
yanah dan Selin sekarang sama sama disekap oleh Kevin sementara Kevin sedang bersantai untuk memikirkan kemana dia akan membawa yanah tentu saja yanah dan Selin memanfaatkan kesempatan itu
"nona Selin!! kita harus secepat nya keluar dari sini!"ucap yanah pelan
"sial! kevin benar benar keterlaluan! dia mengikat tangan kita dengan kencang ponsel ku juga dibawah nya"ujar Selin kesal
"tapi kita tetap harus berusaha bebas dari sini nona Selin karna itu sangat berbahaya untuk mu!"ucap yanah lagi
"yanah, kenapa kau terlalu memikirkan aku bukankah aku yg membuat kekacauan ini,jadi kaulah yg harus bebas dari sini aku tidak mau sampai Kevin macam2 pada mu"ujar Selin
"apa yg katakan nona Selin! kau sudah menyadari semua kesalahan mu jadi kita berdua harus bebas bersama dari sini"ucap yanah
"baiklah, kalau begitu kita harus melepaskan ikatan tangan kita!"ujar Selin
"ayo nona!"timpal yanah
lantas yanah dan Selin mulai mencoba ikatan mereka karena begitu kencang nya hingga mereka merasa kesulitan
"yanah! bagaimana ini? ikatan nya sangat kencang!!"ujar Selin
"benar nona! tapi kita tidak boleh menyerah!"tegas yanah
lalu mereka kembali berusaha melepas ikatan itu karena begitu keras usaha mereka sedikit demi sedikit ikatan tangan yanah mulai mengendor tentu saja membuat yanah begitu senang dan Ahir nya ikatan nya benar benar lepas
__ADS_1
"nona Selin ikatan ku sudah lepas!"ucap yanah pelan
"bagus yanah! kalau begitu bantu aku melepaskan ikatan ku sebelum Kevin datang"pinta Selin
"baik nona!"ujar yanah seraya melepaskan ikatan Selin
"sudah nona Selin! "ucap yanah
"terimakasih yanah"ujar Selin tersenyum
"sekarang kita harus keluar dari sini nona Selin"ajak yanah
"kita tidak mudah untuk keluar dari sini yanah! karna Kevin pasti telah menyuruh orang-orang nya untuk berjaga diluar"ujar Selin
"kita tetap harus menghubungi Juna dan meminta bantuan nya"jawab Selin
"tapi nona Selin! ponsel nona kan dibawah oleh tuan Kevin"ucap yanah
"benar! oleh karna itu kita harus mengambil nya secara diam-diam!"ucap Selin mantap
"tapi nona! itu bukan hal mudah jika kita berhadapan dengan Kevin! karna bisa bisa nanti kita akan di ikat lagi"ujar yanah khawatir
"kita harus melakukan sesuatu rencana"ucap Selin setelah berpikir sebentar
__ADS_1
"bagaimana cara nya?"tanya yanah
Selin pun mulai mengatur rencana nya membuat yanah merasa khawatir
"nona Selin! bukankah itu membahayakan mu!? bagaimana kalau Kevin akan menyakiti mu?"tanya yanah khawatir
"tenang saja yanah aku akan baik-baik saja!"tegas Selin
"tapi nona! bagaimana kalau aku saja yang,,,,,"
"tidak yanah!! Kevin tidak akan begitu perduli pada ku! tapi dia akan sangat perduli pada mu! jadi jangan rubah rencana kita"ucap Selin
"baiklah,berjanjilah pada ku nona Selin bahwa kau akan baik baik saja"ujar yanah dan Selin hanya menganggukkan kepala
sementara itu Kevin sedang tersenyum senang memikirkan rencana busuk nya untuk memiliki yanah
"hah! gadis itu benar-benar membuat ku gila! tadi nya aku ingin menjadikan nya alat untuk menghancurkan Juna raendra Wijaya tapi aku malah tertarik untuk memiliki nya"Kevin menyeringai membayangkan keinginan nya
"aku akan membawa yanah pergi jauh dari sini dan si Selin wanita itu akan aku jadikan untuk menghasil kan uang sementara itu aku dan yanah
"Kevin!!! Kevin!! Kevin!!!"suara teriakan itu menghentikan hayalan Kevin
"is!! ada apa dengan wanita itu! berisik sekali
__ADS_1