
kini yanah dan tuan Juna telah berada dalam satu kamar suasana nya hening mereka hanyut dengan lamunan mereka masing²
" tuan kapan kekasih tuan itu kembali?"tanya yanah memecah kan keheningan
"mantan kekasih"ucap tuan Juna mengingat kan
"ah,iya mantan kekasih maksud saya tuan em kapan dia akan kembali?"tanya yanah lagi
"besok, ya dia akan kembali besok ada apa kau menanyakan itu?" ucap tuan Juna balik bertanya
"ah tidak apa² kalau dia kembali itu arti nya aku masih punya waktu untuk sedikit untuk bersantai sebelum sandiwara itu di mulai"ucap yanah
"siapa bilang kau harus bersantai? sekarang sudah waktu nya untuk pelajaran terahir mu sebelum memulai sandiwara nya"ujar tuan Juna seketika membuat yanah kaget
"apa?? sekarang!! ya ampun tuan lelah karna acara pernikahan saja belum seselesai tapi kau sudah menambah nya lagi apa tidak bisa lain kali saja" ucap yanah dengan nada lesu
" tidak bisa!! harus sekarang"ucap tuan Juna mantap
"hah,baiklah apa yg harus saya pelajari"ucap yanah pasrah
"hemz, kau harus belajar panggil aku sayang! bukan tuan!! karna kita harus terlihat benar² seperti pasangan suami istri yg harmonis dan romantis"ujar tuan Juna
"apa sayag? apa itu harus?"tanya yanah kaget
__ADS_1
"ya itu harus! kenapa apa kau tidak mau"tanya tuan Juna
"iya aku tidak mau itu sangat aneh!" ucap yanah menolak
" hei,kau jangan berpikiran yg macam2 kau memanggil sayang itu hanya untuk menyempurnakan sandiwara ini saja tidak perlu kege,er an seperti itu"ujar tuan Juna dengan nada mengejek
"hus tuan siapa juga yg ke ge,er an aku itu hanya merasa aneh ya karna ini pertama nya aku memanggil lelaki dengan panggilan sayang"ujar yanah menerang kan
"apa? jadi kau tidak pernah memanggil sayang pada kekasih mu"tanya tuan Juna
"ya bagaimana mau manggil sayang punya kekasih saja tidak"jawab yanah polos
"hahaha,,, kau tidak punya kekasih?" tanya tuan Juna dengan tertawa
"iya itu sangat lucu ternyata kau sangat buruk sampai² tidak ada lelaki yg menyukai mu atau pun menjadikan mu kekasih"ucap tuan Juna
"siapa bilang"bantah Yana
" bukan kah tadi kau yg bilang sendiri bahwa ini pertama nya kau memanggil sayang pada lelaki karna kau tidak pernah punya kekasih"ujar tuan Juna
"tidak punya kekasih bukan berarti tidak ada yg menyukai ku asal tuan tau saja banyak sekali lelaki yg suka pada yanah didesa tempat tinggal ku atau pun didesa tetangga bahkan ada yg terang terangan ingin melamar saya tuan tapi,,,,semua ini tidak pernah terjadi" yanah tidak meneruskan kata² nya tatapan nya berubah sendu membuat tuan Juna penasaran dengan cerita yanah
"kenapa bisa tidak terjadi? apa orang tua mu menolak atau orang tua lelaki yg tidak merestui"tanya tuan Juna penasaran
__ADS_1
" bukan! bukan begitu tuan tapi semua pemudah yg mendekati atau menyukai saya mereka semua diancam oleh juragan madur dia mengatakan jika ada yg berani mendekati saya maka juragan madur tidak akan segan² untuk melenyap kan mereka pernah suatu hari ada lelaki yg menyukai saya begitu pun sebalik nya dan dia datang kepada kedua orang tua saya untuk menjadikan saya istri dan saya pun sudah setuju tapi besok hari nya lelaki itu berserta orang tua nya kabur dari desa dikarenakan juragan madur memukuli lelaki itu sampai babak belur Ahir nya kedua orang tua nya berjanji pada juragan madur untuk membawa anak nya pergi dari desa itu"cerita yanah panjang lebar
tuan Juna mendengar kan cerita yanah dengan setia
"hemz,apa kah juragan madur itu benar² kejam??" tanya tuan Juna kemudian
"iya juragan madur itu sangat² kejam! bukan cuma suka memukuli orang² tapi suka sekali merampas anak gadis orang dengan paksa maka nya ayah menyuruh saya kabur dari desa"ucap yanah
"baiklah aku berjanji pada mu untuk segera mengaman kan desa kalian dari juragan madur"tegas tuan Juna
"benarkah tuan??"tanya yanah penuh harap
"tentu saja! bukan kah aku sudah bilang akan memberikan ke untungan dalam pernikahan ini anggap saja ini keuntungan pertama mu"ucap tuan Juna dengan penuh keyakinan
"terimah kasih kalau begitu tuan"ucap yanah lega
"baik!! tapi kau harus berjanji untuk mengikuti permainan ini dengan baik"ucap tuan Juna
" iya tuan saya berjanji akan berperan dengan baik dalam permainan sandiwara ini demi desa ku dan demi ayah dan ibu ku juga demi diri ku sendiri aku berperan menjadi seorang istri yg baik walau pun ini hanya pernikahan sandiwara"ucap yanah menyakinkan
"aku pegang jadi mu! jadi kau harus memanggil ku dengan panggilan sayang"ucap tuan Juna tersenyum
"ia tuan "jawab yanah juga dengan tersenyum
__ADS_1