LEGENDA SANG PENGUASA

LEGENDA SANG PENGUASA
Episode 20 "Kuberi Nama Kau LAO HU! "


__ADS_3

Tang Lin diam, ia menatap harimau di gendongannya dan bertanya pada diri sendiri. Dan ya, anak harimau ini terlalu menggemaskan, ia tidak tega membuangnya. Pernyataan nya tadi ia katakan hanya karena ketakutan sesaat saja.


"Kau benar kakek Ho, aku tidak tega membuangnya. Tapi tetap saja aku juga tidak bisa merawatnya, karena aku tidak memiliki kemampuan untuk melindungi nya," Ucap Tang Lin sedih.


"Untuk itu serahkan saja pada kakek. Kakek punya cara agar anak harimau ini tidak dikenali, tapi sebelum itu berjanjilah pada kakek.. "


"Apa itu kek? "


"Jangan pernah mengatakan identitas sebenarnya harimau ini kepada siapapun, termasuk teman-temanmu sekalipun!" Ucap Kang Ho sangat serius.


"Untuk itu kakek tenang saja, aku berjanji tidak akan mengatakannya pada siapapun," Jawab Tang Lin bersungguh-sungguh.


"Bagus! "


"Jadi bagaimana caranya agar anak harimau ini tidak dikenali?" Tanya Tang Lin tidak sabar.


Kang Ho tidak berbicara, ia justru menggambar sebuah lingkaran dilantai. Tang Lin penasaran apa yang dilakukan oleh Kang Ho, ia ingin bertanya tapi takut akan menggangu konsentrasi Kang Ho.


"Letakkan anak harimau itu didalam lingkaran.. " Perintah Kang Ho dan Tang Lin pun melakukannya tanpa banyak tanya.


Anak harimau itu bingung mengapa ada lingkaran putih disekelilingnya? Ia mendekati garis lingkaran dan menciumnya. Namun tidak ada yang aneh, jadi ia kembali berbaring malas.


Melihat anak harimau itu kembali tidur, Kang Ho langsung berkata pada Tang Lin, "Ini adalah kesempatan mu Lin! Teteskan darahmu di keningnya! "


"Apa?.. " Ucap Tang Lin spontan karena bingung.


Tapi justru Kang Ho memarahinya, "Percayalah pada kakek! Ini demi kebaikanmu dan anak harimau itu! Kita tidak punya banyak waktu, jadi cepatlah! "

__ADS_1


Tang Lin takut dengan ekspresi marah Kang Ho karena baru kali ini ia melihatnya. Jadi tanpa banyak tanya lagi, Tang Lin kemudian melakukan apa yang diperintahkan.


Tang Lin menggigit ujung jarinya lalu me eteskan darahnya ke kening anak harimau itu, "Sudah kek, selanjutnya apa lagi? " Tanyanya.


"Sisanya biar kakek yang urus!.. " Ujarnya seraya membentuk segel tangan.


"Segel Budak!.. " Teriaknya sedikit keras. Sinar merah seketika terpancar dari kening anak harimau itu dan membuatnya terbangun dari tidurnya. Yah.. anak harimau itu sedang kesakitan!


Saat ini jiwa anak harimau itu sedang diikat dengan jiwa Tang Lin. Namun karena Tang Lin adalah tuannya, Tang Lin tidak akan kesakitan. Berbeda dengan anak harimau itu yang merasakan kepalanya berdenyut keras seakan mau pecah. Namun itu hanya sesaat sebelum ia mengenali Tang Lin sebagai tuannya.


Tang Lin sempat panik melihat anak harimau itu kesakitan, tapi ia ingat kata-kata Kang Ho jadi ia memilih untuk diam dan percaya! Kang Ho adalah orang yang baik, tidak mungkin dia melakukan hal buruk pada harimau itu. Pikirnya.


Lima menit kemudian, sinar merah dari kening anak harimau itu pun meredup. Anak harimau itu menatap Tang Lin seolah menunggu sesuatu.


"Nah, Lin anak harimau ini sudah menjadi budakmu, sekarang kau beri dia nama. Setelah itu ia tidak akan pernah mengkhianatimu, karena jika ia melakukannya ia akan mati dengan tubuh meledak. Bahkan jika ia berpikir buruk tentangmu sedikit saja, jiwanya akan terasa terbakar!.. " Jelas Kang Ho.


Adalah kebohongan besar jika ia tidak senang dengan anak harimau ini menjadi miliknya sepenuhnya. Tapi mengingat dirinya yang sekarang, sama saja dengan mengundang para pembunuh untuk membunuhnya.


"Prosesnya belum selesai Lin, tidak usah banyak tanya! Dunia ini sangat kejam Lin! Dunia ini dipenuhi oleh orang-orang munafik dan serakah! Kakek melakukan ini demi dirimu! Demi masa depanmu! Dengan adanya binatang buas tingkat surgawi disisimu, kau tidak perlu memikirkan keselamatan mu kemanapun kau pergi, karena ia akan mempertaruhkan nyawanya untukmu!"


"Kau sudah merasakan bagaimana kejamnya dunia ini kan!? Bukankah ayah dan kakak kandung mu sendiri juga membuangmu hanya karena kau tidak memiliki Dantian!?.. " Ujar Kang Ho menceramahi Tang Lin.


Tang Lin menundukkan sedih, "Itu... Kau benar kakek Ho.. " Ucapnya dengan suara pelan.


"Lalu mengapa kau meragukan kakek? Kakek hanya ingin kau bisa hidup tanpa bayang-bayang dari keluarga kandung mu! Ingatlah Lin tidak harus orang kuat yang disegani dan ditakuti, orang biasa sekalipun bisa mengguncang dunia! Yang penting jangan merasa rendah diri dan jangan melupakan orang-orang yang baik padamu, karena orang itulah yang mendukung mu untuk menjadi demikian! Kau mengerti!?.. " Ujar Kang Ho menceramahi Tang Lin panjang lebar.


Tang Lin semakin menunduk malu, "Aku mengerti kakek Ho.. " Jawabannya tanpa mengangkat kepalanya.

__ADS_1


"Bagus! Lupakan orang-orang yang membuangmu, yang harus kau lakukan sekarang hanyalah percaya pada kakek dan lakukan apa yang aku perintahkan,"


"Baiklah kek.. " Jawab Tang Lin, kemudian ia mengangkat anak harimau itu tinggi-tinggi dan berkata, "Mulai sekarang aku adalah tuanmu! Dimasa depan kau akan menyaksikan aku menjadi SANG PENGUASA! Kita akan berdiri bersama dipuncak! Sekarang aku beri nama kau LAO HU!.. "


(LAO HU \= KAISAR HARIMAU)


Kang Ho terbelalak sangat terkejut dengan kenyataan cita-cita Tang Lin yang ingin menjadi Sang Penguasa. Ia memang berharap Tang Lin akan menjadi sosok hebat dan disegani suatu hari nanti, tapi ia tidak menyangka jika keinginan Tang Lin bahkan jauh lebih tinggi dari yang ia harapkan.


Apakah keinginan Tang Lin tidak terlalu tinggi? Ataukah ia mengucapkan itu karena semangatnya yang membara karena ceramahnya tadi? Pikir Kang Ho. Tapi apapun itu, ia berjanji akan terus mendukung anak ini dari belakang. Meskipun Kang Ho tidak yakin Tang Lin bisa mewujudkan impiannya, namun ia percaya Tang Lin bisa menjadi sosok hebat yang disegani dengan Lao Hu bersamanya.


Lao Hu meraung setuju dan senang dengan pernyataan Tang Lin. Namun Tang Lin justru tertawa karena raungan Lao Hu lebih mirip suara kucing yang mengeong.


"Hahahaha... Lihat? Sudah kubilang kau ini lebih cocok jadi kucing hahaha.. " Tawa Tang Lin renyah.


Kang Ho geleng kepala melihat itu, hanya dengan seekor kucing saja ternyata bisa membuat anak ini bahagia. Pikir Kang Ho.


"Lin, berikan ini pada Lao Hu." Ujar Kang Ho seraya menyerahkan sebuah pil biru sebesar kelereng pada Tang Lin.


"Hm? Apa ini kek?.. " Tanya Tang Lin seraya menerima pil itu.


"Pil ini namanya pil penyembunyi aura. Setelah Lao Hu memakan pil ini, secara otomatis aura dan nafasnya tidak akan dikenali lagi sebagai binatang surgawi oleh siapapun!.. " Jelas Kang Ho.


"Wooaahh! " Tang Lin terpana dengan khasiat pil itu. Dengan adanya pil itu kini ia tidak akan khawatir lagi dengan nyawanya. Karena tidak ada yang akan mengenali Lao Hu sebagai binatang surgawi.


"Kau jangan senang dulu Lin, pil ini adalah pil tingkat tinggi yang sangat langka. Untuk membuatnya sangat sulit, pil ini hanya ada tiga di seluruh alam rendah ini. Jadi jangan biarkan Lao Hu mengeluarkan kemampuan aslinya atau efek pil ini akan dibatalkan dan orang-orang akan mengenalinya.. "


"Baik kek.. " Jawab Tang Lin.

__ADS_1


"Oh ya kek, kakek bilang pil ini hanya ada tiga di seluruh alam rendah ini. Lalu dimana yang duanya lagi?.. " Tanya Tang Lin penasaran.


__ADS_2