
Selin semakin tebar² pesona dan berusaha untuk mendekati Juna
"Oya! tuan Juna bukankah Selin ini adalah kekasih anda?"tanya tamu lelaki itu pada tuan juna
"maaf tuan! hanya mantan!"jawab tuan Juna cepat membuat Selin menelan Saliva nya hati nya terasa kecewa
"hemz! yg dikatakan Juna itu benar saya memang mantan nya! semua itu terjadi karna kesalahan saya tuan!! ya saya benar-benar bodoh!"ujar Selin memasang wajah sedih
"ya ampun!! kenapa kalian berpisah bukan kah kalian ini cocok!"ucap tamu itu lagi
"sebenarnya saya juga berharap seperti itu tuan! karna saya sekarang baru sadar kalau saya sudah membuat kesalahan"ucap Selin dengan suara serak
"tuan Juna! lihatlah bagaimana nona Selin ini! seperti nya dia sudah benar-benar menyesali kesalahannya!"ucap tamu lelaki itu dengan nada simpatik tentu saja Selin terus melancarkan aksinya
"emz tuan! saya memang berharap Juna mau kembali pada saya! tapi saya juga tidak mau memaksa! karna saya sadar ini semua adalah kesalahan saya hiks,,,,hiks"ucap Selin dengan pura² terisak tapi tuan Juna tetap saja memilih diam
"nona Selin! Anda harus bersabar semoga saja tuan Juna terbuka hatinya untuk memaaf kan dan menerima nona Selin kembali"ucap lelaki itu bersimpatik
Selin yg melihat Juna hanya diam saja mulai merasa resah
"kenapa Juna hanya diam! apa dia sama sekali tidak simpatik dengan ku! atau jangan-jangan ekting ku ini belum begitu memastikan! kalau begitu aku harus melakukan yg lebih lagi karna kalau tidak aku bisa gagal!"ucap batin Selin
lalu tiba-tiba Selin berteriak sambil memegang kepala nya
"aduh,,,,,!!! kepala ku sakit"ucap Selin berpura pura
"ada apa nona??"tanya tamu undangan itu
"eh iya kepala ku ahir² ini sering merasa sakit mungkin karna aku jarang tidur ia semenjak aku berpisah dengan Juna aku selalu kepikiran itu yg menyebabkan kepala ku sakit
aduh,,,,!!!!!"Selin mengeluarkan semua kemampuan akting nya
"nona Selin kalau kau sudah sering sekali merasa sakit kepala!! kenapa kau tetap datang kepesta mengapa kau tidak datang saja kerumah sakit untuk diperiksa dan dirawat!!!"kali ini tuan Juna yg bicara dengan nada dingin
"Juna! aku sedang merasa sakit! tidak bisakah kau sedikit saja bersimpatik pada ku!"ucap Selin dengan wajah memelas
"maaf Selin!! aku datang kepesta ini untung bersenang senang! bukan untuk bersimpatik pada orang sakit! jika kau benar-benar sakit kau bisa pergi menemui dokter sekarang!"tegas tuan Juna
__ADS_1
"tuan Juna! tidak kah kau lihat kondisi nona Selin!"ucap tamu lelaki itu membela Selin
"tentu saja aku melihat nya tuan!! bukan kah keadaan nya baik! bahkan wajah nya tidak terlihat seperti orang sakit sama sekali!!! dan satu hal lagi tuan! jika kau memang perduli pada nya kenapa tidak kau saja yg mengurus nya!!!"ujar tuan Juna tajam
"tapi tuan Juna,,,,,,,,,,,,?
"sudahlah!! jangan sampai membuat mood ku untuk menikmati pesta ini jadi hilang karna kau tuan!!dan untuk mu Selin apa kau benar-benar ingin aku perduli pada mu!! jika memang begitu baiklah aku akan menyuruh seorang dokter datang kesini untuk memeriksa mu!!"ucap tuan Juna dengan tatapan membunuh
"ah ti tidak perlu juna! aku minta maaf jika aku telah membuat mu marah!!"ucap Selin merasa takut lalu ia buru² pergi dari hadapan Juna
sementara itu Alina yg mendengar jika Juna telah datang langsung celingukan mencari seseorang yaitu Zen iya Alina sudah lama sekali mengagumi Zen meski pun dia tahu Zen hanyalah seorang asisten tuan Juna
"kemana ya Zen! kenapa aku tidak melihat nya?? apa mungkin dia tidak ikut hadir kepesta ini?"batin Alina bertanya
"hei Alina rupa nya kau disini!"ucap seorang gadis menepuk pundak Alina
"ya ampun! Karin kau mengagetkan ku saja!"jawab Alina kaget
"maaf ya cantik! aku cuma penasaran aja kalau aku perhatikan kau itu sedang mencari sesuatu? kalau boleh tau apa yah!"
"hah! biasa! aku sedang mencari keberadaan Zen! tapi dari tadi tidak kelihatan batang hidung nya!" ucap Alina resah
"kau itu mana paham dengan perasaan orang!! yg nama nya kalau sudah jatuh hati akan sulit untuk mengalih kan perasaan!!"ujar Alina tegas
"eh! bukan kah itu Zen! siapa wanita yg bersama nya!" ucap Karin setengah berteriak
lantas Alina langsung menatap kearah yg ditunjuk Karin seketika perasaan nya menjadi hancur melihat Zen dengan seorang wanita
"Alina! apa itu adalah kekasih Zen!"tanpa sadar Karin berucap
"ha jadi Zen sudah punya kekasih! pantas saja dia selalu cuek pada ku!!hiks,,,hiks,,,kejam sekali"rengek Alina
"Alina kau tenang! sangat seperti anak kecil! apa kau tidak malu dilihat orang² nanti"Karin mencoba menenangkan
"biarin!! kamu itu tidak tau Karin hati aku sakit!"ujar Alina terus merengek
"hei Alina coba kau lihat! wanita itu langsung digandeng tuan Juna!"ucap Karin seketika melihat kedepan
__ADS_1
" benar kata mu! sebenar nya siapa dia ya??ayo Karin kita mendekat biar kita tau siapa dia!"ujar Alina seraya menarik tangan Karin
yanah yg merasa sudah lebih rileks mencoba untuk mulai memeran kan sandiwara nya dengan baik
"apa kau sudah siap"bisik tuan Juna
"iya tuan!"jawab yanah singkat
semua mata langsung tertuju pada tuan Juna dan yanah mereka bertanya tanya siapa wanita yg bersama tuan Juna
"siapa dia? gadis dari keluarga manakah itu? penampilan nya sangat memukau! apalagi gaun nya!! ""bisik para tamu undangan
"benar!! bukankah itu gaun terbagus dinegara ini!"ucap yg lain menimpali
"benar gaun itu berasal dari butik yg paling berkelas"begitulah bisik² mereka melihat penampilan yanah
lalu seseorang medekati kearah tuan Juna dan bertanya
"ah maaf tuan! siapakah wanita yg bersama tuan ini!"tanya nya pada tuan Juna
"ah baiklah aku akan memberitahu kalian semua bahwa wanita ini adalah istri ku!"jawab tuan Juna mantap
"wah jadi tuan Juna sudah menikah?tapi kenapa tidak ada berita pernikahan nya selama ini?"kali ini suara itu berasal dari Alina
"iya nona Alina saya sudah menikah! dan memang pernikahan ini sengaja dilakukan diam² agar menjadi suprise untuk publik!"ujar tuan Juna santai
"wah hebat sekali!! kalau begitu saya mengucap kan selamat pada tuan dan istri!"ucap Alina dengan senang ya dia senang karna ternyata yanah bukan kekasih Zen
"terimah kasih nona Alina"ucap tuan Juna tersenyum manis
"emzz kalau boleh tau?siapa nama istri tuan?"tanya Alina
"yanah nama istri saya yanah!"tegas tuan Juna
"halo nyonya yanah senang bertemu dengan mu!"ucap Alina dengan ramah
"halo juga nona alina! saya juga senang bertemu dengan nona!"jawab yanah dengan hangat
__ADS_1
semua orang yg ada di aula lantas memberikan ucapan selamat pada tuan Juna dan yanah terkecuali seorang wanita yg berada di sudut ruangan dia sangatlah marah dan kesal siapa lagi dia kalau bukan selin