Bai mengerti.


"Oke kalau begitu aku akan berangkat sekarang" ucap Lin Fan kemudian melesat dengan cepat terbang menggunakan pedangnya.


Lin Fan berencana untuk singgah melihat keadaan istrinya sebentar karena Lin Fan mau pergi ke benua selatan.


Berhari hari Lin Fan terbang menggunakan pedangnya, Lin Fan akhirnya sampai di kota bintang dan dihampiri oleh Lin Long.


"Tuan" ucap Lin Long. "Bagaimana keadaan istriku?" tanya Lin Fan. "Nyonya baik baik saja tuan, kadang dia merenung memikirkan tuan" ucap Lin Long. "Apakah istriku benar reinkarnasi dewi angin?" tanya Lin Fan. "Benar tuan, tetapi elemen anginnya belum sepenuhnya bangkit" jawab Lin Long. "Terus cara untuk membangkitkan elemen anginnya bagaimana?". "Caranya adalah memasuki tempat pusaran angin abadi, dan disana dia harus memahami elemen angin dengan baik agar kekuatan terpendamnya bangkit" jawab Lin Long.


"Aku akan memikirkannya setelah semua urusanku telah selesai, aku hanya sebentar dan melihatnya dari kejauhan, karena aku mau pergi ke benua selatan mencari reinkarnasi dewi phoenix es" ucap Lin Fan. "Tapi.. tuan" ucap Lin Long di selip oleh Lin Fan. "Kamu harus ingat tetap awasi istriku dari kejauhan" ucap Lin Fan kemudian seseorang wanita berbicara di belakangnya. "Ohh ternyata begitu yah?, aku reinkarnasi dari dewi angin?, dan kamu hanya singgah sebentar hanya untuk mencari dewi phoenix es?, bisakah suamiku tercinta menjelaskan semuanya kepadaku?" ucap Wang Yun yang sudah diketahui keberadaannya oleh Lin Long.

__ADS_1


Lin Fan yang mendengar seorang wanita dibelakangnya terkejut, setelah dia menoleh ke belakang, betapa terkejutnya dia melihat istrinya mengerutkan keningnya tanda dia marah kepadanya.


"Sa..sayang kenapa kamu bisa berada disini?" tanya Lin Fan. "Tentu saja, karena aku sangat tau aura mu jadi aku tau kamu sudah pulang, tetapi kamu tidaj datang datang dan aku akhirnya memutuskan untuk menghampirimu" ucap Wang Yun menggembungkan pipinya.


"Cepat jelaskan kepadaku apa yang terjadi selama 1 tahun ini?, dan siapa dewi itu, dan kenapa aku reinkarnasi dewi angin?" tanya Wang Yun menjawab. "Itu..." Lin Fan kau menjawab tetapi istrinya melarangnya, "Kamu pengikut suamiku, kamu yang menjelaskan semuanya!" ucap Wang Yun tajam.


"Bagaimana kalau kita ke rumah saja" ucap Lin Fan. "Benar nyonya, aku takut ada orang yang lewat dan mendengar pembicaraan kita" ucap Lin Long membenarkan. "Baiklah, awas kalau kalian berbohong kepadaku!" ucap Wang Yun kesal karena sesuatu disembunyikan oleh Lin Fan.


Mereka pun akhirnya bergegas pergi dari tempat tersebut dan menuju ke kediamannya. Tidak lama kemudian mereka pun akhirnya sampai di kediaman Lin Fan.


Wang Yun yang sudah mengetahui kenyataannya bahwa dirinya benar benar reinkarnasi dewi angin pun percaya karena di dalam dirinya terdapat suatu kekuatan yang aneh.


"Pantas saja, saat aku mengeluarkan elemen angin, sesuatu di dalam diriku bergejolak untuk keluar tetapi aku tidak tau itu apa" ucap Wang Yun. "Itu adalah elemen angin terpendam anda yang sebenarnya nyonya makanya anda harus menggunakan teknik khusus dan memasuki pusaran angin abadi agar dapat memahami elemen anda sendiri" ucap Lin Long.


"Baiklah aku mengerti, aku mengizinkanmu untuk mencari kedua dewi itu, dan ingat jika dia tidak mau bersamamu jangan paksa, tetapi jika dia mau bersamamu, maka aku tidak keberatan karena memang dia adalah istrimu di kehidupan dulu, walaupun jiwamu bukan jiwa pemilik tubuh asli yang kamu pakai" ucap Wang Yun yang sudah tau bahwa Lin Fan sebenarnya hanya dewa biasa tetapi jiwanya masuk kedalam tubuh reinkarnasi dari dewa pedang, jadi mau tidak mau Lin Fan yang sekarang ini sudah dianggap reinkarnasi dari dewa pedang walaupun berbeda jiwa.


"Wah ternyata nyonya dewi angin masih pengertian sama seperti dulu" bathin Lin Long yang kagum melihat sifat istrinya Lin Fan. "Baiklah terima kasih telah percaya kepadaku, jika kamu perlu sesuatu panggil saja Lin Long, dia akan melakukan semua yang kamu ucapkan, dan jika kamu mau melihat istana dan sekte dewa pedang yang aku janjikan, Lin Long juga akan membawamu kesana" ucap Lin Fan.

__ADS_1


"Tidak perlu, aku hanya menunggumu untuk menjemputku, kamu harus menemukan dewi phoenix es itu terlebih dahulu, lalu kita akan kesana bersama sama" ucap Wang Yun memeluk Lin Fan.


"Sayang aku mau malam ini, sudah 1 tahun kita tidak bersama.." ucap Wang Yun berbisik di telinga Lin Fan dengan nada malu malu. Lin Long yang mendengar perkataan Wang Yun kemudian paham dan memohon undur diri. "Tuan kalau begitu aku mohon undur diri, jika tuan perlu sesuatu panggil saja aku tuan" ucap Lin Long. "Baiklah" ucap Lin Fan.


Setelah Lin Long pergi, Wang Yun menangis merengek kepada Lin Fan. "Aaaaa sayang kenapa kamu pulang sangat lama, aku kesepian, jiwaku serasa setengahnya hilang, aku tidak sanggup hidup sendirian tanpa kamu" ucap Wang Yun menangis.


Lin Fan hanya tersenyum lembut kepada istrinya "Sayang, aku sebenarnya tidak ingin lama lama, tetapi aku memberantas semua sekte aliran hitam di benua barat ini, jadinya itu membutuhkan waktu lama" ucap Lin Fan. Wang Yun mengerti, bahkan Wan Yun tau jika murid sekte dewa pedang berasal dari tahanan sekte aliran hitam yang diculik.


"Sayang kita sudah lama tidak bertemu, aku... aku ingin itu" ucap Wang Yun malu malu kepada suaminya. Lin Fan tidak menjawab, tetapi hanya langsung menggendong tubuh Wang Yun menuju kedalam kamar.


Kini Wang Yun pun terbaring dan Lin Fan berada diatasnya. "Sayang aku juga sangat merindukanmu, maafkan aku yang lama, aku hanya mau menepati janjiku untuk membuatkanmu sebuah sekte" ucap Lin Fan. "Em iya sayang, aku mengerti" ucap Wang Yun.


Lin Fan kemudian mencium bibir Wang Yun dengan lembut karena begitu lamanya mereka tidak melakukannya.


"Ems..."


Malam itu terdengar suara yang begitu semangat membara, mereka berdua pun menikmati malam berpadu kasih yang indah.

__ADS_1


__ADS_2