
Keesokan harinya ketia delima menghidupkan handphonenya, ia mendapatkan banyak pesan dan panggilan tak terjawab dari Youngho.
Delima tidak membuka pesannya. ia masih marah pada younggo.
"dek, angkat dulu itu telfonnya, hape kamu berdering."
"biarkan aja oppa, aku lagi males"
"dek kalau ada masalah itu selesaikan baik-baik jangan diabaikan begitu".
Delima hanya mengangguk.
Dilema pun diantar oleh Oppanya kesekolah.
Sesampainya di sekolah. ketika delima ingin menuju kekelas ia di hampiri oleh Younggo.
"sayang, maafin aku" sambil menggenggam tangannya.
Delima menepis tangan Younggo.
"biarkan aku sendiri dulu, kalaubaku sudah baikan nanti aku kabari kamu" sambil memperbaiki tali tas nya yang terjatuh.
Younggo hanya pasrah, ketika usahanya sia-sia.
Setelah melewati 2 pelajaran mereka pun istirahat.
"eh del, kita disuruh angkat barang di gudang dibawah ke aula" ujar Verel mengingatkan delima.
"kenapa mesti gua, gua mah ogah"
"semua anak-anak kelas juga ngelakuin bahkan yang seluruh kelas 11"
"ya ampun ribet banget dah ah, ya udah deh, ayok"
Mereka pun menuju gudang.
"gua kok merasa aneh ya, kenapa cobak, barang di gudang ini disuruh bawa ke aula. buat sampah aja"
__ADS_1
"mungkin ada pembersihan dipilih barang yang bisa dipakek apa nggak" ujar verel.
"aneh sekolah serius"
"berat ini"
"haa apa?"
"gilak lu ya, lu lakik tapi cuma bawa tempat penyiraman bunga, lu malah kasih gua yang berat begini"
Verel hanya jawab tertawa.
Setelah delima meletakan barang tersebut di aula, ia pun langsung melarikan diri.
"Del, ini belum siap malah lu kabur"
"gak kerja gua itu, syukursyukur gua mau angkat tuh barang, dah gua mau kekantin laper gua."
"ini anak kenapa jadi nempel sama gua, astaga"guman delima sambil melirik verel.
Dikantin
Ketika delima sedang menikmati minumnya Younggo menghampiri mereka dan ia langsung menyelip duduk di tengah-tengah Verel dan Delima.
"Lu apa-apaan sih" ujar Verel kesal.
"lu yang apa-apaan"
Delima tak menghiraukan mereka dan langsung pergi meninggalkannya. Delima pun bergegas ke kelasnya.
"Del, tunggu" serentak Verel dan Younggo dan berjalan sambil bertabrak-tabrakan.
Verel tidak tau bahwasannya Younggo dan Delima sudah tunangan, dikarenakan di waktu selesai lamaran malam itu keesokan harinya Verel tidak masuk sekolah selama 1 meninggu.
Di waktu delima dirawat di rs itulah ia baru tau kalau delima sedang kecelakaan dan setelah operasi baru ia memberanikan diri untuk menghubungi delima dengan alasan untuk mengerjakan tugas kelompok.
__ADS_1
Mata pelajaran terakhirpun berakhir.
"oiya anak-anak, hari ini ibu akan memberikan tugas kelompok lagi ya, tugas kelompok nya teman sebangku ya biar gak ribet"
Delima terkejut "sama anak ini lagi"
"yaaah ibuk" sorak anak kelas.
"tugas ini dikumpul 3 hari lagi ya"
"cepat sekali buk" ujar ketua kelas.
"kalau ibu memberikan waktu yang lama, kalian tidak akan menyelesaikan nya dengan cepat"
"baik buk" pasrah anak kelas.
"kapan kita kerjakan del?" tanya verel.
"besok malam aja, gua mau pulang, buru-buru"
"okaii, seeyou"
Delima pun meninggalkan Verel.
Sesampainya dirumah delima di sambut oleh fathur.
"oppa mana dek?"
"pulang larut malam onnie."
"kamu sudah makan?"
"belum non, udah disuruh makan kok non, tapi kata tuan dia mau nungguin nona pulang" ujar bi inah.
"ya udah bentar ya, onnie siap-siap dulu, makan di luar aja kita ya."
"yeeyy, okai onnie"
__ADS_1