
"Dek, mau ikut gak? onnie mau pergi ni".
"gak fathur mau pergi sama Oppa Aldo mau pulang ke indonesia"
"Onnie mau ketaman lo"
"sebenarnya fathur mau ikut, tapi lain kali aja ya onnie"
"tumben, biasanya juga mau ikut onnie, jangan salahin onnie ntar ya" sambil mengacak rambut fathur.
"ih jangan dong, hilang ganteng aku ini" memperbaiki rambutnya dan berlari kearah Aldo.
"kok mendadak banget Oppa, kan bisa pulang bareng besok" sambil berjalan ke arah ruang tamu.
"iya sayang, lagi ada masalah dikantor, Oppa pulang duluan ya"
"hati-hati oppa" sambil melambaikan tangan kearah oppa dan Fathur.
Tak lama aldo pergi delima pun pamit pergi pada grandma nya.
"grandma mau nitip sesuatu gak?" tanya delima
"ntar aja kalau grandma mau sesuatu grandma kabari"
"aku pergi dulu ya omma" ujar younggo sambil mengenakan mantel kepada delima.
"hati-hati"
Didalam mobil
"Kita mau kemana dulu ni sayang?"
"aku mau ketaman dulu aja by, nanti baru kita beli oleholeh"
"okaii sayang"
Sesampainya ditaman.
"sayang kita foto dulu ya"ajak delima
__ADS_1
"iyaaa sayang"
"uuwuwuu gemesnya" sambil melihat foto dan mencium pipi delima.
"iih maluu tau dilihatin orang"
"gak papa sayang, kan kamu calon istri aku"
"appan sihh" delima malu.
"bentar ya aku mau belikan kamu kopi dulu, jangan kemana-mana okai" pergi meninggalkan delima tak lupa pula menicum keningnya.
"jangan lama-lama"
"iya sayang"
Ketika Younggo membeli kopi hapenya ketinggalan di samping delima.
"Loh ini kan hape younggo, kenapa ditinggal sih"
Delima pun mengecek galeri Younggo.
Ya di waktu smp younggo sempat dekat dengan Jesi karena ia satu kelas dan main bareng saat ia tak lagi bersama delima.
Tak lama kemudian Younggo pun datang.
"ini sayang kopinya"
"pulang aja yuk, udah gak mood akunya, oiya ini handphone kamu" Delima tak mengambil kopi tersebut.
Younggo kepayahan mengambil handphonenya dan delimapun memasukan handphonenya younggo di saku mantelnya.
Delima berjalan cepat dan meninggalkan Younggo. Younggo terheran-heran kenapa lagi delima saat ini.
Sontak ia langsung membuka handphonenya.
__ADS_1
"Omaygat" guman Younggo sambil mengusutkan rambutnya.
Didalam mobil delima hanya menghadapkan pandangannya kejendela dan sambil mengigit kuku, kebiasaan ini sering dilakukan delima ketika ia menahan tangis.
"sayang, aku bisa jelasin" bujuk Younggo
"kamu jangan marah oke"
"Look at me, please baby"
"sayang"
Delima tak menghiraukan younggo.
Tiba-tiba younggo mengerem mendadak.
"apa-apaan sih" marah delima.
"sayang dia bukan siapa-siapanya aku" menarik tangan delima dalam ngenggamannya.
Delima menepis "udah cepet jalani mobilnya, aku lagi gak mood, jangan tambah buat marah".
Younggo pun langsung melajukan mobilnya mengarah jalan pulang.
Sesampai nya dirumah.
"grandma, aku malam ini jadinya pulang keindonesia"
"kok. mendadak sih sayang, ada apa?"
"gak asa grandma, aku keatas dulu mau packing" delima pun berlari kekamarnya.
"ada apa younggo"
"Delima marah oma, dia lihat foto aku bareng cewek"
"kamu ini gimana sih, udah jelas kamu tunangannya Delima, masih aja kamu simpan foto cewek kampungan itu"
"udah aku hapus oma, aku juga gak tau kenapa tibatiba ada itu foto di handphone aku"
__ADS_1
"udah biarkan saja dia dulu, dia butuh waktu"
"iya omma"