
Pada saat Younggo diluar delima di jaga oleh Oppanya.
Setelah mereka sampai di kamar delima, tentunya delima belum sadarkan diri, karena tubuhnya masih ada bius obat.
"William" ujar aldo
"Oppa Aldo" mereka pun salam dan berpelukan.
"How are you doing now?"
"I'm fine, Oppa?"
"i'm fine, success continues william"
"thanks , oppado"
Beberapa menit kemudian delima pun siuman.
"Kamu sadar sayang" ujar younggo sambil membangunkan delima.
Delima hanya mengangguk.
"Oppa dimana?"
"oppa keluar sebentar, katanya kerumah grandma"
"hmmmm.."
Ketika delima bangun ia melihat william, dan mengucek matanya.
"wa, nuga wassneunji bwa (waah, lihat ini siapa yang datang)" ujar delima tak percaya.
"gongjunim-eun eottaeyo? (bagaimana keadaanmu tuan putri)" sambil melihat cairan infus.
"geulae ijjog (ya beginilah)"
"Why is this like Del?"
"I was in an accident, when I cooked food for oppa and younggo."
__ADS_1
"ohhh, Get well soon"
Setelah menjenguk delima, william pun pergi, karena ia ada jadwal operasi.
"kamu lapar?"
"aku pengen apel"
"dikupas apa ngak?"
"nggak"
Younggo pun memberikan apel yang telah dicucinya.
"kamu udah makan belum?" tanya delima melihat younggo sedikit pucat.
Younggo hanya merespon dengan "hehe"
Bagaimana Younggo tidak pucat, jika delima tidak ada makan selama operasi, mana sanggup younggo mengisi perut nya.
Younggo selalu melakukan hal yang sama seperti apa yang dilakukan delima. Jika delima kenapa-kenapa dia selalu kepikiran.
"iyaiya sayang"
Setelah makanannya datang. Younggo pun segera makan ia tidak ingin delima khawatir akan keadaannya.
"kamu mau juga?"
"mauu"
Younggo memesan subway salah satu makanan kesukaan delima jika di korea. Younggo pun menyuapi delima.
"Oiya, kalau william sudah menyelesaikan studinya dia bakalan jadi dokter pribadi kita sayang. setelah dia menyelesaikan studinya kita menikah yah"
Delima terkejut membuat ia tersedak.
"pelanpelan dong makannya"
"secepat itu kah? kan kita masih sekolah. kan aku juga mau kuliah?"
__ADS_1
"yaa kita tetap bakalan kuliah sayang. tidak ada tawaran untuk menolak ya..kamu harus nurut, okaii"
Delima pun mengangguk walaupun masih bingung
"kamu suka kan?"
"iya, aku suka" jawab selima sambil tersenyum.
"i love you" sambil mencium kening delima.
"i love you to"
Ketika delima dan younggo selesai makan handphone delima berbunyi panggilan dari fathur.
"onnie, onnie kemana aja, fathur kangen"
"onnie disini sayang"
"Fathur mau ketemu onnie" fathur pun akhirnya menangis.
"Don't cry baby. Onnie bakalan jumpa Fathur besok ya sayang"
"Fathur mau ketemu onnie sekarang"
Delima tidak ingin membuat fathur tambah menangis jika fathur tau ia sedang dirumah sakit.
"Onnie gak sakit lagi kan?"
"Onnie baik-baik aja sayang"
"terus onnie kenapa tidak kau berjumpa fathur?"
Fathur tau jika delima menghindarinya berarti delima sedang sakit.
"onnie bukan tidak mau bertemu dengan kamu sayang, onnie ada urusan urgent. tolong pengertiannya ya sayang. onnie janji kalau urusan onnie selesai onnie bakalan ngajak fathur ke taman bermain, okkai"
"yeeyy,, janji yaa onnie, dan onnie harus belikan fathur coklat juga ya"
Delima tak dapat menghindar. hanya itu satusatunya cara agar fathur tidak datang kerumah sakit. Jika Fathur tau ia di rawat dirumah sakit fathur akan menangis sejadi-jadinya. Untung saja waktu rs di indo fathur tidak menangis karena sudah dibujuk duluan oleh onnie tertuanya.
__ADS_1