
"Sayang, bangun, kita kerumah sakit sekarang" ujar Younggo sambil mengetuk pintu kamar delima.
"ini aku mau keluar"
"udah cantik aja"
"hehe" Delima sambil memeluk pinggang Younggo,
"habis dari rs kita kerumah grand ma ya, aku rindu grandma"
"iya sayang" sambil mencubit hidungnya
"sakit" Younggo pun sontak mengelus hidungnya.
Walaupun grandfa nya suka melarang delima, delima tetap sayang kok pada grandfa nya, tapi berbeda cara ia sayang kepadanya.
Dirumah sakit.
"oneul-eun un-yeong iljeong-ibnida naeil achim-e nagabnida (Ini jadwal operasinya sudah saya akan keluar besok pagi ya kak)" jadwal informan rs tersebut.
Setelah urusan mereka selesai, mereka pun langsung menuju kerumah grandma nya. Walaupun Younggo punya kenalan dari rs tersebut delima tidak ingin menyusahkan teman younggo. Dikarena delima tidak ingin buruburu untuk di operasi.
"nanti mampir dulu ya ketoko biasa, aku mau beli kur kesukaan grandma"
"iya sayang, untuk grandfa gak sekalian dibelikan?"
"iyaa sekalian." jawab murung
"udah sayang, kamu tau kan grandfa melarang kamu karena dia sayang sama kamu" sambil mengelus rambut delima
"iya aku tau, tapi kan aku gak suka"
"jangan murung lagi ya"
Delima hanya mengangguk.
Sesampainya di toko kue, Younggo pun membukakan pintu delima.
"udah gak sakit lagi kan kakinya?" tanya Younggo.
"seharusnya kamu tanya begitu waktu sampai di rs tadi"
__ADS_1
"hehehe maaf sayang" sambil menggenggam tangan delima.
Didalam toko mereka langsung menuju tempat kue yang biasa mereka ambil.
"aku mau ini kak" dalam bahasa korea.
"terus kakak mau ambil yang mana lagi?" tanya pegawai toko.
"kamu mau kue ?"
"gak, aku mau kamu aja" gombal Younggo.
"itu aja kak" dalam bahasa korea.
Setelah membelikan kue, mereka pun menuju ke toko bunga.
"kamu tunggu disini ya, aku aja yang turun"
"oke"
Didalam mobil delima berfikir.
Apa aku cocok manggil dia dengan sebutan itu?" guman delima tanpa sadar younggo sudah didalam mobil.
"sayang kamu kenapa melamun"
"haaa nggak kok"
"kamu mikirin apa? kalau ada masalah cerita sama aku ya, jangan ditutup-tutupi"
"iya, gak papa kok"
Sesampai nya di rumah grandma.
"grandmaaaa" teriak delima sambil berlari.
"jangan larilari sayang" ucap younggo khawatir.
"ohh cucu ku, kamu kenapa sayang?"
ujar grandma delima menggunakan bahasa indonesia. walaupun tidak terlalu fasih dalam bahasa indonesia delima memaklumi grandmanya.
__ADS_1
"grandma dengar kamu kecelakaan"
"iya grandma, makanya aku kesini mau operasi"
"gak terlalu besar kok sayang"
"kan grandma tau aku gimana, oh iya. aku baea kue kesukaan grandma." sambil menyodorkan kue.
"terima kasih sayang"
"grandma apa kabar?"
"baik-baik saja kok"
"hmmm... grandfa?"
"ohh iyaa, grandfa lagi keluar tadi main golf bareng rekan kerjanya"
Delima hanya menjawab dengan anggukan dan melirik seluruh isi rumahnya.
"belum ada perubahan grandma masih tetap sama seperti dulu"
"oiyaaa, karena grandma udah nyaman sama desain rumah ini, makanya grandma tidak merubahnya. Younggo apa kabar?"
"baik oma" Younggo terbiasa memanggil grandma dengan sebutan oma.
"gimana hubungan kalian sekarang?"
"kami sudah tunangan oma"
"kok oma tidak tau?"
"acara lamarannya mendadak oma. hanya orang yang ada disana bareng rekan kerja papa juga. lagi pula kami kan masih sekolah oma. makanya kami cuma buat acara kecil kecilan saja"
"setidaknya kan kasih tau oma, tapi tidak apaapa diacara pernikahan kalian oma harus dikasih tau ya, oma tidak mau tau"
"iyaa oma"
"silahkan makan kuenya younggo" sambil menyodorkan kue yang sudah di potong olehnya
"iya oma"
__ADS_1