Love Story Delima

Love Story Delima
Kejutan Untuk Delima


__ADS_3

Setelah merayakan ulang tahun Younggo diparkiran, mereka pun berjalan bersama ke arah kelasnya Delima sambil dirangkul oleh Younggo.


"nanti malam ikut aku yuk" ajak Younggo.


Delima mengangguk dan "aku masuk kelas dulu ya" ucap Delima


"Belajar yang bener okai" memang bahu Delima dengan dua tangan.


Delima mengangguk dan masuk kekelas.


"okai aku gak mau lagi sedih gak jelas karena Verel. Ntah kenapa garagara dia aku jadi suka cengeng gak jelas gini" guman Delima dalam hatinya.


"Del udah siap tugas belum?" ujar rahmi.


"oh, udah kok, udah di kumpul belum tugasnya?" tanya Delima.


"taruh di atas mejanya aja pesan ketua tadi Del" jelas Rahmi.


Delima pun menaruh tugasnya di atas meja ketua kelas. Belum sempat Delima duduk. Tibatiba Verel melemparkan buku ke arah Delima.


Delima pun kaget "lu apa-apaan sih, gak ada sopan-sopannya jadi cowok" kesal Delima sambil mengambil buku.


Verel hanya mengisyaratkan meminta buku itu ditaruh di meja ketua.


Dengan pasrah Delima meletakan tugasnya di meja ketua.


Delima pun kembali duduk dimejanya.


"cantik" ujar Verel sambil menelungkupkan wajahnya di meja.


"ini orang kenapa sih, aneh banget, jangan sampai aku terpancing lagi oleh emosinya. jangan di ladeni okai Delima" guman Delima dalam hati.


Ketika pelajaran kedua sedang berlangsung.

__ADS_1


"Del" tibatiba Verel berbicara


"what? sejak kapan dia manggil nama gua. Biasanya juga gua lu gua lu. kenak otak ni anak, udah sakit ni anak kali ya" heran Delima, dan hanya menghiraukannya saja.


"Del"


"Del"


"Del"


Merasa dirinya di cuekin Delima, Verel pun berdiri sambil membentak Delima di saat jam berlangsung, semua yang ada di kelas pun kaget nah mengarah ke arah Verel dan Delima.


"Lu dengar gak sih gua manggil lu dari tadi" marah Verel.


Delima tidak perduli karena dia tidak ingin moodnya hancur lagi.


Karena semuanya mengarah kearah Verel, Verel pun cabut dari kelasnya.


"Verel"


"Verel"


Verel tidak menggubris hal itu dan tetap keluar dari kelasnya.


"dia tuh sengaja atau gimana sih, dia tuh gak pekaan banget sih jadi cewek."guman Verel ketika di suatu tempat.


Malam harinya Younggo menjemput Delima. Ia ingin memberi surprise kepada Delima.


Ketika mereka sampai di tempat tujuan, Pintu mobilpun di buka oleh Younggo, dan memberikan tangannya kepada Delima.


"sekarang mata kamu aku tutup dulu ya." pinta Younggo.


Delima hanya menuruti perkataan Younggo.

__ADS_1


Younggo pun menuntut Delima untuk berjalan agar Delima tidak jatuh.


Perhatian yang di berikan kepada Delima sangatlah tulus.


"pelanpelan nanti kamu jatuh lagi"cemaa Younggo


Setelah sampai di tempat tujuannya pun (berada taman hotel milik Younggo), Younggo membuka ikatan yang ada dimata Delima.


"Surprise" suara serentak orangorang yang ada disana.


"Kamu ingatkan bertepatan dihari ulang tahunnya aku, disitu juga hari memperingati pertemuan kita yang ke 12 tahun di hari ini."


Delima terharu dan hanya mengganguk


"Dihari yang special ini, dihari yang selalu aku nanti-nantikan" Younggo sambil berlutut didepan Delima.


"aku ingin kamu Delima Hye menjadi tunangan aku" harapan Younggo dengan suasana yang romantis dimana ada balon balon putih kesukaan Delima yang bergambar love dengan desain serba putih serta orang-orang terdekat keluarga Delima dan Younggo.


"Terima"


"Terima"


"Terima"


Sorak semua orang yang ada disana, serta ada warta yang sengaja di panggil oleh Younggo.


Delima hanya terharu, sangkin kan bahagia nya ia meneteskan air mata dan hanya menjawab dengan anggukan dan menyodorkan jarinya kehadapan Younggo.


Younggo pun langsung memasangkan cincin di jari manis Delima.


"Terimakasih ya"ucap Younggo sambil mencium kening Delima.


__ADS_1


__ADS_2