
Setelah 3 hari younggo dirawat belum bangun dari tidurnya. Delima setia mendampingi Younggo menggenggam tangan younggo.
Beberapa menit kemudian, Younggo mulai memberikan reaksi menggerakan tangannya yang digenggam oleh delima, perlahan younggo mulai membuka matanya.
Ketika ia ingin mengangkat tangannya, younggo tidak bisa karena ada beban berat yang menimpa tangannya.
Younggo pun melihat kearah tangannya, ternyata delima sedang terlelap.
Younggo memberikan senyuman. Dan mulai mengelus puncak kepala delima dengan tangan satunya.
Delima tersentak bangun dari tidurnya.
"aaahhh, byy, kamu udah bangun, aku panggilin dokter dulu ya".
"jaangaan aku cuma butuh kamu" jawab younggo perlahan.
"maafin aku by, aku udah buat kamu jadi kayak gini"
"kamu gak salah sayang, aku terlalu posesif gak mau kehilangan kamu"
"aku janji, gak bakalan buat kamu khawatir lagi, ini terakhir kalinya aku melakukan kesalahan by, maafin aku" sambil mencium tangan younggo
"janji ya sayang"
"janji by" sambil menunjukan kelingkingnya
"peluk aku dulu, kangen" pinta younggo sambil merenggengkan tangannya.
Delima lun beraksi dengan cepat memeluk sang kekasih.
"awww"
"apa yang sakit sayang?"
"selang infusnya jangan di teken sayang sakit ni"
"maaf ya sayang, kamu laper ? mau makan apa?"
"mau apel aja sayang"
__ADS_1
"bentar ya aku cuci dulu apelnya"
sambil mencuci apelnya, delimapun menelfon oppanya ingin memberitahukan bahwa younggo sudah sadar.
ketika delima keluar dari kamar mandi setelah mencuci apelnya. ternyata doktee sedang memeriksa keadaan younggo.
"syukurlah kamu sudah tidak apa-apa, yang terpenting jaga kesehatannya tuan" ujar dokter
"iya dok, terimakasih"
Malam hari***
"by maafin aku ya" menggenggam tangan younggo
"gak papa kok sayang" sambil menyelipkan rambut delima ketelinganya.
"aku janji, aku gak akan ngulangin kesalahan yang sama lagi by. aku gak mau buat kamu khawatir lagi, aku janji"
"iyaiyaa" Younggo pum terbatuk.
"ini minum by" sambil memberikan air minum keyounggo.
"makasih sayang. kamu pasti belum makan kan?"
"kamu tuh yang belum makan. bentarbentar" sambil mengeluarkan hp di saku nya.
"kamu mau ngapain?"
delimapun langsung berselfie dengan hpnya.
"ih kamu apaa apaan sih, mataku sayu begitu lo".
"ngak papa, yang penting aku cantik, pakai masker aja cantik apalagi gak pakai masker". memuji dirinya sendiri
Younggo hanya menggeleng kepala.
ketika delima sedang asik melihat hasil fotonya tanpa ia sadar aldo sudah berada di ruangan younggo.
__ADS_1
"udah baikan ni ye." mengusutkan rambut adiknya.
"apaan sih kakak, rambut ku jadi berantakan ni"
"maaf yaa adikku sayang. gimana keadaan mu adik ipar"
"eh apaan sih oppa, adik ipar adik ipar"
"loh, kan dia calon suami kamu dek, apasalahnya"
"ih kan, masih sekolah oppa."
"keadaanku udah mendingan kok kak"
"syukurlah. kamu pulang gih dek, istirahat, besok kan kamu sekolah"
"ih aku disini aja deh oppa, aku mau sama younggo"
"ha kan dibilang calon suami marah, di suruh pulang gak mau gimana sih kamu deek"
"gak papa sayang, kamu pulang aja, besok selepas sekolah, kamu kesini lagi ya, aku udah baikan kok" ujar younggo.
"beneran gak papa?"
"iya beneran, disini ada mama juga kok"
"iya udah aku pulang, tapi ntaran aja ya barengan sama oppa"
"iya udah terserah kamu aja"
"dek makan dulu itu, kamu belum ada makan kan seharian"
"udah kok oppa, aku udah makan tadi, makan buah heheh" ujar delima sambil menyengir.
"katanya udah makan" spontan younggo menjawab
"ih kan yang penting perut ku gak kosong" ejek delima.
"iya udah, udah, makan dulu sana"
__ADS_1
"kamu mau juga? aku suapin?"
"mau dong"