Mafia Tampan Dan Gadis Desa

Mafia Tampan Dan Gadis Desa
BAb12_ pak Hardi dan Bu yuni


__ADS_3

"yah,ibu rindu sekali dengan yanah bagaimana keadaan anak kita sekarang yah??"ucap Bu Yuni


"ayah juga rindu pada yanah Bu,tapi sebaik nya kita berdo,a saja agar yanah selalu dalam perlindungan"pak Hardi menimpali


"amin yah!"ucap Bu Yuni mengamin kan


"sejujur nyah rumah ini begitu sepi tanpa kehadiran yanah biasa nya dia selalu membuat ceria dengan tingkah nya itu"ujar Bu Yuni dengan mata yg berkaca kaca


"ya Bu! harus bagaimana lagi jika yanah tetap berada disini dia akan dinikahi oleh juragan madur dan tentu saja ayah tidak mau itu terjadi jalan satu² nya mengirim yanah kekota mudah² Han yanah bertemu dengan orang² yg baik dan yanah bisa mendapat kan jodoh yg bertanggung jawab disana"ujar pak Hardi dengan penuh harapan


"ia yah semoga saja,tapi ngomong² yah kenapa juragan madur membebaskan kita ya padahal dia selama ini tidak pernah berbelas kasih kepada siapa saja"tanya Bu Yuni yg merasa aneh


"iya juga ya buk!!padahal juragan madur sangat marah sekali pada kita tapi kenapa dia tiba² membebaskan kita apa mungkin dia sudah bertobat"ucap pak Hardi penasaran


"bertobat!! ah itu tidak mungkin yah lihat saja sekarang juragan madur masih tetap meyiksa orang² desa"ucap Bu Yuni


"ibu benar mana mungkin juragan madur sudah bertobat kemarin saja dia sudah kembali menikahi paksa perempuan muda dari desa sebelah"ujar pak Hardi

__ADS_1


"sudahlah yah tidak usah memikir kan juragan madur yg jelas kita harus berhati hati kan bisa saja itu hanya akal akalan juragan madur untuk menemukan keberadaan yanah"ucap Bu Yuni penuh kewaspadaan


"iya apa yg dikatakan ibu benar kita harus waspada jangan sampai juragan madur menemukan yanah"ujar pak Hardi setuju dengan kata² istri nya


malam pun semakin larut dan sunyi hanya suara binatang² malam yg terdengar begitu lah keadaan didesa jika malam hari sangat sunyi sesunyi hati kedua orang tua itu tanpa kehadiran yanah


"yah ibu tidak mengerti kenapa tuhan selalu membuat hidup kita sunyi tanpa kehadiran seorang anak"Bu Yuni kembali bicara


"eh ibu tidak boleh menyalah kan kehendak Tuhan semua yg kita alami pasti ada hikma nya ibu ingat kan!! saat kita tidak diberi keturunan tuhan menghadir kan yanah dihidup kita membuat kita tidak kesepian lagi"ujar pak Hardi lembut


"iya yah! ibu ingat dan ibu juga sangat bersyuk dengan kehadiran yanah dan ibu sudah menganggap dia sebagai anak ibu sendiri tapi mengapa sekarang dia pergi lagi dari kita"ujar Bu Yuni sedih


"iya yah semoga saja yg dikatakan ayah benar"jawab Bu Yuni tersenyum


tanpa terasa hari begitu cepat berlalu dan hari pernikahan yanah dan tuan Juna akan segera tiba tetapi yanah masih merasa resah dengan perihal mimpi yg dia alami ingin sekali rasa nya ia kembali kedesa dan menemui kedua orang tua nya untuk menceritakan mimpi yg dialami nya tapi dia merasa takut jika nanti bertemu kembali dengan juragan madur


"apa yg sedang kau pikirkan!?" tanya tuan Juna karna dari tadi dia melihat yanah melamun

__ADS_1


"hah! tidak aku tidak memikirkan apa²"ucap yanah bohong


"jelas² kau sedang melamun kan sesuatu terlihat sekali dengan wajah mu yg tegang"ucap tuan Juna lagi


"ah,mana ada muka ku tidak tegang"yanah membantah ucapan tuan Juna


"aku tau kau pasti tegang karna sebentar lagi kita akan menikah kan?"ucap tuan Juna menyelidik


"astaga tuan!! kau ini terlalu mengada-ada mana ada aku tegang karna ingin menikah dengan mu apa yg perlu aku tegang kan dengan pernikahan sandiwara itu"ujar yanah tegas karna memang dia tidak tegang memikirkan tentang pernikahan


"hemz baiklah! anggap saja aku percaya! tapi jangan lupa kau harus bersiap-siap karna sebentar sandiwara kita akan dimulai"ucap tuan sambil mendekat kan wajah nya pada yanah


"iya² aku tau aku pasti bisa melakukan sandiwara itu dengan baik, itung-itung belajar akting kan! ya siapa tau selesai dari kontrak nikah dengan tuan saya bisa jadi artis!" ucap yanah tertawa pelan


"menghayal!!'ucap tuan Juna


""biarin bukan kah menghayal itu penting agar tidak stres dengan problima kehidupan!!"ucap yanah sambil berlalu

__ADS_1


"dasar wanita aneh!!"tuan Juna menggelengkan kepala melihat tingkah yanah.


__ADS_2