Love Story Delima

Love Story Delima
Di sekolah


__ADS_3

"Delima" panggil Younggo


Delima mengurangi kecepatan berjalannya "iya younggo,kenapa?"


"kamu kok lama banget sih datangnya? kamu sakit kah kok pucet gitu?" Younggo meletakan tangannya di jidat Delima.


"gak kok, itu tadi kak aldo lama banget jadinya telat deh. aku kekelas dulu ya udah bel ni" buruburu Delima masuk kekelas.


"sampai jumpa di kantin ya" teriak Younggo sambil melambaikan tangan.


Younggo dan Delima memang beda kelas. Delima IPA 3 dan Younggo IPA 1.


Younggo terkenal akan kepintaran dan ketampanannya.


Sehingga para gadis yang ada di sekolahnya suka cemburu melihat kedekatannya bersama Delima.


Sesampai dikelas Delima melihat teman sebangkunya belum datang. Ia merasa lega dan merasa tidak terancam adanya Verel duduk di sampingnya.


Verel memang suka usil kepada Delima, terkadang dia jutek banget sama Delima.


Setelah pergantian jam pelajaranpun Verel baru masuk kelas dengan memakai hoodie seakanakan tidak punya salah.


"Lu kemana aja Verel baru masuk kelas" Tanya salah satu anak kelas yaitu Brams tak lain adalah ketua kelas IPA 3.


Verel tidak menggubris pertanyaan ketuanya dan langsung tidur dikursinya.

__ADS_1


"jangan banguni gue" perintah Verel kepada Delima.


"hmmm" respon Delima hanya cuek.


karena dia sudah tau sifat Verel seperti apa, hanya dengan melihat dari caranya memperlakukan orang sekitarnya.


Bel istirahatpun berbunyi.


"Kekanting yuk Del" ajakan Rahmi.


"Duluan aja mi, gua lagi gak mood makan, ada hal yang harus gua kerjakan disini" Delima sibuk dengan laptopnya.


"iya deh, ada mau titip gak?" tanya Rahmi.


Verel pun beranjak dari tempat tidurnya, karena ia mendengar kalau Delima tidak kekantin.


"okelah, gua kekantin dulu ya"Rahmipun pergi.


Tak lama kemudian Verelpun datang dengan membawakan roti dan minuman yang mana ia lemparkan kemeja Delima.


apaan ini, salah lemparkah dia? guman hati Delima.


"Buat lo" cetus Verel dan langsung melanjutkan tidurnya.


Verel memang terkenal dengan suka tidur kelas. Akan tetapi dibalik tidurnya itu dia banyak menyimpan kepintarannya.

__ADS_1


Kelihatannya tidur tapi sebenarnya Verel itu sedang mendengarkan. Ia tidak mau terkenal akan sombong karena kepintaran nya. Sudah cukup banyak yang memandang kalau dia cuma numpang tidur dikelas.


tumben ni bocah, care sama gue biasanya juga jutek.


"tidak terimakasih aku bisa beli sendiri" ujar Delima.


"makan gak, atau aku suapin ini roti sama minumannya kemulut lo" Verelpun menoleh kepada Delima.


"iyaiya, terimakasih" ucap gugup Delima.


Delima memang suka labil akan panggilan terkadang manggil aku kamu, kadang manggil gua, gue, lo, lu.


Karena mood Delima cepet berubah makanya dia sesukanya aja kalau berbicara sama orang.


Akan tetapi kalau dia udah akrab banget sama orang dia akan selalu manggil aku kamu biar terkesan sopan, dan menghargai.


Bel masuk pun berbunyi.


Setelah menyelesaikan urusannya, Delima pun menutup kembali laptopnya.


Hal yang ia kerjakan adalah menyelesaikan masalah bisnis kecilnya.


Ya tak ada yang tau jika Delima memiliki usaha bisnis. Termasuk kakak tersayangnya.


Karena dia ingin memulai semuanya dari nol sesuai dengan keinginannya. Dia ingin menjadi orang sukses tanpa ada campur tangan keluarganya.

__ADS_1


Delima membuka usaha 3 butik pernikahan, 1 toko coffee dan 2 toko cake. Ia ingin menjadi wanita karir disaat masa mudanya sekarang.


__ADS_2