
Sepulang sekolah...
Younggo melihat delima pulang bersama Verel. Ia tidak tau sebenarnya delima juga ikutnya karena terpaksa.
Hati younggo merasa panas, terbakar api kecemburuan.
"Del, buatnya di rumah ku aja ya"
"What?"
Delimapun terpaksa mengiyakan. Dan Younggo mengikuti mereka.
Dirumah Verel.
"Del, lu kekamar gua dulu aja. gua mau ambil minuman dulu"
"kenapa gua harus kekamar lu? gak mau gua"
"kita buat tugas lo, disini ntar berisik, kamar belajar gua lagi diperbaiki. mau gak mau ya buat dikamar gua. udah sana naik"
"kamar lu yang mana? sebelah kiei dari tangga".
Dikamar Verel.
"Nah ini minumannya, bentar gua mau cari buku dulu"
"kamar lu kecil banget rel" sambil mengambil minuman.
"iya gua gak suka gede-gede, ini bukunya."
Didalam mobil...
"kenapa delima lama banget didalam sana, mereka ngapain sih" guman Younggo
Setelah beberapa jam akhirnya tugas mereka selesai.
"gua cabut duluan ya, gua tadi gak pamit sama opppa gua."
"gua anterin ya"
__ADS_1
"boleh"
Ketika mereka keluar, Younggo pun menghampiri Verel.
Sontak Younggo pun menghajar Verel, hingga ia terjatuh.
"kamu apaapaan sih"
"kamu ngapain dirumah dia berjamjam"
"kamu ngikuti aku"
"iya, kenapa?"
"gilak kamu ya, segitu gak percayanya kamu sama aku, udah bisa berprasangka buruk sama aku ya"
"del ingat kemarin dia buat kamu nangis, kenapa kamu sekarang malah deket sama dia. kerumah dia lagi"
"aku kerja kelompok, puas! ini juga bukan keinginan aku, dah cabut verel, tinggalin dia, bukannya minta maaf malah buat masalah baru"
Verel dan Delima pun meninggalkan Younggo, dan membuat Younggo mengacak rambutnya.
"maafin aku sayang, aku terlalu takut untuk kamu tinggalin"
"maaf ya, kamu jadi luka begitu"
"ohh ini, gak papa kok" sambil memegang luka di bibirnya.
Sesampainya dirumah delima.
"aku pamit dulu ya Del, aku gak bisa mampir, aku buruburu"
"okai, hatihati"
"Verel orangnya gak secuek yang aku kira. dia baik kok"guman delima.
"kamu kemana dek? jam segini baru pulang" tanya aldo tiba-tiba.
Delima terkejut "astaga kak, jantung aku mau copot, aku baru pulang buat tugas"
"dimana? kenapa gak hubungi oppa?"
__ADS_1
"batre aku habis kak"
"kamu buat tugas sama cowok yang buat kamu nangis itu"
"iya kak, aku juga terpaksa kak. tapi sebenarnya dia baik banget lo kak, gak sesuai dengan prediksi aku".
"kamu kenapa sama Younggo?" tanya aldo tidak bertele-tele
"udah deh kak, males aku bahasnya, kayak anak-anak tau gak. udah ah aku mau keatas dulu."
Delima pun meninggalkan aldo.
Dikamar delima.
"aku mau cek perkembangan toko aku dulu, udah 3 hari aku gak ada cek" sambil mengambil laptopnya. walaupun ia memiliki manajer, dia harus memantau perkembangan bisnisnya.
Ketika delima sedang sibuk dengan laptopnya, fathur pun datang kekamarnya.
"onnie, ini buah untuk onnie"
"terimakasih sayang"
"onnie sedang apa?"
"onnie sedang melihat perkembangan bisnis onnie"
"waah, aku juga pengen kayak onnie dong"
"kalau kamu udah gede, kamu boleh kol kayak onnie sayang" sambil mengelus rambut fathur.
"tapi kamu harus belajar yang pinter dulu okai"
"okaii bos"
Pada saat Delima sedang sibuk dengan laptop dan fathur. Lain halnya drngan younggo yang sedang memukul stir mobilnya. Dikarenakan ia menghubungi delima tidak bisa.
Sejak malam tadi delima lupa mengecas handphonenya.
"Fathur, tolong ambilkan handphone di atas meja hias itu dong"
Fathur pun mengambilkan handphonenya.
__ADS_1
"Ini onnie"
"terimakasih sayang" mencium kening fathur dan mengecas handphonenya di sampung tempat tidurnya.