Love Story Delima

Love Story Delima
Oppa selalu mengerti aku


__ADS_3

"Kita mau kemana Oppa?"


"Kita pulang dulu ya ganti baju dulu"


"kayak gini aja oppa, lagi pula kan udah ada fathur"


"iya udah de, kita mau beli bahanbahan makanan"


Membeli bahan makanan adalah rutinitas yang dilakukan aldo bersama adikadiknya. karena dengan kesibukannya yang membuat mereka jarang berkumpul atau bersama. sehingga dengan adanya hal ini bisa mendekatlan mereka walaupun hanya 2 kali dalam sebulan.


"kirain kemana" cemberut Delima


"emang kamu kira kemana dek?" mencuil dagu adiknya


"ya mana tau kan" Delima mengarahkan pandangannya kearah jendela.


"looh biasanya kan kita beli bahan makanannya disana kak" sambil terheranheran


"kamu ikut aja dek" aldopun menambah kecepatan mobilnya.


Sesampainya di tempat tujuan.


"Kamu ingat hari ini dek?"


"ingat dong kak, disini kita selalu main bareng sama Appa, Amma, Onnie bunga, Onnie angel, Onnie mawar, Onnie pio, dan Fathur."


Aldo membawa Delima kepantai dimana ia ingin mengingat masamasa keluarga mereka yang begitu hangat dengan kasih sayang.


Delima pun menyenderkan kepadanya di atas pundak Aldo.


"Oppa, aku jadi rindu Appa dan Amma"

__ADS_1


"setelah selesai uts kita kunjungi Appa dan Amma ya" ujar Aldo sambil memegang pundaknya.


"oppa memang pengertian"ujar delima


B eberapa saat kemudian delima pun menenggelamkan kepadanya di dada Aldo. Delima menangis karena mengingat semua memori tentang keluarganya.


sedangkan fathur ada di depan Aldo sedang bermain pasir yang dijaga oleh bi inah dan bodyguardnya.


kemanapun mereka berada selalu dijaga ketat oleh bodyguard Aldo. hal ini telah dilakukan juga oleh Appanya ketika beliau masih hidup.


"udah yuk, kita pergi berbelanja" sambil menghapus air matanya


Fathur pun di gendong oleh Aldo sambil merangkul pundak delima.


Sesampainya di tempat tujuan.


Fathur pun di masukan kedalam Troly. Karena umur Fathur yang sebentar lagi memasuki 6 tahun sekarang fathur sangat pandai memilih sesuatu barang yang ia inginkan dan cara berbicaranya pun sudah mulai lancar.


"oppa aku mau ini" pinta Fathur.


Fathurpun merespon dengan anggukan.


"Oppa aku mau turun, aku mau bantuin Onnie Delima memilih buah" pinta Fathur


"aduh pintarnya kesayangan oppa" sambil menurunkan Fathur dari troly.


"pakai sarung tangan dulunya sayang, biar tangan fathur gak kotor" sambil memakaikan sarung tangan ke Fathur.


"siap onnie"


"sudah siap, silahkan dipilih" delima ketawa

__ADS_1


Setelah memilih buah Fathur pun berlari kearah sayursayuran.


"Onnie, Onnie aku mau ini" sambil menunjukan sayur bunga kol.


Bunga kol adalah sayur kesukaan Fathur.


"okaii bos kecil"


Setelah membeli semua bahan makanan mereka. Mereka pun pergi untuk membeli barang lainnya di mall.


"Oppa aku mau beli tas" ujar Fathur.


"Tas yang diberikan oleh Grandma kan kece sayang" sambil menggendong Fathur.


"gak mau, aku tidak suka pemberian grandma, warnanya norak" melipatkan tangan di dadanya


"uuuuhh gemesnya" Delima sambil mencubit pipinya.


"aku mau turun, aku mau memegang tangan onnie, tidak Oppa saja yang bisa bergandeng dengan onnie"


"jadi kamu cemburu sayang" sambil memegang tangan fathur


Fathur hanya merespon dengan anggukan


"masa sama Oppa sendiri kamu cemburu" sontak mereka pun tertawa.


setelah berkeliling akhirnya fathur menemukan tas yang ia inginkan.


"aku mau itu Onnie" sambil menunjuk kearah tas yang ia sukai.


Fathur pun berlari kearah toko yang ia inginkan.

__ADS_1


"jangan larilari fathur" ujar aldo.


"memanglah adik kamu yang satu itu ya Del" mengenggelengkan kepala.


__ADS_2