
selin benar² kesal dengan apa yg dilihat nya rencananya untuk menarik perhatian nya menjadi sia sia justru yanah lah yg menjadi pusat perhatian saat ini
"sial!! kenapa semua jadi begini! wanita itu kupikir tidak datang kepesta ini! tapi dia malah muncul!"gerutu Selin kesal
"dan sekarang ia jadi jadi pusat perhatian semua orang! apalagi Juna dia begitu memperlakukan wanita itu dengan romantis!!ini tidak bisa dibiarkan!! seharus nya akulah yg ada disana!!"Selin terus menggerutu kesal
"hei nona! kenapa kau ada disini?? apa nona tidak ingin mengucap kan selamat pada tuan Juna dan istrinya!"ucap asistennya Selin yg sudah berdiri didekat Selin
"hei!!! bodoh! kau ini tidak mengerti perasaan ku ya!!"hardik Selin
"ya ampun nona! memang nya kau merasakan apa?? bukankah aku sudah mengatakan kan seharus nya nona tidak usah terlalu berharap!!”ujar asisten Selin tanpa rasa bersalah
"kau ini! bisa diam tidak! atau ku robek mulut mu itu hah!!"ucap Selin dengan marah
"ha baik lah! sekarang kita harus bagaimana?" tanya asisten itu lagi
setelah diam beberapa Selin lalu tersenyum dan bicara
"aku akan pergi dari sini! tapi sebelum itu aku akan membuat kekacauan dulu"ucap Selin dengan licik
"nona kau jangan,,,,,"
"ssst tutup mulut mulut mu",ucap Selin sebelum asistennya mengahiri ucapan nya
lalu dengan mantap nya Selin menuju kearah yanah dan tuan Juna berada bibir tersenyum dengan rencana licik nya
"permisi,,! apa aku boleh mengucap kan selamat untuk kalian berdua"ucap Selin bernada halus
__ADS_1
sedangkan tuan Juna dan yanah hanya menatap Selin
"selamat untuk mu nyonya yanah! karna kau telah menjadi istri dari Juna,ya aku hanya bisa berbesar hati untuk melihat kebahagian kalian meski pun sesama wanita kau tidak memikirkan bagaimana perasaan ku,"ujar Selin dengan wajah berpura-pura sedih
"maaf nona Selin apa yg kau maksud?"tanya yanah tak mengerti sementara tuan Juna terlihat santai
"oh nyonya yanah kau tidak perlu berpura pura lugu kau pasti sangat merasa banggakan karna bisa menjadi istri dari Juna raendra wijayah! tapi sayang nya kau tidak pernah memikirkan perasaan ku sedikit saja walaupun kita sesama perempuan tapi kau tega mengambil nya dari ku"ujar Selin dengan suara serak mencoba menyudutkan yanah
"maaf nona Selin! bukankah hubungan kalian telah lama berahir"ucap yanah mulai menujukan aksi sandiwara nya
"jadi saya merasa keberatan kalau kau bilang aku tidak memikir perasaan sesama wanita! apalagi mengambil tuan Juna dari mu!"lanjut yanah dengan tegas
"nyonya yanah! sekarang aku minta pendapat mu bagaimana saat kau mempunyai sebuah impian dan kau sangat ingin meraih impian itu sedangkan kesempatan itu sudah ada didepan mata!apa kau akan mengabaikan nya ? tentu tidak kan! begitulah yg terjadi pada ku saat itu aku benar-benar ingin meraih impian ku! maka nya aku pergi keluar negri! tapi bukan berarti aku mengahiri hubungan ku dengan Juna!"ujar Selin terus berpura pura
"hemz!! Selin kenapa kau berusaha menyudutkan istriku!"kali ini tuan Juna yg bicara setelah cukup lama menyimak
"benarkah?!! apa begitu caramu memintah pendapat sesama perempuan?Selin berhentilah lah berpura-pura! semua yg terjadi bukan kesalahan istri ku! tapi kesalahan mu sendiri! kau yg memutuskan untuk pergi! dan sekarang kau menyalah kan orang lain!"ucap tuan Juna dengan tatapan dingin
"tapi Juna! aku pergi untuk mewujudkan impian ku! dan kenapa wanita ini malah hadir!"ucap Selin menujuk wajah yanah
"cukup Selin!! ku peringatkan sekali lagi! jangan pernah menyalahkan istriku! karna semua adalah kesalahan mu sendiri! Oya apa kau bilang? kau pergi untuk meraih impian mu! apa sekarang impian mu itu sudah terwujud??!"ujar tuan Juna seraya bertanya
dan Selin hanya terdiam lidah nya seketika terasa keluh dia bingung harus menjawab apa
"kenapa kau diam!! ya aku tau! kau tidak bisa menjawab nya kan! karna sudah jelas impian mu itu tidak terwujud!"tuan Juna menjawab pertanyaan nya sendiri
"maksud tuan Juna! apakah selin tidak menjadi model internasional itu??"kali ini pertanyaan keluar dari mulut Alina
__ADS_1
"Alina !! kau tidak perlu ikut campur!!"hardik Selin
"jelas saja impian nya tidak terwujud!! karna dia bukan mengejar impian nya melainkan sebuah ambisi nya! ya Selin! selalu berambisi untuk menjadi yg terhebat! dan dengan sifat sombong yg ia miliki dia ingin merendah kan orang lain"ujar tuan Juna menegaskan
"Juna! apa yg kau katakan! aku tidak seperti itu!"ucap Selin membantah
"sudahlah nona Selin! bukankah semua orang sudah tau bagaimana sifat mu! bahkan karna sifat mu yg sombong membuat mu tidak mempunyai teman sama sekali! dan aku adalah lelaki bodoh yg mencintai mu! tapi itu dulu! sekarang aku sudah menyadari bahwa kehilangan mu itu adalah hal yg terbaik!"ujar tuan Juna mantap
"tapi Juna aku,,,,,,,"
"stop Selin! tidak perlu berpura pura lagi! ada baik nya jika mulai sekarang kau memikirkan untuk mencari pekerjaan agar bisa mendapat kan uang! karna rencana mu untuk kembali pada ku dan terus hidup glamour telah gagal!!
ditambah lagi kau harus secepat nya membayar gaun yg kau kenakan sekarang!!"tegas tuan Juna yg langsung mengejutkan Selin
"Juna kau,,,,"
"nona Selin! apa gaun mu itu belum dibayar alias hutang!!!"ujar Alina sebelum Selin menyelesaikan ucapan nya
"Alina sudah ku bilang kau jangan ikut campur!!"ucap Selin kesal
"kenapa?? apa kau malu jika orang² tau Selin!?jika gaun mu itu belum kau bayar! sebenar nya aku tidak ikut campur urusan itu,!! tapi kaulah yg memulai kekacauan ini"ucap Juna dengan dengan tersenyum dingin
"kau itu benar-benar wanita ambisius Selin! sudah tau dalam kesusahan!! tapi tetap saja memaksakan kehendak!!! agar mendapat pujian dari orang²"ujar Alina dengan wajah muak
"berani nya kau Alina!! kau tidak tau siapa aku?"ucap Selin geram
"jelas saja aku tau! kau itu wanita arogan! sombong dan sangat angkuh!! menghalal kan segara cara untuk mendapatkan apa yg kau mau!!"ucap Alina tidak kala sengit
__ADS_1
"kurang ajar!!! kau Alina!!"Selin yg marah dan juga merasa dipermalukan tidak dapat lagi mengontrol emosi nya lantas ia mendekati Alina lalu mendorong perempuan itu