
Sudah sejak kecil Almarhum ayah dan juga ibu nya selalu mengajarkan kepada gadis itu tentang agama.
Sesibuk apapun pekerjaan utamakan sholat terlebih dahulu...
Sungguh dalam hati ia sangat merindukan petuah ayah nya, yang selalu mengajarkan nya dalam kebaikan. walau kini dia telah mempunyai ayah baru yang juga sama baik nya tetapi Ayah kandungnya tetap nomor 1 dihatinya.
Bayangan beberapa tahun yang lalu, saat orang kaya itu menabrak ayah nya, sampai meninggal terkuak kembali.
Rasa sakit kehilangan orang tercinta masih teringat jelas di memorinya. apa lagi mengingat dengan mudahnya orang yang menghilangkan nyawa ayah nya itu, mengganti nyawa dengan uang.
Dia memang miskin tapi bukan berarti dia menjual nyawa ayahnya dengan segepok uang...
*****
Hari berganti hari ...
Seharusnya hari ini adalah Saat yang paling membahagiakan bagi semua wanita di dunia, Saat dia di rias dengan sangat Cantik, mengenakan kebaya putih yang sangat mewah dan elegan.
Seharusnya ini jadi hari yang sempurna baginya, si gadis Keling yang wajahnya penuh dengan jerawat itu kini menjelma menjadi seorang Cinderella dari negeri dongeng...
Sangat Cantik... Wajahnya kini mulus terawat tak ada satupun jerawat yang menempel di pipinya, siapa lagi yang bisa membuatnya seperti ini kalau bukan Calon mama mertuanya itu, Dia sulap Liana menjadi wanita yang spesial. sebelum pernikahan mama Rindu melakukan berbagai treatment untuk mengubah Liana menjadi gadis yang sangat cantik.
__ADS_1
Tapi bagi gadis yang lahir di bulan Oktober itu, tak ada sedikitpun kebahagiaan yang ia rasakan saat ini...
Hanya tetesan air mata yang sanggup melukiskan perasaan nya hari ini..
Kurang dari 2 jam lagi dia akan resmi menjadi istri seorang pengusaha kaya, yang sangat tampan Yudisthira Wirayudha.
Harusnya ia bangga karena di per-sunting oleh orang yang sangat tampan dan kaya raya, mengingat dirinya dulu siapa, makan pun tak bisa setiap hari.
Tapi bagi Liana Uang bukan segalanya, dia hanya ingin menikah dengan orang yang sangat dia cintai, walaupun belum terlihat hilal nya, siapa laki-laki yang ia Cintai itu....
****
Di sudut ruangan yang berbeda..
Sungguh sangat memalukan Lelaki dewasa seperti dirinya harus menangis, apa lagi di dapur disaksikan pula oleh seorang asisten rumah tangga.
"Mas Aryo, kenapa malah bantuin bibi ngiris bawang, tuh kan jadi matanya berair. kenapa mas Aryo nggak di sana aja sama keluarga besar, dampingi den Yudha ,,,"
"Nanti Saja setelah selesai, aku ke sana bi.."
"Sudah saja mas Aryo jangan banyak-banyak itu sudah cukup"
__ADS_1
"Nanggung bi, nanti bawang gorengnya Aryo bawa pulang sebagian" Ucap pria itu sambil melanjutkan mengiris bawang merah, bersama Asisten rumah tangga keluarga Wirayudha itu.
Sungguh sangat tidak Peka bibi itu, mana ada pria tampan seperti Aryo mau mengiris bawang di dapur, apa lagi sebentar lagi akan di adakan acara akad nikah dari bos nya, sekaligus orang yang sudah ia anggap adik ya sendiri itu.
Ini hanya kamuflase Aryo untuk menutupi perasaannya. Hatinya hancur tatkala seminggu yang Lalu dia mengetahui bahwa Yudha akan mempersunting Gadis impiannya itu.
Hal yang sangat mustahil terjadi mengingat Bagai mana sikap Yudha pada Liana sebelumnya. Yudha tak pernah terlihat sedikit pun menyukai Liana tapi dengan gerak cepat dia langsung menikahi gadis lugu itu.
Sebenarnya bisa saja Aryo menikung bos nya itu tapi mana mungkin, mengingat kebaikan keluarga Wirayudha pada dirinya dulu.
Pak Aditya lah yang mengangkat harkat derajat Aryo. begitu besar jasa papa Adit dan mama Rindu padanya. bahkan dengan senang hati mereka membolehkan Aryo memanggil mama dan papa pada mereka berdua.
Lalu bagai mana mungkin, jika dia harus merebut Liana dari tangan Yudha, itu sangat mustahil.
Kalaupun dia mau, belum tentu Liana mau kepadanya, karena jika di bandingkan dengan Yudha yang sempurna Aryo hanya lelaki biasa yang tidak ada apa-apanya dari Yudha.
Ya Aryo berfikir seperti itu, wanita mana yang akan lebih memilih dirinya jika harus di sandingkan dengan Yudha, tentu ia akan merasa kalah saing.
Setelah tak ada lagi bawang yang bisa ia iris, dengan terpaksa dia melangkahkan kakinya ke kamar mandi, untuk membersihkan diri.
Mana mungkin pria tampan sepertinya menghadiri acara se-sakral itu dengan bau bawang melekat di tangan dan pakaian nya. tentu ia harus mandi lagi dan mengganti pakaiannya nya.
__ADS_1
Guyuran air tak bisa menghentikan air mata yang keluar dari manik mata hitam bujang asal Bandung itu. Hatinya begitu sakit bagai teriris sembilu, tapi dia laki-laki, dia harus bisa kuat menerima kenyataan, walau itu berat.