
"Dasar Kapten menyusahkan diri sendiri sudah ketemu eh tidak tau dia ikut di belakang nya atau tidakk ada yang mudah malah lebih milih yang susah kalau tidak di tinggalin, pasti ini tidak akan repot begini," keluh Bayu melihat Kaptennya yang sama sekali tidak Peka dengan wanita.
"Dasar sangat menyebalkan tuh manusia bukan nya di tolongin malah di tinggal pergi pantesan saja jadi bujangan lapuk orang nya kayak gitu mana ada perempuan mau dengan sifat nya yang seperti itu," gerutu Keira yang bertedu di depan gubuk tua.
"Itu juga Tentara-tentara apa mereka tidak ada niatan gitu untuk mencariku?padahal aku seorang Dokter yang akan menolong mereka jika mereka terluka,dan lagi aku juga perempuan dasar mereka semua sangat menyebalkan, semua ini gara gara sih Kapten yang belagu itu ingin sekali aku menghantam nya, kaki juga sakit lagi susah untuk berjalan apa lagi jalanan sangat licin di tambah udara semakin malam semakin sangat dingin.
"Hu hu huhu Kak Daffa, kaki ku sakit, tolongin Keira," ucap Keira yang menangis memengangi kakinya yang terkilir.
Di sisi lain, Arion yang kini berkerja di Cahaya fahya, PT obat-obatan milik Mila semenjak kejadian itu Arion menikahi Mila karena Mila sedang mengandung anak nya, lagian juga saat kejadian itu dia menjadi miskin mau tidak mau dia harus menikahi Mila untuk mendapatkan uang.
"Mil aku mau ke desa candana nanti yah aku akan mengawasi pengiriman obat ke sana , kamu jaga kandunganmu baik-baik," ujar Arion.
"Berapa lama kamu di sana sayang?" tanya Mila.
"Kita lihat kondisi di sana yah, kamu sebaiknya ke rumah orang tua mu agar ada yang menjagamu.
"Mmm baiklah.
Kini Arjuna masih terus menjadi Keira dengan penuh rasa Khawatir," Hufff merepotkan sekali dia dasar perempuan meyebalkan," gumam Arjuna.
Arjuna menyenter digubuk tua dari kejahuan dia melihat ada orang yang sedang tidur di sana, Arjuna pun terus melangkah ke arah gubuk itu.
"Keira"
Arjuna menghampiri nya dan membangunkan Keira.
Keira pun terbangun dan langsung memegangi kaki nya yang mulai sangat kesakitan.
Arjuna mengerutkan keningnya," kamu kenapa?" tanya Arjuna sambil melihat ke arah kaki nya.
"Ini tadi keseleo gara-gara jatuh tadi dalam lubang eh kamu malah meninggalkan ku dengan keadaan seperti ini, aku tau kita hanya pacaran pura-pura tapikan setidaknya kamu juga menolongku sebagai Abdi Negara kamu tau kan apa lagi ini dalam hutan banyak hewan buas kalau aku sampai di gigi harimau atau ular gimana toh kamu akan di salahkan juga karna tidak bisa menjaga pacar pura-pura mu ini.
"Bawel, Platakkk.
Arjuna mengangkat kaki Keira lalu melepasnya lagi.
"Aw,awww isss huh hu hu sakit," ucap Keira.
"Kamu tuh yah ceroboh sekali siapa suru kamu pergi meninggalkan kami dan ingin pulang sendiri ini semuakan kesahan kamu juga kamu kembangkan saja terus kecerobohan mu itu," ucap Arjuna.
"Ngatain aku aja terus.
"Lah emang kamu cerobohkan?
"Iihh enak aja selalu saja begitu ngantain aku ceroboh mulu, dari pada kamu Kapten menyebalkan yang meninggalkan aku sendirian, nanti aku aduin ke Mama kamu biar kamu di marahin.
Arjuna menekan kuat dipergelangan kaki Keira yang spontan Keira langsung berteriak kesakian.
"Awwww sakit woi kamu ngapaind sih kamu sengaja yah nyiksa aku dan membuat aku tidak bisa jalan menyebalkan sekali.
"Kamu benaran terkilir?" tanya Arjuna.
"Iya iya lah kamu pikir apa? di tambah kamu meninggalkan aku sendiri tadi.
"Yah Maaf aku tidak tau kalau kaki kamu keseleo gak usah bawel deh, Tapi Ira kamu masih bisa jalankan kita balik ke tempat anggota ku tadi ya," tanya Arjuna.
__ADS_1
Keira membulatkan matanya," kamu nih yah nggak ada peka peka nya jadi manusia sudah tau kaki ku sangat sakit gimana bisa jalan," jawab Keira.
"Lah terus gimana?
"Yah elah Kapten, Kapten kamu benar-benar yah masa gini aja tidak peka sih,kalau aku tidak bisa jalan yah gendonglah eneh bangat sih jadi manusia," omel Keira.
"Menyusahkan orang saja, gerutu Arjuna.
Dengan terpaksa Arjuna mengendong Keira, Keira hanya tersenyum saat Arjuna mengendongnya.
"Ya Ampun kamu makan apa sih berat bangat.
"Huff badan nya aja yang gede nya dan kekar, masa bawa gadis imut seperti aku udah ngeluh keberatan.
"Diam, bawel bangat sih kamu, sekali lagi kamu bawel aku lempar ke dalam jurang,"ancam Arjuna.
"Ngancam aku, coba aja kalau bisa," goda Keira.
"Nantangin nih," Arjuna memiringkan badannya seperti ingin membuang Keira ke dalam jurang.
"Ampun Kapten, ak-aku hanya bercanda doang jangan marah yah Kapten kalau Kapten marah nanti cepat jadi kakek-kakek," ucap Keira melemas sambil memeluk erat leher Arjuna agar tidak dibuang.
"Makanya bawel dan nantangin, dikira aku tidak berani membuang kamu ah.
Ya Tuhan, kejam sekali yah kapten ini mungkin kejamnya sudah mengalir di dalam darah yah, makanya seperti ini.
"Makanya jangan bawel, dan jangan bercanda disituasi seperti ini mengerti.
"Iya, siap Kapten.
Di sepenjang jalan mereka hanya saling diam 10 menit Akhirnya Keira dan Arjuna sudah sampai di tempat anggotanya berada, semua orang melihat Arjuna mengendong Keira.
"Eh iya nih tadi kaki ku sedikit terkilir," jawab Keira.
"Ijin Kapten saya ingin meyampaikan sepertinya kita tidak bisa pulang ke tenda dulu malam ini, karena cuaca sekarang tidak memungkinkan kita kembali ke tenda. Jalanan nya juga sangat licin. Dokter Keira dan Bayu juga terluka sulit bagi kita untuk berjalan, di tambah lagi tadi aku lihat banyak pohon besar tumbang," lapor Hendru yang baru tiba mengambil kayu Bakar.
"Ok Baiklah kita beristirahat disini saja sampai besok pagi, Hendru siapkan alas buat kita istirahat dan sepertinya Api unggunnya mulai padam masukkan kayu di dalam nya agar bisa menyalah sampai besok pagi.
"Siap langsanakan Kapten," ucap Hendru.
"Tapi Kapten gimana dengan aku dong masa iya sih aku juga ikutan nginap di sini,"tanya Keira.
"Manja bangat sih kalau tidak suka sebaik nya pulang aja sendiri kalau tidak mau disini," tegas Arjuna.
Mendengar itu Keira hanya cemberut mendengar ucapan Arjuna, lalu dia menjauh dari Anggota Arjuna dan mencari tempat untuk beristirahat.
Keira duduk di dekat api unggun sambil mengurut kaki nya agar segera pulih.
Disisi lain semua Anggotanya melihat ke arah Keira mereka semua sangat mengagumi kencantikan Keira wajahnya sangat cantik dan putih walapun tanpa make-up sekaligus.
"Bay kamu kenalkan dengan Dokter Keira," tanya Damian.
"Iya, emang kenapa?" jawab Bayu.
"Mmm bagi nomornya dong suh.
__ADS_1
"Kenapa, kamu suka dengan dia suh?" tanya Bayu.
"Gimana aku tak jatuh hati suh kamu lihat sendiri dia itu sangat cantik seperti nya salah satu orang tuanya ada keterunan orang Landon," ujar Damian.
"Betul itu suh mirip seperti artis bollywood preity zinta cuman Dokter Keira tidak memiliki lesun pipi tapi tetap saja sangat cantik apa lagi mata nya itu loh mata coklat yang sangat indah," ucap Hendru.
"Aku mau nyamperin dia ah, disaat Damian dan Hendru berdiri mereka melihat Arjuna menghampiri Dokter Keira.
"Biar saya yang mengurutkan kakimu," ucap Arjuna tiba-tiba mengangetkan Keira.
"Apa masih sakit?
"Sudah mendingan kok Kapten.
Disaat Arjun ingin meninggalkan Keira, namun lengan Arjuna ditahan oleh Keira.
"Kapten temani aku disini saja aku gak terbiasa dihutan seperti ini,"pinta Keira
"Keira manja aku cuma mau ke Anggota ku, jaraknya bahkan sangat dekat gak lebih dari 5 meter bahkan kamu bisa melihatku dan anggotaku mereka kan ada didepanmu.
Arjuna pun kembali bergabung bersama anggotanya.
Keira benar-benar sama sekali tidak bisa istirahat, ia sangat mengantuk dan butuh tidur untuk mengumpulkan tenaga besok pagi untuk berkerja lebih ekstra, namun ia sama sekali tidak bisa menutup matanya, Keira melihat beberapa anggota Tentara yang sudah bisa tidur bersandaran dipohon mungkin mereka sudah terbiasa, Arjuna melirik ke arah Keira yang bengong saja seperti sangat gelisah, ia pun menghampiri nya.
"Ira ngapind kamu kok belum tidur juga?
"Aku gak bisa tidur di keadaan seperti ini Kapten, aku tidak biasa tidur dihutan apa lagi tanpa tenda disini hanya beralaskan daun pisang saja gimana aku bisa tidur mana banyak nyamuk yang bernyanyi lagi.
"Manja bangat sih, istirahat saja besok banyak perkerjaan jangan sampai tidak tidur," ucap Arjuna.
"Ih Kapten mah nggak peka bangat sih tadi kan aku sudah katakan aku tidak bisa tidur di alam terbuka seperti ini aku sama sekali tidak biasa Kapten apa lagi aku baru pertama kali menginap di dalam hutan.
"Terus kenapa kamu ikut menjadi relawan kalau tidak terbiasa?
"Yah namanya perintah, mau tidak mau harus ikut.
"Kapten mmm boleh nggak pinjam bahu nya, aku ngantuk sekali tapi aku gak mau tidur diberalas daun pisang dan bersandar dipohon nanti ada semut gimana atau ada ular gimana ih aku takut?
"Jangan mimpi kamu," ucap Arjuna.
"Ih pelit bangat sih jadi manusia, aku mau tidur, biar nyaman kan bersenderan di bahu Kapten enak pasti.
Arjuna pun bangun dari duduknya dan meninggalkan Keira tak lama kemudin Arjuna pun kembali membawa jaket tebal miliknya ia melemparkannya ke Keira.
"Kamu pake itu biar tidur cepat.
Keira pun memakai jaketnya tapi 20 menit berlalu Keira sama sekali tidak bisa tidur dengan nyenyak, Arjuna terus memperhatikan kegelisahan Keira dia pun kembali mengampirinya.
"Kamu kenapa sih.
"Aku tidak bisa tidur Kapten maunya bahu Kapten eh malah dikasik jaket.
"Kamu ini dikasik hati minta jantung, maunya apa sih.
"Mau kedua-duanya hati plus jantung, ngomong-ngomong Kapten kok tidak tidur.
__ADS_1
"Kalau aku tidur siapa yang nanti berjaga.
"Oh iya sampai lupa kan semua anggota Kapten tidur, Hmmm kalau begitu biar aku temani Kapten saja berjaga malam.